Showing posts sorted by relevance for query Metro. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Metro. Sort by date Show all posts

Thursday, December 8, 2016

BREAKING NEWS: Polisi Tangkap Hatta Taliwang Terkait Dugaan Upaya Makar

WARTA KOTA SEMANGGI - Sempat menjadi DPO, aktivis sekaligus mantan anggota DPR, Hatta Taliwang, akhirnya ditangkap jajaran Polda Metro Jaya, Kamis (8/12/2016) dini hari.

Mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu diduga terlibat kasus dugaan makar bersama 11 tersangka lain yang lebih dahulu ditangkap pada Jumat (2/12/2016) pekan lalu.

"Iya benar, ditangkap tadi pagi jam 01.30 WIB di kediamannya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Namun, Argo belum mengetahui secara rinci kronologi penangkapan Hatta terkait dugaan makar ini. Yang pasti, saat ini Hatta masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"Masih dalam pemeriksaan, masih didalami semua," imbuh Argo.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyatakan, Hatta Taliwang turut serta dalam pertemuan bersama beberapa tersangka dugaan makar yang telah ditangkap pada Jumat pekan lalu.

Kapolda Metro Jaya pun menginstruksikan jajarannya untuk menangkap mantan anggota DPR itu.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 11 aktivis dan tokoh nasional ditangkap di beberapa tempat dalam waktu yang hampir bersamaan, Jumat (2/12/2016) pagi. Mereka diduga kuat terlibat upaya makar.

Tujuh orang tersangka makar, Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri, telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam.

Begitu juga terhadap musisi Ahmad Dhani yang dalam penangkapan ini ditetapkan sebagai tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Sementara tiga tersangka lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar, ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat pasal 28 ayat (2) UU ITE dan juga pasal 107 Jo pasal 110 KUHP tentang Makar dan Pemufakatan Jahat. (*)

"

| BREAKING | NEWS: | Polisi | Tangkap | Hatta | Taliwang | Terkait | Dugaan | Upaya | Makar | WARTA | KOTA | SEMANGGI | strong> | Sempat | menjadi | aktivis | sekaligus | mantan | anggota | Taliwang< | akhirnya | ditangkap | jajaran | Polda | Metro | Jaya< | Kamis | 2016) | dini | hari | p> Mantan | politikus | Partai | Amanat | Nasional | (PAN) | diduga | terlibat | kasus | dugaan | makar | bersama | tersangka | lain | yang | lebih | dahulu | pada | Jumat | pekan | p> Iya | benar | tadi | pagi | kediamannya | ujar | Kabid | Humas | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono< | saat | dikonfirmasi | Jakarta | p> Namun | mengetahui | secara | rinci | kronologi | penangkapan | terkait | Yang | pasti | masih | dilakukan | pemeriksaan | intensif | oleh | penyidik | p> Masih | dalam | didalami | semua | imbuh | p> Senya | Kapolda | Jaya | Irjen | Mochamad | Iriawan | menyat | turut | serta | pertemuan | beberapa | telah | p> Kapolda | menginstruksikan | jajarannya | untuk | menangkap | p> Diberit | senya | sebanyak | tokoh | nasional | tempat | waktu | hampir | bersamaan | Mereka | kuat | upaya | p> Tujuh | orang | Kivlan | Zein< | Adityawarman< | Ratna | Sarumpaet< | Firza | Husein | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri< | dipulangkan | setelah | menjalani | 1x24 | p> Begitu | juga | terhadap | musisi | Ahmad | Dhani< | ditetapkan | sebagai | penghinaan | Presiden | Joko | Widodo | p> Sementara | tiga | lainnya | yakni | Bintang | Pamungkas< | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Ketiganya | dijerat | pasal | ayat | KUHP | tentang | Pemufakatan | Jahat | (*)< | strong>< | p> |

Saturday, December 3, 2016

Sri Bintang Pamungkas Ditahan di Polda Metro Jaya atas Dugaan Makar

Sri Bintang Pamungkas Ditahan di Polda Metro Jaya atas Dugaan MakarFoto: Ari Saputra
Jakarta - Setelah menjalani pemeriksaan lebih dari 20 jam di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, aktivis Sri Bintang Pamungkas ditahan oleh polisi di Polda Metro Jaya. Sri Bintang diduga melakukan makar.

"Jadi, Pak Sri Bintang pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi dibawa ke Polda Metro Jaya untuk ditahan," kata kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Razman Nasution, saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (3/12/2016).

Razman mengatakan Sri Bintang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kliennya itu dikenai Pasal 107, 110, dan 87 KUHP. "Terkait dengan tindakan makar, kemudian penghasutan, dan diduga mengadakan pertemuan untuk menggulingkan pemerintahan," kata Razman.

Razman juga mengatakan ada dua orang lainnya yang ikut ditahan. Keduanya dikenai dengan pasal IT.

"Saya belum tahu pasti siapa orangnya, tapi sudah dibawa dan ditahan di Polda Metro jaya," katanya.

"Ini saya mau ke Polda Metro Jaya, melihat Pak Sri Bintang. Sekalian bertemu yang dua orang lagi, apakah mau saya dampingi atau tidak," tambahnya.
(jor/aan)

"

| Bintang | Pamungkas | Ditahan | Polda | Metro | Jaya | atas | Dugaan | Makar | Foto: | Saputra< | span>< | div> Jakarta< | strong> | Setelah | menjalani | pemeriksaan | lebih | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | aktivis | ditahan | oleh | polisi | diduga | melakukan | makar | Jadi | pada | pukul | dini | hari | tadi | dibawa | untuk | kata | kuasa | hukum | Razman | Nasution | saat | berbincang | dengan | detikcom< | Sabtu | 2016) | p>Razman | mengat | ditetapkan | sebagai | tersangka | Kliennya | dikenai | Pasal | KUHP | Terkait | tind | kemudian | penghasutan | mengad | pertemuan | menggulingkan | pemerintahan | juga | orang | lainnya | yang | ikut | Keduanya | pasal | p>Saya | tahu | pasti | siapa | orangnya | jaya | katanya | p>Ini | saya | melihat | Sekalian | bertemu | lagi | apakah | dampingi | atau | tambahnya | (jor | aan)< | p> |

Tuesday, December 6, 2016

Polda Metro Periksa 14 Saksi Terkait Tudingan Makar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya hingga saat ini masih terus menyelidiki kasus dugaan makar yang dilakukan sejumlah tokoh dan aktivis. Sejauh ini, sudah ada 14 orang saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut.

"Masih kita lanjutkan penyidikan. Sudah 14 saksi yang diperiksa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (6/12).

Menurut Argo, di antara belasan saksi tersebut terdapat saksi ahli yang diperiksa untuk mendalami sejumlah bukti yang sudah dimiliki pihak kepolisian. "Dari 14 itu ada saksi ahli. Dari saksi ahli IT, ahli pidana dan ahli bahasa," ucap dia.

Selanjutnya, kata dia, setelah penyidikan selesai, pihaknya akan melakukan evaluasi, sehingga dapat menentukan langkah-langkah hukum selanjutnya. "Nanti. Setiap periksa kan kita anev (analisa evaluasi) baru tentukan langkah selanjutnya," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Polda telah menetapkan 11 orang tersangka dalam tiga pasal berbeda yang disinyalir memiliki tujuan yang sama. Tujuh orang dikenakan pasal 107 jo 110 jo 87 KUHP (makar), pelanggar UU ITE dua orang, dan pelanggar pasal 207 (penghinaan penguasa) satu orang.

Namun, tujuh orang dilepas kembali setelah menjalani pemeriksaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ditambah dengan tersangka pelanggar pasal 207 (Ahmad Dhani) juga turut dibebaskan.

Dengan demikian, ada delapan orang yang sudah dilepaskan, yakni Kivlan Zein, Aditya Warman, Ratna Sarumpaet, Firzha Husaen, Rachmawati Soekarnoputri, Eko Santjojo, Alvin Indra Alvaris, dan Ahmad Dhani. Mereka dilepaskan atas dasar penilaian subjektif kepolisian.

Namun, dari tujuh orang tersebut, hanya Sri Bintang Pamungkas yang saat ini masih ditahan di Mapolda Metro. Dua tersangka lainnya yang juga masih ditahan, yaitu Rizal Kobar dan Jamran. Mereka dianggap melanggar UU ITE.

"

| Polda | Metro | Periksa | Saksi | Terkait | Tudingan | Makar | REPUBLIKA | JAKARTA | Jaya | saat | masih | terus | menyelidiki | kasus | dugaan | makar | yang | dilakukan | sejumlah | tokoh | aktivis | Sejauh | orang | saksi | diperiksa | dalam | tersebut | p>Masih | lanjutkan | penyidikan | Sudah | ujar | Kabid | Humas | Kombes | Raden | Argo | Yuwono | Mapolda | Selasa | p>Menurut | antara | belasan | terdapat | ahli | untuk | mendalami | bukti | dimiliki | pihak | kepolisian | Dari | pidana | bahasa | ucap | p>Selanjutnya | kata | setelah | selesai | pihaknya | melakukan | evaluasi | dapat | menentukan | langkah | hukum | selanjutnya | Nanti | Setiap | periksa | kan< | anev | (analisa | evaluasi) | baru | tentukan | p>Diberit | senya | telah | menetapkan | tersangka | tiga | pasal | berbeda | disinyalir | memiliki | tujuan | sama | Tujuh | diken | KUHP | (makar) | pelanggar | (penghinaan | penguasa) | satu | p>Namun | tujuh | dilepas | kembali | menjalani | pemeriksaan | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | Jawa | Barat | Ditambah | dengan | (Ahmad | Dhani) | juga | turut | dibebaskan | p>Dengan | demikian | delapan | dilepaskan | yakni | Kivlan | Zein | Aditya | Warman | Ratna | Sarumpaet | Firzha | Husaen | Rachmawati | Soekarnoputri | Santjojo | Alvin | Indra | Alvaris | Ahmad | Dhani | Mereka | atas | dasar | penilaian | subjektif | hanya | Bintang | Pamungkas | ditahan | lainnya | yaitu | Rizal | Kobar | Jamran | dianggap | melanggar | p> |

Wednesday, December 7, 2016

Polisi Buru Seorang Aktivis Asal Sumbawa Atas Dugaan Makar

Rabu, 07 Desember 2016 | 18:21 WIB

Polisi Buru Seorang Aktivis Asal Sumbawa Atas Dugaan Makar

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar (tengah) bersama Karo Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Rikwanto (kanan) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol RP Argo Yuwono (kiri) usai memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, 3 Desember 2016. Polri menetapkan tujuh orang tersangka sebagai terduga makar. TEMPO/M Iqbal Ichsan

TEMPO.CO, Mataram - Polisi saat ini masih mencari seorang aktivis berinisial HT yang berasal dari Kabupaten Sumbawa Besar. Aktivis itu diduga terlibat dalam rencana makar pada 2 Desember 2016.

"Nanti kita cek sajalah kegiatan sehari-harinya di sana (Sumbawa Barat)," kata Kapolda NTB Brigjen Umar Septono di Mataram, Rabu, 7 Desember 2016. Menurut Umar secara resmi Polda Metro Jaya belum berkoordinasikannya dengan Polda NTB. "Belum ada sama sekali (koordinasi), kita belum dilibatkan, karena itu kan TKP di sana, urusan Polda Metro Jaya. Jadi, sejauh ini belum ada masukan apa-apa."

Sebelumnya Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap sebelas aktivis yang diduga akan melakukaan makar dengan memanfaatkan massa pengunjuk rasa 2 Desember 2916. Aktivis-aktivis itu antara lain adalah Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri Ahmad Dani, Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar. Diduga HT juga terlibat secara langsung dengan kelompok itu.

Keterlibatan HT diketahui setelah polisi mengantongi sejumlah alat bukti adanya rencana makar yang bertujuan menjatuhkan pemerintahan Joko Widodo dengan memanfaatkan aksi 2 Desember. Hanya saja keberadaan HT hingga kini belum diketahui oleh polisi. Polda Metro Jaya sudah mencari mantan anggota legislatif tersebut.

Dari sebelas tersangka makar yang ditangkap, hanya tiga yang menjalani proses penahanan, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar. Untuk ketiganya, polisi menyangkakan dengan Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 11/2008 tentang ITE dan juga Pasal 107 Juncto Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Permufakatan Jahat.

ANTARA

"

| Polisi | Buru | Seorang | Aktivis | Asal | Sumbawa | Atas | Dugaan | Makar | Rabu | Desember | 2016 | 18:21 | WIB< | p> < | div> Kepala | Divisi | Humas | Polri | Irjen | Rafli | Amar | (tengah) | bersama | Karo | Penmas | Kombes | Rikwanto | (kanan) | Kabid | Polda | Metro | Jaya | Argo | Yuwono | (kiri) | usai | memberikan | keterangan | pers | Mabes | Jakarta | menetapkan | tujuh | orang | tersangka | sebagai | terduga | makar | TEMPO | Iqbal | Ichsan< | p> < | div> TEMPO | strong>< | span> | Mataram< | strong> | saat | masih | mencari | seorang | aktivis | berinisial | yang | berasal | Kabupaten | Besar | diduga | terlibat | dalam | rencana | pada | p> Nanti | kegiatan | sehari | harinya | sana | (Sumbawa | Barat) | kata | Kapolda | Brigjen | Umar | Septono | Mataram | Menurut | secara | resmi | berkoordinasikannya | dengan | Belum | sama | sekali | (koordinasi) | dilibatkan | karena | urusan | Jadi | sejauh | masukan | p>Senya | Kepolisian | Daerah | menangkap | sebelas | melakukaan | memanfaatkan | massa | pengunjuk | rasa | 2916 | antara | lain | adalah Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | Ahmad | Dani | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | Diduga | juga | langsung | kelompok | p>Keterlibatan | diketahui | setelah | polisi | mengantongi | sejumlah | alat | bukti | adanya | bertujuan | menjatuhkan | pemerintahan | Joko | Widodo | aksi | Hanya | keberadaan | kini | oleh | mantan | anggota | legislatif | tersebut | p>Dari | ditangkap | hanya | tiga | menjalani | proses | penahanan | yakni | Untuk | ketiganya | menyangk | Pasal | Ayat | Undang | Nomor | 2008 | tentang | Juncto | KUHP | Permufakatan | Jahat | p>ANTARA< | p> |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi Pantau Pergerakan Terduga Makar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tujuh tersangka kasus dugaan tindak pidana makar sudah dibebaskan oleh Polda Metro Jaya. Saat ini hanya tinggal satu tersangka kasus makar yang masih ditahan di Markas Polda Metro, yaitu Sri Bintang Pamungkas

Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan meminta ketujuh tersangka tersebut tidak mengulangi perbuatannya. Ia pun menegaskan, selama menyandang status tersangka ketujuh orang itu akan terus dipantau pergerakannya.

Ia mengancam, jika mengulangi perbuatannya lagi pihaknya tak ragu-ragu untuk menangkapnya. "Kalau dia mencoba lagi, mengadakan percobaan, apa boleh buat (akan ditahan lagi)," ujar dia  kepada wartawan di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/12).

Tujuh tersangka yang sudah dibebaskan sepert eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein dan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet.

Mantan Kapolda Jawa Barat tersebut mengatakan, saat ini penyidik masih merampungkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke kejaksaan. Pihaknya juga masih mengembangkan kasus dugaan makar tersebut.

“Sejauh ini masih dalam proses pemberkasan. Kalau ada (pelaku) kita cari lagi,” kata Mantan Kadiv Propam Mabes Polri tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Polda Metro Jaya telah menangkap 10 orang terkait dugaan makar sebelum Aksi Bela Islam III digelar di Lapangan Silang Monas, Jumat (2/12).

Selain delapan orang kasus dugaan makar yang disebut atas, saat itu Polda Metro juga menangkap dua orang lainnya, yaitu Jamran dan Rizal Kobar. Dua orang ini diduga telah melakukan tindak pidana ITE.

Baca juga, Polisi Tetapkan Tujuh Orang Tersangka Permufakatan Makar.

"

| Polisi | Pantau | Perger | Terduga | Makar | REPUBLIKA | JAKARTA | Tujuh | tersangka | kasus | dugaan | tindak | pidana | makar | dibebaskan | oleh | Polda | Metro | Jaya | Saat | hanya | tinggal | satu | yang | masih | ditahan | Markas | yaitu | Bintang | Pamungkas< | p> Kapolda | Irjen | Iriawan | meminta | ketujuh | tersebut | mengulangi | perbuatannya | menegaskan | selama | menyandang | status | orang | terus | dipantau | pergernya | p> Ia | mengancam | jika | lagi | pihaknya | ragu | untuk | menangkapnya | Kalau | mencoba | mengad | percobaan | boleh | buat | lagi) | ujar | dia  | kepada | wartawan | Monas | Gambir | Jakarta | Pusat | Selasa | p> Tujuh | sepert | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | aktivis | perempuan | Ratna | Sarumpaet | p>Mantan | Kapolda | Jawa | Barat | mengat | saat | penyidik | merampungkan | berkas | perkara | dilimpahkan | kejaksaan | Pihaknya | juga | mengembangkan | p>“Sejauh | dalam | proses | pemberkasan | (pelaku) | cari | kata | Mantan | Kadiv | Propam | Mabes | Polri | p>Seperti | diketahui | senya | telah | menangkap | terkait | Aksi | Bela | Islam | digelar | Lapangan | Silang | Jumat | p>Selain | delapan | disebut | atas | lainnya | Jamran | Rizal | Kobar | diduga | melakukan | p> Baca | Tetapkan | Orang | Tersangka | Permufakatan | p> |

Thursday, December 8, 2016

Bukan Makar, Hatta Taliwang Dijerat Pasal Ini

Liputan6.com, Jakarta Aktivis sekaligus mantan anggota DPR Hatta Taliwang ditangkap jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekitar pukul 1.30 WIB dini hari tadi. Hatta ditangkap di kediamannya di Rusun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penangkapan Hatta dini hari tadi tidak terkait kasus dugaan makar. Mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditangkap terkait postingannya di media sosial (medsos).

"Yang bersangkutan kami persangkakan Pasal 28 ayat 2 jo 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/12/2016).

Argo menjelaskan, Hatta telah memposting konten di akun Facebooknya yang dianggap dapat menimbulkan permusuhan dan kebencian berbau Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan atau SARA.

"Dia menyampaikan bahwa orang Cina hobi berternak penguasa, ada di tulisannya, dan sebagainya. Makanya kita tangkap," beber dia.

Tak ada perlawanan dalam penangkapan Hatta Taliwang. Dalam penangkapan itu pula, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti terkait dugaan pelanggaran UU ITE ini.

"Kita temukan barang bukti HP, buku tulisan yang bersangkutan, dan ada buku notes yang sedang dipelajari penyidik," kata Argo.

Dalami Keterlibatan Makar

Kendati begitu, polisi tetap akan mendalami kemungkinan keterlibatan Hatta dalam kasus dugaan makar. Apalagi polisi menerima informasi bahwa Hatta terlibat pertemuan dengan beberapa tersangka dugaan makar yang telah ditangkap Jumat 2 Desember kemarin.

"Untuk sementara penangkapan terkait UU ITE. Tapi nanti didalami dari barang bukti, kami kembangkan (kasus) yang lainnya," ucap Argo.

Sejauh ini, penyidik belum memeriksa Hatta Taliwang lantaran belum didampingi pengacara, sehingga polisi belum bisa menyimpulkan apakah Hatta terlibat dalam upaya makar yang tengah ditangani penyidik Polda Metro Jaya.

"Nanti setelah diperiksa kita akan sampaikan lebih lanjut. Alat bukti sudah kita kumpulkan," pungkas Argo.

Seperti diketahui, 11 aktivis dan tokoh nasional ditangkap di beberapa tempat dalam waktu hampir bersamaan, Jumat 2 Desember pagi. Mereka diduga kuat terlibat upaya makar.

Tujuh orang tersangka makar yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam.

Begitu juga terhadap musisi Ahmad Dhani yang dalam penangkapan ini ditetapkan sebagai tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Sementara tiga lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Permufakatan Jahat.

"

| Bukan | Makar, | Hatta | Taliwang | Dijerat | Pasal | Liputan6 | Jakarta< | strong> | Aktivis | sekaligus | mantan | anggota | DPR Hatta | Taliwang< | ditangkap | jajaran | Ditreskrimsus | Polda | Metro | Jaya | pukul | dini | hari | tadi | kediamannya | Rusun | Bendungan | Hilir | Jakarta | Pusat | p> Kabid | Humas | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | mengat | penangkapan | terkait | kasus | dugaan | makar | Mantan | politikus | Partai | Amanat | Nasional | (PAN) | postingannya | media | sosial | (medsos) | p> Yang | bersangkutan | kami | persangk | ayat | Nomor | Tahun | 2008 | tentang | (Informasi | Transaksi | Elektronik) | ujar | Mapolda | Kamis | 2016) | p> Argo | menjelaskan | telah | memposting | konten | akun | Facebooknya | yang | dianggap | dapat | menimbulkan | permusuhan | kebencian | berbau | Suku | Agama | Antar | golongan | atau | SARA | p> Dia | menyampaikan | bahwa | orang | Cina | hobi | berternak | penguasa | tulisannya | sebagainya | tangkap | beber | p> Tak | perlawanan | dalam | Dalam | pula | penyidik | turut | mengamankan | sejumlah | barang | bukti | pelanggaran | p> Kita | temukan | buku | tulisan | notes | dipelajari | kata | p> Dalami | Keterlibatan | Makar< | strong>< | p> Kendati | begitu | polisi | tetap | mendalami | kemungkinan | keterlibatan | Apalagi | menerima | informasi | terlibat | pertemuan | dengan | beberapa | tersangka | Jumat | Desember | kemarin | p> Untuk | sementara | Tapi | nanti | didalami | kembangkan | (kasus) | lainnya | ucap | p> Sejauh | memeriksa | lantaran | didampingi | pengacara | menyimpulkan | apakah | upaya | tengah | ditangani | p> Nanti | setelah | diperiksa | sampaikan | lebih | lanjut | Alat | kumpulkan | pungkas | p> Seperti | diketahui | aktivis | tokoh | nasional | tempat | waktu | hampir | bersamaan | pagi | Mereka | diduga | kuat | makar< | p> Tujuh | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | dipulangkan | menjalani | pemeriksaan | 1x24 | p> Begitu | juga | terhadap | musisi | Ahmad | Dhani | ditetapkan | sebagai | penghinaan | Presiden | Joko | Widodo | Jokowi | p> Sementara | tiga | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Ketiganya | dijerat | KUHP | tentang Makar< | Permufakatan | Jahat | p> |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi Pantau Pergerakan Terduga Makar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tujuh tersangka kasus dugaan tindak pidana makar sudah dibebaskan oleh Polda Metro Jaya. Saat ini hanya tinggal satu tersangka kasus makar yang masih ditahan di Markas Polda Metro, yaitu Sri Bintang Pamungkas

Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan meminta ketujuh tersangka tersebut tidak mengulangi perbuatannya. Ia pun menegaskan, selama menyandang status tersangka ketujuh orang itu akan terus dipantau pergerakannya.

Ia mengancam, jika mengulangi perbuatannya lagi pihaknya tak ragu-ragu untuk menangkapnya. "Kalau dia mencoba lagi, mengadakan percobaan, apa boleh buat (akan ditahan lagi)," ujar dia  kepada wartawan di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/12).

Tujuh tersangka yang sudah dibebaskan sepert eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein dan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet.

Mantan Kapolda Jawa Barat tersebut mengatakan, saat ini penyidik masih merampungkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke kejaksaan. Pihaknya juga masih mengembangkan kasus dugaan makar tersebut.

“Sejauh ini masih dalam proses pemberkasan. Kalau ada (pelaku) kita cari lagi,” kata Mantan Kadiv Propam Mabes Polri tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Polda Metro Jaya telah menangkap 10 orang terkait dugaan makar sebelum Aksi Bela Islam III digelar di Lapangan Silang Monas, Jumat (2/12).

Selain delapan orang kasus dugaan makar yang disebut atas, saat itu Polda Metro juga menangkap dua orang lainnya, yaitu Jamran dan Rizal Kobar. Dua orang ini diduga telah melakukan tindak pidana ITE.

Baca juga, Polisi Tetapkan Tujuh Orang Tersangka Permufakatan Makar.

"

| Polisi | Pantau | Perger | Terduga | Makar | REPUBLIKA | JAKARTA | Tujuh | tersangka | kasus | dugaan | tindak | pidana | makar | dibebaskan | oleh | Polda | Metro | Jaya | Saat | hanya | tinggal | satu | yang | masih | ditahan | Markas | yaitu | Bintang | Pamungkas< | p> Kapolda | Irjen | Iriawan | meminta | ketujuh | tersebut | mengulangi | perbuatannya | menegaskan | selama | menyandang | status | orang | terus | dipantau | pergernya | p> Ia | mengancam | jika | lagi | pihaknya | ragu | untuk | menangkapnya | Kalau | mencoba | mengad | percobaan | boleh | buat | lagi) | ujar | dia  | kepada | wartawan | Monas | Gambir | Jakarta | Pusat | Selasa | p> Tujuh | sepert | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | aktivis | perempuan | Ratna | Sarumpaet | p>Mantan | Kapolda | Jawa | Barat | mengat | saat | penyidik | merampungkan | berkas | perkara | dilimpahkan | kejaksaan | Pihaknya | juga | mengembangkan | p>“Sejauh | dalam | proses | pemberkasan | (pelaku) | cari | kata | Mantan | Kadiv | Propam | Mabes | Polri | p>Seperti | diketahui | senya | telah | menangkap | terkait | Aksi | Bela | Islam | digelar | Lapangan | Silang | Jumat | p>Selain | delapan | disebut | atas | lainnya | Jamran | Rizal | Kobar | diduga | melakukan | p> Baca | Tetapkan | Orang | Tersangka | Permufakatan | p> |

Thursday, December 8, 2016

Polda Metro: Pemberian Dana Dugaan Makar Dilakukan Secara Cicil

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya terus mendalami aliran dana kasus dugaan makar yang dilakukan Rachmawati Soekarnoputri Cs. Mereka juga tengah menelusuri siapa saja yang telah menerima dana tersebut.

"Ini tim sedang bekerja terkait aliran dana. Nanti akan disampaikan. Sedang dipilah," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Argo melanjutkan, pihaknya telah menggandeng Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) dalam mengusut aliran dana ini. Namun, penyelidikan membutuhkan waktu cukup lama lantaran dana tersebut didistribusikan secara bertahap.

"Sedang kita dalami dan kumpulkan karena kan (dananya) banyak. Tapi ngasihnya tidak banyak (jumlah besar), tapi kecil-kecil," ujar dia.

Polisi belum mengetahui secara rinci berapa besaran dana yang disiapkan untuk rencana makar. Yang jelas, polisi telah memiliki petunjuk adanya aliran dana untuk rencana makar.

"Perjalanan (dana) itu sedang kita dalami, kita pelajari. Tapi yang pasti, aliran dana itu ada," ujar Argo.

Sebelumnya, sebanyak 11 aktivis dan tokoh nasional ditangkap di beberapa tempat dalam waktu yang hampir bersamaan, Jumat, 2 Desember pagi. Mereka diduga kuat terlibat upaya makar.

Tujuh tersangka makar, yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam.

Begitu juga terhadap musikus Ahmad Dhani yang dalam penangkapan ini ditetapkan sebagai tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Sementara tiga lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Permufakatan Jahat.

"

| Polda | Metro: | Pemberian | Dana | Dugaan | Makar | Dilakukan | Secara | Cicil | Liputan6 | Jakarta | strong> | Metro | Jaya | terus | mendalami | aliran | dana | kasus | dugaan makar< | yang | dilakukan | Rachmawati | Soekarnoputri | Mereka | juga | tengah | menelusuri | siapa | telah | menerima | tersebut | p> Ini | bekerja | terkait | Nanti | disampaikan | Sedang | dipilah | ujar | Kabid | Humas | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | kantornya | Kamis | 2016) | p> Argo | melanjutkan | pihaknya | menggandeng | Pusat | Pelaporan | Analisis | Transaksi | Keuangan | (PPATK) | dalam | mengusut | Namun | penyelidikan | membutuhkan | waktu | cukup | lama | lantaran | didistribusikan | secara | bertahap | p> Sedang | dalami | kumpulkan | karena | (dananya) | banyak | Tapi | ngasihnya | (jumlah | besar) | kecil | p> Polisi | mengetahui | rinci | berapa | besaran | disiapkan | untuk | rencana | makar | Yang | jelas | polisi | memiliki | petunjuk | adanya | makar< | p> Perjalanan | (dana) | pelajari | pasti | p> Senya | sebanyak | aktivis | tokoh | nasional | ditangkap | beberapa | tempat | hampir | bersamaan | Jumat | Desember | pagi | diduga | kuat | terlibat | upaya | p> Tujuh | tersangka | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | dipulangkan | setelah | menjalani | pemeriksaan | 1x24 | p> Begitu | terhadap | musikus | Ahmad | Dhani | penangkapan | ditetapkan | sebagai | penghinaan | Presiden | Joko | Widodo | p> Sementara | tiga | lainnya | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Ketiganya | dijerat | dengan | Pasal | ayat | KUHP | tentang | Makar< | Permufakatan | Jahat | p> |

Bukan Makar, Hatta Taliwang Dijerat Pasal Ini

Liputan6.com, Jakarta Aktivis sekaligus mantan anggota DPR Hatta Taliwang ditangkap jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekitar pukul 1.30 WIB dini hari tadi. Hatta ditangkap di kediamannya di Rusun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penangkapan Hatta dini hari tadi tidak terkait kasus dugaan makar. Mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditangkap terkait postingannya di media sosial (medsos).

"Yang bersangkutan kami persangkakan Pasal 28 ayat 2 jo 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/12/2016).

Argo menjelaskan, Hatta telah memposting konten di akun Facebooknya yang dianggap dapat menimbulkan permusuhan dan kebencian berbau Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan atau SARA.

"Dia menyampaikan bahwa orang Cina hobi berternak penguasa, ada di tulisannya, dan sebagainya. Makanya kita tangkap," beber dia.

Tak ada perlawanan dalam penangkapan Hatta Taliwang. Dalam penangkapan itu pula, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti terkait dugaan pelanggaran UU ITE ini.

"Kita temukan barang bukti HP, buku tulisan yang bersangkutan, dan ada buku notes yang sedang dipelajari penyidik," kata Argo.

Dalami Keterlibatan Makar

Kendati begitu, polisi tetap akan mendalami kemungkinan keterlibatan Hatta dalam kasus dugaan makar. Apalagi polisi menerima informasi bahwa Hatta terlibat pertemuan dengan beberapa tersangka dugaan makar yang telah ditangkap Jumat 2 Desember kemarin.

"Untuk sementara penangkapan terkait UU ITE. Tapi nanti didalami dari barang bukti, kami kembangkan (kasus) yang lainnya," ucap Argo.

Sejauh ini, penyidik belum memeriksa Hatta Taliwang lantaran belum didampingi pengacara, sehingga polisi belum bisa menyimpulkan apakah Hatta terlibat dalam upaya makar yang tengah ditangani penyidik Polda Metro Jaya.

"Nanti setelah diperiksa kita akan sampaikan lebih lanjut. Alat bukti sudah kita kumpulkan," pungkas Argo.

Seperti diketahui, 11 aktivis dan tokoh nasional ditangkap di beberapa tempat dalam waktu hampir bersamaan, Jumat 2 Desember pagi. Mereka diduga kuat terlibat upaya makar.

Tujuh orang tersangka makar yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam.

Begitu juga terhadap musisi Ahmad Dhani yang dalam penangkapan ini ditetapkan sebagai tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Sementara tiga lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Permufakatan Jahat.

"

| Bukan | Makar, | Hatta | Taliwang | Dijerat | Pasal | Liputan6 | Jakarta< | strong> | Aktivis | sekaligus | mantan | anggota | DPR Hatta | Taliwang< | ditangkap | jajaran | Ditreskrimsus | Polda | Metro | Jaya | pukul | dini | hari | tadi | kediamannya | Rusun | Bendungan | Hilir | Jakarta | Pusat | p> Kabid | Humas | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | mengat | penangkapan | terkait | kasus | dugaan | makar | Mantan | politikus | Partai | Amanat | Nasional | (PAN) | postingannya | media | sosial | (medsos) | p> Yang | bersangkutan | kami | persangk | ayat | Nomor | Tahun | 2008 | tentang | (Informasi | Transaksi | Elektronik) | ujar | Mapolda | Kamis | 2016) | p> Argo | menjelaskan | telah | memposting | konten | akun | Facebooknya | yang | dianggap | dapat | menimbulkan | permusuhan | kebencian | berbau | Suku | Agama | Antar | golongan | atau | SARA | p> Dia | menyampaikan | bahwa | orang | Cina | hobi | berternak | penguasa | tulisannya | sebagainya | tangkap | beber | p> Tak | perlawanan | dalam | Dalam | pula | penyidik | turut | mengamankan | sejumlah | barang | bukti | pelanggaran | p> Kita | temukan | buku | tulisan | notes | dipelajari | kata | p> Dalami | Keterlibatan | Makar< | strong>< | p> Kendati | begitu | polisi | tetap | mendalami | kemungkinan | keterlibatan | Apalagi | menerima | informasi | terlibat | pertemuan | dengan | beberapa | tersangka | Jumat | Desember | kemarin | p> Untuk | sementara | Tapi | nanti | didalami | kembangkan | (kasus) | lainnya | ucap | p> Sejauh | memeriksa | lantaran | didampingi | pengacara | menyimpulkan | apakah | upaya | tengah | ditangani | p> Nanti | setelah | diperiksa | sampaikan | lebih | lanjut | Alat | kumpulkan | pungkas | p> Seperti | diketahui | aktivis | tokoh | nasional | tempat | waktu | hampir | bersamaan | pagi | Mereka | diduga | kuat | makar< | p> Tujuh | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | dipulangkan | menjalani | pemeriksaan | 1x24 | p> Begitu | juga | terhadap | musisi | Ahmad | Dhani | ditetapkan | sebagai | penghinaan | Presiden | Joko | Widodo | Jokowi | p> Sementara | tiga | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Ketiganya | dijerat | KUHP | tentang Makar< | Permufakatan | Jahat | p> |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi Cari Tokoh Utama Makar di Antara Sri Bintang Pamungkas Cs

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap 11 aktivis dan tokoh nasional, terkait dugaan makar dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pada Jumat 2 Desember 2016. Penangkapan itu dilakukan jelang aksi damai 212 di Monas.

Kapolda Metro Jaya M Iriawan mengatakan, pihaknya masih menyelidiki dugaan adanya tokoh utama dalam upaya makar tersebut.

"Kalau ada, kita cari lagi," tutur Iriawan di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2016).

Iriawan mengatakan, pihaknya belum merencanakan menahan tujuh orang yang diduga terkait upaya makar. "Nanti kita lihat perkembangan. Kalau dia mencoba lagi, mengadakan percobaan, apa boleh buat," ucap dia.

Kendati, Iriawan menegaskan, pihaknya masih memproses dan melengkapi berkas ketujuh tersangka makar tersebut. "Kita sedang proses dan lengkapi pemberkasan," jelas dia.

Di tempat yang sama, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Rikwanto menuturkan, pihaknya belum melihat siapa aktor utama dugaan makar tersebut. Karenanya, semua tersangka dikategorikan sama.

"Kita belum bisa memilah-milah siapa aktor utama, siapa pendukung dan pelaksana, semua kita kategorikan sama," jelas dia.

Kepolisian belum mendalami siapa aktor utama dari dugaan upaya makar ini. "Jadi bahasanya, siapa pemimpin, siapa anak buah, belum kita lakukan (penyelidikan)," pungkas Rikwanto.

Polda Metro Jaya menangkap 11 aktivis dan tokoh nasional, terkait dugaan makar dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pada Jumat 2 Desember 2016. Penangkapan itu dilakukan jelang aksi damai 212 di Monas.

Dari 11 orang tersebut, tujuh tersangka makar telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam. Mereka yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri.

Sedangkan, Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Seorang lagi musikus kondang Ahmad Dhani, dibebaskan dengan tuduhan kasus penghinaan presiden.

"

| Polisi | Cari | Tokoh | Utama | Makar | Antara | Bintang | Pamungkas | Liputan6 | Jakarta | strong> | Polda | Metro | Jaya | menangkap | aktivis | tokoh | nasional | terkait | dugaan makar< | pelanggaran | Undang | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | pada | Jumat | Desember | 2016 | Penangkapan | dilakukan | jelang | aksi | damai | Monas | p> Kapolda | Iriawan | mengat | pihaknya | masih | menyelidiki | dugaan | adanya | utama | dalam | upaya | makar | tersebut | p> Kalau | cari | lagi | tutur | Pusat | Selasa | 2016) | p> Iriawan | merencan | menahan | tujuh | orang | yang | diduga | Nanti | lihat | perkembangan | Kalau | mencoba | mengad | percobaan | boleh | buat | ucap | p> Kendati | menegaskan | memproses | melengkapi | berkas | ketujuh | tersangka | Kita | proses | lengkapi | pemberkasan | jelas | p> Di | tempat | sama | Karopenmas | Divisi | Humas | Mabes | Polri | Kombes | Rikwanto | menuturkan | melihat | siapa | aktor | Karenanya | semua | dikategorikan | p> Kita | memilah | milah | pendukung | pelaksana | kategorikan | p> Kepolisian | mendalami | Jadi | bahasanya | pemimpin | anak | buah | lakukan | (penyelidikan) | pungkas | p> Polda | p> Dari | telah | dipulangkan | setelah | menjalani | pemeriksaan | hampir | 1x24 | Mereka | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | p> Sedangkan | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Seorang | musikus | kondang | Ahmad | Dhani | dibebaskan | dengan | tuduhan | kasus | penghinaan | presiden | p> |