Showing posts sorted by relevance for query lantaran. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query lantaran. Sort by date Show all posts

Sunday, December 4, 2016

Pengusutan Tersangka Makar Terus Berlanjut

Metrotvnews.com, Jakarta: Proses hukum terhadap 7 tersangka makar dan 1 tersangka penghinaan terhadap presiden yang tidak ditahan tetap berjalan. "Penyidik akan memanggil kembali mereka, cuma belum tahu kapan. Yang jelas proses jalan terus," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Minggu Desember 2016.

Ketujuh tersangka makar itu, yakni Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Suryo Santjojo, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri tidak ditahan lantaran pandangan subjektivitas penyidik. Begitu pun dengan Ahmad Dhani yang jadi tersangka dugaan penghinaan presiden tidak ditahan lantaran ancaman hukuman di bawah lima tahun.

Sementara itu, Sri Bintang Pamungkas ditahan selama 20 hari ke depan setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penghasutan masyarakat melalui media sosial. Ia masih menjalani proses pemeriksaan yang ditangani Polda Metro Jaya. "Untuk sekarang (Sri Bintang) masih ditahan, masih perlu dilakukan pemeriksaan. Mungkin Senin (5/12) akan kembali diperiksa," ujarnya.

Argo menjelaskan, selain Sri Bintang, dua tersangka lainnya, Jamran dan Rizal, juga masih ditahan. "Ketiganya ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya," tambahnya.

Sri Bintang disangkakan upaya makar dalam sebuah konten dalam video di sebuah akun Youtube, yang diunggah pada November 2016. Dalam video yang menyebar luas tersebut, Sri Bintang diduga berupaya menghasut dan mengajak masyarakat agar melakukan upaya makar.

Jamran dan Rizal disangkakan atas dugaan hate speech, menyebarluaskan kebencian, dan isu SARA melalui Facebook dan Twitter. Keduanya juga dijerat dengan pasal makar. "Untuk penanganannya berbeda. Sri Bintang di Direktorat Kriminal Umum, dua lainnya Jamran dan Rizal di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro," ujar Argo.

Ihwal pengejaran tersangka lain serta penyandang dana dari aksi makar itu, Argo mengatakan penyidik terus mendalaminya. Sebanyak 11 orang ditangkap pada Jumat (2/12), sebelum berlangsungnya Aksi Superdamai 212.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan makar, penghinaan kepada penguasa, penghasutan, dan ujaran kebencian. Ke-11 tersangka itu diduga memiliki keterkaitan masing-masing dalam memanfaatkan aksi 2 Desember itu.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan tujuan mereka ialah menggiring massa aksi super damai 212 menguasai Gedung DPR hingga menuntut sidang paripurna untuk mengganti pemerintahan yang sah. "Berbagai provokasi dipersiapkan. Ini terkonfirmasi dari alat bukti percakapan," kata Boy, Sabtu 3 Desember 2016.

(MBM)

"

| Pengusutan | Tersangka | Makar | Terus | Berlanjut | Metrotvnews | Jakarta< | strong>: | Proses | hukum | terhadap | tersangka | makar | penghinaan | presiden | yang | ditahan | tetap | berjalan | Penyidik | memanggil | kembali | cuma | tahu | kapan | Yang | jelas | proses | jalan | terus | kata | Kepala | Bidang | Humas | Polda | Metro | Jaya | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | Minggu | Desember | 2016 | p>Ketujuh | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Thaha | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Suryo | Santjojo | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | lantaran | pandangan | subjektivitas | penyidik | Begitu | dengan | Ahmad | Dhani | jadi | dugaan | ancaman | hukuman | bawah | lima | tahun | p> Sementara | Bintang | Pamungkas | selama | hari | depan | setelah | ditetapkan | sebagai | penghasutan | masyarakat | media | sosial | masih | menjalani | pemeriksaan | ditangani | Untuk | sekarang | (Sri | Bintang) | perlu | dilakukan | Mungkin | Senin | diperiksa | ujarnya | menjelaskan | selain | lainnya | Jamran | Rizal | juga | Ketiganya | Rutan | Narkoba | tambahnya | p>Sri | disangk | upaya | dalam | sebuah | konten | video | akun | Youtube | diunggah | pada | November | Dalam | menyebar | luas | tersebut | diduga | berupaya | menghasut | mengajak | agar | melakukan | p>Jamran | atas | hate | speech | menyebarluaskan | kebencian | SARA | Facebook | Twitter | Keduanya | dijerat | pasal | penanganannya | berbeda | Direktorat | Kriminal | Umum | Khusus | ujar | p>Ihwal | pengejaran | lain | serta | penyandang | dana | aksi | mengat | mendalaminya | Sebanyak | orang | ditangkap | Jumat | berlangsungnya | Aksi | Superdamai | p>Mereka | kepada | penguasa | ujaran | memiliki | keterkaitan | masing | memanfaatkan | p>Kadiv | Mabes | Polri | Irjen | Rafli | Amar | tujuan | ialah | menggiring | massa | super | damai | menguasai | Gedung | menuntut | sidang | paripurna | untuk | mengganti | pemerintahan | Berbagai | provokasi | dipersiapkan | terkonfirmasi | alat | bukti | percakapan | Sabtu | p>(MBM)< |

Tuesday, December 6, 2016

Pengamat: Perbuatan Makar tak Harus Ada Kekerasan atau Kerusuhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pihak mengkritisi tuduhan makar aparat kepolisian terhadap sejumlah aktivis, purnawirawan TNI dan kader parpol. Hal ini karena penggunaan istilah makar dinilai berlebihan kepada 11 aktivis tersebut, lantaran perbuatan para tersangka dinilai tidak masuk dalam unsur makar.

Mabes Polri sebelumnya menyatakan dugaan perbuatan makar oleh para aktivis telah dimulai dengan pemufakatan jahat para tersangka untuk merencanakan makar. Yakni melakukan sejumlah pertemuan, sebagai upaya menduduki gedung DPR RI meski tanpa pasukan maupun senjata.

Hal ini pun menimbulkan pertanyaan publik, apakah perbuatan kesebelas orang tersebut sudah masuk dalam kategori makar. Adapun kepada para tersangka sendiri dijerat pasal 107 juncto pasal 110 juncto pasal 87 KUHP.

Menurut Pakar Hukum Pidana dari Universitas Indonesia, Indriyanto Seno Adji, sebuah perbuatan dikategorikan makar sebagaimana disebut dalam pasal 87 KUHP, dalam doktrin dan yurisprudensinya memperluas arti makar. Yakni tahapan persiapan yang kemudian dibuktikan dengan adanya niat (mens rea) berupa persiapan atau perbuatan Makar.

"Mengacu pasal ini, tindakan makar dapat terjadi pada tahapan yg dinamakan voorbereidigings handeling atau persiapan perbuatan sifatnya, dapat dipidana," ujar Indriyanto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (6/12).

Karenanya, dalam kasus 11 tokoh tersebut, Indriyanto menilai penyidik menggunakan pasal tersebut dengan melihat tahapan persiapan perbuatan para tokoh, yang dianggap sebagai upaya merencanakan percobaan makar. Seperti upaya penggulingan Pemerintahan yang sah, yang dalam pasal tersebut sudah memenuhi unsur niat.

"Misalnya saja adanya alat bukti berupa undangan dan saksi berupa penyebaran undangan mengganti pemerintahan sah dan membentuk pemerintah transisi ini ini telah memenuhi unsur niat atau faktor subyektif negatif dari mens rea untuk menggulingkan Pemerintahan yang sah pada tahapan sudah terpenuhi," ujar Indriyanto.

Ia juga menyebut, perbuatan makar juga diartikan tidak harus ada pelaksanaan perbuatan, yakni cukup dengan permulaan pelaksanaan sudah terpenuhi. Menurutnya pelaksanaan sudah dapat dipidana jika telah ada undangan, orasi untuk mengganti pemerintahan yang sah.

Ia juga menilai, perbuatan makar tidak perlu menunggu ada akibat dari perbuatan tersebut tersebut misalkan kerusuhan maupun ancaman kekerasan. "Ini tidak perlu ada akibatnya berupa kerusuhan dalam masyarakat, karena ini delik formil, karena itu percobaan makar sudah dapat dipidana. Ketentuan makar tidak harus ada kekerasan atau ancaman kekerasan dan bukan dalam pemahaman pemberontakan fisik," ujar Guru Besar Hukum Pidana Universitas Krisnadwipayana tersebut.

"

| Pengamat: | Perbuatan | Makar | Harus | Kekerasan | atau | Kerusuhan | REPUBLIKA | JAKARTA | Sejumlah | pihak | mengkritisi | tuduhan | makar | aparat | kepolisian | terhadap | sejumlah | aktivis | purnawirawan | kader | parpol | karena | penggunaan | istilah | dinilai | berlebihan | kepada | tersebut | lantaran | perbuatan | para | tersangka | masuk | dalam | unsur | p> Mabes | Polri | senya | menyat | dugaan | oleh | telah | dimulai | dengan | pemufakatan | jahat | untuk | merencan | Yakni | melakukan | pertemuan | sebagai | upaya | menduduki | gedung | meski | tanpa | pasukan | maupun | senjata | p> Hal | menimbulkan | pertanyaan | publik | apakah | kesebelas | orang | kategori | Adapun | sendiri | dijerat | pasal | juncto | KUHP | p> Menurut | Pakar | Hukum | Pidana | Universitas | Indonesia | Indriyanto | Seno | Adji | sebuah | dikategorikan | sebagaimana | disebut | doktrin | yurisprudensinya | memperluas | arti | tahapan | persiapan | yang | kemudian | dibuktikan | adanya | niat | (mens | rea) | berupa | p> Mengacu | tind | dapat | terjadi | pada | dinam | voorbereidigings | handeling< | sifatnya | dipidana | ujar | saat | dihubungi | Jakarta | Selasa | p> Karenanya | kasus | tokoh | menilai | penyidik | menggun | melihat | dianggap | percobaan | Seperti | penggulingan | Pemerintahan | memenuhi | p> Misalnya | alat | bukti | undangan | saksi | penyebaran | mengganti | pemerintahan | membentuk | pemerintah | transisi | faktor | subyektif | negatif | mens | menggulingkan | terpenuhi | p> Ia | juga | menyebut | diartikan | harus | pelaksanaan | yakni | cukup | permulaan | Menurutnya | jika | orasi | perlu | menunggu | misalkan | kerusuhan | ancaman | kekerasan | masyarakat | delik | formil | Ketentuan | bukan | pemahaman | pemberont | fisik | Guru | Besar | Krisnadwipayana | p> |

Saturday, December 3, 2016

Tiga Orang Ditahan karena Dugaan Makar, Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet Dipulangkan

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul menyatakan, tiga dari 10 orang yang diperiksa polisi telah ditahan penyidik lantaran diduga terlibat makar.

Sementara itu, tujuh orang lainnya dipulangkan dengan alasan subyektivitas penyidik.

"Ketiga orang di sini berinisial J, R, dan SBP, dilakukan penahanan sejak kemarin pukul 22.00 WIB," kata Martinus dalam diskusi bertajuk "Dikejar Makar" di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

(Baca: Pelaku Dugaan Makar Diharapkan Bisa Pulang atas Pertimbangan Usia)

Dari tiga orang yang ditahan, dua di antaranya diduga melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sementara itu, seorang lainnya ditahan karena diduga melakukan perbuatan yang diatur di dalam pasal makar.

"Mereka akan ditahan dalam 20 hari ke depan," kata Martinus.

[embedded content]

(Baca: Penyelidikan 10 Tersangka Makar sejak Tiga Pekan Lalu)

Sebelumnya, polisi mengamankan 10 orang yang diduga terlibat aksi makar. Sepuluh orang tersebut adalah Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein, Adityawarman, Jamran, Eko, dan Rizal Khobar.

(Baca: Polisi Tetapkan Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka)

Kompas TV Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Makar Datangi Mako Brimob

"

| Tiga | Orang | Ditahan | karena | Dugaan | Makar, | Ahmad | Dhani | Ratna | Sarumpaet | Dipulangkan | JAKARTA | KOMPAS | com â€"< | strong> | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Mabes | Polri< | Kombes | Martinus | Sitompul< | menyat | tiga | orang | yang | diperiksa | polisi | telah | ditahan | penyidik | lantaran | diduga | terlibat | makar | p>Sementara | tujuh | lainnya | dipulangkan | dengan | alasan | subyektivitas | p>Ketiga | sini | berinisial | dilakukan | penahanan | sejak | kemarin | pukul | kata | dalam | diskusi | bertajuk | Dikejar | Makar | Jakarta | Sabtu | 2016) | p>(Baca: | Pelaku | Diharapkan | Bisa | Pulang | atas | Pertimbangan | Usia< | a>)< | p>Dari | antaranya | melanggar | Undang | Nomor | Tahun | 2008 | tentang | Informasi | Transaksi | Elektronik | Sementara | seorang | melakukan | perbuatan | diatur | pasal | p>Mereka | hari | depan | p> [embedded | content]< | Penyelidikan | Tersangka | Pekan | Lalu< | p>Senya | mengamankan | aksi | Sepuluh | tersebut | adalah | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | Kivlan | Zein | Adityawarman | Jamran | Rizal | Khobar | Polisi | Tetapkan | Jadi | Tersangka< | p> Kompas | span> | Kuasa | Hukum | Datangi | Mako | Brimob< | p> |

Tuesday, December 6, 2016

Pengamat: Perbuatan Makar tak Harus Ada Kekerasan atau Kerusuhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pihak mengkritisi tuduhan makar aparat kepolisian terhadap sejumlah aktivis, purnawirawan TNI dan kader parpol. Hal ini karena penggunaan istilah makar dinilai berlebihan kepada 11 aktivis tersebut, lantaran perbuatan para tersangka dinilai tidak masuk dalam unsur makar.

Mabes Polri sebelumnya menyatakan dugaan perbuatan makar oleh para aktivis telah dimulai dengan pemufakatan jahat para tersangka untuk merencanakan makar. Yakni melakukan sejumlah pertemuan, sebagai upaya menduduki gedung DPR RI meski tanpa pasukan maupun senjata.

Hal ini pun menimbulkan pertanyaan publik, apakah perbuatan kesebelas orang tersebut sudah masuk dalam kategori makar. Adapun kepada para tersangka sendiri dijerat pasal 107 juncto pasal 110 juncto pasal 87 KUHP.

Menurut Pakar Hukum Pidana dari Universitas Indonesia, Indriyanto Seno Adji, sebuah perbuatan dikategorikan makar sebagaimana disebut dalam pasal 87 KUHP, dalam doktrin dan yurisprudensinya memperluas arti makar. Yakni tahapan persiapan yang kemudian dibuktikan dengan adanya niat (mens rea) berupa persiapan atau perbuatan Makar.

"Mengacu pasal ini, tindakan makar dapat terjadi pada tahapan yg dinamakan voorbereidigings handeling atau persiapan perbuatan sifatnya, dapat dipidana," ujar Indriyanto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (6/12).

Karenanya, dalam kasus 11 tokoh tersebut, Indriyanto menilai penyidik menggunakan pasal tersebut dengan melihat tahapan persiapan perbuatan para tokoh, yang dianggap sebagai upaya merencanakan percobaan makar. Seperti upaya penggulingan Pemerintahan yang sah, yang dalam pasal tersebut sudah memenuhi unsur niat.

"Misalnya saja adanya alat bukti berupa undangan dan saksi berupa penyebaran undangan mengganti pemerintahan sah dan membentuk pemerintah transisi ini ini telah memenuhi unsur niat atau faktor subyektif negatif dari mens rea untuk menggulingkan Pemerintahan yang sah pada tahapan sudah terpenuhi," ujar Indriyanto.

Ia juga menyebut, perbuatan makar juga diartikan tidak harus ada pelaksanaan perbuatan, yakni cukup dengan permulaan pelaksanaan sudah terpenuhi. Menurutnya pelaksanaan sudah dapat dipidana jika telah ada undangan, orasi untuk mengganti pemerintahan yang sah.

Ia juga menilai, perbuatan makar tidak perlu menunggu ada akibat dari perbuatan tersebut tersebut misalkan kerusuhan maupun ancaman kekerasan. "Ini tidak perlu ada akibatnya berupa kerusuhan dalam masyarakat, karena ini delik formil, karena itu percobaan makar sudah dapat dipidana. Ketentuan makar tidak harus ada kekerasan atau ancaman kekerasan dan bukan dalam pemahaman pemberontakan fisik," ujar Guru Besar Hukum Pidana Universitas Krisnadwipayana tersebut.

"

| Pengamat: | Perbuatan | Makar | Harus | Kekerasan | atau | Kerusuhan | REPUBLIKA | JAKARTA | Sejumlah | pihak | mengkritisi | tuduhan | makar | aparat | kepolisian | terhadap | sejumlah | aktivis | purnawirawan | kader | parpol | karena | penggunaan | istilah | dinilai | berlebihan | kepada | tersebut | lantaran | perbuatan | para | tersangka | masuk | dalam | unsur | p> Mabes | Polri | senya | menyat | dugaan | oleh | telah | dimulai | dengan | pemufakatan | jahat | untuk | merencan | Yakni | melakukan | pertemuan | sebagai | upaya | menduduki | gedung | meski | tanpa | pasukan | maupun | senjata | p> Hal | menimbulkan | pertanyaan | publik | apakah | kesebelas | orang | kategori | Adapun | sendiri | dijerat | pasal | juncto | KUHP | p> Menurut | Pakar | Hukum | Pidana | Universitas | Indonesia | Indriyanto | Seno | Adji | sebuah | dikategorikan | sebagaimana | disebut | doktrin | yurisprudensinya | memperluas | arti | tahapan | persiapan | yang | kemudian | dibuktikan | adanya | niat | (mens | rea) | berupa | p> Mengacu | tind | dapat | terjadi | pada | dinam | voorbereidigings | handeling< | sifatnya | dipidana | ujar | saat | dihubungi | Jakarta | Selasa | p> Karenanya | kasus | tokoh | menilai | penyidik | menggun | melihat | dianggap | percobaan | Seperti | penggulingan | Pemerintahan | memenuhi | p> Misalnya | alat | bukti | undangan | saksi | penyebaran | mengganti | pemerintahan | membentuk | pemerintah | transisi | faktor | subyektif | negatif | mens | menggulingkan | terpenuhi | p> Ia | juga | menyebut | diartikan | harus | pelaksanaan | yakni | cukup | permulaan | Menurutnya | jika | orasi | perlu | menunggu | misalkan | kerusuhan | ancaman | kekerasan | masyarakat | delik | formil | Ketentuan | bukan | pemahaman | pemberont | fisik | Guru | Besar | Krisnadwipayana | p> |

Thursday, December 8, 2016

Bukan Makar, Hatta Taliwang Dijerat Pasal Ini

Liputan6.com, Jakarta Aktivis sekaligus mantan anggota DPR Hatta Taliwang ditangkap jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekitar pukul 1.30 WIB dini hari tadi. Hatta ditangkap di kediamannya di Rusun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penangkapan Hatta dini hari tadi tidak terkait kasus dugaan makar. Mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu ditangkap terkait postingannya di media sosial (medsos).

"Yang bersangkutan kami persangkakan Pasal 28 ayat 2 jo 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/12/2016).

Argo menjelaskan, Hatta telah memposting konten di akun Facebooknya yang dianggap dapat menimbulkan permusuhan dan kebencian berbau Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan atau SARA.

"Dia menyampaikan bahwa orang Cina hobi berternak penguasa, ada di tulisannya, dan sebagainya. Makanya kita tangkap," beber dia.

Tak ada perlawanan dalam penangkapan Hatta Taliwang. Dalam penangkapan itu pula, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti terkait dugaan pelanggaran UU ITE ini.

"Kita temukan barang bukti HP, buku tulisan yang bersangkutan, dan ada buku notes yang sedang dipelajari penyidik," kata Argo.

Dalami Keterlibatan Makar

Kendati begitu, polisi tetap akan mendalami kemungkinan keterlibatan Hatta dalam kasus dugaan makar. Apalagi polisi menerima informasi bahwa Hatta terlibat pertemuan dengan beberapa tersangka dugaan makar yang telah ditangkap Jumat 2 Desember kemarin.

"Untuk sementara penangkapan terkait UU ITE. Tapi nanti didalami dari barang bukti, kami kembangkan (kasus) yang lainnya," ucap Argo.

Sejauh ini, penyidik belum memeriksa Hatta Taliwang lantaran belum didampingi pengacara, sehingga polisi belum bisa menyimpulkan apakah Hatta terlibat dalam upaya makar yang tengah ditangani penyidik Polda Metro Jaya.

"Nanti setelah diperiksa kita akan sampaikan lebih lanjut. Alat bukti sudah kita kumpulkan," pungkas Argo.

Seperti diketahui, 11 aktivis dan tokoh nasional ditangkap di beberapa tempat dalam waktu hampir bersamaan, Jumat 2 Desember pagi. Mereka diduga kuat terlibat upaya makar.

Tujuh orang tersangka makar yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam.

Begitu juga terhadap musisi Ahmad Dhani yang dalam penangkapan ini ditetapkan sebagai tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Sementara tiga lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Permufakatan Jahat.

"

| Bukan | Makar, | Hatta | Taliwang | Dijerat | Pasal | Liputan6 | Jakarta< | strong> | Aktivis | sekaligus | mantan | anggota | DPR Hatta | Taliwang< | ditangkap | jajaran | Ditreskrimsus | Polda | Metro | Jaya | pukul | dini | hari | tadi | kediamannya | Rusun | Bendungan | Hilir | Jakarta | Pusat | p> Kabid | Humas | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | mengat | penangkapan | terkait | kasus | dugaan | makar | Mantan | politikus | Partai | Amanat | Nasional | (PAN) | postingannya | media | sosial | (medsos) | p> Yang | bersangkutan | kami | persangk | ayat | Nomor | Tahun | 2008 | tentang | (Informasi | Transaksi | Elektronik) | ujar | Mapolda | Kamis | 2016) | p> Argo | menjelaskan | telah | memposting | konten | akun | Facebooknya | yang | dianggap | dapat | menimbulkan | permusuhan | kebencian | berbau | Suku | Agama | Antar | golongan | atau | SARA | p> Dia | menyampaikan | bahwa | orang | Cina | hobi | berternak | penguasa | tulisannya | sebagainya | tangkap | beber | p> Tak | perlawanan | dalam | Dalam | pula | penyidik | turut | mengamankan | sejumlah | barang | bukti | pelanggaran | p> Kita | temukan | buku | tulisan | notes | dipelajari | kata | p> Dalami | Keterlibatan | Makar< | strong>< | p> Kendati | begitu | polisi | tetap | mendalami | kemungkinan | keterlibatan | Apalagi | menerima | informasi | terlibat | pertemuan | dengan | beberapa | tersangka | Jumat | Desember | kemarin | p> Untuk | sementara | Tapi | nanti | didalami | kembangkan | (kasus) | lainnya | ucap | p> Sejauh | memeriksa | lantaran | didampingi | pengacara | menyimpulkan | apakah | upaya | tengah | ditangani | p> Nanti | setelah | diperiksa | sampaikan | lebih | lanjut | Alat | kumpulkan | pungkas | p> Seperti | diketahui | aktivis | tokoh | nasional | tempat | waktu | hampir | bersamaan | pagi | Mereka | diduga | kuat | makar< | p> Tujuh | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | dipulangkan | menjalani | pemeriksaan | 1x24 | p> Begitu | juga | terhadap | musisi | Ahmad | Dhani | ditetapkan | sebagai | penghinaan | Presiden | Joko | Widodo | Jokowi | p> Sementara | tiga | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Ketiganya | dijerat | KUHP | tentang Makar< | Permufakatan | Jahat | p> |

Saturday, December 3, 2016

Tiga Orang Ditahan karena Dugaan Makar, Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet Dipulangkan

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul menyatakan, tiga dari sepuluh orang yang diperiksa polisi, telah ditahan penyidik lantaran diduga terlibat makar.

Sementara, tujuh orang lainnya dipulangkan dengan alasan subyektivitas penyidik.

“Ketiga orang di sini berinisial J, R, dan SBP, dilakukan penahanan sejak kemarin pukul 22.00 WIB,” kata Martinus dalam diskusi bertajuk ‘Dikejar Makar’ di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

(Baca: Pelaku Dugaan Makar Diharapkan Bisa Pulang atas Pertimbangan Usia)

Dari tiga orang yang ditahan, dua di antaranya diduga melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sementara, seorang lainnya ditahan karena diduga melakukan perbuatan yang diatur di dalam pasal makar.

“Mereka akan ditahan dalam 20 hari ke depan,” kata Martinus.

[embedded content]

(Baca: Penyelidikan 10 Tersangka Makar sejak Tiga Pekan Lalu)

Sebelumnya, polisi mengamankan sepuluh orang yang diduga terlibat aksi makar. Sepuluh orang tersebut adalah Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas,Kivlan Zein, Adityawarman, Jamran, Eko, dan Rizal Khobar.

(Baca: Polisi Tetapkan Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka)

Kompas TV Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Makar Datangi Mako Brimob

"

| Tiga | Orang | Ditahan | karena | Dugaan | Makar, | Ahmad | Dhani | Ratna | Sarumpaet | Dipulangkan | JAKARTA | KOMPAS | â€"< | strong> | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Mabes | Polri< | Kombes | Martinus | Sitompul< | menyat | tiga | sepuluh | orang | yang | diperiksa | polisi | telah | ditahan | penyidik | lantaran | diduga | terlibat | makar | p>Sementara | tujuh | lainnya | dipulangkan | dengan | alasan | subyektivitas | p>“Ketiga | sini | berinisial | dilakukan | penahanan | sejak | kemarin | pukul | kata | dalam | diskusi | bertajuk | ‘Dikejar | Makar’ | Jakarta | Sabtu | 2016) | p>(Baca: | Pelaku | Makar | Diharapkan | Bisa | Pulang | atas | Pertimbangan | Usia< | a>)< | p>Dari | antaranya | melanggar | Undang | Nomor | Tahun | 2008 | tentang | Informasi | Transaksi | Elektronik | Sementara | seorang | melakukan | perbuatan | diatur | pasal | p>“Mereka | hari | depan | p> [embedded | content]< | Penyelidikan | Tersangka | Pekan | Lalu< | p>Senya | mengamankan | aksi | Sepuluh | tersebut | adalah | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | Kivlan | Zein | Adityawarman | Jamran | Rizal | Khobar | Polisi | Tetapkan | Jadi | Tersangka< | p> Kompas | span> | Kuasa | Hukum | Datangi | Mako | Brimob< | p> |

Monday, December 5, 2016

Polisi Tak Permasalahkan Sri Bintang Tolak BAP Kasus Makar

Liputan6.com, Jakarta - Aktivis Sri Bintang Pamungkas menolak menandatangani berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai tersangka dugaan tindak pidana percobaan makar.

Terkait penolakan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes R Argo Juwono mengatakan, pihaknya tak mempermasalahkannya. Kendati ditolak Sri Bintang, Polisi akan tetap membuat BAP nya.

"Penyidik akan membuat berita acara penolakan," ujar Argo, Senin, 5 Desember 2016, seperti dilansir dari Antara.

Sementara itu, istri Sri Bintang, Ernalia mengatakan, penolakan tersebut lantaran sang suami tidak merasa melakukan tindakan makar seperti yang ditudingkan.

"Karena dia (Sri Bintang) bukan makar," kata istri Sri Bintang Pamungkas, Erna di Polda Metro Jaya, Senin lalu.

Erna membantah suaminya itu berupaya menggulingkan pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi . Dia juga menyatakan suaminya tidak ikut pertemuan dengan sejumlah aktivis lainnya di kampus Universitas Bung Karno pada 1 Desember 2016.

Dia menjelaskan, suaminya mengetik surat yang akan ditujukan kepada DPR RI meminta Sidang Istimewa kemudian menuju Hankam Mabes bertemu Panglima TNI guna menyerahkan surat tersebut dengan tanda stempel DPR RI.

Erna mengakui Sri Bintang Pamungkas berorasi mengajak massa berkumpul ke DPR/MPR RI meminta Sidang Istimewa namun tidak mengajak makar terhadap pemerintahan yang sah.

"

| Polisi | Permasalahkan | Bintang | Tolak | Kasus | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aktivis | Pamungkas< | menolak | menandatangani | berkas | Berita | Acara | Pemeriksaan | (BAP) | sebagai | tersangka | dugaan | tindak | pidana | percobaan | makar | p> Terkait | penol | tersebut | Kabid | Humas | Polda | Metro | Jaya | Kombes | Argo | Juwono | mengat | pihaknya | mempermasalahkannya | Kendati | ditolak | tetap | membuat | p> Penyidik | berita | acara | ujar | Senin | Desember | 2016 | seperti | dilansir | Antara< | p> Sementara | istri | Ernalia | lantaran | sang | suami | merasa | melakukan | tind | makar< | yang | ditudingkan | p> Karena | (Sri | Bintang) | bukan | kata | Pamungkas | Erna | p> Erna | membantah | suaminya | berupaya | menggulingkan | pemerintahan | Joko | Widodo | atau | Jokowi< | juga | menyat | ikut | pertemuan | dengan | sejumlah | aktivis | lainnya | kampus | Universitas | Bung | Karno | pada | p> Dia | menjelaskan | mengetik | surat | ditujukan | kepada | meminta | Sidang | Istimewa | kemudian | menuju | Hankam | Mabes | bertemu | Panglima | guna | menyerahkan | tanda | stempel | mengakui | berorasi | mengajak | massa | berkumpul | terhadap | p> |

Thursday, December 8, 2016

Hatta Taliwang Tertawa Saat Ditangkap dengan Dugaan Makar

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat Polda Metro Jaya menangkap Hatta Taliwang lantaran diduga terlibat rencana makar di Rumah Susun Bendungan Hilir II, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016) dini hari.

Ketua RT 01, RW 08 Rusun Benhil II, Karman, mengungkapkan, penangkapan terhadap Hatta berlangsung santai dan tidak ada aksi perlawanan sedikitpun.

Karman menceritakan kronologi penangkapan Hatta. Menurutnya aparat polisi sekitar empat orang, datang ke unitnya sekitar pukul 01.15 dini Hari, Kamis.

"Saya tanya, 'mau apa?', saya tanya surat penangkapan juga saat mereka bilang minta diantar ke unit Pak Hatta," kata dia.

Saat tahu, mereka adalah polisi, lantas Karman mengantar Hatta ke unitnya di Blok C Lantai 2, dan mengetuk kamar Hatta. Saat itu, kata dia, Hatta belum tidur.

"Prosesnya cepat, pintu dibuka sama Pak Hatta, langsung suruh baca surat penangkapan, terus diminta tanda tangan sama Pak Hatta," cerita Karman.

Menurut Karman, tidak banyak sanggahan dan pertanyaan yang keluar dari mulut Hatta, yang ada, Karman melihat wajah semringah Hatta saat menandatangani surat penangkapan.

"Jadi gak ada perlawanan, malah Pak Hatta ketawa-ketawa saja," kata dia.

Proses penangkapan terhadap Hatta, kata Karman, berlangsung sekitar satu jam.

"Polisi melakukan penggeledahan juga, cari-cari berkas, dan ada beberapa berkas yang dibawa," kata dia. (Baca: Diduga Terlibat Upaya Makar, Aktivis Hatta Taliwang Diburu Polisi)

Sekitar pukul 02.30 WIB, kata Karman, Hatta kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya tanpa diborgol.

"Dibawa pake mobil polisi, saat saya ke bawah ternyata polisinya banyak ada sekitar 12 orang," kata dia.

Kini, Hatta, telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). (Acep Nazmudin)

Kompas TV 10 Tokoh Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Makar

"

| Hatta | Taliwang | Tertawa | Saat | Ditangkap | dengan | Dugaan | Makar | JAKARTA | KOMPAS | com< | strong> | Aparat | Polda | Metro | Jaya | menangkap | lantaran | diduga | terlibat | rencana | makar | Rumah | Susun | Bendungan | Hilir | Tanah | Abang | Jakarta | Pusat | Kamis | 2016) | dini | hari | p>Ketua | Rusun | Benhil | Karman | mengungkapkan | penangkapan | terhadap | berlangsung | santai | aksi | perlawanan | sedikitpun | p>Karman | mencerit | kronologi | Menurutnya | aparat | polisi | empat | orang | datang | unitnya | pukul | Hari | p>Saya | tanya | saya | surat | juga | saat | bilang | minta | diantar | unit | kata | p>Saat | tahu | adalah | lantas | mengantar | Blok | Lantai | mengetuk | kamar | tidur | p>Prosesnya | cepat | pintu | dibuka | sama | langsung | suruh | baca | terus | diminta | tanda | tangan | cerita | p>Menurut | banyak | sanggahan | pertanyaan | yang | keluar | mulut | melihat | wajah | semringah | menandatangani | p>Jadi | malah | ketawa | p>Proses | satu | p>Polisi | melakukan | penggeledahan | cari | berkas | beberapa | dibawa | (Baca: | Diduga | Terlibat | Upaya | Aktivis | Diburu | Polisi< | a>)< | p>Ser | kemudian | tanpa | diborgol | p>Dibawa | pake | mobil | bawah | ternyata | polisinya | p>Kini | telah | ditetapkan | sebagai | tersangka | dugaan | pelanggaran | Undang | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE< | (Acep | Nazmudin< | strong>)< | p> Kompas | span> | Tokoh | Diperiksa | Polisi | Terkait | Makar< | p> |

Friday, December 2, 2016

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 12:43 WIB

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar  

Suasana penangkapan aktivis Sri Bintang. Kredit: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta â€" Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Komisaris Besar Rikwanto membenarkan soal penangkapan 10 aktivis yang diduga berupaya melakukan makar. Penangkapan, kata dia, terjadi di sejumlah tempat pada Jumat, 2 Desember 2016, pukul 03.00 hingga 06.00.

“Sekarang diperiksa secara intensif di Markas Korps Brimob Kelapa Dua,” kata Rikwanto, Kamis, 2 Desember 2016.

Rikwanto menjelaskan, delapan orang berinisial AD, E, AD, KZ, FH, RA, RS, dan SB diduga bermufakat jahat untuk makar. Mereka dikenai Pasal 107 juncto 110 juncto 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Dua lainnya yang berinisial JA dan RK dijerat Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) lantaran menyebarkan konten berisi makar ke media sosial.

Soal barang bukti, Rikwanto enggan menjelaskan apa saja yang didapat polisi. Menurut dia, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar akan merilis penjelasan soal kasus ini secara detail seusai Aksi Bela Islam Jilid III. Aksi tersebut digelar di Monumen Nasional hingga pukul 13.00 siang ini.

Saat ditanya apakah 10 orang tersebut ditangkap berdasarkan adanya pertemuan pembahasan upaya makar, Rikwanto enggan menjelaskan. “Itu nanti dijelaskan Pak Kapolri atau Kadiv Humas ya,” ujarnya.

DEWI SUCI RAHAYU

Baca juga:
Aktivis Ditangkap, Jokowi: Tanya Kapolri
>
Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun
>
Diduga Provokator, Pria Bertato Ditangkap di Tengah Demo 212

"

| Polri | Benarkan | Penangkapan | Aktivis | yang | Diduga | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 12:43 | WIB< | p> < | div> Suasana | penangkapan | aktivis | Bintang | Kredit: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Kepala | Biro | Penerangan | Masyarakat | Markas | Besar | Komisaris | Rikwanto | membenarkan | soal | diduga | berupaya | melakukan | makar | kata | terjadi | sejumlah | tempat | pada | pukul | hingga | p>“Sekarang | diperiksa | secara | intensif | Korps | Brimob | Kelapa | Kamis | p>Rikwanto | menjelaskan | delapan | orang | berinisial | bermufakat | jahat | untuk | Mereka | dikenai | Pasal | juncto< | Kitab | Undang | Hukum | Pidana | (KUHP) | dengan | ancaman | hukuman | seumur | hidup | atau | paling | lama | tahun | penjara | p>Dua | lainnya | dijerat | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | lantaran | menyebarkan | konten | berisi | media | sosial | p>Soal | barang | bukti | enggan | saja | didapat | polisi | Menurut | Jenderal | Tito | Karnavian | Divisi | Hubungan | Inspektur | Rafli | Amar | akan | merilis | penjelasan | kasus | detail | seusai | Aksi | Bela | Islam | Jilid | tersebut | digelar | Monumen | Nasional | siang | p>Saat | ditanya | apakah | ditangkap | berdasarkan | adanya | pertemuan | pembahasan | upaya | “Itu | nanti | dijelaskan | Kapolri | Kadiv | Humas | ujarnya | p>DEWI | SUCI | RAHAYU< | strong>< | p>Baca | juga:< | strong>Aktivis | Ditangkap | Jokowi: | Tanya | Kapolri> | Buya | Syafii | Maarif: | Penjarakan | Ahok | Selama | Tahun> | Provokator | Pria | Bertato | Tengah | Demo | 212< | p> |

Thursday, December 8, 2016

Polda Metro: Pemberian Dana Dugaan Makar Dilakukan Secara Cicil

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya terus mendalami aliran dana kasus dugaan makar yang dilakukan Rachmawati Soekarnoputri Cs. Mereka juga tengah menelusuri siapa saja yang telah menerima dana tersebut.

"Ini tim sedang bekerja terkait aliran dana. Nanti akan disampaikan. Sedang dipilah," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Argo melanjutkan, pihaknya telah menggandeng Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) dalam mengusut aliran dana ini. Namun, penyelidikan membutuhkan waktu cukup lama lantaran dana tersebut didistribusikan secara bertahap.

"Sedang kita dalami dan kumpulkan karena kan (dananya) banyak. Tapi ngasihnya tidak banyak (jumlah besar), tapi kecil-kecil," ujar dia.

Polisi belum mengetahui secara rinci berapa besaran dana yang disiapkan untuk rencana makar. Yang jelas, polisi telah memiliki petunjuk adanya aliran dana untuk rencana makar.

"Perjalanan (dana) itu sedang kita dalami, kita pelajari. Tapi yang pasti, aliran dana itu ada," ujar Argo.

Sebelumnya, sebanyak 11 aktivis dan tokoh nasional ditangkap di beberapa tempat dalam waktu yang hampir bersamaan, Jumat, 2 Desember pagi. Mereka diduga kuat terlibat upaya makar.

Tujuh tersangka makar, yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam.

Begitu juga terhadap musikus Ahmad Dhani yang dalam penangkapan ini ditetapkan sebagai tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Sementara tiga lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Permufakatan Jahat.

"

| Polda | Metro: | Pemberian | Dana | Dugaan | Makar | Dilakukan | Secara | Cicil | Liputan6 | Jakarta | strong> | Metro | Jaya | terus | mendalami | aliran | dana | kasus | dugaan makar< | yang | dilakukan | Rachmawati | Soekarnoputri | Mereka | juga | tengah | menelusuri | siapa | telah | menerima | tersebut | p> Ini | bekerja | terkait | Nanti | disampaikan | Sedang | dipilah | ujar | Kabid | Humas | Kombes | Raden | Prabowo | Argo | Yuwono | kantornya | Kamis | 2016) | p> Argo | melanjutkan | pihaknya | menggandeng | Pusat | Pelaporan | Analisis | Transaksi | Keuangan | (PPATK) | dalam | mengusut | Namun | penyelidikan | membutuhkan | waktu | cukup | lama | lantaran | didistribusikan | secara | bertahap | p> Sedang | dalami | kumpulkan | karena | (dananya) | banyak | Tapi | ngasihnya | (jumlah | besar) | kecil | p> Polisi | mengetahui | rinci | berapa | besaran | disiapkan | untuk | rencana | makar | Yang | jelas | polisi | memiliki | petunjuk | adanya | makar< | p> Perjalanan | (dana) | pelajari | pasti | p> Senya | sebanyak | aktivis | tokoh | nasional | ditangkap | beberapa | tempat | hampir | bersamaan | Jumat | Desember | pagi | diduga | kuat | terlibat | upaya | p> Tujuh | tersangka | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | dipulangkan | setelah | menjalani | pemeriksaan | 1x24 | p> Begitu | terhadap | musikus | Ahmad | Dhani | penangkapan | ditetapkan | sebagai | penghinaan | Presiden | Joko | Widodo | p> Sementara | tiga | lainnya | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Ketiganya | dijerat | dengan | Pasal | ayat | KUHP | tentang | Makar< | Permufakatan | Jahat | p> |