Showing posts sorted by relevance for query diperiksa. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query diperiksa. Sort by date Show all posts

Friday, December 2, 2016

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 21:47 WIB

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Rachmawati Soekarnoputri sedang menjalani pemeriksaan tensi darah di Mako Brimob Kelapa Dua. Rachma diminta istirahat sebelum pemeriksaan terkait kasus dugaan makar. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Depok - Kuasa Hukum Rachmawati Soekarnoputri, Sunan Kalijaga, mengatakan kliennya belum mau diperiksa polisi terkait dugaan makar yang disangkakan terhadapnya. Sebabnya, kondisi kesehatan Racmawati terus menurun setelah ditangkap dan dibawa ke Markas Komando Brigadir Mobil Kepala Dua, Depok, Jumat, 2 Desember 2016.

"Bu Rachmawati belum mau diperiksa. Sebab, kondisi kesehatannya semakin menurun," kata Sunan, sambil menambahkan "Bu Rachmawati pernah beberapa kali stroke."

Ia menuturkan meski kondisi kesehatannya sedang menurun, polisi tetap akan memeriksa Rachmawati. Rachmawati menjadi tersangka karena sudah ada surat perintah penangkapannya. "Namun, belum berkenan diperiksa, karena kondisi kesehatanya," ujarnya.

Penangkapan Rachmawati dilakukan polisi tanpa ada pemanggilan sebelumnya. Sunan tidak setuju bila Rachmawati dituduh akan berbuat makar. "Apa alat bukti yang mengarah, sehingga bisa disangkakan ke tindakan makar," ujarnya.

Apalagi, Rachmawati dibawa dalam keadaan sakit dan mengharuskannya berada di kursi roda. Bahkan, tekanan darah Rachmawati menjadi tinggi. "Dokter kesehatan Brimob juga bilang kondisinya sedang tidak sehat," ucapnya.

IMAM HAMDI

"

| Kesehatan | Menurun, | Rachmawati | Diperiksa | Kasus | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 21:47 | WIB< | p> < | div> Rachmawati | Soekarnoputri | sedang | menjalani | pemeriksaan | tensi | darah | Mako | Brimob | Kelapa | Rachma | diminta | istirahat | sebelum | terkait | kasus | dugaan | makar | Foto: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong>< | span> | Depok< | span>  | Kuasa | Hukum | Sunan | Kalijaga | mengatakan | kliennya | belum | diperiksa | polisi | yang | disangkakan | terhadapnya | Sebabnya | kondisi | kesehatan | Racmawati | terus | menurun | setelah | ditangkap | dibawa | Markas | Komando | Brigadir | Mobil | Kepala | Depok | p>Bu | Sebab | kesehatannya | semakin | kata | sambil | menambahkan | pernah | beberapa | kali | stroke | p>Ia | menuturkan | meski | tetap | akan | memeriksa | menjadi | tersangka | karena | sudah | surat | perintah | penangkapannya | Namun | berkenan | kesehatanya | ujarnya | p>Penangkapan | dilakukan | tanpa | pemanggilan | sebelumnya | tidak | setuju | bila | dituduh | berbuat | alat | bukti | mengarah | sehingga | bisa | tindakan | p>Apalagi | dalam | keadaan | sakit | mengharuskannya | berada | kursi | roda | Bahkan | tekanan | tinggi | Dokter | juga | bilang | kondisinya | sehat | ucapnya | p>IMAM | HAMDI< | p> |

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 21:47 WIB

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Rachmawati Soekarnoputri sedang menjalani pemeriksaan tensi darah di Mako Brimob Kelapa Dua. Rachma diminta istirahat sebelum pemeriksaan terkait kasus dugaan makar. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Depok - Kuasa Hukum Rachmawati Soekarnoputri, Sunan Kalijaga, mengatakan kliennya belum mau diperiksa polisi terkait dugaan makar yang disangkakan terhadapnya. Sebabnya, kondisi kesehatan Racmawati terus menurun setelah ditangkap dan dibawa ke Markas Komando Brigadir Mobil Kepala Dua, Depok, Jumat, 2 Desember 2016.

"Bu Rachmawati belum mau diperiksa. Sebab, kondisi kesehatannya semakin menurun," kata Sunan, sambil menambahkan "Bu Rachmawati pernah beberapa kali stroke."

Ia menuturkan meski kondisi kesehatannya sedang menurun, polisi tetap akan memeriksa Rachmawati. Rachmawati menjadi tersangka karena sudah ada surat perintah penangkapannya. "Namun, belum berkenan diperiksa, karena kondisi kesehatanya," ujarnya.

Penangkapan Rachmawati dilakukan polisi tanpa ada pemanggilan sebelumnya. Sunan tidak setuju bila Rachmawati dituduh akan berbuat makar. "Apa alat bukti yang mengarah, sehingga bisa disangkakan ke tindakan makar," ujarnya.

Apalagi, Rachmawati dibawa dalam keadaan sakit dan mengharuskannya berada di kursi roda. Bahkan, tekanan darah Rachmawati menjadi tinggi. "Dokter kesehatan Brimob juga bilang kondisinya sedang tidak sehat," ucapnya.

IMAM HAMDI

"

| Kesehatan | Menurun, | Rachmawati | Diperiksa | Kasus | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 21:47 | WIB< | p> < | div> Rachmawati | Soekarnoputri | menjalani | pemeriksaan | tensi | darah | Mako | Brimob | Kelapa | Rachma | diminta | istirahat | terkait | kasus | dugaan | makar | Foto: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong>< | span> | Depok< | span>  | Kuasa | Hukum | Sunan | Kalijaga | mengat | kliennya | diperiksa | polisi | yang | disangk | terhadapnya | Sebabnya | kondisi | kesehatan | Racmawati | terus | menurun | setelah | ditangkap | dibawa | Markas | Komando | Brigadir | Mobil | Kepala | Depok | p>Bu | Sebab | kesehatannya | semakin | kata | sambil | menambahkan | pernah | beberapa | kali | stroke | p>Ia | menuturkan | meski | tetap | memeriksa | menjadi | tersangka | karena | surat | perintah | penangkapannya | Namun | berkenan | kesehatanya | ujarnya | p>Penangkapan | dilakukan | tanpa | pemanggilan | senya | setuju | bila | dituduh | berbuat | alat | bukti | mengarah | tind | p>Apalagi | dalam | keadaan | sakit | mengharuskannya | berada | kursi | roda | Bahkan | tekanan | tinggi | Dokter | juga | bilang | kondisinya | sehat | ucapnya | p>IMAM | HAMDI< | p> |

Tuesday, December 6, 2016

Mengungkap Dalang di Balik Upaya Makar 212

Martinus Sitompul (FOTO:Antara)


Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, ada beberapa bukti dugaan makar yang dilakukan Sri Bintang dan dua orang lainnya.

"Satu, adanya dokumen. Tapi isinya dokumen apa, tentu ini jadi catatan bagi penyidik. Kedua, adanya video yang di-upload, kemudian adanya pemberitaan yang berisi tentang statement ajakan. Kemudian, keempat bukti transfer dari seseorang ke orang lain," ucap Martinus.

Martinus mengatakan, Sri Bintang diduga mendapat pasokan dana dari pihak tertentu dalam dugaan makar. Selain itu, ada indikasi lain yang akhirnya membuat kepolisian menahannya.

"Adanya indikasi-indikasi yang mendukung terjadinya upaya perencanaan upaya pemufakatan jahat dengan melakukan dan menempatkan mobil-mobil komando untuk mengajak orang, atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR," tandas Martinus.

Polisi juga akan memeriksa saksi dan ahli terkait kasus dugaan makar serta permufakatan jahat yang menjerat sejumlah tokoh nasional ini. Pemeriksaan tersebut sekaligus untuk menelusuri kemungkinan adanya penyandang dana dalam upaya makar itu.

"Masih dikembangkan oleh penyidik (siapa penyandang dana), nanti kita masih memerlukan beberapa saksi, ahli, saksi bahasa, dan lain-lain," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Selain terus memeriksa Sri Bintang cs, polisi akan memeriksa Rachmawati Soekarnoputri segera setelah adik kandung Megawati Soekarnoputri itu sembuh dari sakit.

"Segera diperiksa kalau kondisi kesehatannya sudah membaik. Kan tidak mungkin saat sakit kami periksa," ujar Argo.

Saat dihubungi terpisah, penasihat hukum Rachmawati, Aldwin Rahadian menyatakan kakak politikus Megawati Soekarnoputri itu masih dalam masa pemulihan. Sebab, kondisi kesehatan putri Sang Proklamator itu sempat turun drastis saat penangkapan pada Jumat pagi.

"Bu Rachmawati masih pemulihan kesehatan, dan memang belum siap untuk kembali diperiksa," ucap Aldwin.

Kendati begitu, Aldwin menegaskan kliennya bakal kooperatif terhadap proses penyidikan kasus ini. Dalam pemeriksaan nanti, Rachmawati akan mengklarifikasi tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Sebab, Rachmawati sama sekali tidak memiliki niatan berbuat makar. Menurut Aldwin, sudah bukan rahasia umum kliennya itu memang kerap memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak prorakyat.

"Akan siap (diperiksa), koorperatif untuk mengikuti pemeriksaan, dan akan diklarifikasi semua. Saya kira ini hanya miss informasi, dan miss komunikasi," Aldwin memungkas.

2 dari 3 halaman


"

| Mengungkap | Dalang | Balik | Upaya | Makar | p> Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Divisi | Humas | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | beberapa | bukti | dugaan | makar | yang | dilakukan | Bintang | orang | lainnya | p>Satu | adanya | dokumen | Tapi | isinya | tentu | jadi | catatan | bagi | penyidik | Kedua | video | upload< | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | statement< | Kemudian | keempat | transfer | seseorang | lain | ucap | p>Martinus | diduga | mendapat | pasokan | dana | pihak | tertentu | dalam | Selain | indikasi | akhirnya | membuat | kepolisian | menahannya | p>Adanya | mendukung | terjadinya | upaya | perencanaan | pemufakatan | jahat | dengan | melakukan | menempatkan | mobil | komando | untuk | mengajak | atau | mempersiapkan | dibawa | tandas | p>Polisi | juga | memeriksa | saksi | ahli | terkait | kasus | serta | permufakatan | menjerat | sejumlah | tokoh | nasional | Pemeriksaan | tersebut | sekaligus | menelusuri | kemungkinan | penyandang | p>Masih | dikembangkan | oleh | (siapa | dana) | nanti | masih | memerlukan | bahasa | terang | Kabid | Polda | Metro | Jaya | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | p>Selain | terus | polisi | Rachmawati | Soekarnoputri | segera | setelah | adik | kandung | Megawati | sembuh | sakit | p>Segera | diperiksa | kalau | kondisi | kesehatannya | membaik | mungkin | saat | kami | periksa | ujar | p>Saat | dihubungi | terpisah | penasihat | hukum | Aldwin | Rahadian | menyat | kakak | politikus | masa | pemulihan | Sebab | kesehatan | putri | Sang | Proklamator | sempat | turun | drastis | penangkapan | pada | Jumat | pagi | p>Bu | memang | siap | kembali | p>Kendati | begitu | menegaskan | kliennya | bakal | kooperatif | terhadap | proses | penyidikan | Dalam | pemeriksaan | mengklarifikasi | tuduhan | dilayangkan | kepadanya | p>Sebab | sama | sekali | memiliki | niatan | berbuat | Menurut | bukan | rahasia | umum | kerap | memberikan | kritik | kebij | pemerintah | dianggap | prorakyat | p>Akan | (diperiksa) | koorperatif | mengikuti | diklarifikasi | semua | Saya | kira | hanya | miss | informasi | komunikasi | memungkas | p> 2 | halaman< | p> < | div> |

Wednesday, December 7, 2016

Mengungkap Dalang di Balik Upaya Makar 212

Martinus Sitompul (FOTO:Antara)


Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, ada beberapa bukti dugaan makar yang dilakukan Sri Bintang dan dua orang lainnya.

"Satu, adanya dokumen. Tapi isinya dokumen apa, tentu ini jadi catatan bagi penyidik. Kedua, adanya video yang di-upload, kemudian adanya pemberitaan yang berisi tentang statement ajakan. Kemudian, keempat bukti transfer dari seseorang ke orang lain," ucap Martinus.

Martinus mengatakan, Sri Bintang diduga mendapat pasokan dana dari pihak tertentu dalam dugaan makar. Selain itu, ada indikasi lain yang akhirnya membuat kepolisian menahannya.

"Adanya indikasi-indikasi yang mendukung terjadinya upaya perencanaan upaya pemufakatan jahat dengan melakukan dan menempatkan mobil-mobil komando untuk mengajak orang, atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR," tandas Martinus.

Polisi juga akan memeriksa saksi dan ahli terkait kasus dugaan makar serta permufakatan jahat yang menjerat sejumlah tokoh nasional ini. Pemeriksaan tersebut sekaligus untuk menelusuri kemungkinan adanya penyandang dana dalam upaya makar itu.

"Masih dikembangkan oleh penyidik (siapa penyandang dana), nanti kita masih memerlukan beberapa saksi, ahli, saksi bahasa, dan lain-lain," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Selain terus memeriksa Sri Bintang cs, polisi akan memeriksa Rachmawati Soekarnoputri segera setelah adik kandung Megawati Soekarnoputri itu sembuh dari sakit.

"Segera diperiksa kalau kondisi kesehatannya sudah membaik. Kan tidak mungkin saat sakit kami periksa," ujar Argo.

Saat dihubungi terpisah, penasihat hukum Rachmawati, Aldwin Rahadian menyatakan kakak politikus Megawati Soekarnoputri itu masih dalam masa pemulihan. Sebab, kondisi kesehatan putri Sang Proklamator itu sempat turun drastis saat penangkapan pada Jumat pagi.

"Bu Rachmawati masih pemulihan kesehatan, dan memang belum siap untuk kembali diperiksa," ucap Aldwin.

Kendati begitu, Aldwin menegaskan kliennya bakal kooperatif terhadap proses penyidikan kasus ini. Dalam pemeriksaan nanti, Rachmawati akan mengklarifikasi tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Sebab, Rachmawati sama sekali tidak memiliki niatan berbuat makar. Menurut Aldwin, sudah bukan rahasia umum kliennya itu memang kerap memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak prorakyat.

"Akan siap (diperiksa), koorperatif untuk mengikuti pemeriksaan, dan akan diklarifikasi semua. Saya kira ini hanya miss informasi, dan miss komunikasi," Aldwin memungkas.

2 dari 3 halaman


"

| Mengungkap | Dalang | Balik | Upaya | Makar | p> Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Divisi | Humas | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | beberapa | bukti | dugaan | makar | yang | dilakukan | Bintang | orang | lainnya | p>Satu | adanya | dokumen | Tapi | isinya | tentu | jadi | catatan | bagi | penyidik | Kedua | video | upload< | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | statement< | Kemudian | keempat | transfer | seseorang | lain | ucap | p>Martinus | diduga | mendapat | pasokan | dana | pihak | tertentu | dalam | Selain | indikasi | akhirnya | membuat | kepolisian | menahannya | p>Adanya | mendukung | terjadinya | upaya | perencanaan | pemufakatan | jahat | dengan | melakukan | menempatkan | mobil | komando | untuk | mengajak | atau | mempersiapkan | dibawa | tandas | p>Polisi | juga | memeriksa | saksi | ahli | terkait | kasus | serta | permufakatan | menjerat | sejumlah | tokoh | nasional | Pemeriksaan | tersebut | sekaligus | menelusuri | kemungkinan | penyandang | p>Masih | dikembangkan | oleh | (siapa | dana) | nanti | masih | memerlukan | bahasa | terang | Kabid | Polda | Metro | Jaya | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | p>Selain | terus | polisi | Rachmawati | Soekarnoputri | segera | setelah | adik | kandung | Megawati | sembuh | sakit | p>Segera | diperiksa | kalau | kondisi | kesehatannya | membaik | mungkin | saat | kami | periksa | ujar | p>Saat | dihubungi | terpisah | penasihat | hukum | Aldwin | Rahadian | menyat | kakak | politikus | masa | pemulihan | Sebab | kesehatan | putri | Sang | Proklamator | sempat | turun | drastis | penangkapan | pada | Jumat | pagi | p>Bu | memang | siap | kembali | p>Kendati | begitu | menegaskan | kliennya | bakal | kooperatif | terhadap | proses | penyidikan | Dalam | pemeriksaan | mengklarifikasi | tuduhan | dilayangkan | kepadanya | p>Sebab | sama | sekali | memiliki | niatan | berbuat | Menurut | bukan | rahasia | umum | kerap | memberikan | kritik | kebij | pemerintah | dianggap | prorakyat | p>Akan | (diperiksa) | koorperatif | mengikuti | diklarifikasi | semua | Saya | kira | hanya | miss | informasi | komunikasi | memungkas | p> 2 | halaman< | p> < | div> |

Friday, December 2, 2016

Ahmad Dhani Tersangka Makar, Begini Penjelasan Pengacara | selebritas

Musikus Ahmad Dhani bersama Rachmawati Soekarnoputri dan Lily Wahid (kiri), memberikan keterangan dalam Gerakan Selamatkan NKRI bersama sejumlah tokoh nasional, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, 1 Desember 2016. Dalam pernyataan bersama ini mereka menyatakan batal ikut aksi Bela Islam Jilid III dan akan menyerahkan resolusi atau maklumat kepada pimpinan MPR agar segera melakukan sidang istimewa untuk mengembalikan UUD ke UUD 1945 yang asli. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Musikus Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan makar dan pelanggaran UU ITE. Saat ini, ia diperiksa di Markas Komado Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Kabar tersebut diungkap oleh pengacara Razman Arif Nasution.

Razman yang ditunjuk sebagai kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas memastikan dia melihat berkas BAP bahwa Ahmad Dhani dan beberapa tokoh yang dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua ditetapkan sebagai tersangka. 

Baca:

>Prabowo Ungkap Obrolan dengan Aktivis yang Dituduh Makar
Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun

"Iya, kabar tersebut benar adanya, ya. Saya sedang di dalam (Mako Brimob) lihat BAP semua jadi tersangka. Ahmad Dhani juga tersangka," ucap Razman saat dihubungi Tabloidbintang.com lewat telepon, Jumat, 2 Desember 2016.

"Saya sebagai kuasa hukum Pak Sri Bintang jelas merasa keberatan. Belum selesai diperiksa kenapa bisa tiba-tiba jadi tersangka," kata Razman membela kliennya.

Razman menerangkan, Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, dan Sri Bintang Pamungkas diperiksa di tempat terpisah. "Saat ini semua sedang diperiksa, di ruangan terpisah. Ada tiga yang sudah didampingi kuasa hukum. Sisanya belum," ucapnya.

Razman mengatakan untuk kasus dugaan makar tersebut Ahmad Dhani diwakilkan pengacara Habiburachman sebagai tim kuasa hukum. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar juga membenarkan adanya penetapan tersangka terhadap Ahmad Dhani dan aktivis lainnya. "Sudah tersangka, kan ditangkap, mana ada saksi ditangkap?" ujar Boy Rafli Amar kepada wartawan, Jumat, 2 Desember.

TABLOID BINTANG

"

| Ahmad | Dhani | Tersangka | Makar, | Begini | Penjelasan | Pengacara | selebritas | Musikus | bersama | Rachmawati | Soekarnoputri | Lily | Wahid | (kiri) | memberikan | keterangan | dalam | Gerakan | Selamatkan | NKRI | sejumlah | tokoh | nasional | Hotel | Sari | Pasific | Jakarta | Desember | 2016 | Dalam | pernyataan | mereka | menyatakan | batal | ikut | aksi | Bela | Islam | Jilid | akan | menyerahkan | resolusi | atau | maklumat | kepada | pimpinan | agar | segera | melakukan | sidang | istimewa | untuk | mengembalikan | 1945 | yang | asli | TEMPO | Imam | Sukamto< | p> TEMPO | strong> | Jakarta< | ditetapkan | sebagai | tersangka | atas | kasus | dugaan | makar | pelanggaran | Saat | diperiksa | Markas | Komado | Brimob | Kelapa | Depok | Jawa | Barat | Kabar | tersebut | diungkap | oleh | pengacara | Razman | Arif | Nasution | p>Razman | ditunjuk | kuasa | hukum | Bintang | Pamungkas | memastikan | melihat | berkas | bahwa | beberapa | dibawa | Mako | p>Baca: |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi akan Telusuri Penyandang Dana Makar dari Bukti Transfer yang Ditemukan

Jakarta - Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs. Bukti transfer itu akan ditelusuri untuk mengungkap sumber dan kemana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

"Nanti diurut siapa yang mengirim, mengirim kemana, misalnya saya dapat berapa, nanti saya mengirim si A berapa, ke B berapa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang pada Jumat (2/12) lalu. Dari jumlah itu, 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar. Saat ini, hanya Sri Bintang Pamungkas yang masih ditahan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Martinus mengatakan, pemeriksaan kasus ini berjalan. Rencananya, ada beberapa orang saksi dan tersangka yang akan dipanggil minggu ini. Namun, Martinus belum mendapat informasi dari penyidik siapa tersangka makar yang akan diperiksa ulang itu.

"Kemudian akan ada juga dari 8 orang itu akan diperiksa ulang dalam Minggu ini. Agenda Ibu Rachmawati sendiri (kapan diperiksa) saya belum dengar kapan. Nanti saya konfirmasi," ujarnya.

"Tapi yang jadi dasar untuk memeriksa kembali itu kan apabila ada kebutuhan tambahan keterangan dari penyidik yang menganggap kurang atau ada keterangan yang perlu dikonfirmasi hasil dari penjelasan saksi lain," sambungnya.

(idh/rvk)

"

| Polisi | Telusuri | Penyandang | Dana | Makar | Bukti | Transfer | yang | Ditemukan | Jakarta< | strong> | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | kasus | dugaan | makar | Bintang | Pamungkas | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | kemana | aliran | dana | tersebut | Nanti | diurut | siapa | mengirim | misalnya | saya | dapat | berapa | nanti | kata | Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | Selasa | 2016) | p>Polisi | senya | menangkap | orang | pada | Jumat | Dari | jumlah | antaranya | ditetapkan | sebagai | tersangka | Saat | hanya | masih | ditahan | p>Martinus | mengat | pemeriksaan | berjalan | Rencananya | beberapa | saksi | dipanggil | minggu | Namun | mendapat | informasi | penyidik | diperiksa | ulang | p>Kemudian | juga | Minggu | Agenda | Rachmawati | sendiri | (kapan | diperiksa) | dengar | kapan | konfirmasi | ujarnya | p>Tapi | jadi | dasar | memeriksa | kembali | apabila | kebutuhan | tambahan | keterangan | menganggap | kurang | atau | perlu | dikonfirmasi | hasil | penjelasan | lain | sambungnya | p>(idh | rvk)< |

Wednesday, December 7, 2016

Mengungkap Dalang di Balik Upaya Makar 212

Martinus Sitompul (FOTO:Antara)


Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, ada beberapa bukti dugaan makar yang dilakukan Sri Bintang dan dua orang lainnya.

"Satu, adanya dokumen. Tapi isinya dokumen apa, tentu ini jadi catatan bagi penyidik. Kedua, adanya video yang di-upload, kemudian adanya pemberitaan yang berisi tentang statement ajakan. Kemudian, keempat bukti transfer dari seseorang ke orang lain," ucap Martinus.

Martinus mengatakan, Sri Bintang diduga mendapat pasokan dana dari pihak tertentu dalam dugaan makar. Selain itu, ada indikasi lain yang akhirnya membuat kepolisian menahannya.

"Adanya indikasi-indikasi yang mendukung terjadinya upaya perencanaan upaya pemufakatan jahat dengan melakukan dan menempatkan mobil-mobil komando untuk mengajak orang, atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR," tandas Martinus.

Polisi juga akan memeriksa saksi dan ahli terkait kasus dugaan makar serta permufakatan jahat yang menjerat sejumlah tokoh nasional ini. Pemeriksaan tersebut sekaligus untuk menelusuri kemungkinan adanya penyandang dana dalam upaya makar itu.

"Masih dikembangkan oleh penyidik (siapa penyandang dana), nanti kita masih memerlukan beberapa saksi, ahli, saksi bahasa, dan lain-lain," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Selain terus memeriksa Sri Bintang cs, polisi akan memeriksa Rachmawati Soekarnoputri segera setelah adik kandung Megawati Soekarnoputri itu sembuh dari sakit.

"Segera diperiksa kalau kondisi kesehatannya sudah membaik. Kan tidak mungkin saat sakit kami periksa," ujar Argo.

Saat dihubungi terpisah, penasihat hukum Rachmawati, Aldwin Rahadian menyatakan kakak politikus Megawati Soekarnoputri itu masih dalam masa pemulihan. Sebab, kondisi kesehatan putri Sang Proklamator itu sempat turun drastis saat penangkapan pada Jumat pagi.

"Bu Rachmawati masih pemulihan kesehatan, dan memang belum siap untuk kembali diperiksa," ucap Aldwin.

Kendati begitu, Aldwin menegaskan kliennya bakal kooperatif terhadap proses penyidikan kasus ini. Dalam pemeriksaan nanti, Rachmawati akan mengklarifikasi tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Sebab, Rachmawati sama sekali tidak memiliki niatan berbuat makar. Menurut Aldwin, sudah bukan rahasia umum kliennya itu memang kerap memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak prorakyat.

"Akan siap (diperiksa), koorperatif untuk mengikuti pemeriksaan, dan akan diklarifikasi semua. Saya kira ini hanya miss informasi, dan miss komunikasi," Aldwin memungkas.

2 dari 3 halaman


"

| Mengungkap | Dalang | Balik | Upaya | Makar | p> Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Divisi | Humas | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | beberapa | bukti | dugaan | makar | yang | dilakukan | Bintang | orang | lainnya | p>Satu | adanya | dokumen | Tapi | isinya | tentu | jadi | catatan | bagi | penyidik | Kedua | video | upload< | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | statement< | Kemudian | keempat | transfer | seseorang | lain | ucap | p>Martinus | diduga | mendapat | pasokan | dana | pihak | tertentu | dalam | Selain | indikasi | akhirnya | membuat | kepolisian | menahannya | p>Adanya | mendukung | terjadinya | upaya | perencanaan | pemufakatan | jahat | dengan | melakukan | menempatkan | mobil | komando | untuk | mengajak | atau | mempersiapkan | dibawa | tandas | p>Polisi | juga | memeriksa | saksi | ahli | terkait | kasus | serta | permufakatan | menjerat | sejumlah | tokoh | nasional | Pemeriksaan | tersebut | sekaligus | menelusuri | kemungkinan | penyandang | p>Masih | dikembangkan | oleh | (siapa | dana) | nanti | masih | memerlukan | bahasa | terang | Kabid | Polda | Metro | Jaya | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | p>Selain | terus | polisi | Rachmawati | Soekarnoputri | segera | setelah | adik | kandung | Megawati | sembuh | sakit | p>Segera | diperiksa | kalau | kondisi | kesehatannya | membaik | mungkin | saat | kami | periksa | ujar | p>Saat | dihubungi | terpisah | penasihat | hukum | Aldwin | Rahadian | menyat | kakak | politikus | masa | pemulihan | Sebab | kesehatan | putri | Sang | Proklamator | sempat | turun | drastis | penangkapan | pada | Jumat | pagi | p>Bu | memang | siap | kembali | p>Kendati | begitu | menegaskan | kliennya | bakal | kooperatif | terhadap | proses | penyidikan | Dalam | pemeriksaan | mengklarifikasi | tuduhan | dilayangkan | kepadanya | p>Sebab | sama | sekali | memiliki | niatan | berbuat | Menurut | bukan | rahasia | umum | kerap | memberikan | kritik | kebij | pemerintah | dianggap | prorakyat | p>Akan | (diperiksa) | koorperatif | mengikuti | diklarifikasi | semua | Saya | kira | hanya | miss | informasi | komunikasi | memungkas | p> 2 | halaman< | p> < | div> |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi akan Telusuri Penyandang Dana Makar dari Bukti Transfer yang Ditemukan

Jakarta - Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs. Bukti transfer itu akan ditelusuri untuk mengungkap sumber dan kemana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

"Nanti diurut siapa yang mengirim, mengirim kemana, misalnya saya dapat berapa, nanti saya mengirim si A berapa, ke B berapa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang pada Jumat (2/12) lalu. Dari jumlah itu, 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar. Saat ini, hanya Sri Bintang Pamungkas yang masih ditahan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Martinus mengatakan, pemeriksaan kasus ini berjalan. Rencananya, ada beberapa orang saksi dan tersangka yang akan dipanggil minggu ini. Namun, Martinus belum mendapat informasi dari penyidik siapa tersangka makar yang akan diperiksa ulang itu.

"Kemudian akan ada juga dari 8 orang itu akan diperiksa ulang dalam Minggu ini. Agenda Ibu Rachmawati sendiri (kapan diperiksa) saya belum dengar kapan. Nanti saya konfirmasi," ujarnya.

"Tapi yang jadi dasar untuk memeriksa kembali itu kan apabila ada kebutuhan tambahan keterangan dari penyidik yang menganggap kurang atau ada keterangan yang perlu dikonfirmasi hasil dari penjelasan saksi lain," sambungnya.

(idh/rvk)

"

| Polisi | Telusuri | Penyandang | Dana | Makar | Bukti | Transfer | yang | Ditemukan | Jakarta< | strong> | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | kasus | dugaan | makar | Bintang | Pamungkas | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | kemana | aliran | dana | tersebut | Nanti | diurut | siapa | mengirim | misalnya | saya | dapat | berapa | nanti | kata | Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | Selasa | 2016) | p>Polisi | senya | menangkap | orang | pada | Jumat | Dari | jumlah | antaranya | ditetapkan | sebagai | tersangka | Saat | hanya | masih | ditahan | p>Martinus | mengat | pemeriksaan | berjalan | Rencananya | beberapa | saksi | dipanggil | minggu | Namun | mendapat | informasi | penyidik | diperiksa | ulang | p>Kemudian | juga | Minggu | Agenda | Rachmawati | sendiri | (kapan | diperiksa) | dengar | kapan | konfirmasi | ujarnya | p>Tapi | jadi | dasar | memeriksa | kembali | apabila | kebutuhan | tambahan | keterangan | menganggap | kurang | atau | perlu | dikonfirmasi | hasil | penjelasan | lain | sambungnya | p>(idh | rvk)< |

Polisi akan Telusuri Penyandang Dana Makar dari Bukti Transfer yang Ditemukan

Jakarta - Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs. Bukti transfer itu akan ditelusuri untuk mengungkap sumber dan kemana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

"Nanti diurut siapa yang mengirim, mengirim kemana, misalnya saya dapat berapa, nanti saya mengirim si A berapa, ke B berapa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang pada Jumat (2/12) lalu. Dari jumlah itu, 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar. Saat ini, hanya Sri Bintang Pamungkas yang masih ditahan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Martinus mengatakan, pemeriksaan kasus ini berjalan. Rencananya, ada beberapa orang saksi dan tersangka yang akan dipanggil minggu ini. Namun, Martinus belum mendapat informasi dari penyidik siapa tersangka makar yang akan diperiksa ulang itu.

"Kemudian akan ada juga dari 8 orang itu akan diperiksa ulang dalam Minggu ini. Agenda Ibu Rachmawati sendiri (kapan diperiksa) saya belum dengar kapan. Nanti saya konfirmasi," ujarnya.

"Tapi yang jadi dasar untuk memeriksa kembali itu kan apabila ada kebutuhan tambahan keterangan dari penyidik yang menganggap kurang atau ada keterangan yang perlu dikonfirmasi hasil dari penjelasan saksi lain," sambungnya.

(idh/rvk)

"

| Polisi | Telusuri | Penyandang | Dana | Makar | Bukti | Transfer | yang | Ditemukan | Jakarta< | strong> | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | kasus | dugaan | makar | Bintang | Pamungkas | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | kemana | aliran | dana | tersebut | Nanti | diurut | siapa | mengirim | misalnya | saya | dapat | berapa | nanti | kata | Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | Selasa | 2016) | p>Polisi | senya | menangkap | orang | pada | Jumat | Dari | jumlah | antaranya | ditetapkan | sebagai | tersangka | Saat | hanya | masih | ditahan | p>Martinus | mengat | pemeriksaan | berjalan | Rencananya | beberapa | saksi | dipanggil | minggu | Namun | mendapat | informasi | penyidik | diperiksa | ulang | p>Kemudian | juga | Minggu | Agenda | Rachmawati | sendiri | (kapan | diperiksa) | dengar | kapan | konfirmasi | ujarnya | p>Tapi | jadi | dasar | memeriksa | kembali | apabila | kebutuhan | tambahan | keterangan | menganggap | kurang | atau | perlu | dikonfirmasi | hasil | penjelasan | lain | sambungnya | p>(idh | rvk)< |

Wednesday, December 7, 2016

Mengungkap Dalang di Balik Upaya Makar 212

Martinus Sitompul (FOTO:Antara)


Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, ada beberapa bukti dugaan makar yang dilakukan Sri Bintang dan dua orang lainnya.

"Satu, adanya dokumen. Tapi isinya dokumen apa, tentu ini jadi catatan bagi penyidik. Kedua, adanya video yang di-upload, kemudian adanya pemberitaan yang berisi tentang statement ajakan. Kemudian, keempat bukti transfer dari seseorang ke orang lain," ucap Martinus.

Martinus mengatakan, Sri Bintang diduga mendapat pasokan dana dari pihak tertentu dalam dugaan makar. Selain itu, ada indikasi lain yang akhirnya membuat kepolisian menahannya.

"Adanya indikasi-indikasi yang mendukung terjadinya upaya perencanaan upaya pemufakatan jahat dengan melakukan dan menempatkan mobil-mobil komando untuk mengajak orang, atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR," tandas Martinus.

Polisi juga akan memeriksa saksi dan ahli terkait kasus dugaan makar serta permufakatan jahat yang menjerat sejumlah tokoh nasional ini. Pemeriksaan tersebut sekaligus untuk menelusuri kemungkinan adanya penyandang dana dalam upaya makar itu.

"Masih dikembangkan oleh penyidik (siapa penyandang dana), nanti kita masih memerlukan beberapa saksi, ahli, saksi bahasa, dan lain-lain," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Selain terus memeriksa Sri Bintang cs, polisi akan memeriksa Rachmawati Soekarnoputri segera setelah adik kandung Megawati Soekarnoputri itu sembuh dari sakit.

"Segera diperiksa kalau kondisi kesehatannya sudah membaik. Kan tidak mungkin saat sakit kami periksa," ujar Argo.

Saat dihubungi terpisah, penasihat hukum Rachmawati, Aldwin Rahadian menyatakan kakak politikus Megawati Soekarnoputri itu masih dalam masa pemulihan. Sebab, kondisi kesehatan putri Sang Proklamator itu sempat turun drastis saat penangkapan pada Jumat pagi.

"Bu Rachmawati masih pemulihan kesehatan, dan memang belum siap untuk kembali diperiksa," ucap Aldwin.

Kendati begitu, Aldwin menegaskan kliennya bakal kooperatif terhadap proses penyidikan kasus ini. Dalam pemeriksaan nanti, Rachmawati akan mengklarifikasi tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Sebab, Rachmawati sama sekali tidak memiliki niatan berbuat makar. Menurut Aldwin, sudah bukan rahasia umum kliennya itu memang kerap memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak prorakyat.

"Akan siap (diperiksa), koorperatif untuk mengikuti pemeriksaan, dan akan diklarifikasi semua. Saya kira ini hanya miss informasi, dan miss komunikasi," Aldwin memungkas.

2 dari 3 halaman


"

| Mengungkap | Dalang | Balik | Upaya | Makar | p> Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Divisi | Humas | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | beberapa | bukti | dugaan | makar | yang | dilakukan | Bintang | orang | lainnya | p>Satu | adanya | dokumen | Tapi | isinya | tentu | jadi | catatan | bagi | penyidik | Kedua | video | upload< | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | statement< | Kemudian | keempat | transfer | seseorang | lain | ucap | p>Martinus | diduga | mendapat | pasokan | dana | pihak | tertentu | dalam | Selain | indikasi | akhirnya | membuat | kepolisian | menahannya | p>Adanya | mendukung | terjadinya | upaya | perencanaan | pemufakatan | jahat | dengan | melakukan | menempatkan | mobil | komando | untuk | mengajak | atau | mempersiapkan | dibawa | tandas | p>Polisi | juga | memeriksa | saksi | ahli | terkait | kasus | serta | permufakatan | menjerat | sejumlah | tokoh | nasional | Pemeriksaan | tersebut | sekaligus | menelusuri | kemungkinan | penyandang | p>Masih | dikembangkan | oleh | (siapa | dana) | nanti | masih | memerlukan | bahasa | terang | Kabid | Polda | Metro | Jaya | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | p>Selain | terus | polisi | Rachmawati | Soekarnoputri | segera | setelah | adik | kandung | Megawati | sembuh | sakit | p>Segera | diperiksa | kalau | kondisi | kesehatannya | membaik | mungkin | saat | kami | periksa | ujar | p>Saat | dihubungi | terpisah | penasihat | hukum | Aldwin | Rahadian | menyat | kakak | politikus | masa | pemulihan | Sebab | kesehatan | putri | Sang | Proklamator | sempat | turun | drastis | penangkapan | pada | Jumat | pagi | p>Bu | memang | siap | kembali | p>Kendati | begitu | menegaskan | kliennya | bakal | kooperatif | terhadap | proses | penyidikan | Dalam | pemeriksaan | mengklarifikasi | tuduhan | dilayangkan | kepadanya | p>Sebab | sama | sekali | memiliki | niatan | berbuat | Menurut | bukan | rahasia | umum | kerap | memberikan | kritik | kebij | pemerintah | dianggap | prorakyat | p>Akan | (diperiksa) | koorperatif | mengikuti | diklarifikasi | semua | Saya | kira | hanya | miss | informasi | komunikasi | memungkas | p> 2 | halaman< | p> < | div> |