Showing posts sorted by date for query (jor. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query (jor. Sort by relevance Show all posts

Saturday, December 3, 2016

Diperiksa Karena Dugaan Makar, Kivlan Zein: Senang Karena ini Politik

Jakarta - Mayjend (Purn) TNI Kivlan Zein mengaku hanya diundang oleh penyidik ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun, dia menampik terlibat dengan aksi yang berkaitan dengan makar.

"Saya enggak dicekal, paspor enggak diambil. Saya datang ke sini diundang," kata Kivlan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (3/12/2016).

Kivlan menyebut tidak hadir pada kegiatan 1 Desember itu. Jenderal bintang dua itu mengatakan pemeriksaan berlangsung cair.

"Saya tanggal 1 Desember enggak di acara hotel itu. Saya ada rapat di FPI tentang pengamanan. Kalau ditangkap saya diborgrol. Kita ketawa-ketiwi di sana," jelas dia.

Ketika ditanya tanggapan terkait penangkapannya, Kivlan mengaku senang. Pasalnya dia tidak terlibat narkoba atau pencurian.

"Senang. Karena ini politik. Kalau tersangka curi ayam, narkoba, sedih saya. Kalau politik harus bangga karena untuk kepentingan bangsa, perubahan dan keadilan," kata dia.

Lantas apakah ada upaya untuk menuntut penyidik kepolisian?

"Enggak ada. Saya juga dulu pernah kaya gini terhadap orang lain. Sadar juga. Ini untuk kepentingan kemanan negara. Aparat harus mementingkan kemanan," tegasnya.

(ams/jor)

"

| Diperiksa | Karena | Dugaan | Makar, | Kivlan | Zein: | Senang | Politik | Jakarta< | strong> | Mayjend | (Purn) | Zein | mengaku | hanya | diundang | oleh | penyidik | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | Namun | menampik | terlibat | dengan | aksi | yang | berkaitan | makar | Saya | enggak | dicekal | paspor | diambil | datang | sini | kata | Sabtu | 2016) | p>Kivlan | menyebut | hadir | pada | kegiatan | Desember | Jenderal | bintang | mengat | pemeriksaan | berlangsung | cair | p>Saya | tanggal | acara | hotel | rapat | tentang | pengamanan | Kalau | ditangkap | saya | diborgrol | Kita | ketawa | ketiwi | sana | jelas | p>Ketika | ditanya | tanggapan | terkait | penangkapannya | senang | Pasalnya | narkoba | atau | pencurian | p>Senang | politik | tersangka | curi | ayam | sedih | harus | bangga | karena | untuk | kepentingan | bangsa | perubahan | keadilan | p>Lantas | apakah | upaya | menuntut | kepolisian | p>Enggak | juga | dulu | pernah | kaya | gini | terhadap | orang | lain | Sadar | kemanan | negara | Aparat | mementingkan | tegasnya | p>(ams | jor)< |

Diduga Makar, Ratna Sarumpaet Dicecar 29 Pertanyaan

Jakarta - Pengacara Yusril Ihza Mahendra menyebut selama pemeriksaan kliennya Ratna Sarumpaet ditanya puluhan pertanyaan terkait kegiatan 1 Desember 2016. Ratna pun menjawab seluruh pertanyaan tersebut.

"29 pertanyaan dan sudah dijawab," kata Yusril di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (3/12/2016).

Yusril menjelaskan, Ratna sudah mengaku tidak terlibat dalam kegiatan 1 Desember. Kemudian kliennya itu ditanyai soal kegiatan aksi bela Islam hingga isu menguasai gedung MPR.

"Banyak sekali, soal makar. Kegiatan bela Islam III, keterkaitan kemungkinan mau dudukin gedung MPR. Tapi semuanya sudah dijawab Ratna. Ratna tidak hadir dalam konpers tanggal 1 itu," jawabnya.

Sementara itu Ratna Sarumpaet sendiri belum mengetahui apakah akan mengajukan upaya hukum terkait penangkapan dirinya. Dia masih ingin melihat seluruh proses terhadap dirinya berjalan.

"Aku tidak merasa melakukan kesalahan. Kita masih belum tahu di BAP juga tidak jelas. Saya ingin memperingatkan kepolisian tarik nafas dulu," kata dia.

(ams/jor)

"

| Diduga | Makar, | Ratna | Sarumpaet | Dicecar | Pertanyaan | Jakarta< | strong> | Pengacara | Yusril | Ihza | Mahendra | menyebut | selama | pemeriksaan | kliennya | ditanya | puluhan | pertanyaan | terkait | kegiatan | Desember | 2016 | menjawab | seluruh | tersebut | dijawab | kata | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | Sabtu | 2016) | p>Yusril | menjelaskan | mengaku | terlibat | dalam | Kemudian | ditanyai | soal | aksi | bela | Islam | menguasai | gedung | p>Banyak | sekali | makar | Kegiatan | keterkaitan | kemungkinan | dudukin | Tapi | semuanya | hadir | konpers | tanggal | jawabnya | p>Sementara | sendiri | mengetahui | apakah | mengajukan | upaya | hukum | penangkapan | dirinya | masih | ingin | melihat | proses | terhadap | berjalan | p>Aku | merasa | melakukan | kesalahan | Kita | tahu | juga | jelas | Saya | memperingatkan | kepolisian | tarik | nafas | dulu | p>(ams | jor)< |

Diduga Makar, Ratna Sarumpaet Dicecar 29 Pertanyaan

Jakarta - Pengacara Yusril Ihza Mahendra menyebut selama pemeriksaan kliennya Ratna Sarumpaet ditanya puluhan pertanyaan terkait kegiatan 1 Desember 2016. Ratna pun menjawab seluruh pertanyaan tersebut.

"29 pertanyaan dan sudah dijawab," kata Yusril di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (3/12/2016).

Yusril menjelaskan, Ratna sudah mengaku tidak terlibat dalam kegiatan 1 Desember. Kemudian kliennya itu ditanyai soal kegiatan aksi bela Islam hingga isu menguasai gedung MPR.

"Banyak sekali, soal makar. Kegiatan bela Islam III, keterkaitan kemungkinan mau dudukin gedung MPR. Tapi semuanya sudah dijawab Ratna. Ratna tidak hadir dalam konpers tanggal 1 itu," jawabnya.

Sementara itu Ratna Sarumpaet sendiri belum mengetahui apakah akan mengajukan upaya hukum terkait penangkapan dirinya. Dia masih ingin melihat seluruh proses terhadap dirinya berjalan.

"Aku tidak merasa melakukan kesalahan. Kita masih belum tahu di BAP juga tidak jelas. Saya ingin memperingatkan kepolisian tarik nafas dulu," kata dia.

(ams/jor)

"

| Diduga | Makar, | Ratna | Sarumpaet | Dicecar | Pertanyaan | Jakarta< | strong> | Pengacara | Yusril | Ihza | Mahendra | menyebut | selama | pemeriksaan | kliennya | ditanya | puluhan | pertanyaan | terkait | kegiatan | Desember | 2016 | menjawab | seluruh | tersebut | dijawab | kata | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | Sabtu | 2016) | p>Yusril | menjelaskan | mengaku | terlibat | dalam | Kemudian | ditanyai | soal | aksi | bela | Islam | menguasai | gedung | p>Banyak | sekali | makar | Kegiatan | keterkaitan | kemungkinan | dudukin | Tapi | semuanya | hadir | konpers | tanggal | jawabnya | p>Sementara | sendiri | mengetahui | apakah | mengajukan | upaya | hukum | penangkapan | dirinya | masih | ingin | melihat | proses | terhadap | berjalan | p>Aku | merasa | melakukan | kesalahan | Kita | tahu | juga | jelas | Saya | memperingatkan | kepolisian | tarik | nafas | dulu | p>(ams | jor)< |

Sri Bintang Pamungkas Ditahan di Polda Metro Jaya atas Dugaan Makar

Sri Bintang Pamungkas Ditahan di Polda Metro Jaya atas Dugaan MakarFoto: Ari Saputra
Jakarta - Setelah menjalani pemeriksaan lebih dari 20 jam di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, aktivis Sri Bintang Pamungkas ditahan oleh polisi di Polda Metro Jaya. Sri Bintang diduga melakukan makar.

"Jadi, Pak Sri Bintang pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi dibawa ke Polda Metro Jaya untuk ditahan," kata kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Razman Nasution, saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (3/12/2016).

Razman mengatakan Sri Bintang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kliennya itu dikenai Pasal 107, 110, dan 87 KUHP. "Terkait dengan tindakan makar, kemudian penghasutan, dan diduga mengadakan pertemuan untuk menggulingkan pemerintahan," kata Razman.

Razman juga mengatakan ada dua orang lainnya yang ikut ditahan. Keduanya dikenai dengan pasal IT.

"Saya belum tahu pasti siapa orangnya, tapi sudah dibawa dan ditahan di Polda Metro jaya," katanya.

"Ini saya mau ke Polda Metro Jaya, melihat Pak Sri Bintang. Sekalian bertemu yang dua orang lagi, apakah mau saya dampingi atau tidak," tambahnya.
(jor/aan)

"

| Bintang | Pamungkas | Ditahan | Polda | Metro | Jaya | atas | Dugaan | Makar | Foto: | Saputra< | span>< | div> Jakarta< | strong> | Setelah | menjalani | pemeriksaan | lebih | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | aktivis | ditahan | oleh | polisi | diduga | melakukan | makar | Jadi | pada | pukul | dini | hari | tadi | dibawa | untuk | kata | kuasa | hukum | Razman | Nasution | saat | berbincang | dengan | detikcom< | Sabtu | 2016) | p>Razman | mengat | ditetapkan | sebagai | tersangka | Kliennya | dikenai | Pasal | KUHP | Terkait | tind | kemudian | penghasutan | mengad | pertemuan | menggulingkan | pemerintahan | juga | orang | lainnya | yang | ikut | Keduanya | pasal | p>Saya | tahu | pasti | siapa | orangnya | jaya | katanya | p>Ini | saya | melihat | Sekalian | bertemu | lagi | apakah | dampingi | atau | tambahnya | (jor | aan)< | p> |

Friday, December 2, 2016

Penangkapan Saya Seru Seperti PKI

Jakarta - Musisi Ahmad Dhani akhirnya dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan terkait dugaan makar. Dhani mengaku ditanya penyidik terkait kegiatan 1 Desember di Hotel Sari Pan Pacific.

"Ditanya seputar pertemuan jumpa pers 1 Desember, pertemuan di rumah Rachmawati 30 November. Saya ada di situ," jelas Dhani di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (3/12/2016).

Ketika ditanya soal kronologi penangkapannya, Dhani menyunggingkan senyumnya. Dia menyamakan penangkapannya seperti PKI.

"Kronologi penangkapannya seru kaya PKI-lah," jawabnya singkat.

Soal pertemuan di rumah Rachmawati, Dhani ditanya terkait siapa donatur jumpa pers 1 Desember yang diduga polisi merupakan kegiatan makar.

"Cuma meeting di rumah Mbak Rachma, siapa yang mendanai jumpa pers, apa yang disiarkan waktu itu. Saya jawab waktu itu demo di Gedung DPR berkaitan dengan memenjarakan Ahok dan kembali ke UUD 45 dari GNSKRI," katanya.

Dhani optimistis tidak ada pemeriksaan lanjutan. Dia merasa penetapan status tersangkanya terkesan dipaksakan.

"Saya yakin enggak ada ya, karena penetapan tersangka agak dipaksakan, karena di dalam pasal 107 itu menggulingkan kekuasaan atau makar harus dilakukan dengan cara tidak sah atau inkonstitusional," beber dia.

Yang pasti, Dhani merasa polisi menghalangi niatnya untuk ikut aksi 2 Desember. "Saya rasa sih itu," jawabnya.

Ketika ditanya soal pasal penghinaan terhadap penguasa yang disangkakan padanya, dia hanya menjawab singkat.

"Imbauan kepada masyarakat meski hati panas tapi tidak boleh," ujar suami Mulan Jameela itu.

(ams/jor)

"

| Penangkapan | Saya | Seru | Seperti | Jakarta< | strong> | Musisi | Ahmad | Dhani | akhirnya | dipulangkan | setelah | menjalani | pemeriksaan | terkait | dugaan | makar | mengaku | ditanya | penyidik | kegiatan | Desember | Hotel | Sari | Pacific | Ditanya | seputar | pertemuan | jumpa | pers | rumah | Rachmawati | November | situ | jelas | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | Sabtu | 2016) | p>Ketika | soal | kronologi | penangkapannya | menyunggingkan | senyumnya | menyam | seperti | p>Kronologi | seru | kaya | jawabnya | singkat | p>Soal | siapa | donatur | yang | diduga | polisi | merup | p>Cuma | meeting | Mbak | Rachma | mendanai | disiarkan | waktu | jawab | demo | Gedung | berkaitan | dengan | memenjar | Ahok | kembali | GNSKRI | katanya | p>Dhani | optimistis | lanjutan | merasa | penetapan | status | tersangkanya | terkesan | dipaks | p>Saya | yakin | enggak | karena | tersangka | agak | dalam | pasal | menggulingkan | kekuasaan | atau | harus | dilakukan | cara | inkonstitusional | beber | p>Yang | pasti | menghalangi | niatnya | untuk | ikut | aksi | rasa | penghinaan | terhadap | penguasa | disangk | padanya | hanya | menjawab | p>Imbauan | kepada | masyarakat | meski | hati | panas | boleh | ujar | suami | Mulan | Jameela | p>(ams | jor)< |

Tepis Tuduhan Makar, Rachmawati Mengaku Hanya Ajukan 2 Petisi

Jakarta - Kuasa hukum Rachmawati Soekarnoputri, Aldwin Rahadian, membantah kliennya melakukan upaya makar. Aldwin menjelaskan pada pertemuan 1 Desember di Sari Pan Pacific kliennya hanya mengajukan petisi.

"Jadi Bu Rachma merasa tidak ada upaya makar yang dituduhkan. Bu Rachma hanya kemudian ingin mengajukan dua petisi saja," kata Aldwin di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat (2/12/2016).

Aldwin menjelaskan petisi yang diajukan kliennya itu berisi dukungan kepada umat Islam terkait proses hukum dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Satu petisi membangun soliditas empati umat Islam penegakan hukum kasus Pak Ahok," kata dia.

Petisi kedua berkaitan dengan menyampaikan aspirasinya untuk mengembalikan UUD 1945 sebelum amandemen. Yang mana Isu ini juga disuarakan oleh Sri Bintang Pamungkas melalui suratnya yang dikirimkan ke pimpinan MPR/DPR dengan tembusan Panglima TNI.

"Kedua ingin menyampaikan kepada lembaga DPR beraspirasi untuk kemudian bisa mengembalikan UUD 45 sebelum amandemen, itu saja," jelasnya.

Terkait petisi itu, Aldwin mengklaim kliennya tidak melakukan upaya makar. Bahkan menurut dia Rachmawati juga tidak punya niatan seperti yang dituduhkan itu.

"Di luar itu, Bu Rachma menyampaikan tidak ada upaya apapun apalagi makar begitu. Tidak ada terlintas seperti itu, karena tidak ada upaya itu," katanya.

Dengan alasan itu juga Rachmawati tidak menandatangani surat penangkapan dirinya.

"Beliau kenapa tidak menandatangani surat penangkapan karena memang beliau tidak merasa melakukan upaya seperti itu," jawab dia.

Aldwin mengaku tidak tahu soal bukti awal yang digunakan penyidik untuk menangkap Rachmawati. Dia hanya menyebut pemeriksaan terpaksa dihentikan karena kondisi kliennya drop.

"Bukti apa yang sudah dimiliki penyidik kita belum tahu. Tadi hanya ditanyakan beberapa pertanyaan saja, riwayat hidup dan sebagainya makanya tadi sempat di dua kali BAP tapi karena kondisi tidak optimal untuk memberikan pernyataan dari pertanyaan. Karena memang kondisinya drop dan sakit," jelas dia.
(ams/jor)

"

| Tepis | Tuduhan | Makar, | Rachmawati | Mengaku | Hanya | Ajukan | Petisi | Jakarta< | strong> | Kuasa | hukum | Soekarnoputri | Aldwin | Rahadian | membantah | kliennya | melakukan | upaya | makar | menjelaskan | pada | pertemuan | Desember | Sari | Pacific | hanya | mengajukan | petisi | Jadi | Rachma | merasa | tidak | yang | dituduhkan | kemudian | ingin | saja | kata | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | Jumat | 2016) | p>Aldwin | diajukan | berisi | dukungan | kepada | umat | Islam | terkait | proses | dugaan | penistaan | agama | dilakukan | Basuki | Tjahaja | Purnama | (Ahok) | p>Satu | membangun | soliditas | empati | penegakan | kasus | Ahok | p>Petisi | kedua | berkaitan | dengan | menyampaikan | aspirasinya | untuk | mengembalikan | 1945 | sebelum | amandemen | Yang | mana | juga | disuarakan | oleh | Bintang | Pamungkas | melalui | suratnya | dikirimkan | pimpinan | tembusan | Panglima | p>Kedua | lembaga | beraspirasi | bisa | jelasnya | p>Terkait | mengklaim | Bahkan | menurut | punya | niatan | seperti | p>Di | luar | apapun | apalagi | begitu | Tidak | terlintas | karena | katanya | p>Dengan | alasan | menandatangani | surat | penangkapan | dirinya | p>Beliau | kenapa | memang | beliau | jawab | mengaku | tahu | soal | bukti | awal | digunakan | penyidik | menangkap | menyebut | pemeriksaan | terpaksa | dihentikan | kondisi | drop | p>Bukti | sudah | dimiliki | kita | belum | Tadi | ditanyakan | beberapa | pertanyaan | riwayat | hidup | sebagainya | makanya | tadi | sempat | kali | tapi | optimal | memberikan | pernyataan | dari | Karena | kondisinya | sakit | jelas | (ams | jor)< |