Showing posts sorted by relevance for query sumber. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query sumber. Sort by date Show all posts

Thursday, December 8, 2016

Hatta Taliwang Ditangkal, Masinton Yakin Potensi Makar Kecil

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian menangkap aktivis Hatta Taliwang.

Hatta diamankan karena diduga terlibat perencanaan makar kepada pemerintah pada Jumat (2/12/2016).

Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu meyakini potensi orang yang dituduh polisi untuk melakukan makar kecil.

"Tapi sebagai pintu masuk untuk menelusuri pembiayaannya, aktor pendanaannya sah-sah saja dilakukan oleh polisi," kata Masinton di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Masinton mengungkapkan alasan keyakinannya tersebut.

Ia menuturkan jaringan aktivis kepada grass root tidak cukup kuat.

Pengorganisasian massa juga lemah.

"Kedua, beberapa orang ini memang dari dulu sifatnya adalah oposan sejati, mau pemerintahannya siapa, dia teriak saja," kata Masinton.

Alasan lainnya, kata Masinton, aktivis tersebut tidak punya basis pengorganisasian massa yang mengakar dan solid.

Mereka, kata Masinton, cuma memanfaatkan situasi serta kerumunan lalu diklaim untuk melakukan makar.

"Itu kan kepemimpinannya harus punya akar yang kuat, dan punya jaringan yang kuat juga, nah yang saya bisa baca dari ini adalah bahwa mereka ini digunakan oleh aktor-aktor yang punya uang untuk menciptakan instabilitas, mengganggu stabilitas Pemerintahan Jokowi JK," ujar Politikus PDIP itu.

Oleh karenanya, Masinton meminta aparat menelusuri aktor penyandang dana tersebut. Kemudian, mencari sumber usaha apakah ilegal atau tidak.

"Akan menjadi berbahaya jika sumber-sumber usaha selama ini yang berdasar usaha ilegal, seperti penyelundupan, korupsi, pembalakan hutan, apa segala macam, digunakan untuk mengganggu stabilitas negara, ini akan berbahaya dan harus aset-asetnya dibekukan," kata Masinton.

"

| Hatta | Taliwang | Ditangkal, | Masinton | Yakin | Potensi | Makar | Kecil | TRIBUNNEWS | JAKARTA | strong> | Kepolisian | menangkap | aktivis | Taliwang< | p> Hatta | diamankan | karena | diduga | terlibat | perencanaan | makar | kepada | pemerintah | pada | Jumat | 2016) | p> Anggota | Komisi | DPR< | Pasaribu< | meyakini | potensi | orang | yang | dituduh | polisi | untuk | melakukan | kecil | p> Tapi | sebagai | pintu | masuk | menelusuri | pembiayaannya | aktor | pendanaannya | dilakukan | oleh | kata | Gedung | Jakarta | Kamis | p> Masinton | mengungkapkan | alasan | keyakinannya | tersebut | p> Ia | menuturkan | jaringan | grass | root | cukup | kuat | p> Pengorganisasian | massa | juga | lemah | p> Kedua | beberapa | memang | dulu | sifatnya | adalah | oposan | sejati | pemerintahannya | siapa | teriak | p> Alasan | lainnya | punya | basis | pengorganisasian | mengakar | solid | p> Mereka | cuma | memanfaatkan | situasi | serta | kerumunan | diklaim | p> Itu | kepemimpinannya | harus | akar | saya | baca | bahwa | digun | uang | mencipt | instabilitas | mengganggu | stabilitas | Pemerintahan | Jokowi | ujar | Politikus | PDIP | p> Oleh | karenanya | meminta | aparat | penyandang | dana | Kemudian | mencari | sumber | usaha | apakah | ilegal | atau | p>Akan | menjadi | berbahaya | jika | selama | berdasar | seperti | penyelundupan | korupsi | pembal | hutan | segala | macam | negara | aset | asetnya | dibekukan | p> |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi Temukan Bukti Transfer Pendanaan Upaya Makar #Aksi212

Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menemukan bukti transfer perbankan antarpihak yang diduga bekerja sama untuk mendanai rencana makar dalam aksi 2 Desember, Jumat pekan lalu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan bukti transfer perbankan itu merupakan bukti tambahan terkait kasus dugaan makar yang menjerat 10 orang tersangka.

"Saat ini sudah ditemukan bukti transfer. Ini menjadi bagian tambahan barang bukti," kata Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Martinus menyatakan, penyidik akan menelusuri lebih lanjut terkait temuan bukti transfer perbankan itu. Penyidik akan mengungkap sumber dana dan pihak yang menerima dari aliran perbankan itu.

Selain itu, Martinus menambahkan, penyidik juga menemukan barang bukti tambahan lainnya berupa dokumen. Menurutnya, barang bukti baru itu akan digabungkan dengan yang sebelumnya telah ditemukan untuk mendapatkan sebuah konstruksi hukum.

"(Sebelumnya) ada video yang diupload, kemudian ada pemberitaan yang berisi tentang pernyataan ajakan, kemudian bukti transfer dari seseorang ke orang lain," kata Martinus.

Pekan lalu, Polri menetapkan sepuluh orang sebagai tersangka kasus dugaan melakukan makar maupun penghinaan terhadap Presiden, beberapa jam sebelum #Aksi212 berlangsung di kawasan Monas.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 107 Juncto Pasal 110 Juncto Pasal 87 KUHP tentang perbuatan makar dan pemufakatan jahat untuk melakukan makar.

Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan kakak beradik Rizal dan Jamran. Dua nama terakhir juga dijerat Pasal 28 UU ITE.

Selain 10 tersangka makar, musisi Ahmad Dhani ikut ditangkap dengan jeratan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa.

(gil)"

| Polisi | Temukan | Bukti | Transfer | Pendanaan | Upaya | Makar | #Aksi212 | Jakarta< | span> | Indonesia< | span>< | strong> | menemukan | bukti | transfer | perbankan | antarpihak | yang | diduga | bekerja | sama | untuk | mendanai | rencana | makar | dalam | aksi | Desember | Jumat | pekan | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | merup | tambahan | terkait | kasus | dugaan | menjerat | orang | tersangka | p>Saat | ditemukan | menjadi | bagian | barang | kata | Markas | Jakarta | Selatan | Selasa | p>Martinus | menyat | penyidik | menelusuri | lebih | lanjut | temuan | Penyidik | mengungkap | sumber | dana | pihak | menerima | aliran | p> Selain | menambahkan | juga | lainnya | berupa | dokumen | Menurutnya | baru | digabungkan | dengan | senya | telah | mendapatkan | sebuah | konstruksi | hukum | (Senya) | video | diupload | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | pernyataan | seseorang | lain | p>Pekan | menetapkan | sepuluh | sebagai | melakukan | maupun | penghinaan | terhadap | Presiden | beberapa | Aksi212 | berlangsung | kawasan | Monas | p>Polisi | Pasal | Juncto | KUHP | perbuatan | pemufakatan | jahat | p>Mereka | adalah | Kivlan | Zein | Adityawarman | Thahar | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Santjojo | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | kakak | beradik | Rizal | Jamran | nama | terakhir | dijerat | p>Selain | musisi | Ahmad | Dhani | ikut | ditangkap | jeratan | pasal | penguasa | p>(gil)< | strong> |

Friday, December 2, 2016

Polisi Selidiki Dugaan Makar Ahmad Dhani Cs dalam Setengah Bulan Terakhir

Jakarta - Polisi menangkap sepuluh orang tersangka termasuk Ahmad Dhani pada Jumat (2/12) dini hari. Sebelum melakukan penangkapan, polisi sudah setengah bulan menyelidiki dugaan makar yang disangkakan kepada sejumlah orang.

"Ini adalah hasil penyelidikan, pengumpulan informasi, dari berbagai sumber, dalam jangka waktunya hampir setengah bulan lebih proses pengumpulan informasi, pengumpulan bahan-bahan keterangan, dan lainnya," ujar Karo Penmas Mabes Polri Kombes (Pol) Rikwanto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2016).

Kesepuluh tersangka yang ditangkap di sejumlah tempat berbeda berinisial AD, E, AD, KZ, FA, RA, RS, SB, JA, dan RK. Rikwanto menyebut ada 8 orang yang dikenakan pasal upaya makar Pasal 107 KUHP jo Pasal 110 KUHP dan Pasal 87 KUHP.

(Baca juga: >Ini 10 Nama yang Ditangkap Polda Metro terkait Dugaan Makar)

"Dalam kaitan 8 orang diduga melakukan upaya makar. Kemudian 2 orang melakukan pelanggaran yang terkait dengan Pasal 28 Undang-Undang ITE," sambungnya.

Namun dalam sesi tanya jawab dengan wartawan, Rikwanto menegaskan adanya pasal sangkaan lain yakni Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa di muka umum. Pasal tersebut dikenakan terhadap satu orang tersangka berinisial AD. "Satu orang inisial AD Pasal 207 KUHP," tanpa merinci identitas tersangka yang dimaksud.

Saat ini polisi masih memeriksa kesepuluh tersangka di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Polisi yang sudah mengantongi bukti cukup ini masih mendalami upaya makar yang dilakukan para tersangka.

"Untuk detailnya besok saya sampaikan, karena pemeriksaan masih berlangsung. Tentunya kesimpulan pemeriksaan hari ini sudah bisa jelas setelah diperiksa semuanya, dan kita nanti diberi waktu oleh undang-undang adalah 24 jam. Untuk itu sekitar jam 9-jam 10 besok pagi akan kita sampaikan hasil pemeriksaan tersebut," terang Rikwanto.

(Baca juga: >Istri Sri Bintang Pamungkas Tunjukkan Isi Surat yang Bikin Suaminya Ditangkap)

Saat ditanya soal adanya surat terkait aksi yang sempat direncanakan digelar hari ini di Gedung DPR/MPR, Rikwanto menolak menjawab.

"Saya belum tahu surat itu ya," kata Rikwanto menutup sesi tanya jawab.

(fdn/fjp)

"

| Polisi | Selidiki | Dugaan | Makar | Ahmad | Dhani | dalam | Setengah | Bulan | Terakhir | Jakarta< | strong> | menangkap | sepuluh | orang | tersangka | termasuk | pada | Jumat | dini | hari | Sebelum | melakukan | penangkapan | polisi | sudah | setengah | bulan | menyelidiki | dugaan | makar | yang | disangkakan | kepada | sejumlah | adalah | hasil | penyelidikan | pengumpulan | informasi | dari | berbagai | sumber | jangka | waktunya | hampir | lebih | proses | bahan | keterangan | lainnya | ujar | Karo | Penmas | Mabes | Polri | Kombes | (Pol) | Rikwanto | jumpa | pers | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | 2016) | p>Kesepuluh | ditangkap | tempat | berbeda | berinisial | menyebut | dikenakan | pasal | upaya | Pasal | KUHP | p>(Baca | juga: | >Istri | Bintang | Pamungkas | Tunjukkan | Surat | Bikin | Suaminya | Ditangkap< | strong>)< | p>Saat | ditanya | soal | adanya | surat | terkait | aksi | sempat | direncanakan | digelar | Gedung | menolak | menjawab | p>Saya | belum | tahu | kata | menutup | sesi | tanya | jawab | p>(fdn | fjp)< | p> |

Tuesday, December 6, 2016

Polri Temukan Bukti Transfer dalam Kasus Permufakatan Makar

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, kepolisian terus mengembangkan kasus dugaan permufakatan makar.

Dalam penelusuran, penyidik menemukan bukti baru dalam kasus ini. "Kami temukan bukti transfer," kata Martinus di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Martinus menuturkan, bukti transfer tersebut masih dalam penelusuran untuk mengetahui jumlah, penerima, dan sumber dana.

(Baca: Ketua DPR Minta Masyarakat Percaya Polisi soal Dugaan Makar)

Bukti transfer itu, kata dia, akan memudahkan penyidik untuk mendapatkan konstruksi hukum adanya dugaan upaya permufakatan makar untuk menggulingkan pemerintah yang sah.

"Bukti lain akan diupayakan oleh penyidik," ucap Martinus.

Selain bukti transfer, Martinus menyebutkan adanya bukti dokumen yang menjadi catatan bagi penyidik.

Selain itu, juga terdapat video yang diunggah dan pemberitaan yang berisi ajakan makar.

"Kemudian, adanya indikasi yang mendukung terjadinya upaya perencanaan permufakatan jahat dengan menempatkan mobil komando untuk mengajak orang atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR," ujar Martinus.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar sebelumnya mengatakan, kelompok ini berencana menggelar sidang istimewa untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Caranya ialah dengan menghasut massa yang mengikuti doa bersama pada Jumat (2/12/2016).

"Ada dugaan pemanfaatan massa untuk menduduki Kantor DPR RI dan berencana pemaksaan sidang istimewa yang kemudian menuntut pergantian pemerintahan," kata Boy.

(Baca: Bisakah Disebut Makar Tanpa Ada Pemberontakan? Ini Penjelasannya)

Setelah dilakukan pemeriksaan selama lebih dari 20 jam di Markas Komando (Mako) Brimob, dari delapan tersangka hanya Sri Bintang Pamungkas yang ditahan. Bintang ditahan di Polda Metro Jaya bagian narkotika.

Delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan permufakatan makar adalah Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Adityawarman, Eko, Alvin, Sri Bintang Pamungkas dan Firza Huzein.

Mereka disangka melanggar Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP. 

Kompas TV Ini Identitas 3 Tersangka Makar yang Ditahan

"

| Polri | Temukan | Bukti | Transfer | dalam | Kasus | Permufakatan | Makar | JAKARTA | KOMPAS | com< | strong> â€" | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Divisi | Humas | Polri< | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul< | mengat | kepolisian | terus | mengembangkan | kasus | dugaan | permufakatan | makar | p> Dalam | penelusuran | penyidik | menemukan | bukti | baru | Kami | temukan | transfer | kata | Mabes | Jakarta | Selasa | 2016) | p> Martinus | menuturkan | tersebut | masih | untuk | mengetahui | jumlah | penerima | sumber | dana | p> (Baca: Ketua | Minta | Masyarakat | Percaya | Polisi | soal | Dugaan | Makar< | a>)< | p> Bukti | memudahkan | mendapatkan | konstruksi | hukum | adanya | upaya | menggulingkan | pemerintah | yang | lain | diupay | oleh | ucap | p> Selain | menyebutkan | dokumen | menjadi | catatan | bagi | juga | terdapat | video | diunggah | pemberitaan | berisi | p> Kemudian | indikasi | mendukung | terjadinya | perencanaan | jahat | dengan | menempatkan | mobil | komando | mengajak | orang | atau | mempersiapkan | dibawa | ujar | p> Kepala | Inspektur | Jenderal | Rafli | Amar< | senya | kelompok | berencana | menggelar | sidang | istimewa | pemerintahan | p> Caranya | ialah | menghasut | massa | mengikuti | bersama< | pada | Jumat | p> Ada | pemanfaatan | menduduki | Kantor | pemaksaan | kemudian | menuntut | pergantian | p> (Baca: Bisakah | Disebut | Tanpa | Pemberont | Penjelasannya< | p> Setelah | dilakukan | pemeriksaan | selama | lebih | Markas | Komando | (Mako) | Brimob | delapan | tersangka | hanya | Bintang | Pamungkas< | ditahan | Polda | Metro | Jaya | bagian | narkotika | p> Delapan | ditetapkan | sebagai | atas | adalah | Rachmawati< | Soekarnoputri | Kivlan | Zein< | Ratna | Sarumpaet< | Adityawarman | Alvin | Firza | Huzein | p> Mereka | disangka | melanggar | Pasal | KUHP | p> Kompas | span> | Identitas | Tersangka | Ditahan< | p> |

Thursday, December 8, 2016

Rentetan Fakta Versi Polisi Mengungkap Kedok 'Bos' Makar

Jakarta - Kedok penyandang dana di balik kasus dugaan makar masih misteri. Sejumlah bukti sudah dikantongi polisi.

Kasus dugaan makar ini berawal dari ditangkapnya 11 orang pada 2 Desember 2016. Polisi menetapkan 8 orang sebagai tersangka makar. Mereka yakni Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Sri Bintang Pamungkas, Eko, Kivlan Zein dan Alvin Indra.

Dari delapan tokoh tersebut, hanya Sri Bintang yang ditahan. Sedangkan 7 lainnya tidak ditahan dan tidak dicekal ke luar negeri karena kooperatif.

Para tersangka itu lalu diperiksa intensif oleh polisi. Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs itu. Bukti transfer itu kemudian ditelusuri untuk mengungkap sumber dan ke mana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

Polisi mengatakan identitas pengirim dan penerima dana makar telah dikantongi. Dana makar itu diketahui ditransfer secara bertahap. Polisi juga menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Berikut fakta-faktanya:

"

| Rentetan | Fakta | Versi | Polisi | Mengungkap | Kedok | Makar | Jakarta< | strong> | penyandang | dana | balik | kasus | dugaan | makar< | masih | misteri | Sejumlah | bukti | dikantongi | polisi | Kasus | makar | berawal | ditangkapnya | orang | pada | Desember | 2016 | menetapkan | sebagai | tersangka | Mereka | yakni | Rachmawati | Soekarnoputri | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Bintang | Pamungkas | Kivlan | Zein | Alvin | Indra | p>Dari | delapan | tokoh | tersebut | hanya | yang | ditahan | Sedangkan | lainnya | dicekal | luar | negeri | karena | kooperatif | p>Para | diperiksa | intensif | oleh | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | Bukti | kemudian | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | mana | aliran | p>Polisi | mengat | identitas | pengirim | penerima | telah | Dana | diketahui | ditransfer | secara | bertahap | juga | menggandeng | Pusat | Pelaporan | Analisis | Transaksi | Keuangan | (PPATK) | mengusut | tuntas | p>Berikut | fakta | faktanya: < |

Tuesday, December 6, 2016

Polri Temukan Bukti Transfer dalam Kasus Permufakatan Makar

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, kepolisian terus mengembangkan kasus dugaan permufakatan makar.

Dalam penelusuran, penyidik menemukan bukti baru dalam kasus ini. "Kami temukan bukti transfer," kata Martinus di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Martinus menuturkan, bukti transfer tersebut masih dalam penelusuran untuk mengetahui jumlah, penerima, dan sumber dana.

(Baca: Ketua DPR Minta Masyarakat Percaya Polisi soal Dugaan Makar)

Bukti transfer itu, kata dia, akan memudahkan penyidik untuk mendapatkan konstruksi hukum adanya dugaan upaya permufakatan makar untuk menggulingkan pemerintah yang sah.

"Bukti lain akan diupayakan oleh penyidik," ucap Martinus.

Selain bukti transfer, Martinus menyebutkan adanya bukti dokumen yang menjadi catatan bagi penyidik.

Selain itu, juga terdapat video yang diunggah dan pemberitaan yang berisi ajakan makar.

"Kemudian, adanya indikasi yang mendukung terjadinya upaya perencanaan permufakatan jahat dengan menempatkan mobil komando untuk mengajak orang atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR," ujar Martinus.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar sebelumnya mengatakan, kelompok ini berencana menggelar sidang istimewa untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Caranya ialah dengan menghasut massa yang mengikuti doa bersama pada Jumat (2/12/2016).

"Ada dugaan pemanfaatan massa untuk menduduki Kantor DPR RI dan berencana pemaksaan sidang istimewa yang kemudian menuntut pergantian pemerintahan," kata Boy.

(Baca: Bisakah Disebut Makar Tanpa Ada Pemberontakan? Ini Penjelasannya)

Setelah dilakukan pemeriksaan selama lebih dari 20 jam di Markas Komando (Mako) Brimob, dari delapan tersangka hanya Sri Bintang Pamungkas yang ditahan. Bintang ditahan di Polda Metro Jaya bagian narkotika.

Delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan permufakatan makar adalah Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Adityawarman, Eko, Alvin, Sri Bintang Pamungkas dan Firza Huzein.

Mereka disangka melanggar Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP. 

Kompas TV Ini Identitas 3 Tersangka Makar yang Ditahan

"

| Polri | Temukan | Bukti | Transfer | dalam | Kasus | Permufakatan | Makar | JAKARTA | KOMPAS | com< | strong> â€" | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Divisi | Humas | Polri< | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul< | mengat | kepolisian | terus | mengembangkan | kasus | dugaan | permufakatan | makar | p> Dalam | penelusuran | penyidik | menemukan | bukti | baru | Kami | temukan | transfer | kata | Mabes | Jakarta | Selasa | 2016) | p> Martinus | menuturkan | tersebut | masih | untuk | mengetahui | jumlah | penerima | sumber | dana | p> (Baca: Ketua | Minta | Masyarakat | Percaya | Polisi | soal | Dugaan | Makar< | a>)< | p> Bukti | memudahkan | mendapatkan | konstruksi | hukum | adanya | upaya | menggulingkan | pemerintah | yang | lain | diupay | oleh | ucap | p> Selain | menyebutkan | dokumen | menjadi | catatan | bagi | juga | terdapat | video | diunggah | pemberitaan | berisi | p> Kemudian | indikasi | mendukung | terjadinya | perencanaan | jahat | dengan | menempatkan | mobil | komando | mengajak | orang | atau | mempersiapkan | dibawa | ujar | p> Kepala | Inspektur | Jenderal | Rafli | Amar< | senya | kelompok | berencana | menggelar | sidang | istimewa | pemerintahan | p> Caranya | ialah | menghasut | massa | mengikuti | bersama< | pada | Jumat | p> Ada | pemanfaatan | menduduki | Kantor | pemaksaan | kemudian | menuntut | pergantian | p> (Baca: Bisakah | Disebut | Tanpa | Pemberont | Penjelasannya< | p> Setelah | dilakukan | pemeriksaan | selama | lebih | Markas | Komando | (Mako) | Brimob | delapan | tersangka | hanya | Bintang | Pamungkas< | ditahan | Polda | Metro | Jaya | bagian | narkotika | p> Delapan | ditetapkan | sebagai | atas | adalah | Rachmawati< | Soekarnoputri | Kivlan | Zein< | Ratna | Sarumpaet< | Adityawarman | Alvin | Firza | Huzein | p> Mereka | disangka | melanggar | Pasal | KUHP | p> Kompas | span> | Identitas | Tersangka | Ditahan< | p> |

Friday, December 9, 2016

Rentetan Fakta Versi Polisi Mengungkap Kedok 'Bos' Makar

Jakarta - Kedok penyandang dana di balik kasus dugaan makar masih misteri. Sejumlah bukti sudah dikantongi polisi.

Kasus dugaan makar ini berawal dari ditangkapnya 11 orang pada 2 Desember 2016. Polisi menetapkan 8 orang sebagai tersangka makar. Mereka yakni Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Sri Bintang Pamungkas, Eko, Kivlan Zein dan Alvin Indra.

Dari delapan tokoh tersebut, hanya Sri Bintang yang ditahan. Sedangkan 7 lainnya tidak ditahan dan tidak dicekal ke luar negeri karena kooperatif.

Para tersangka itu lalu diperiksa intensif oleh polisi. Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs itu. Bukti transfer itu kemudian ditelusuri untuk mengungkap sumber dan ke mana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

Polisi mengatakan identitas pengirim dan penerima dana makar telah dikantongi. Dana makar itu diketahui ditransfer secara bertahap. Polisi juga menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Berikut fakta-faktanya:

"

| Rentetan | Fakta | Versi | Polisi | Mengungkap | Kedok | Makar | Jakarta< | strong> | penyandang | dana | balik | kasus | dugaan | makar< | masih | misteri | Sejumlah | bukti | dikantongi | polisi | Kasus | makar | berawal | ditangkapnya | orang | pada | Desember | 2016 | menetapkan | sebagai | tersangka | Mereka | yakni | Rachmawati | Soekarnoputri | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Bintang | Pamungkas | Kivlan | Zein | Alvin | Indra | p>Dari | delapan | tokoh | tersebut | hanya | yang | ditahan | Sedangkan | lainnya | dicekal | luar | negeri | karena | kooperatif | p>Para | diperiksa | intensif | oleh | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | Bukti | kemudian | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | mana | aliran | p>Polisi | mengat | identitas | pengirim | penerima | telah | Dana | diketahui | ditransfer | secara | bertahap | juga | menggandeng | Pusat | Pelaporan | Analisis | Transaksi | Keuangan | (PPATK) | mengusut | tuntas | p>Berikut | fakta | faktanya: < |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi Temukan Bukti Transfer Pendanaan Upaya Makar #Aksi212

Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menemukan bukti transfer perbankan antarpihak yang diduga bekerja sama untuk mendanai rencana makar dalam aksi 2 Desember, Jumat pekan lalu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan bukti transfer perbankan itu merupakan bukti tambahan terkait kasus dugaan makar yang menjerat 10 orang tersangka.

"Saat ini sudah ditemukan bukti transfer. Ini menjadi bagian tambahan barang bukti," kata Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Martinus menyatakan, penyidik akan menelusuri lebih lanjut terkait temuan bukti transfer perbankan itu. Penyidik akan mengungkap sumber dana dan pihak yang menerima dari aliran perbankan itu.

Selain itu, Martinus menambahkan, penyidik juga menemukan barang bukti tambahan lainnya berupa dokumen. Menurutnya, barang bukti baru itu akan digabungkan dengan yang sebelumnya telah ditemukan untuk mendapatkan sebuah konstruksi hukum.

"(Sebelumnya) ada video yang diupload, kemudian ada pemberitaan yang berisi tentang pernyataan ajakan, kemudian bukti transfer dari seseorang ke orang lain," kata Martinus.

Pekan lalu, Polri menetapkan sepuluh orang sebagai tersangka kasus dugaan melakukan makar maupun penghinaan terhadap Presiden, beberapa jam sebelum #Aksi212 berlangsung di kawasan Monas.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 107 Juncto Pasal 110 Juncto Pasal 87 KUHP tentang perbuatan makar dan pemufakatan jahat untuk melakukan makar.

Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan kakak beradik Rizal dan Jamran. Dua nama terakhir juga dijerat Pasal 28 UU ITE.

Selain 10 tersangka makar, musisi Ahmad Dhani ikut ditangkap dengan jeratan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa.

(gil)"

| Polisi | Temukan | Bukti | Transfer | Pendanaan | Upaya | Makar | #Aksi212 | Jakarta< | span> | Indonesia< | span>< | strong> | menemukan | bukti | transfer | perbankan | antarpihak | yang | diduga | bekerja | sama | untuk | mendanai | rencana | makar | dalam | aksi | Desember | Jumat | pekan | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | merup | tambahan | terkait | kasus | dugaan | menjerat | orang | tersangka | p>Saat | ditemukan | menjadi | bagian | barang | kata | Markas | Jakarta | Selatan | Selasa | p>Martinus | menyat | penyidik | menelusuri | lebih | lanjut | temuan | Penyidik | mengungkap | sumber | dana | pihak | menerima | aliran | p> Selain | menambahkan | juga | lainnya | berupa | dokumen | Menurutnya | baru | digabungkan | dengan | senya | telah | mendapatkan | sebuah | konstruksi | hukum | (Senya) | video | diupload | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | pernyataan | seseorang | lain | p>Pekan | menetapkan | sepuluh | sebagai | melakukan | maupun | penghinaan | terhadap | Presiden | beberapa | Aksi212 | berlangsung | kawasan | Monas | p>Polisi | Pasal | Juncto | KUHP | perbuatan | pemufakatan | jahat | p>Mereka | adalah | Kivlan | Zein | Adityawarman | Thahar | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Santjojo | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | kakak | beradik | Rizal | Jamran | nama | terakhir | dijerat | p>Selain | musisi | Ahmad | Dhani | ikut | ditangkap | jeratan | pasal | penguasa | p>(gil)< | strong> |

Wednesday, December 7, 2016

Polisi Temukan Bukti Transfer Pendanaan Rencana Makar | politik

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul memberikan keterangan pers terkait persiapan kepolisian menjelang eksekusi mati jilid III, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, 28 Juli 2016. Tempo/Rezki Alvionitasari.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Umum Markas Besar Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul membenarkan ada bukti transfer perbankan yang diduga untuk mendanai rencana makar dalam aksi damai pada Jumat pekan lalu, 2 Desember 2016. "Benar," kata Martinus saat dikonfirmasi Tempo, Selasa, 6 Desember 2016.

Martinus enggan menjelaskan lebih detail soal periode dan jumlah transfer kepada pihak-pihak yang diduga terlibat makar, juga sumber dana tersebut. Menurut dia, polisi saat ini masih mendalami aliran dana itu. "Substansi penyidikan," ujarnya.

Baca: Sri Bintang Cs Diduga Makar, Siapa Pemasok Dananya?

Polisi sebelumnya menangkap sebelas orang yang diduga terlibat dalam pemufakatan terkait dengan makar. Delapan di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sri Bintang Pamungkas; Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo; bekas anggota staf ahli Panglima TNI, Brigadir Jenderal Purnawirawan Adityawarman Thaha; bekas Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Kivlan Zen; aktivis organisasi kemasyarakatan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein; Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri; tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz; serta aktivis Ratna Sarumpaet.

Baca: Jenderal Iriawan Blakblakan Soal Skenario Tersangka Makar

Penangkapan dilakukan sebelum aksi damai dilakukan. Mereka dibawa dan diperiksa di Markas Brimob Kelapa Dua, Depok. Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 107 juncto 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto 87 KUHP, dengan hukuman pidana penjara seumur hidup atau 20 tahun.

FRISKI RIANA

Baca juga:
KPK Sita Jeep Wrangler dan Motor BMW di Rumah Sekda Jombang  
>
Kasus Penistaan, Ini Nama 13 Jaksa yang Bakal Mencecar Ahok

 

"

| Polisi | Temukan | Bukti | Transfer | Pendanaan | Rencana | Makar | politik | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | memberikan | keterangan | pers | terkait | persiapan | kepolisian | menjelang | eksekusi | mati | jilid | Markas | Jakarta | Selatan | Juli | 2016 | Tempo | Rezki | Alvionitasari | p> TEMPO | strong> |  Jakarta< | strong>  | membenarkan | bukti | transfer | perbankan | yang | diduga | untuk | mendanai | rencana | makar | dalam | aksi | damai | pada | Jumat | pekan | Desember | Benar | kata | saat | dikonfirmasi Tempo< | Selasa | p>Martinus | enggan | menjelaskan | lebih | detail | soal | periode | jumlah | kepada | pihak | terlibat | juga | sumber | dana | tersebut | Menurut | polisi | masih | mendalami | aliran | Substansi | penyidikan | ujarnya | p>Baca: Sri | Bintang | Diduga | Siapa | Pemasok | Dananya | strong>< | p>Polisi | senya | menangkap | sebelas | orang | pemufakatan | dengan | Delapan | antaranya | telah | ditetapkan | sebagai | tersangka | yakni | Pamungkas; | Ketua | Bidang | Pengkajian | Ideologi | Partai | Gerindra | Suryo | Santjojo; | bekas | anggota | staf | ahli | Panglima | Brigadir | Jenderal | Purnawirawan | Adityawarman | Thaha; | Staf | Komando | Cadangan | Strategis | Angkatan | Darat | Kivlan | Zen; | aktivis | organisasi | kemasyarakatan | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Husein; | Wakil | Rachmawati | Soekarnoputri; | tokoh | buruh | Alvin | Indra | Fariz; | serta | Ratna | Sarumpaet | p> Baca: Jenderal | Iriawan | Blakbl | Soal | Skenario | Tersangka | Makar< | p>Penangkapan | dilakukan | Mereka | dibawa | diperiksa | Brimob | Kelapa | Depok | menjerat | para | Pasal | 107 juncto< | em> 110 | Kitab | Undang | Hukum | Pidana juncto< | em> 87 | KUHP | hukuman | pidana | penjara | seumur | hidup | atau | tahun | p>FRISKI | RIANA< | p>Baca | juga:KPK | Sita | Jeep | Wrangler | Motor | Rumah | Sekda | Jombang  < | Kasus | Penistaan | Nama | Jaksa | Bakal | Mencecar | Ahok< | p>  < | p> < | div> |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi akan Telusuri Penyandang Dana Makar dari Bukti Transfer yang Ditemukan

Jakarta - Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs. Bukti transfer itu akan ditelusuri untuk mengungkap sumber dan kemana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

"Nanti diurut siapa yang mengirim, mengirim kemana, misalnya saya dapat berapa, nanti saya mengirim si A berapa, ke B berapa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang pada Jumat (2/12) lalu. Dari jumlah itu, 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar. Saat ini, hanya Sri Bintang Pamungkas yang masih ditahan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Martinus mengatakan, pemeriksaan kasus ini berjalan. Rencananya, ada beberapa orang saksi dan tersangka yang akan dipanggil minggu ini. Namun, Martinus belum mendapat informasi dari penyidik siapa tersangka makar yang akan diperiksa ulang itu.

"Kemudian akan ada juga dari 8 orang itu akan diperiksa ulang dalam Minggu ini. Agenda Ibu Rachmawati sendiri (kapan diperiksa) saya belum dengar kapan. Nanti saya konfirmasi," ujarnya.

"Tapi yang jadi dasar untuk memeriksa kembali itu kan apabila ada kebutuhan tambahan keterangan dari penyidik yang menganggap kurang atau ada keterangan yang perlu dikonfirmasi hasil dari penjelasan saksi lain," sambungnya.

(idh/rvk)

"

| Polisi | Telusuri | Penyandang | Dana | Makar | Bukti | Transfer | yang | Ditemukan | Jakarta< | strong> | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | kasus | dugaan | makar | Bintang | Pamungkas | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | kemana | aliran | dana | tersebut | Nanti | diurut | siapa | mengirim | misalnya | saya | dapat | berapa | nanti | kata | Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | Selasa | 2016) | p>Polisi | senya | menangkap | orang | pada | Jumat | Dari | jumlah | antaranya | ditetapkan | sebagai | tersangka | Saat | hanya | masih | ditahan | p>Martinus | mengat | pemeriksaan | berjalan | Rencananya | beberapa | saksi | dipanggil | minggu | Namun | mendapat | informasi | penyidik | diperiksa | ulang | p>Kemudian | juga | Minggu | Agenda | Rachmawati | sendiri | (kapan | diperiksa) | dengar | kapan | konfirmasi | ujarnya | p>Tapi | jadi | dasar | memeriksa | kembali | apabila | kebutuhan | tambahan | keterangan | menganggap | kurang | atau | perlu | dikonfirmasi | hasil | penjelasan | lain | sambungnya | p>(idh | rvk)< |

Polisi akan Telusuri Penyandang Dana Makar dari Bukti Transfer yang Ditemukan

Jakarta - Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs. Bukti transfer itu akan ditelusuri untuk mengungkap sumber dan kemana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

"Nanti diurut siapa yang mengirim, mengirim kemana, misalnya saya dapat berapa, nanti saya mengirim si A berapa, ke B berapa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang pada Jumat (2/12) lalu. Dari jumlah itu, 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar. Saat ini, hanya Sri Bintang Pamungkas yang masih ditahan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Martinus mengatakan, pemeriksaan kasus ini berjalan. Rencananya, ada beberapa orang saksi dan tersangka yang akan dipanggil minggu ini. Namun, Martinus belum mendapat informasi dari penyidik siapa tersangka makar yang akan diperiksa ulang itu.

"Kemudian akan ada juga dari 8 orang itu akan diperiksa ulang dalam Minggu ini. Agenda Ibu Rachmawati sendiri (kapan diperiksa) saya belum dengar kapan. Nanti saya konfirmasi," ujarnya.

"Tapi yang jadi dasar untuk memeriksa kembali itu kan apabila ada kebutuhan tambahan keterangan dari penyidik yang menganggap kurang atau ada keterangan yang perlu dikonfirmasi hasil dari penjelasan saksi lain," sambungnya.

(idh/rvk)

"

| Polisi | Telusuri | Penyandang | Dana | Makar | Bukti | Transfer | yang | Ditemukan | Jakarta< | strong> | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | kasus | dugaan | makar | Bintang | Pamungkas | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | kemana | aliran | dana | tersebut | Nanti | diurut | siapa | mengirim | misalnya | saya | dapat | berapa | nanti | kata | Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | Selasa | 2016) | p>Polisi | senya | menangkap | orang | pada | Jumat | Dari | jumlah | antaranya | ditetapkan | sebagai | tersangka | Saat | hanya | masih | ditahan | p>Martinus | mengat | pemeriksaan | berjalan | Rencananya | beberapa | saksi | dipanggil | minggu | Namun | mendapat | informasi | penyidik | diperiksa | ulang | p>Kemudian | juga | Minggu | Agenda | Rachmawati | sendiri | (kapan | diperiksa) | dengar | kapan | konfirmasi | ujarnya | p>Tapi | jadi | dasar | memeriksa | kembali | apabila | kebutuhan | tambahan | keterangan | menganggap | kurang | atau | perlu | dikonfirmasi | hasil | penjelasan | lain | sambungnya | p>(idh | rvk)< |