Showing posts sorted by relevance for query sehat. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query sehat. Sort by date Show all posts

Friday, December 2, 2016

Giliran Kubu Ahmad Dhani Cs Bicara Soal Penangkapan dan Dugaan Makar

Jakarta - Setelah Mabes Polri, giliran kubu Ahmad Dhani dan kawan-kawan yang angkat bicara tentang penangkapan. Mereka juga menjelaskan seputar dugaan terlibat makar.

Penjelasan ini disampaikan Ahmad Dhani cs melalui kuasa hukum dan orang terdekat mereka pada Jumat 2 Desember 2016.

Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman yang mendampingi pentolan grup band Dewa 19 mengatakan Dhani dalam kondisi sehat selama menjalani pemeriksaan. Dia menyebut Ahmad Dhani dikenai pasal 207 KUHP terkait orasinya pada demonstrasi 4 November lalu. Dhani juga dalam kondisi sehat. Sedangkan polisi menyatakan Dhani Cs dijemput karena diduga akan melakukan upaya makar pada hari Jumat ini.

Sedangkan Yusril Ihza Mahendra hadir mendampingi Rachmawati Soekarnoputri. Yusril mengaku masih akan mendalami pasal-pasal dugaan makar yang ditujukan kepada Rachmawati tersebut.

Sementara itu, istri Sri Bintang Pamungkas, Erlina. menjelaskan suaminya tidak melakukan makar seperti yang dituduhkan polisi. Pada tanggal 1 Desember suaminya itu bukan terlibat kegiatan, tapi mengantar surat ke DPR-MPR dan Markas TNI di Cilangkap.

Berikut penjelasan kubu Ahmad Dhani Cs:

> Sebelumnya
Penjelasan Lengkap Polri Soal Penangkapan Ahmad Dhani Cs dan Dugaan Makar

Penjelasan Lengkap Polri Soal Penangkapan Ahmad Dhani Cs dan Dugaan Makar

1 / 5

> Selanjutnya
Giliran Kubu Ahmad Dhani Cs Bicara Soal Penangkapan dan Dugaan Makar

Pengacara: Ahmad Dhani Santai Diperiksa

"

| Giliran | Kubu | Ahmad | Dhani | Bicara | Soal | Penangkapan | Dugaan | Makar | Jakarta< | strong> | Setelah | Mabes | Polri | giliran | kubu | kawan | yang | angkat | bicara | tentang | penangkapan | Mereka | juga | menjelaskan | seputar | dugaan | terlibat | makar | Penjelasan | disampaikan | melalui | kuasa | hukum | orang | terdekat | mereka | pada | Jumat | Desember | 2016 | p>Dewan | Pembina | Advokat | Cinta | Tanah | (ACTA) | Habiburokhman | mendampingi | pentolan | grup | band | Dewa | mengatakan | dalam | kondisi | sehat | selama | menjalani | pemeriksaan | menyebut | dikenai | pasal | KUHP | terkait | orasinya | demonstrasi | November | lalu | Sedangkan | polisi | menyatakan | dijemput | karena | diduga | akan | melakukan | upaya | hari | p>Sedangkan | Yusril | Ihza | Mahendra | hadir | Rachmawati | Soekarnoputri | mengaku | masih | mendalami | ditujukan | kepada | tersebut | p>Sementara | istri | Bintang | Pamungkas | Erlina | suaminya | tidak | seperti | dituduhkan | Pada | tanggal | bukan | kegiatan | tapi | mengantar | surat | Markas | Cilangkap | p>Berikut | penjelasan | Cs: < | p>>< | span> | Selanjutnya< | span> < | div> Pengacara: | Santai | Diperiksa< | h3> < | div> < | div> |

Thursday, December 8, 2016

Ini Kondisi Terkini Aktivis Terduga Makar : Okezone News

JAKARTA - Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penahanan terhadap aktivis Sri Bintang Pamungkas (SBP) karena dugaan makar. Namun selain SBP, Rizal dan Jamran pun masih mendekam di rutan Polda Metro Jaya karena melanggar UU ITE.

Direktur Tahanan dan Penitipan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas mengatakan kondisi ketiga tersangka tersebut terus dipantau kesehatannya. 

BERITA REKOMENDASI


"Mereka sehat kok, kondisi sehat enggak ada masalah," ujar Barnabas ketika dikonfirmasi wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/12/2016). 

Diakatakan Barnabas, ketika dijebloskan kedalam sel tahanan ketiga tersangka tersebut sudah dijenguk oleh keluarga dan juga rekan-rekannya. "Sudah, sama keluarga dan rekan-rekannya. Kita kan punya jam besuk di hari Senin sampai Kamis, ya antara hari-hari itu, saya enggak hafal hari apanya," ungkapnya.

Namun ketika ditanya tentang SBP dicampur tahanan narkotika, Barnabas tidak mengelak. Meskipun dicampur dengan tahanan narkotika, Barnabas menegaskan kalau aktivis itu mendapatkan ruangan yang lumayan besar.

"Iya betul (campur dengan narkotika). Gini lho, rutan narkoba itu rutan paling gede di Polda Metro Jaya kan itu 4 lantai kita taruh di tempat yang paling bagus yang layak dipisah dengan tahanan narkoba yang lain," jelasnya.

Sementara lain untuk tersangka Rizal dan Jamran pihak kepolisian menyatukannya di dalam sel. "Tahanan enggak boleh sendiri-sendiri. Berdua dengan tahanan lain, untuk adik kakak itu itu ya berdua," tutupnya. (sym)

"

| Kondisi | Terkini | Aktivis | Terduga | Makar | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | Pihak | kepolisian | saat | masih | melakukan | penahanan | terhadap | aktivis | Bintang | Pamungkas | (SBP) | karena | dugaan | makar | Namun | selain | Rizal | Jamran | mendekam | rutan | Polda | Metro | Jaya | melanggar | p> Direktur | Tahanan | Penitipan | Barang | Bukti | (Tahti) | AKBP | Barnabas | mengat | kondisi | ketiga | tersangka | tersebut | terus | dipantau | kesehatannya | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Mereka | sehat | enggak< | masalah | ujar | ketika | dikonfirmasi | wartawan | Mapolda | Kamis | 2016) | p> Diakat | dijebloskan | kedalam | tahanan | dijenguk | oleh | keluarga | juga | rekan | rekannya | Sudah | sama | Kita | punya | besuk | hari | Senin | sampai | antara | saya | enggak | hafal | apanya | ungkapnya | p> Namun | ditanya | tentang | dicampur | narkotika | mengelak | Meskipun | dengan | menegaskan | kalau | mendapatkan | ruangan | yang | lumayan | besar | p> Iya | betul | (campur | narkotika) | Gini | lho< | narkoba | paling | gede< | lantai | taruh | tempat | bagus | layak | dipisah | lain | jelasnya | p> Sementara | untuk | pihak | menyatukannya | dalam | boleh | sendiri | Berdua | adik | kakak | berdua | tutupnya |  (sym)< | strong>< | p> |

Wednesday, December 7, 2016

Polri: Makar Didanai | Republika Online

JAKARTA -- Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan telah mendapatkan bukti transfer dana yang melengkapi dugaan pidana makar terhadap sejumlah aktivis dan purnawirawan TNI. Kendati demikian, pihak kepolisian enggan mengungkap pihak-pihak terkait pendanaan itu.

Kabagpenum Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, salah satu bukti makar yang menjerat sejumlah tokoh pekan lalu adalah ditemukan juga bukti transfer antara para tersangka. Meski begitu, sejauh ini masih terus dialami lagi dari mana dan ke mana saja dana itu mengalir. "Bukti transfer itu bagian upaya Polri yang saat ini sudah ditemukan bukti transfer. Tentu ini menjadi bagian tambahan bukti," kata dia.

Selanjutnya, masih kata Martinus, masih akan digali bukti-bukti yang lainnya sehingga dapat memudahkan penyidik dalam mendapatkan satu konstruksi hukum yang mempersangkakan kedelapan orang tersebut sebagai tersangka permufakatan jahat yang akan menggulingkan pemerintahan yang sah.

Sedangkan, untuk bukti-bukti yang lain, tambah dia, adalah sejumlah berkas dokumen, video yang diunggah di media sosial, pemberitaan soal pernyataan ajakan makar, dan surat permintaan sidang istimewa ke DPR. "Kemudian adanya indikasi-indikasi yang mendukung terjadinya upaya perencanaan upaya permufakatan jahat dengan melakukan dan menempatkan mobil-mobil komando untuk mengajak orang atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR," ujar dia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Kombes Rikwanto mengiyakan adanya aliran dana khusus terkait makar. "Ada memang, (saya) belum (bisa) memberikan perincian, ya, karena masuk materi penyidikan," ujar Rikwanto, di Silang Monas, Jakarta Pusat, kemarin.

Rikwanto juga enggan membeberkan perihal jumlah nominal tersebut. Kendati demikian, kata dia, jumlahnya cukup banyak. Dia pun enggan menerangkan dari mana asal uang tersebut, apakah datang dari pihak swasta atau lainnya. Alasannya, informasi-informasi tersebut masuk ke dalam materi penyidikan dan hanya akan dibuka di pengadilan.

Di tahanan Mapolda Metro Jaya, aktivis Sri Bintang Pamungkas dijenguk istrinya, Erna Lina, kemarin. Selepas kunjungan itu, Erna meminta suaminya dibebaskan. "Saya sebagai istri rasanya tidak adil kalau tujuh dilepaskan dengan tuduhan yang sama tapi Pak Bintang masih ditahan," ujar Erna, kemarin.

Terkait dengan kondisi suaminya, menurut Erna, masih dalam keadaan sehat dan tetap melakukan kegiatannya di dalam tahanan. Bahkan, kata dia, suaminya tersebut masih menyempatkan diri membuat soal ujian untuk mahasiswanya. "Alhamdulillah sehat. Bapak tetap lakukan kegiatan biasa di tahanan, salah satunya buat soal untuk mahasiswanya," kata Erna.

Kuasa hukum Sri Bintang, Dahlia Zein, mengatakan, pihaknya masih terus berjuang untuk meminta penangguhan penahanan terhadap kliennya tersebut. Namun, kata dia, pihaknya tidak akan mengajukan proses praperadilan. "Bapak bilang tidak usah dan menolak. Karena, untuk apa praperadilan? Karena tidak sesuai dan tidak ada di KUHAP praperadilan itu," kata Zein.

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Miko Ginting berharap aparat kepolisian cermat dan hati-hati dalam menerapkan tuduhan makar. Menurut dia, makar bukan tindak pidana yang berdiri sendiri, melainkan unsur dari tindak pidana. "Apabila tidak ada serangan yang berat (anslaag) maka tuduhan makar tidak terpenuhi. Kepolisian sebaiknya cermat dan hati-hati dalam menerapkan tuduhan ini agar penegakan hukum berjalan tepat pada relnya," ujar Miko.

Pihak Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) juga mengecam tuduhan makar terhadap sejumlah tokoh yang ditangkap. Menurut dia, tindakan Polri itu dapat disebut sebagai perampasan hak atas kebebasan berpolitik. Sebab, yang dilakukan para tokoh itu adalah menyampaikan kebebasan berpendapat dan menyebarluaskan pendapat mereka, baik melalui media cetak maupun elektronik.

"Apa dengan sepucuk surat bisa menggulingkan Presiden Jokowi dan membubarkan pemerintahannya? Bukankah surat itu dilayangkan ke MPR?" ujar Badan Pengurus Nasional PBHI Suryadi Radjab. rep: Mabruroh, Fauziah Mursid  ed: Fitriyan Zamzami

"

| Polri: | Makar | Didanai | Republika | Online | JAKARTA | Penyidik | Polda | Metro | Jaya | menyat | telah | mendapatkan | bukti | transfer | dana | yang | melengkapi | dugaan | pidana | makar | terhadap | sejumlah | aktivis | purnawirawan | Kendati | demikian | pihak | kepolisian | enggan | mengungkap | terkait | pendanaan | p>Kabagpenum | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | mengat | salah | satu | menjerat | tokoh | pekan | adalah | ditemukan | juga | antara | para | tersangka | Meski | begitu | sejauh | masih | terus | dialami | lagi | mana | mengalir | Bukti | bagian | upaya | saat | Tentu | menjadi | tambahan | kata | p>Selanjutnya | digali | lainnya | dapat | memudahkan | penyidik | dalam | konstruksi | hukum | mempersangk | kedelapan | orang | tersebut | sebagai | permufakatan | jahat | menggulingkan | pemerintahan | p>Sedangkan | untuk | lain | tambah | berkas | dokumen | video | diunggah | media | sosial | pemberitaan | soal | pernyataan | surat | permintaan | sidang | istimewa | Kemudian | adanya | indikasi | mendukung | terjadinya | perencanaan | dengan | melakukan | menempatkan | mobil | komando | mengajak | atau | mempersiapkan | dibawa | ujar | p>Kepala | Biro | Penerangan | Masyarakat | (Karopenmas) | Rikwanto | mengiy | aliran | khusus | memang | (saya) | memberikan | perincian | karena | masuk | materi | penyidikan | Silang | Monas | Jakarta | Pusat | kemarin | p>Rikwanto | membeberkan | perihal | jumlah | nominal | jumlahnya | cukup | banyak | menerangkan | asal | uang | apakah | datang | swasta | Alasannya | informasi | hanya | dibuka | pengadilan | p>Di | tahanan | Mapolda | Bintang | Pamungkas | dijenguk | istrinya | Erna | Lina | Selepas | kunjungan | meminta | suaminya | dibebaskan | Saya | istri | rasanya | adil | kalau | tujuh | dilepaskan | tuduhan | sama | ditahan | p>Terkait | kondisi | menurut | keadaan | sehat | tetap | kegiatannya | Bahkan | menyempatkan | diri | membuat | ujian | mahasiswanya | Alhamdulillah | Bapak | lakukan | kegiatan | biasa | satunya | buat | p>Kuasa | Dahlia | Zein | pihaknya | berjuang | penangguhan | penahanan | kliennya | Namun | mengajukan | proses | praperadilan | bilang | usah | menolak | Karena | sesuai | KUHAP | p>Peneliti | Studi | Hukum | Kebij | Indonesia | (PSHK) | Miko | Ginting | berharap | aparat | cermat | hati | menerapkan | Menurut | bukan | tindak | berdiri | sendiri | melainkan | unsur | Apabila | serangan | berat | (anslaag) | maka | terpenuhi | Kepolisian | sebaiknya | agar | peneg | berjalan | tepat | pada | relnya | p>Pihak | Perhimpunan | Bantuan | Asasi | Manusia | (PBHI) | mengecam | ditangkap | tind | disebut | perampasan | atas | kebebasan | berpolitik | Sebab | dilakukan | menyampaikan | berpendapat | menyebarluaskan | pendapat | baik | cetak | maupun | elektronik | p>Apa | sepucuk | Presiden | Jokowi | membubarkan | pemerintahannya | Bukankah | dilayangkan | Badan | Pengurus | Nasional | PBHI | Suryadi | Radjab | rep: | Mabruroh | Fauziah | Mursid |  ed:< | strong> Fitriyan | Zamzami< | p> |

Monday, December 5, 2016

Tersangka Makar, Sri Bintang Tak Bisa Lepaskan Aktivitas Ini

Senin, 05 Desember 2016 | 19:55 WIB

Tersangka Makar, Sri Bintang Tak Bisa Lepaskan Aktivitas Ini  

Aliansi Seluruh Rakyat Untuk Indonesia Baru yang di wakili Sri Bintang Pamungkas berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (18/11). Sri Bintang megatakan agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta  - Sri Bintang Pamungkas tetap menjalani aktivitasnya sebagai dosen meski sedang ditahan Kepolisian Daerah Metro Jaya sejak 2 Desember 2016 terkait dugaan makar. "Bapak tetap berkegiatan seperti biasa di tahanan, salah satunya membuat soal untuk mahasiswanya. Saya bawa buku dan terima soal tersebut tadi," kata Ernalia, istrinya, di Markas Polda Metro Jaya, Senin, 5 Desember 2016.

Ernalia menceritakan, suaminya meminta dia lebih banyak membawa buku-buku dibandingkan dengan membawa makanan. "Saya bawa banyak buku, ada buku bahasa Inggris dan Ekonomi. Kan mau buat soal untuk mahasiswa melalui saya," katanya. Ketika ditanya soal kondisi Sri Bintang Pamungkas di dalam tahanan, Erna menjelaskan bahwa kondisi suaminya baik-baik saja.

Baca: Eksklusif: Ini Bukti Sri Bintang Pamungkas Cs Diduga Makar

Namun, Ernalia tetap menyayangkan keputusan penyidik Kepolisian yang hanya menahan Sri Bintang, sementara tujuh tersangka lainnya dengan sangkaan yang sama telah dibebaskan. "Sehat alhamdulilah, baik, sudah ketemu. Tapi, saya sebagai istri rasanya tidak adil kalau tujuh dilepaskan dengan tuduhan yang sama tapi Pak Bintang masih ditahan," katanya.

Sebelumnya, polisi menangkap 11 orang pada, Jumat, 2 Desember 2016 sebelum aksi super damai berlangsung di Lapangan Monas. Dari sebelas orang tersebut, polisi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dugaan perencanaan makar, Sri Bintang termasuk di dalamnya. Dua lainnya ditetapkan sebagai ersangka dengan dugaan hate speech dan melanggar Undang-Undang ITE.

Baca: Terungkap, Alasan Polisi Cokok Terduga Makar pada Jumat Subuh

Adapun musikus Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus penghinaan terhadap penguasa Pasal 207 KUHP. Dalam dugana makar, Kepolisian hanya menahan tiga orang, yakni Sri Bintang terkait makar serta kakak beradik Rizal dan Jamran terkait UU ITE. Ernalia menjelaskan bahwa penahanan Sri Bintang Pamungkas didasari pada laporan pengacara bernama Ridwan Hanafi ke Polda Metro Jaya.

INGE KLARA

Simak Pula
Habib Novel FPI Gugat Ahok Rp 204 Juta, Ini Alasannya
Presiden Jokowi Pakai Payung & Sendal Jepit Biru, Menyindir?

[embedded content]

"

| Tersangka | Makar, | Bintang | Bisa | Lepaskan | Aktivitas | Senin | Desember | 2016 | 19:55 | WIB< | p> < | div> Aliansi | Seluruh | Rakyat | Untuk | Indonesia | Baru | yang | wakili | Pamungkas | berunjuk | rasa | Bundaran | Hotel | Jakarta | Rabu | megat | agar | pemerintah | lebih | memperhatikan | kesejahteraan | rakyat | Tempo | Tony | Hartawan< | p> < | div> TEMPO | strong>< | span> | Jakarta< | tetap | menjalani | aktivitasnya | sebagai | dosen | meski | ditahan | Kepolisian | Daerah | Metro | Jaya | sejak | terkait | dugaan | makar | Bapak | berkegiatan | seperti | biasa | tahanan | salah | satunya | membuat | soal | untuk | mahasiswanya | Saya | bawa | buku | terima | tersebut | tadi | kata | Ernalia | istrinya | Markas | Polda | p>Ernalia | mencerit | suaminya | meminta | banyak | membawa | dibandingkan | dengan | bahasa | Inggris | Ekonomi | buat | mahasiswa | saya | katanya | Ketika | ditanya | kondisi | dalam | Erna | menjelaskan | bahwa | baik | p>Baca: | Eksklusif: | Bukti | Diduga | Makar< | p>Namun | menyayangkan | keputusan | penyidik | hanya | menahan | sementara | tujuh | tersangka | lainnya | sangkaan | sama | telah | dibebaskan | Sehat | alhamdulilah | ketemu | Tapi | istri | rasanya | adil | kalau | dilepaskan | tuduhan | masih | p>Senya | polisi | menangkap | orang | pada | Jumat | aksi | super | damai | berlangsung | Lapangan | Monas | Dari | sebelas | menetapkan | delapan | perencanaan | termasuk | dalamnya | ditetapkan | ersangka | hate< | speech< | melanggar | Undang | Terungkap | Alasan | Polisi | Cokok | Terduga | Makar | Subuh< | p>Adapun | musikus | Ahmad | Dhani | kasus | penghinaan | terhadap | penguasa | Pasal | KUHP | Dalam | dugana | tiga | yakni | serta | kakak | beradik | Rizal | Jamran | penahanan | didasari | laporan | pengacara | bernama | Ridwan | Hanafi | p>INGE | KLARA< | p>Simak | PulaHabib | Novel | Gugat | Ahok | Juta | Alasannya< | a>Presiden | Jokowi | Pakai | Payung | & | Sendal | Jepit | Biru | Menyindir | p> [embedded | content]< | p> |

Friday, December 2, 2016

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 21:47 WIB

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Rachmawati Soekarnoputri sedang menjalani pemeriksaan tensi darah di Mako Brimob Kelapa Dua. Rachma diminta istirahat sebelum pemeriksaan terkait kasus dugaan makar. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Depok - Kuasa Hukum Rachmawati Soekarnoputri, Sunan Kalijaga, mengatakan kliennya belum mau diperiksa polisi terkait dugaan makar yang disangkakan terhadapnya. Sebabnya, kondisi kesehatan Racmawati terus menurun setelah ditangkap dan dibawa ke Markas Komando Brigadir Mobil Kepala Dua, Depok, Jumat, 2 Desember 2016.

"Bu Rachmawati belum mau diperiksa. Sebab, kondisi kesehatannya semakin menurun," kata Sunan, sambil menambahkan "Bu Rachmawati pernah beberapa kali stroke."

Ia menuturkan meski kondisi kesehatannya sedang menurun, polisi tetap akan memeriksa Rachmawati. Rachmawati menjadi tersangka karena sudah ada surat perintah penangkapannya. "Namun, belum berkenan diperiksa, karena kondisi kesehatanya," ujarnya.

Penangkapan Rachmawati dilakukan polisi tanpa ada pemanggilan sebelumnya. Sunan tidak setuju bila Rachmawati dituduh akan berbuat makar. "Apa alat bukti yang mengarah, sehingga bisa disangkakan ke tindakan makar," ujarnya.

Apalagi, Rachmawati dibawa dalam keadaan sakit dan mengharuskannya berada di kursi roda. Bahkan, tekanan darah Rachmawati menjadi tinggi. "Dokter kesehatan Brimob juga bilang kondisinya sedang tidak sehat," ucapnya.

IMAM HAMDI

"

| Kesehatan | Menurun, | Rachmawati | Diperiksa | Kasus | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 21:47 | WIB< | p> < | div> Rachmawati | Soekarnoputri | sedang | menjalani | pemeriksaan | tensi | darah | Mako | Brimob | Kelapa | Rachma | diminta | istirahat | sebelum | terkait | kasus | dugaan | makar | Foto: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong>< | span> | Depok< | span>  | Kuasa | Hukum | Sunan | Kalijaga | mengatakan | kliennya | belum | diperiksa | polisi | yang | disangkakan | terhadapnya | Sebabnya | kondisi | kesehatan | Racmawati | terus | menurun | setelah | ditangkap | dibawa | Markas | Komando | Brigadir | Mobil | Kepala | Depok | p>Bu | Sebab | kesehatannya | semakin | kata | sambil | menambahkan | pernah | beberapa | kali | stroke | p>Ia | menuturkan | meski | tetap | akan | memeriksa | menjadi | tersangka | karena | sudah | surat | perintah | penangkapannya | Namun | berkenan | kesehatanya | ujarnya | p>Penangkapan | dilakukan | tanpa | pemanggilan | sebelumnya | tidak | setuju | bila | dituduh | berbuat | alat | bukti | mengarah | sehingga | bisa | tindakan | p>Apalagi | dalam | keadaan | sakit | mengharuskannya | berada | kursi | roda | Bahkan | tekanan | tinggi | Dokter | juga | bilang | kondisinya | sehat | ucapnya | p>IMAM | HAMDI< | p> |

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 21:47 WIB

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Rachmawati Soekarnoputri sedang menjalani pemeriksaan tensi darah di Mako Brimob Kelapa Dua. Rachma diminta istirahat sebelum pemeriksaan terkait kasus dugaan makar. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Depok - Kuasa Hukum Rachmawati Soekarnoputri, Sunan Kalijaga, mengatakan kliennya belum mau diperiksa polisi terkait dugaan makar yang disangkakan terhadapnya. Sebabnya, kondisi kesehatan Racmawati terus menurun setelah ditangkap dan dibawa ke Markas Komando Brigadir Mobil Kepala Dua, Depok, Jumat, 2 Desember 2016.

"Bu Rachmawati belum mau diperiksa. Sebab, kondisi kesehatannya semakin menurun," kata Sunan, sambil menambahkan "Bu Rachmawati pernah beberapa kali stroke."

Ia menuturkan meski kondisi kesehatannya sedang menurun, polisi tetap akan memeriksa Rachmawati. Rachmawati menjadi tersangka karena sudah ada surat perintah penangkapannya. "Namun, belum berkenan diperiksa, karena kondisi kesehatanya," ujarnya.

Penangkapan Rachmawati dilakukan polisi tanpa ada pemanggilan sebelumnya. Sunan tidak setuju bila Rachmawati dituduh akan berbuat makar. "Apa alat bukti yang mengarah, sehingga bisa disangkakan ke tindakan makar," ujarnya.

Apalagi, Rachmawati dibawa dalam keadaan sakit dan mengharuskannya berada di kursi roda. Bahkan, tekanan darah Rachmawati menjadi tinggi. "Dokter kesehatan Brimob juga bilang kondisinya sedang tidak sehat," ucapnya.

IMAM HAMDI

"

| Kesehatan | Menurun, | Rachmawati | Diperiksa | Kasus | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 21:47 | WIB< | p> < | div> Rachmawati | Soekarnoputri | menjalani | pemeriksaan | tensi | darah | Mako | Brimob | Kelapa | Rachma | diminta | istirahat | terkait | kasus | dugaan | makar | Foto: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong>< | span> | Depok< | span>  | Kuasa | Hukum | Sunan | Kalijaga | mengat | kliennya | diperiksa | polisi | yang | disangk | terhadapnya | Sebabnya | kondisi | kesehatan | Racmawati | terus | menurun | setelah | ditangkap | dibawa | Markas | Komando | Brigadir | Mobil | Kepala | Depok | p>Bu | Sebab | kesehatannya | semakin | kata | sambil | menambahkan | pernah | beberapa | kali | stroke | p>Ia | menuturkan | meski | tetap | memeriksa | menjadi | tersangka | karena | surat | perintah | penangkapannya | Namun | berkenan | kesehatanya | ujarnya | p>Penangkapan | dilakukan | tanpa | pemanggilan | senya | setuju | bila | dituduh | berbuat | alat | bukti | mengarah | tind | p>Apalagi | dalam | keadaan | sakit | mengharuskannya | berada | kursi | roda | Bahkan | tekanan | tinggi | Dokter | juga | bilang | kondisinya | sehat | ucapnya | p>IMAM | HAMDI< | p> |