Showing posts sorted by relevance for query Depok. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Depok. Sort by date Show all posts

Friday, December 2, 2016

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 21:47 WIB

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Rachmawati Soekarnoputri sedang menjalani pemeriksaan tensi darah di Mako Brimob Kelapa Dua. Rachma diminta istirahat sebelum pemeriksaan terkait kasus dugaan makar. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Depok - Kuasa Hukum Rachmawati Soekarnoputri, Sunan Kalijaga, mengatakan kliennya belum mau diperiksa polisi terkait dugaan makar yang disangkakan terhadapnya. Sebabnya, kondisi kesehatan Racmawati terus menurun setelah ditangkap dan dibawa ke Markas Komando Brigadir Mobil Kepala Dua, Depok, Jumat, 2 Desember 2016.

"Bu Rachmawati belum mau diperiksa. Sebab, kondisi kesehatannya semakin menurun," kata Sunan, sambil menambahkan "Bu Rachmawati pernah beberapa kali stroke."

Ia menuturkan meski kondisi kesehatannya sedang menurun, polisi tetap akan memeriksa Rachmawati. Rachmawati menjadi tersangka karena sudah ada surat perintah penangkapannya. "Namun, belum berkenan diperiksa, karena kondisi kesehatanya," ujarnya.

Penangkapan Rachmawati dilakukan polisi tanpa ada pemanggilan sebelumnya. Sunan tidak setuju bila Rachmawati dituduh akan berbuat makar. "Apa alat bukti yang mengarah, sehingga bisa disangkakan ke tindakan makar," ujarnya.

Apalagi, Rachmawati dibawa dalam keadaan sakit dan mengharuskannya berada di kursi roda. Bahkan, tekanan darah Rachmawati menjadi tinggi. "Dokter kesehatan Brimob juga bilang kondisinya sedang tidak sehat," ucapnya.

IMAM HAMDI

"

| Kesehatan | Menurun, | Rachmawati | Diperiksa | Kasus | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 21:47 | WIB< | p> < | div> Rachmawati | Soekarnoputri | sedang | menjalani | pemeriksaan | tensi | darah | Mako | Brimob | Kelapa | Rachma | diminta | istirahat | sebelum | terkait | kasus | dugaan | makar | Foto: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong>< | span> | Depok< | span>  | Kuasa | Hukum | Sunan | Kalijaga | mengatakan | kliennya | belum | diperiksa | polisi | yang | disangkakan | terhadapnya | Sebabnya | kondisi | kesehatan | Racmawati | terus | menurun | setelah | ditangkap | dibawa | Markas | Komando | Brigadir | Mobil | Kepala | Depok | p>Bu | Sebab | kesehatannya | semakin | kata | sambil | menambahkan | pernah | beberapa | kali | stroke | p>Ia | menuturkan | meski | tetap | akan | memeriksa | menjadi | tersangka | karena | sudah | surat | perintah | penangkapannya | Namun | berkenan | kesehatanya | ujarnya | p>Penangkapan | dilakukan | tanpa | pemanggilan | sebelumnya | tidak | setuju | bila | dituduh | berbuat | alat | bukti | mengarah | sehingga | bisa | tindakan | p>Apalagi | dalam | keadaan | sakit | mengharuskannya | berada | kursi | roda | Bahkan | tekanan | tinggi | Dokter | juga | bilang | kondisinya | sehat | ucapnya | p>IMAM | HAMDI< | p> |

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 21:47 WIB

Kesehatan Menurun, Rachmawati Tak Mau Diperiksa Kasus Makar

Rachmawati Soekarnoputri sedang menjalani pemeriksaan tensi darah di Mako Brimob Kelapa Dua. Rachma diminta istirahat sebelum pemeriksaan terkait kasus dugaan makar. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Depok - Kuasa Hukum Rachmawati Soekarnoputri, Sunan Kalijaga, mengatakan kliennya belum mau diperiksa polisi terkait dugaan makar yang disangkakan terhadapnya. Sebabnya, kondisi kesehatan Racmawati terus menurun setelah ditangkap dan dibawa ke Markas Komando Brigadir Mobil Kepala Dua, Depok, Jumat, 2 Desember 2016.

"Bu Rachmawati belum mau diperiksa. Sebab, kondisi kesehatannya semakin menurun," kata Sunan, sambil menambahkan "Bu Rachmawati pernah beberapa kali stroke."

Ia menuturkan meski kondisi kesehatannya sedang menurun, polisi tetap akan memeriksa Rachmawati. Rachmawati menjadi tersangka karena sudah ada surat perintah penangkapannya. "Namun, belum berkenan diperiksa, karena kondisi kesehatanya," ujarnya.

Penangkapan Rachmawati dilakukan polisi tanpa ada pemanggilan sebelumnya. Sunan tidak setuju bila Rachmawati dituduh akan berbuat makar. "Apa alat bukti yang mengarah, sehingga bisa disangkakan ke tindakan makar," ujarnya.

Apalagi, Rachmawati dibawa dalam keadaan sakit dan mengharuskannya berada di kursi roda. Bahkan, tekanan darah Rachmawati menjadi tinggi. "Dokter kesehatan Brimob juga bilang kondisinya sedang tidak sehat," ucapnya.

IMAM HAMDI

"

| Kesehatan | Menurun, | Rachmawati | Diperiksa | Kasus | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 21:47 | WIB< | p> < | div> Rachmawati | Soekarnoputri | menjalani | pemeriksaan | tensi | darah | Mako | Brimob | Kelapa | Rachma | diminta | istirahat | terkait | kasus | dugaan | makar | Foto: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong>< | span> | Depok< | span>  | Kuasa | Hukum | Sunan | Kalijaga | mengat | kliennya | diperiksa | polisi | yang | disangk | terhadapnya | Sebabnya | kondisi | kesehatan | Racmawati | terus | menurun | setelah | ditangkap | dibawa | Markas | Komando | Brigadir | Mobil | Kepala | Depok | p>Bu | Sebab | kesehatannya | semakin | kata | sambil | menambahkan | pernah | beberapa | kali | stroke | p>Ia | menuturkan | meski | tetap | memeriksa | menjadi | tersangka | karena | surat | perintah | penangkapannya | Namun | berkenan | kesehatanya | ujarnya | p>Penangkapan | dilakukan | tanpa | pemanggilan | senya | setuju | bila | dituduh | berbuat | alat | bukti | mengarah | tind | p>Apalagi | dalam | keadaan | sakit | mengharuskannya | berada | kursi | roda | Bahkan | tekanan | tinggi | Dokter | juga | bilang | kondisinya | sehat | ucapnya | p>IMAM | HAMDI< | p> |

Diduga Makar, Begini Penangkapan Rachmawati di Rumahnya | hukum

Rachmawati Soekarnoputri sedang menjalani pemeriksaan tensi darah di Mako Brimob Kelapa Dua. Rachma diminta istirahat sebelum pemeriksaan terkait kasus dugaan makar. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta â€" Rachmawati Soekarnoputri ditangkap anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya di kediamannya di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat pagi, 2 Desember 2016. Saat ini, Rachmawati berada di Markas Komando Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok.

Kuasa hukum Rachmawati, Aldwin Rahardian, menceritakan saat-saat penangkapan. Ia menuturkan, Rachmawati menghubunginya setelah salat subuh dan memintanya datang ke rumah karena ada beberapa polisi yang membawa surat penangkapan.

”Saya tiba jam 6, semua sudah di luar (rumah), termasuk Bu Rachmawati,” kata Aldwin kepada Tempo, Jumat siang.

Saat itu, kata Aldwin, ada sekitar 15 polisi di rumah Rachmawati. Mereka kemudian langsung membawa Rachmawati. “Saya diminta ikut karena Bu Rachmawati akan dibawa ke Markas Polda Metro Jaya untuk diperiksa,” ujarnya.

Namun, di tengah perjalanan, polisi mengarahkan laju kendaraannya ke Kelapa Dua, Depok. Ternyata Rachmawati dibawa ke Markas Komando Brigade Mobil. “Enggak tahu kenapa dibawanya ke Mako Brimob, bukan Polda,” kata Aldwin.

Saat ini, Aldwin masih mendampingi Rachmawati menjalani pemeriksaan. Berdasarkan surat penangkapan, Aldwin menjelaskan, Rachmawati disangkakan tiga pasal, yakni Pasal 107 tentang Makar untuk menggulingkan pemerintahan dan Pasal 110 terkait dengan pemufakatan kejahatan juncto Pasal 87 KUHP. “Dituduh makar, Bu Rachmawati tidak tahu kenapa dituduh makar.”

Bukan hanya Rachmawati, sejumlah aktivis juga ditangkap, termasuk Ratna Sarumpaet dan Ahmad Dhani. Ratna dan Dhani ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific pada Jumat pagi dan langsung dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Dalam surat penangkapan, Ratna juga dituduh melanggar Pasal 107 KUHP tentang Makar.

AFRILIA SURYANIS

Baca juga:
Polri Sebut 10 Orang Ditangkap karena Permufakatan Jahat
>
Seusai Salat Jumat, Sebagian Massa Berorasi ‘Tangkap Ahok’

"

| Diduga | Makar, | Begini | Penangkapan | Rachmawati | Rumahnya | hukum | Soekarnoputri | sedang | menjalani | pemeriksaan | tensi | darah | Mako | Brimob | Kelapa | Rachma | diminta | istirahat | sebelum | terkait | kasus | dugaan | makar | Foto: | Istimewa< | p> TEMPO | strong> | Jakarta< | ditangkap | anggota | Kepolisian | Daerah | Metro | Jaya | kediamannya | Jati | Padang | Pasar | Minggu | Jakarta | Selatan | Jumat | pagi | Desember | 2016 | Saat | berada | Markas | Komando | Brigade | Mobil | Depok | p>Kuasa | Aldwin | Rahardian | menceritakan | saat | penangkapan | menuturkan | menghubunginya | setelah | salat | subuh | memintanya | datang | rumah | karena | beberapa | polisi | yang | membawa | surat | p>”Saya | tiba | semua | sudah | luar | (rumah) | termasuk | kata | kepada | Tempo< | siang | p>Saat | sekitar | Mereka | kemudian | langsung | “Saya | ikut | akan | dibawa | Polda | untuk | diperiksa | ujarnya | p> Namun | tengah | perjalanan | mengarahkan | laju | kendaraannya | Ternyata | “Enggak | tahu | kenapa | dibawanya | bukan | masih | mendampingi | Berdasarkan | menjelaskan | disangkakan | tiga | pasal | yakni | Pasal | tentang | Makar | menggulingkan | pemerintahan | dengan | pemufakatan | kejahatan | juncto< | KUHP | “Dituduh | tidak | dituduh | ”< | p>Bukan | hanya | sejumlah | aktivis | juga | Ratna | Sarumpaet | Ahmad | Dhani | Hotel | Sari | Pacific | pada | Dalam | melanggar | p>AFRILIA | SURYANIS< | strong>< | p>Baca | juga:Polri | Sebut | Orang | Ditangkap | Permufakatan | Jahat> | Seusai | Salat | Sebagian | Massa | Berorasi | ‘Tangkap | Ahok’< | p> < | div> |

Diduga Makar, Sejumlah Aktivis Ditangkap

Jum'at, 02 Desember 2016 | 09:10 WIB

Diduga Makar, Sejumlah Aktivis Ditangkap  

Suasana penangkapan aktivis Sri Bintang. Kredit: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta â€" Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap sejumlah aktivis terkait dengan dugaan makar. Penangkapan dilakukan di beberapa tempat terpisah pada pagi hari sebelum aksi 2 Desember 2016 digelar di Monas.

“Ada sejumlah yang diamankan Polda dan masih dalam pemeriksaan,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar saat ditemui dalam Aksi Super Damai, Jumat, 2 Desember 2016. Boy mengaku masih belum mengetahui identitas delapan orang itu.

Meskipun begitu, Inge Mangundap, dari Advokat Cinta Tanah Air, mengatakan telah terjadi penangkapan terhadap Ratna Sarumpaet. Penangkapan dilakukan pada pukul 07.00 WIB di Hotel Sari Pan Pacific.

“Dia (Ratna) juga bahkan digeledah. Mungkin disangka bawa senjata,” kata Inge, yang mengaku sedang bersama Ratna saat penangkapan. Selain Ratna, musikus Ahmad Dhani, yang juga menginap di hotel itu, ditangkap.

Menurut dia, keduanya dibawa ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua. Inge mengatakan polisi menangkap Ratna dan Ahmad Dhani dengan tuduhan makar dan mengaku telah memiliki bukti.

Selain itu, sejumlah tokoh lain dikabarkan telah ditangkap. Dari Rachmawati Soekarnoputri hingga Sri Bintang Pamungkas. Sri Bintang ditangkap di rumahnya kawasan Cibubur, Depok. Ernalia, istri Sri Bintang, mengatakan suaminya ditangkap puluhan polisi dan langsung dibawa ke Markas Brimob Kelapa Dua, Depok. Boy masih enggan mengkonfirmasi hal ini. “Nanti saya minta data dulu,” kata dia.

EGI ADYATAMA

Catatan koreksi: Judul berita ini telah diganti dari sebelumnya: Diduga Makar, Polisi Tangkap Sejumlah Aktivis.

"

| Diduga | Makar, | Sejumlah | Aktivis | Ditangkap | Jumat | Desember | 2016 | 09:10 | WIB< | p> < | div> Suasana | penangkapan | aktivis | Bintang | Kredit: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Kepolisian | Daerah | Metro | Jaya | menangkap | sejumlah | terkait | dengan | dugaan | makar | Penangkapan | dilakukan | beberapa | tempat | terpisah | pada | pagi | hari | sebelum | aksi | digelar | Monas | p>“Ada | yang | diamankan | Polda | masih | dalam | pemeriksaan | kata | Kepala | Divisi | Humas | Mabes | Polri | Inspektur | Jenderal | Rafli | Amar | saat | ditemui | Aksi | Super | Damai | mengaku | belum | mengetahui | identitas | delapan | orang | p>Meskipun | begitu | Inge | Mangundap | dari | Advokat | Cinta | Tanah | mengatakan | telah | terjadi | terhadap | Ratna | Sarumpaet | pukul | Hotel | Sari | Pacific | p>“Dia | (Ratna) | juga | bahkan | digeledah | Mungkin | disangka | bawa | senjata | sedang | bersama | Selain | musikus | Ahmad | Dhani | menginap | hotel | ditangkap | p>Menurut | keduanya | dibawa | Markas | Komando | Brimob | Kelapa | polisi | tuduhan | memiliki | bukti | p>Selain | tokoh | lain | dikabarkan | Dari | Rachmawati | Soekarnoputri | hingga | Pamungkas | rumahnya | kawasan | Cibubur | Depok | Ernalia | istri | suaminya | puluhan | langsung | enggan | mengkonfirmasi | “Nanti | saya | minta | data | dulu | p>EGI | ADYATAMA< | strong>< | Catatan | koreksi: | Judul | berita | diganti | sebelumnya: | Makar | Polisi | Tangkap | p> |

Saturday, December 3, 2016

Pengacara: Rachmawati Menolak Menjawab Pertanyaan soal Makar

Liputan6.com, Jakarta - Rachmawati Soekarnoputri menolak menjawab pertanyaan penyidik tentang dugaan makar yang ditujukan kepadanya. Sebab, kondisi kesehatan yang terbilang tidak stabil. Juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa mengatakan kliennya dimintai keterangan untuk Berita Acara Penyidikan (BAP) sebanyak dua kali.

"BAP pertama dimulai pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB. Kemudian BAP kedua dimulai setelah azan magrib hingga pukul 21.00 WIB," kata Teguh, Jumat (2/11/2016) malam.

Adapun, selama di-BAP Rachmawati enggan memberikan penjelasan terkait dengan pasal yang disangkakan. Ia hanya berkenan menjawab pertanyaan yang berkenaan dengan identitas.

"Mbak Rachma tidak berkenan untuk menjawab pertanyaan terkait materi yang dituduhkan, yaitu dugaan makar Pasal 107, 110 juncto 87," papar Teguh.

Dia beralasan, ketika berada di Mako Brimob Kelapa II Depok, kondisi kesehatan Rachmawati tidak memungkinkan. Apalagi suhu badannya sempat panas dingin.

"Jam 10.00 WIB Tensinya 230/110, menjelang jam 3 diperiksa lagi tensinya turun ke 180/80. Mbak Rachma tadinya ingin ditangani dokter pribadi, tetapi tidak bisa dihubungi karena HP-nya disita," ucap Teguh.

Rachmawati bersama pengacaranya meninggalkan Mako Brimob Kelapa II Depok pada pukul 22:00 WIB menggunakan Mercedes-Benz berwarna hitam. "Mbak Rachma diizinkan berobat keluar karena proses BAP sudah selesai. Dia tidak layak untuk ditahan," Teguh memungkasi.

Rachmawati termasuk di antara sembilan tersangka lainnya terkait kasus dugaan makar dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang ditangkap pada Sabtu dini hari, 2 Desember 2016.

"

| Pengacara: | Rachmawati | Menolak | Menjawab | Pertanyaan | soal | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Soekarnoputri< | menolak | menjawab | pertanyaan | penyidik | tentang | dugaan | makar< | yang | ditujukan | kepadanya | Sebab | kondisi | kesehatan | terbilang | stabil | Juru | bicara | Teguh | Santosa | mengat | kliennya | dimintai | keterangan | untuk | Berita | Acara | Penyidikan | (BAP) | sebanyak | kali | p> BAP | pertama | dimulai | pukul | sampai | Kemudian | kedua | setelah | azan | magrib | kata | Jumat | 2016) | malam | p> Adapun | selama | enggan | memberikan | penjelasan | terkait | dengan | pasal | disangk | hanya | berkenan | berkenaan | identitas | p> Mbak | Rachma | materi | dituduhkan | yaitu | makar | Pasal | juncto | papar | p> Dia | beralasan | ketika | berada | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | memungkinkan | Apalagi | suhu | badannya | sempat | panas | dingin | p> Jam | Tensinya | menjelang | diperiksa | lagi | tensinya | turun | Mbak | tadinya | ingin | ditangani | dokter | pribadi | dihubungi | karena | disita | ucap | p> Rachmawati | bersama | pengacaranya | meninggalkan | Brimob< | pada | 22:00 | menggun | Mercedes | Benz | berwarna | hitam | diizinkan | berobat | keluar | proses | selesai | layak | ditahan | memungkasi | termasuk | antara | sembilan | tersangka | lainnya | kasus | pelanggaran | Undang | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | ditangkap | Sabtu | dini | hari | Desember | 2016 | p> |

Dunia Sorot Penangkapan Anak Presiden Sukarno atas Tuduhan Makar

Liputan6.com, Jakarta - Aksi demo 2 Desember lalu ternyata tak hanya menarik perhatian nasional. Dunia internasional pun menyoroti salat Jumat massal yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas) itu.

Dunia lewat media asing juga menyorot tentang penangkapan 10 orang terduga makar. Apalagi salah satu di antaranya adalah musikus Ahmad Dhani, yang juga calon Wakil Bupati Bekasi. Bukan tanpa alasan, suami dari Mulan Jameela itu pernah dikecam media internasional terkait dengan menjiplak lagu Queen, "We Will Rock You", untuk kampanye Pilpres 2014 lalu. Ditambah dengan kostum ala Nazi yang dianggap tidak pantas.

Selain Ahmad Dhani, yang membuat dunia terkesima adalah salah satu dari 10 orang yang ditangkap karena diduga makar adalah Rachmawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, Rachmawati tak lain tak bukan adalah anak dari proklamator Republik Indonesia, presiden pertama Soekarno dan juga dari adik presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Melalu artikel yang berjudul "Indonesian police arrest sister of former president Megawati ahead of rally" dari Channel News Asia, media Singapura itu menaikkan artikel terkait penangkapan Rachmawati dan 10 orang lainnya, termasuk Ahmad Dhani dan Sri Bintang Pamungkas menjelang aksi demo 2 Desember.

Adapun artikel surat kabar Inggris, The Telegraph, memberi judul "Daughter of Indonesia's founding president arrested over alleged anti-government plot, amid mass protests".

"Rachmawati Soekarnoputri, anak dari pendiri Indonesia, Presiden Soekarno dan adik dari mantan presiden Megawati, ditangkap pada dini hari Jumat, kata pengacara," demikian seperti Liputan6.com kutip dari Telegraph.

Telegraph melaporkan bahwa media-media Indonesia meliput konferensi pers Rachmawati pada Kamis, meminta para pendemo untuk menduduki gedung DPR. Menurut artikel tersebut, aksi Rachmawati dianggap tindakan makar karena telah melawan pemerintah.

Media Malaysia, New Straits Times Online, mengutip Bernama memberi judul artikel "Sukarno's daughter, rockstar Ahmad Dhani among 10 nabbed over treason."

Artikel itu menyebut penangkapan tidak terkait aksi demo 2 Desember yang meminta penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melainkan karena melakukan tindakan makar melawan pemerintah.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

Rachmawati ditangkap dan diperiksa di Mako Brimob Kelapa II Depok. Menurut pengacaranya, adik kandung Presiden Megawati itu menolak menjawab pertanyaan penyidik tentang dugaan makar yang ditujukan kepadanya. Ditaambah, kondisi kesehatan yang terbilang tidak stabil. Juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa, mengatakan kliennya dimintai keterangan untuk Berita Acara Penyidikan (BAP) sebanyak dua kali.

Rachmawati bersama pengacaranya meninggalkan Mako Brimob Kelapa II Depok pada pukul 22.00 WIB Jumat, 2 Desember menggunakan Mercedes-Benz berwarna hitam.

"Mbak Rachma diizinkan berobat keluar karena proses BAP sudah selesai. Dia tidak layak untuk ditahan," Teguh memungkasi.

"

| Dunia | Sorot | Penangkapan | Anak | Presiden | Sukarno | atas | Tuduhan | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aksi | demo | Desember< | a>  | ternyata | hanya | menarik | perhatian | nasional | internasional | menyoroti | salat | Jumat | massal | yang | digelar | Lapangan | Monumen | Nasional | (Monas) | p> Dunia | lewat | media | asing | juga | menyorot | tentang | penangkapan | orang | terduga | makar | Apalagi | salah | satu | antaranya | adalah | musikus | Ahmad | Dhani< | calon | Wakil | Bupati | Bekasi | Bukan | tanpa | alasan | suami | Mulan | Jameela | pernah | dikecam | terkait | dengan | menjiplak | lagu | Queen | Will | Rock | untuk | kampanye | Pilpres | 2014 | Ditambah | kostum | Nazi | dianggap | pantas | p> Selain | Dhani | membuat | dunia | terkesima | ditangkap | karena | diduga | makar< | Rachmawati | Soekarnoputri | Seperti | diketahui | lain | bukan | anak | proklamator | Republik | Indonesia | presiden | pertama | Soekarno | adik | Megawati | p> Me | artikel | berjudul | Indonesian | police | arrest | sister | former | president | ahead | rally | Channel | News | Asia< | Singapura | menaikkan | lainnya | termasuk | Bintang | Pamungkas | menjelang | aksi | Desember | p> Adapun | surat | kabar | Inggris | Telegraph< | memberi | judul | Daughter | Indonesias | founding | arrested | over | alleged | anti | government | plot | amid | mass | protests | em>< | p> Rachmawati | pendiri | mantan | pada | dini | hari | kata | pengacara | demikian | seperti | com< | kutip | Telegraph | p> Telegraph< | melaporkan | bahwa | meliput | konferensi | pers | Kamis | meminta | para | pendemo | menduduki | gedung | Menurut | tersebut | tind | telah | melawan | pemerintah | p> Media | Malaysia | Straits | Times | Online | mengutip | Bernama< | Sukarnos | daughter | rockstar | among | nabbed | treason | p> Artikel | menyebut | penahanan | Basuki | Tjahaja | Purnama | atau | Ahok | melainkan | melakukan | p> Sementara | Reuters | dalam | laporannya | bertajuk | protesters | fury | Christian | governor | menuliskan | pagi | mana | delapan | didakwa | melanggar | diperiksa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | pengacaranya | kandung | menolak | menjawab | pertanyaan | penyidik | dugaan | ditujukan | kepadanya | Ditaambah | kondisi | kesehatan | terbilang | stabil | Juru | bicara | Teguh | Santosa | mengat | kliennya | dimintai | keterangan | Berita | Acara | Penyidikan | (BAP) | sebanyak | kali | bersama | meninggalkan | pukul | menggun | Mercedes | Benz | berwarna | hitam | p> Mbak | Rachma | diizinkan | berobat | keluar | proses | selesai | layak | ditahan | memungkasi | p> |

Dunia Sorot Penangkapan Anak Presiden Sukarno atas Tuduhan Makar

Liputan6.com, Jakarta - Aksi demo 2 Desember lalu ternyata tak hanya menarik perhatian nasional. Dunia internasional pun menyoroti salat Jumat massal yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas) itu.

Dunia lewat media asing juga menyorot tentang penangkapan 10 orang terduga makar. Apalagi salah satu di antaranya adalah musikus Ahmad Dhani, yang juga calon Wakil Bupati Bekasi. Bukan tanpa alasan, suami dari Mulan Jameela itu pernah dikecam media internasional terkait dengan menjiplak lagu Queen, "We Will Rock You", untuk kampanye Pilpres 2014 lalu. Ditambah dengan kostum ala Nazi yang dianggap tidak pantas.

Selain Ahmad Dhani, yang membuat dunia terkesima adalah salah satu dari 10 orang yang ditangkap karena diduga makar adalah Rachmawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, Rachmawati tak lain tak bukan adalah anak dari proklamator Republik Indonesia, presiden pertama Soekarno dan juga dari adik presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Melalu artikel yang berjudul "Indonesian police arrest sister of former president Megawati ahead of rally" dari Channel News Asia, media Singapura itu menaikkan artikel terkait penangkapan Rachmawati dan 10 orang lainnya, termasuk Ahmad Dhani dan Sri Bintang Pamungkas menjelang aksi demo 2 Desember.

Adapun artikel surat kabar Inggris, The Telegraph, memberi judul "Daughter of Indonesia's founding president arrested over alleged anti-government plot, amid mass protests".

"Rachmawati Soekarnoputri, anak dari pendiri Indonesia, Presiden Soekarno dan adik dari mantan presiden Megawati, ditangkap pada dini hari Jumat, kata pengacara," demikian seperti Liputan6.com kutip dari Telegraph.

Telegraph melaporkan bahwa media-media Indonesia meliput konferensi pers Rachmawati pada Kamis, meminta para pendemo untuk menduduki gedung DPR. Menurut artikel tersebut, aksi Rachmawati dianggap tindakan makar karena telah melawan pemerintah.

Media Malaysia, New Straits Times Online, mengutip Bernama memberi judul artikel "Sukarno's daughter, rockstar Ahmad Dhani among 10 nabbed over treason."

Artikel itu menyebut penangkapan tidak terkait aksi demo 2 Desember yang meminta penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melainkan karena melakukan tindakan makar melawan pemerintah.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

Rachmawati ditangkap dan diperiksa di Mako Brimob Kelapa II Depok. Menurut pengacaranya, adik kandung Presiden Megawati itu menolak menjawab pertanyaan penyidik tentang dugaan makar yang ditujukan kepadanya. Ditaambah, kondisi kesehatan yang terbilang tidak stabil. Juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa, mengatakan kliennya dimintai keterangan untuk Berita Acara Penyidikan (BAP) sebanyak dua kali.

Rachmawati bersama pengacaranya meninggalkan Mako Brimob Kelapa II Depok pada pukul 22.00 WIB Jumat, 2 Desember menggunakan Mercedes-Benz berwarna hitam.

"Mbak Rachma diizinkan berobat keluar karena proses BAP sudah selesai. Dia tidak layak untuk ditahan," Teguh memungkasi.

"

| Dunia | Sorot | Penangkapan | Anak | Presiden | Sukarno | atas | Tuduhan | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aksi | demo | Desember< | a>  | ternyata | hanya | menarik | perhatian | nasional | internasional | menyoroti | salat | Jumat | massal | yang | digelar | Lapangan | Monumen | Nasional | (Monas) | p> Dunia | lewat | media | asing | juga | menyorot | tentang | penangkapan | orang | terduga | makar | Apalagi | salah | satu | antaranya | adalah | musikus | Ahmad | Dhani< | calon | Wakil | Bupati | Bekasi | Bukan | tanpa | alasan | suami | Mulan | Jameela | pernah | dikecam | terkait | dengan | menjiplak | lagu | Queen | Will | Rock | untuk | kampanye | Pilpres | 2014 | Ditambah | kostum | Nazi | dianggap | pantas | p> Selain | Dhani | membuat | dunia | terkesima | ditangkap | karena | diduga | makar< | Rachmawati | Soekarnoputri | Seperti | diketahui | lain | bukan | anak | proklamator | Republik | Indonesia | presiden | pertama | Soekarno | adik | Megawati | p> Me | artikel | berjudul | Indonesian | police | arrest | sister | former | president | ahead | rally | Channel | News | Asia< | Singapura | menaikkan | lainnya | termasuk | Bintang | Pamungkas | menjelang | aksi | Desember | p> Adapun | surat | kabar | Inggris | Telegraph< | memberi | judul | Daughter | Indonesias | founding | arrested | over | alleged | anti | government | plot | amid | mass | protests | em>< | p> Rachmawati | pendiri | mantan | pada | dini | hari | kata | pengacara | demikian | seperti | com< | kutip | Telegraph | p> Telegraph< | melaporkan | bahwa | meliput | konferensi | pers | Kamis | meminta | para | pendemo | menduduki | gedung | Menurut | tersebut | tind | telah | melawan | pemerintah | p> Media | Malaysia | Straits | Times | Online | mengutip | Bernama< | Sukarnos | daughter | rockstar | among | nabbed | treason | p> Artikel | menyebut | penahanan | Basuki | Tjahaja | Purnama | atau | Ahok | melainkan | melakukan | p> Sementara | Reuters | dalam | laporannya | bertajuk | protesters | fury | Christian | governor | menuliskan | pagi | mana | delapan | didakwa | melanggar | diperiksa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | pengacaranya | kandung | menolak | menjawab | pertanyaan | penyidik | dugaan | ditujukan | kepadanya | Ditaambah | kondisi | kesehatan | terbilang | stabil | Juru | bicara | Teguh | Santosa | mengat | kliennya | dimintai | keterangan | Berita | Acara | Penyidikan | (BAP) | sebanyak | kali | bersama | meninggalkan | pukul | menggun | Mercedes | Benz | berwarna | hitam | p> Mbak | Rachma | diizinkan | berobat | keluar | proses | selesai | layak | ditahan | memungkasi | p> |

Friday, December 2, 2016

Kronologi Penangkapan Ahmad Dhani atas Dugaan Makar

Bintang.com, Jakarta Ahmad Dhani ditangkap pihak kepolisian pada Jumat (2/12/2016) dini hari di hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Penangkapan tersebut terkait dugaan makar yang dilakukannya bersama beberapa tokoh terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sehari sebelum penangkapan, Ahmad Dhani dan sejumlah tokoh tersebut yang tergabung dalam Gerakan Selamatkan NKRI menggelar jumpa pers di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Saat itu, Dhani memastikan dirinya tidak akan ikut bergabung dalam aksi damai 212 yang dilakukan di Monas pagi tadi (2/12/2016).

"Saya kemungkinan besar tidak ikut aksi di Monas. Karena saya mau salat Jumat di Masjid," kata Ahmad Dhani di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Kicauan Ahmad Dhani. (Twitter/@AHMADDHANIPRAST)

Meski tidak mengikuti aksi unjuk rasa di Monas, Dhani berencana ikut dalam aksi demo yang dimotori Rachmawati Soekarno Putri dan Lily Wahid di Gedung MPR, Senayan, 2 Desember 2016 usai salat Jumat. Aksi tersebut menuntut penjarakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan menuntut MPR melakukan sidang istimewa dengan agenda tunggal penetapan dan pemberlakukan kembali UUD 45 yang asli.

Hanya selang beberapa jam setelah jumpa pers, Ahmad Dhani menghebohkan publik dengan kabar penangkapannya oleh pihak kepolisian. Padahal sebelumnya, Dhani sempat berkicau di Twitter bahwa ada orang yang mendatanginya di kamar hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Menurutnya, orang tersebut mengaku sebagai polisi dan nyaris mendobrak kamarnya.

Setelah kicauan Ahmad Dhani tersebut, rilis di kalangan wartawan menyebutkan Ahmad Dhani dan sejumlah nama telah dijemput pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Mereka dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok atas tudingan makar. Di antara nama-nama yang dimaksud yaitu Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Sri Bintang dan lainnya.

Ahmad Dhani dijemput pihak kepolisian terkait isu makar. (istimewa)

Sampai saat ini informasi tentang pentolan Republik Cinta Manajemen itu masih belum banyak dan detail. Ramdan Alamsyah, kuasa hukum yang selama ini mendampingi Ahmad Dhani belum bisa dihubungi atau ditemui.

Sementara itu, Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Sri Bintang mengatakan bahwa penangkapan kliennya atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. "Sri Bintang ditangkap atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. Saya belum kenal siapa dia. Lalu yang lain dengan alasan yang berbeda. Tapi benang merahnya dituding makar," katanya.

Ahmad Dhani (Instagram/ahmaddhaniprast)

Ditambahkan oleh Razman, pasal yang disangkakan kepada klien dan teman-temannya pun sama yaitu terkait makar. Menurut Razman, tudingan makar tersebut tak bisa sembarangan disematkan tanpa bukti yang jelas. "Pasal yang disangkakan sama yaitu pasal 107 jo 110 KUHP tentang tindakan makar. Ini terminologi nggak gampang, apalagi Sri Bintang yang sangat senior mengetahui soal negara," ujar Razman.

Hingga saat ini, Ahmad Dhani kabarnya masih melakukan pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Razman mengatakan, sejumlah tokoh termasuk Ahmad Dhani diperiksa di ruangan berbeda-beda didampingi kuasa hukumnya masing-masing. 

"

| Kronologi | Penangkapan | Ahmad | Dhani | atas | Dugaan | Makar | Bintang | Jakarta< | strong> | Dhani< | ditangkap | pihak | kepolisian | pada | Jumat | 2016) | dini | hari | hotel | Sari | Pacific | Jakarta | Pusat | tersebut | terkait | dugaan | makar | yang | dilakukannya | bersama | beberapa | tokoh | terhadap | pemerintahan | Presiden | Joko | Widodo< | strong>< | p> Sehari | sebelum | penangkapan | sejumlah | tergabung | dalam | Gerakan | Selamatkan | NKRI | menggelar | jumpa | pers | Hotel | Jalan | Thamrin | Saat | memastikan | dirinya | tidak | akan | ikut | bergabung | aksi | damai | dilakukan | Monas | pagi | tadi | p> Saya | kemungkinan | besar | Karena | saya | salat | Masjid | kata | Kamis | p> < | blockquote> < | p> Meski | mengikuti | unjuk | rasa | berencana | demo | dimotori | Rachmawati | Soekarno | Putri | Lily | Wahid | Gedung | Senayan | Desember | 2016 | usai | Aksi | menuntut | penjarakan | Basuki | Tjahaja | Purnama | (Ahok) | melakukan | sidang | istimewa | dengan | agenda | tunggal | penetapan | pemberlakukan | kembali | asli | p> Hanya | selang | setelah | menghebohkan | publik | kabar | penangkapannya | oleh | Padahal | sebelumnya | sempat | berkicau | Twitter | bahwa | orang | mendatanginya | kamar | Menurutnya | mengaku | sebagai | polisi | nyaris | mendobrak | kamarnya | p> Setelah | kicauan | rilis | kalangan | wartawan | menyebutkan | nama | telah | dijemput | untuk | dimintai | keterangan | Mereka | dibawa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | tudingan | antara | dimaksud | yaitu | Ratna | Sarumpaet | Soekarnoputri | Kivlan | Zein | lainnya | p> Sampai | saat | informasi | tentang | pentolan | Republik | Cinta | Manajemen | masih | belum | banyak | detail | Ramdan | Alamsyah | kuasa | hukum | selama | mendampingi | bisa | dihubungi | atau | ditemui | p> Sementara | Razman | Arif | Nasution | selaku | mengatakan | kliennya | laporan | seseorang | bernama | Ridwan | Hanafi | Saya | kenal | siapa | Lalu | lain | alasan | berbeda | Tapi | benang | merahnya | dituding | katanya | p> Ditambahkan | pasal | disangkakan | kepada | klien | teman | temannya | sama | Menurut | sembarangan | disematkan | tanpa | bukti | jelas | Pasal | KUHP | tindakan | terminologi | nggak | gampang | apalagi | sangat | senior | mengetahui | soal | negara | ujar | p> Hingga | kabarnya | pemeriksaan | Jawa | Barat | termasuk | diperiksa | ruangan | beda | didampingi | hukumnya | masing | p> |

Kronologi Penangkapan Ahmad Dhani atas Dugaan Makar

Bintang.com, Jakarta Ahmad Dhani ditangkap pihak kepolisian pada Jumat (2/12/2016) dini hari di hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Penangkapan tersebut terkait dugaan makar yang dilakukannya bersama beberapa tokoh terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sehari sebelum penangkapan, Ahmad Dhani dan sejumlah tokoh tersebut yang tergabung dalam Gerakan Selamatkan NKRI menggelar jumpa pers di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Saat itu, Dhani memastikan dirinya tidak akan ikut bergabung dalam aksi damai 212 yang dilakukan di Monas pagi tadi (2/12/2016).

"Saya kemungkinan besar tidak ikut aksi di Monas. Karena saya mau salat Jumat di Masjid," kata Ahmad Dhani di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Kicauan Ahmad Dhani. (Twitter/@AHMADDHANIPRAST)

Meski tidak mengikuti aksi unjuk rasa di Monas, Dhani berencana ikut dalam aksi demo yang dimotori Rachmawati Soekarno Putri dan Lily Wahid di Gedung MPR, Senayan, 2 Desember 2016 usai salat Jumat. Aksi tersebut menuntut penjarakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan menuntut MPR melakukan sidang istimewa dengan agenda tunggal penetapan dan pemberlakukan kembali UUD 45 yang asli.

Hanya selang beberapa jam setelah jumpa pers, Ahmad Dhani menghebohkan publik dengan kabar penangkapannya oleh pihak kepolisian. Padahal sebelumnya, Dhani sempat berkicau di Twitter bahwa ada orang yang mendatanginya di kamar hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Menurutnya, orang tersebut mengaku sebagai polisi dan nyaris mendobrak kamarnya.

Setelah kicauan Ahmad Dhani tersebut, rilis di kalangan wartawan menyebutkan Ahmad Dhani dan sejumlah nama telah dijemput pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Mereka dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok atas tudingan makar. Di antara nama-nama yang dimaksud yaitu Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Sri Bintang dan lainnya.

Ahmad Dhani dijemput pihak kepolisian terkait isu makar. (istimewa)

Sampai saat ini informasi tentang pentolan Republik Cinta Manajemen itu masih belum banyak dan detail. Ramdan Alamsyah, kuasa hukum yang selama ini mendampingi Ahmad Dhani belum bisa dihubungi atau ditemui.

Sementara itu, Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Sri Bintang mengatakan bahwa penangkapan kliennya atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. "Sri Bintang ditangkap atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. Saya belum kenal siapa dia. Lalu yang lain dengan alasan yang berbeda. Tapi benang merahnya dituding makar," katanya.

Ahmad Dhani (Instagram/ahmaddhaniprast)

Ditambahkan oleh Razman, pasal yang disangkakan kepada klien dan teman-temannya pun sama yaitu terkait makar. Menurut Razman, tudingan makar tersebut tak bisa sembarangan disematkan tanpa bukti yang jelas. "Pasal yang disangkakan sama yaitu pasal 107 jo 110 KUHP tentang tindakan makar. Ini terminologi nggak gampang, apalagi Sri Bintang yang sangat senior mengetahui soal negara," ujar Razman.

Hingga saat ini, Ahmad Dhani kabarnya masih melakukan pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Razman mengatakan, sejumlah tokoh termasuk Ahmad Dhani diperiksa di ruangan berbeda-beda didampingi kuasa hukumnya masing-masing. 

"

| Kronologi | Penangkapan | Ahmad | Dhani | atas | Dugaan | Makar | Bintang | Jakarta< | strong> | Dhani< | ditangkap | pihak | kepolisian | pada | Jumat | 2016) | dini | hari | hotel | Sari | Pacific | Jakarta | Pusat | tersebut | terkait | dugaan | makar | yang | dilakukannya | bersama | beberapa | tokoh | terhadap | pemerintahan | Presiden | Joko | Widodo< | strong>< | p> Sehari | sebelum | penangkapan | sejumlah | tergabung | dalam | Gerakan | Selamatkan | NKRI | menggelar | jumpa | pers | Hotel | Jalan | Thamrin | Saat | memastikan | dirinya | tidak | akan | ikut | bergabung | aksi | damai | dilakukan | Monas | pagi | tadi | p> Saya | kemungkinan | besar | Karena | saya | salat | Masjid | kata | Kamis | p> < | blockquote> < | p> Meski | mengikuti | unjuk | rasa | berencana | demo | dimotori | Rachmawati | Soekarno | Putri | Lily | Wahid | Gedung | Senayan | Desember | 2016 | usai | Aksi | menuntut | penjarakan | Basuki | Tjahaja | Purnama | (Ahok) | melakukan | sidang | istimewa | dengan | agenda | tunggal | penetapan | pemberlakukan | kembali | asli | p> Hanya | selang | setelah | menghebohkan | publik | kabar | penangkapannya | oleh | Padahal | sebelumnya | sempat | berkicau | Twitter | bahwa | orang | mendatanginya | kamar | Menurutnya | mengaku | sebagai | polisi | nyaris | mendobrak | kamarnya | p> Setelah | kicauan | rilis | kalangan | wartawan | menyebutkan | nama | telah | dijemput | untuk | dimintai | keterangan | Mereka | dibawa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | tudingan | antara | dimaksud | yaitu | Ratna | Sarumpaet | Soekarnoputri | Kivlan | Zein | lainnya | p> Sampai | saat | informasi | tentang | pentolan | Republik | Cinta | Manajemen | masih | belum | banyak | detail | Ramdan | Alamsyah | kuasa | hukum | selama | mendampingi | bisa | dihubungi | atau | ditemui | p> Sementara | Razman | Arif | Nasution | selaku | mengatakan | kliennya | laporan | seseorang | bernama | Ridwan | Hanafi | Saya | kenal | siapa | Lalu | lain | alasan | berbeda | Tapi | benang | merahnya | dituding | katanya | p> Ditambahkan | pasal | disangkakan | kepada | klien | teman | temannya | sama | Menurut | sembarangan | disematkan | tanpa | bukti | jelas | Pasal | KUHP | tindakan | terminologi | nggak | gampang | apalagi | sangat | senior | mengetahui | soal | negara | ujar | p> Hingga | kabarnya | pemeriksaan | Jawa | Barat | termasuk | diperiksa | ruangan | beda | didampingi | hukumnya | masing | p> |