Showing posts sorted by relevance for query demo 2 Desember. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query demo 2 Desember. Sort by date Show all posts

Sunday, December 4, 2016

4 Fakta Kasus Makar dan UU ITE Ahmad Dhani Cs

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap 11 tersangka kasus dugaan makar dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Sebelas orang tersebut adalah musikus Ahmad Dhani, Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyatakan, mereka ditangkap karena punya tujuan menguasai gedung DPR.

"Mereka ingin menguasai gedung DPR-MPR," kata Boy di Silang Monas, Jakarta 2 Desember 2016.

Setelah sehari ditahan, beberapa orang akhirnya dibebaskan. Berikut empat fakta terkait dugaan upaya makar dan pelanggaran UU ITE;

Ditangkap di Tempat Berbeda

Sebanyak 11 orang yang diduga terlibat upaya makar dan pelanggaran UU ITE, ditangkap pada Jumat dini hari, 2 Desember 2016. Atau persisnya jelang aksi damai 2 Desember. Mereka ditangkap di lokasi berbeda antara pukul 01.00 hingga 05.00 WIB.

Seperti Sri Bintang yang ditangkap di kediamannya, Cibubur, Jakarta Timur. Aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein (KZ) di rumahnya, Gading Griya Lestari Blok H 1 no 15 RT 02 RW 09, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sementara, musikus Ahmad Dhani ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Sedangkan putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri ditangkap di kediamannya, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ditangkap Jelang Demo 212

Penangkapan 11 tersangka makar dan pelanggaran UU ITE tersebut, ditangkap pada Jumat dini hari, 2 Desember 2016. Atau jelang aksi damai bela Islam jilid III di Monas, Jakarta Pusat.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, alasan penangkapan dilakukan Jumat pagi, 2 Desember 2106 adalah untuk menjaga kemurnian niat ibadah jutaan umat yang berkumpul di Monas.

Sebab, kata Boy, polisi melihat ada indikasi pemanfaatan aksi damai 2 Desember itu untuk hal negatif oleh pihak tertentu.

"Kami tak ingin niat tulus alim ulama yang datang kegiatan doa di Silang Monas disusupi niat lain. Jadi kita cegah. Intinya tindakan hukum itu kita cegah," kata dia.

1 dari 3 halaman


Tiga Kasus Berbeda

Kepolisian langsung menetapkan tersangka kepada 11 orang yang ditangkap jelang aksi damai 2 Desember 2016. Mereka terlibat dalam tiga kasus berbeda, yakni terkait upaya makar, penghinaan terhadap presiden, dan pelanggaran UU ITE.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, tokoh dan aktivis yang diamankan pada Jumat 2 Desember kemarin menjadi 11 orang. Dari jumlah tersebut, delapan orang disangkakan melakukan makar, dua orang terkait hatespech (UU ITE), dan satu lainnya terkait penghinaan terhadap penguasa.

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar dan pemufakatan jahat sebagaimana Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP. Ada satu penambahan tersangka dari berita sebelumnya, yakni Alvin Indra yang ditangkap di kawasan Tanah Sereal, Bogor, Jumat pagi.

"Yang pertama Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, ibu Firza Husein, Eko, Alvin, dan ibu Rachmawati Soekarnoputri," papar Boy di Mabes Polri, Sabtu 3 Desember 2016.

Kemudian satu tersangka kasus makar lainnya yakni Sri Bintang Pamungkas. "Sri Bintang Pamungkas ini juga terkait ucapannya di YouTube. Dia juga dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE," kata Boy.

Kemudian dua tersangka lainnya yakni Jamran dan Rizal Kobar dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

"Ini kakak beradik, yang berkaitan dengan ujaran kebencian, menyebarluaskan info permusuhan ke individu, isu SARA," sambung dia.

Terakhir, yakni Ahmad Dhani. Musikus kondang yang saat ini mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bekasi itu dijerat dengan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa. Hal itu sesuai dengan pelaporan yang dilayangkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan terhadap Jokowi saat melakukan orasi pada Demo 4 November lalu.

2 dari 3 halaman


Tidak Semua Ditahan

Polisi akhirnya memulangkan musikus Ahmad Dhani dan tujuh tersangka dugaan makar setelah menjalani pemeriksaan selama hampir 1x24 jam. Kendati, status tersangka mereka tetap melekat.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, ada delapan tersangka yang dipulangkan dari total 11 orang yang diamankan pada Jumat, 2 Desember pagi kemarin. Tujuh orang terkait kasus dugaan makar dan satu lainnya terkait penghinaan Presiden Jokowi.

Tujuh tersangka dugaan makar sebagaimana Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP, yakni Kivlan Zein,  Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri.

"Tapi tidak dilakukan penahanan setelah menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam. Atas dasar penilaian subjektif penyidik tentunya," ujar Boy di Mabes Polri, Sabtu 3 Desember 2016.

Begitu juga terhadap Ahmad Dhani tidak ditahan. Apalagi Dhani dalam hal ini dijerat dengan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa yang ancaman hukumannya di bawah lima tahun penjara, sehingga tidak wajib ditahan.

Tiga tersangka lainnya dari total 11 orang yang ditangkap kemarin kini telah ditahan di Polda Metro Jaya. Salah satunya adalah aktivis Sri Bintang Pamungkas yang sempat diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

"Jadi terhadap beliau (Sri Bintang) belum bisa kembali. Dan ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polri," ucap Boy.

Selain dugaan makar dan pemufakatan jahat, dalam perkara ini Sri Bintang juga diduga melakukan penghasutan melalui media sosial berdasarkan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

"

| Fakta | Kasus | Makar | Ahmad | Dhani | Liputan6 | Jakarta | strong> | Polda | Metro | Jaya | menangkap | tersangka | kasus | dugaan makar< | pelanggaran | Undang | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | p> Sebelas | orang | tersebut | adalah | musikus | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | p>Kadiv | Humas | Polri | Irjen | Rafli | Amar | menyat | ditangkap | karena | punya | tujuan | menguasai | gedung | p>Mereka | ingin | kata | Silang | Monas | Desember | 2016 | p>Setelah | sehari | ditahan | beberapa | akhirnya | dibebaskan | Berikut | empat | fakta | terkait | dugaan | upaya | makar | ITE;< | p>Ditangkap | Tempat | Berbeda< | strong>< | p>Sebanyak | yang | diduga | terlibat | pada | Jumat | dini | hari | Atau | persisnya | jelang | aksi | damai | Mereka | lokasi | berbeda | antara | pukul | p>Seperti | kediamannya | Cibubur | Timur | Aktivis | Hotel | Sari | Pacific | Pusat | Mayjen | Purnawirawan | (KZ) | rumahnya | Gading | Griya | Lestari | Blok | Pegangsaan | Kelapa | Utara | p>Sementara | Sedangkan | putri | Bung | Karno | Jati | Padang | Pasar | Minggu | Selatan | Jelang | Demo | 212< | p>Penangkapan | bela | Islam | jilid | Mabes | mengat | alasan | penangkapan | dilakukan | pagi | 2106 | untuk | menjaga | kemurnian | niat | ibadah | jutaan | umat | berkumpul | p> Sebab | polisi | melihat | indikasi | pemanfaatan | negatif | oleh | pihak | tertentu | p>Kami | tulus | alim | ulama | datang | kegiatan | disusupi | lain | Jadi | cegah | Intinya | tind | hukum | p> 1 | halaman< | p> < | div> < | div> Tiga | h2> Kepolisian | langsung | menetapkan | kepada | dalam | tiga | yakni | penghinaan | terhadap | presiden | tokoh | aktivis | diamankan | kemarin | menjadi | Dari | jumlah | delapan | disangk | melakukan | hatespech | satu | lainnya | penguasa | p>Tujuh | ditetapkan | sebagai | pemufakatan | jahat | sebagaimana | Pasal | juncto | KUHP | penambahan | berita | senya | Indra | kawasan | Tanah | Sereal | Bogor | p>Yang | pertama | papar | Sabtu | p>Kemudian | juga | ucapannya | YouTube | dijerat | dengan | ayat | Nomor | Tahun | 2008 | tentang | p>Ini | kakak | beradik | berkaitan | ujaran | kebencian | menyebarluaskan | info | permusuhan | individu | SARA | sambung | p>Terakhir | Musikus | kondang | saat | mencalonkan | diri | Wakil | Bupati | Bekasi | Penghinaan | Penguasa | sesuai | pelaporan | dilayangkan | Jokowi | orasi | November | p> 2 | div> Tidak | Semua | Ditahan< | h2> Polisi | memulangkan | tujuh | setelah | menjalani | pemeriksaan | selama | hampir | 1x24 | Kendati | status | tetap | melekat | dipulangkan | total | Tujuh | Presiden | p>Tapi | penahanan | Atas | dasar | penilaian | subjektif | penyidik | tentunya | ujar | p>Begitu | Apalagi | ancaman | hukumannya | bawah | lima | tahun | penjara | wajib | p>Tiga | kini | telah | Salah | satunya | sempat | diperiksa | Mako | Brimob | Depok | p>Jadi | beliau | (Sri | Bintang) | kembali | masih | ucap | p>Selain | perkara | penghasutan | media | sosial | berdasarkan | div> |

Monday, December 5, 2016

4 Fakta Kasus Makar dan UU ITE Ahmad Dhani Cs

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap 11 tersangka kasus dugaan makar dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Sebelas orang tersebut adalah musikus Ahmad Dhani, Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyatakan, mereka ditangkap karena punya tujuan menguasai gedung DPR.

"Mereka ingin menguasai gedung DPR-MPR," kata Boy di Silang Monas, Jakarta 2 Desember 2016.

Setelah sehari ditahan, beberapa orang akhirnya dibebaskan. Berikut empat fakta terkait dugaan upaya makar dan pelanggaran UU ITE;

Ditangkap di Tempat Berbeda

Sebanyak 11 orang yang diduga terlibat upaya makar dan pelanggaran UU ITE, ditangkap pada Jumat dini hari, 2 Desember 2016. Atau persisnya jelang aksi damai 2 Desember. Mereka ditangkap di lokasi berbeda antara pukul 01.00 hingga 05.00 WIB.

Seperti Sri Bintang yang ditangkap di kediamannya, Cibubur, Jakarta Timur. Aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein (KZ) di rumahnya, Gading Griya Lestari Blok H 1 no 15 RT 02 RW 09, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sementara, musikus Ahmad Dhani ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Sedangkan putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri ditangkap di kediamannya, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Ditangkap Jelang Demo 212

Penangkapan 11 tersangka makar dan pelanggaran UU ITE tersebut, ditangkap pada Jumat dini hari, 2 Desember 2016. Atau jelang aksi damai bela Islam jilid III di Monas, Jakarta Pusat.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, alasan penangkapan dilakukan Jumat pagi, 2 Desember 2106 adalah untuk menjaga kemurnian niat ibadah jutaan umat yang berkumpul di Monas.

Sebab, kata Boy, polisi melihat ada indikasi pemanfaatan aksi damai 2 Desember itu untuk hal negatif oleh pihak tertentu.

"Kami tak ingin niat tulus alim ulama yang datang kegiatan doa di Silang Monas disusupi niat lain. Jadi kita cegah. Intinya tindakan hukum itu kita cegah," kata dia.

1 dari 3 halaman


Tiga Kasus Berbeda

Kepolisian langsung menetapkan tersangka kepada 11 orang yang ditangkap jelang aksi damai 2 Desember 2016. Mereka terlibat dalam tiga kasus berbeda, yakni terkait upaya makar, penghinaan terhadap presiden, dan pelanggaran UU ITE.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, tokoh dan aktivis yang diamankan pada Jumat 2 Desember kemarin menjadi 11 orang. Dari jumlah tersebut, delapan orang disangkakan melakukan makar, dua orang terkait hatespech (UU ITE), dan satu lainnya terkait penghinaan terhadap penguasa.

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar dan pemufakatan jahat sebagaimana Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP. Ada satu penambahan tersangka dari berita sebelumnya, yakni Alvin Indra yang ditangkap di kawasan Tanah Sereal, Bogor, Jumat pagi.

"Yang pertama Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, ibu Firza Husein, Eko, Alvin, dan ibu Rachmawati Soekarnoputri," papar Boy di Mabes Polri, Sabtu 3 Desember 2016.

Kemudian satu tersangka kasus makar lainnya yakni Sri Bintang Pamungkas. "Sri Bintang Pamungkas ini juga terkait ucapannya di YouTube. Dia juga dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE," kata Boy.

Kemudian dua tersangka lainnya yakni Jamran dan Rizal Kobar dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

"Ini kakak beradik, yang berkaitan dengan ujaran kebencian, menyebarluaskan info permusuhan ke individu, isu SARA," sambung dia.

Terakhir, yakni Ahmad Dhani. Musikus kondang yang saat ini mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bekasi itu dijerat dengan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa. Hal itu sesuai dengan pelaporan yang dilayangkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan terhadap Jokowi saat melakukan orasi pada Demo 4 November lalu.

2 dari 3 halaman


Tidak Semua Ditahan

Polisi akhirnya memulangkan musikus Ahmad Dhani dan tujuh tersangka dugaan makar setelah menjalani pemeriksaan selama hampir 1x24 jam. Kendati, status tersangka mereka tetap melekat.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, ada delapan tersangka yang dipulangkan dari total 11 orang yang diamankan pada Jumat, 2 Desember pagi kemarin. Tujuh orang terkait kasus dugaan makar dan satu lainnya terkait penghinaan Presiden Jokowi.

Tujuh tersangka dugaan makar sebagaimana Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP, yakni Kivlan Zein,  Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri.

"Tapi tidak dilakukan penahanan setelah menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam. Atas dasar penilaian subjektif penyidik tentunya," ujar Boy di Mabes Polri, Sabtu 3 Desember 2016.

Begitu juga terhadap Ahmad Dhani tidak ditahan. Apalagi Dhani dalam hal ini dijerat dengan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa yang ancaman hukumannya di bawah lima tahun penjara, sehingga tidak wajib ditahan.

Tiga tersangka lainnya dari total 11 orang yang ditangkap kemarin kini telah ditahan di Polda Metro Jaya. Salah satunya adalah aktivis Sri Bintang Pamungkas yang sempat diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

"Jadi terhadap beliau (Sri Bintang) belum bisa kembali. Dan ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polri," ucap Boy.

Selain dugaan makar dan pemufakatan jahat, dalam perkara ini Sri Bintang juga diduga melakukan penghasutan melalui media sosial berdasarkan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

"

| Fakta | Kasus | Makar | Ahmad | Dhani | Liputan6 | Jakarta | strong> | Polda | Metro | Jaya | menangkap | tersangka | kasus | dugaan makar< | pelanggaran | Undang | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | p> Sebelas | orang | tersebut | adalah | musikus | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | p>Kadiv | Humas | Polri | Irjen | Rafli | Amar | menyat | ditangkap | karena | punya | tujuan | menguasai | gedung | p>Mereka | ingin | kata | Silang | Monas | Desember | 2016 | p>Setelah | sehari | ditahan | beberapa | akhirnya | dibebaskan | Berikut | empat | fakta | terkait | dugaan | upaya | makar | ITE;< | p>Ditangkap | Tempat | Berbeda< | strong>< | p>Sebanyak | yang | diduga | terlibat | pada | Jumat | dini | hari | Atau | persisnya | jelang | aksi | damai | Mereka | lokasi | berbeda | antara | pukul | p>Seperti | kediamannya | Cibubur | Timur | Aktivis | Hotel | Sari | Pacific | Pusat | Mayjen | Purnawirawan | (KZ) | rumahnya | Gading | Griya | Lestari | Blok | Pegangsaan | Kelapa | Utara | p>Sementara | Sedangkan | putri | Bung | Karno | Jati | Padang | Pasar | Minggu | Selatan | Jelang | Demo | 212< | p>Penangkapan | bela | Islam | jilid | Mabes | mengat | alasan | penangkapan | dilakukan | pagi | 2106 | untuk | menjaga | kemurnian | niat | ibadah | jutaan | umat | berkumpul | p> Sebab | polisi | melihat | indikasi | pemanfaatan | negatif | oleh | pihak | tertentu | p>Kami | tulus | alim | ulama | datang | kegiatan | disusupi | lain | Jadi | cegah | Intinya | tind | hukum | p> 1 | halaman< | p> < | div> < | div> Tiga | h2> Kepolisian | langsung | menetapkan | kepada | dalam | tiga | yakni | penghinaan | terhadap | presiden | tokoh | aktivis | diamankan | kemarin | menjadi | Dari | jumlah | delapan | disangk | melakukan | hatespech | satu | lainnya | penguasa | p>Tujuh | ditetapkan | sebagai | pemufakatan | jahat | sebagaimana | Pasal | juncto | KUHP | penambahan | berita | senya | Indra | kawasan | Tanah | Sereal | Bogor | p>Yang | pertama | papar | Sabtu | p>Kemudian | juga | ucapannya | YouTube | dijerat | dengan | ayat | Nomor | Tahun | 2008 | tentang | p>Ini | kakak | beradik | berkaitan | ujaran | kebencian | menyebarluaskan | info | permusuhan | individu | SARA | sambung | p>Terakhir | Musikus | kondang | saat | mencalonkan | diri | Wakil | Bupati | Bekasi | Penghinaan | Penguasa | sesuai | pelaporan | dilayangkan | Jokowi | orasi | November | p> 2 | div> Tidak | Semua | Ditahan< | h2> Polisi | memulangkan | tujuh | setelah | menjalani | pemeriksaan | selama | hampir | 1x24 | Kendati | status | tetap | melekat | dipulangkan | total | Tujuh | Presiden | p>Tapi | penahanan | Atas | dasar | penilaian | subjektif | penyidik | tentunya | ujar | p>Begitu | Apalagi | ancaman | hukumannya | bawah | lima | tahun | penjara | wajib | p>Tiga | kini | telah | Salah | satunya | sempat | diperiksa | Mako | Brimob | Depok | p>Jadi | beliau | (Sri | Bintang) | kembali | masih | ucap | p>Selain | perkara | penghasutan | media | sosial | berdasarkan | div> |

Saturday, December 3, 2016

Dunia Sorot Penangkapan Anak Presiden Sukarno atas Tuduhan Makar

Liputan6.com, Jakarta - Aksi demo 2 Desember lalu ternyata tak hanya menarik perhatian nasional. Dunia internasional pun menyoroti salat Jumat massal yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas) itu.

Dunia lewat media asing juga menyorot tentang penangkapan 10 orang terduga makar. Apalagi salah satu di antaranya adalah musikus Ahmad Dhani, yang juga calon Wakil Bupati Bekasi. Bukan tanpa alasan, suami dari Mulan Jameela itu pernah dikecam media internasional terkait dengan menjiplak lagu Queen, "We Will Rock You", untuk kampanye Pilpres 2014 lalu. Ditambah dengan kostum ala Nazi yang dianggap tidak pantas.

Selain Ahmad Dhani, yang membuat dunia terkesima adalah salah satu dari 10 orang yang ditangkap karena diduga makar adalah Rachmawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, Rachmawati tak lain tak bukan adalah anak dari proklamator Republik Indonesia, presiden pertama Soekarno dan juga dari adik presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Melalu artikel yang berjudul "Indonesian police arrest sister of former president Megawati ahead of rally" dari Channel News Asia, media Singapura itu menaikkan artikel terkait penangkapan Rachmawati dan 10 orang lainnya, termasuk Ahmad Dhani dan Sri Bintang Pamungkas menjelang aksi demo 2 Desember.

Adapun artikel surat kabar Inggris, The Telegraph, memberi judul "Daughter of Indonesia's founding president arrested over alleged anti-government plot, amid mass protests".

"Rachmawati Soekarnoputri, anak dari pendiri Indonesia, Presiden Soekarno dan adik dari mantan presiden Megawati, ditangkap pada dini hari Jumat, kata pengacara," demikian seperti Liputan6.com kutip dari Telegraph.

Telegraph melaporkan bahwa media-media Indonesia meliput konferensi pers Rachmawati pada Kamis, meminta para pendemo untuk menduduki gedung DPR. Menurut artikel tersebut, aksi Rachmawati dianggap tindakan makar karena telah melawan pemerintah.

Media Malaysia, New Straits Times Online, mengutip Bernama memberi judul artikel "Sukarno's daughter, rockstar Ahmad Dhani among 10 nabbed over treason."

Artikel itu menyebut penangkapan tidak terkait aksi demo 2 Desember yang meminta penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melainkan karena melakukan tindakan makar melawan pemerintah.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

Rachmawati ditangkap dan diperiksa di Mako Brimob Kelapa II Depok. Menurut pengacaranya, adik kandung Presiden Megawati itu menolak menjawab pertanyaan penyidik tentang dugaan makar yang ditujukan kepadanya. Ditaambah, kondisi kesehatan yang terbilang tidak stabil. Juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa, mengatakan kliennya dimintai keterangan untuk Berita Acara Penyidikan (BAP) sebanyak dua kali.

Rachmawati bersama pengacaranya meninggalkan Mako Brimob Kelapa II Depok pada pukul 22.00 WIB Jumat, 2 Desember menggunakan Mercedes-Benz berwarna hitam.

"Mbak Rachma diizinkan berobat keluar karena proses BAP sudah selesai. Dia tidak layak untuk ditahan," Teguh memungkasi.

"

| Dunia | Sorot | Penangkapan | Anak | Presiden | Sukarno | atas | Tuduhan | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aksi | demo | Desember< | a>  | ternyata | hanya | menarik | perhatian | nasional | internasional | menyoroti | salat | Jumat | massal | yang | digelar | Lapangan | Monumen | Nasional | (Monas) | p> Dunia | lewat | media | asing | juga | menyorot | tentang | penangkapan | orang | terduga | makar | Apalagi | salah | satu | antaranya | adalah | musikus | Ahmad | Dhani< | calon | Wakil | Bupati | Bekasi | Bukan | tanpa | alasan | suami | Mulan | Jameela | pernah | dikecam | terkait | dengan | menjiplak | lagu | Queen | Will | Rock | untuk | kampanye | Pilpres | 2014 | Ditambah | kostum | Nazi | dianggap | pantas | p> Selain | Dhani | membuat | dunia | terkesima | ditangkap | karena | diduga | makar< | Rachmawati | Soekarnoputri | Seperti | diketahui | lain | bukan | anak | proklamator | Republik | Indonesia | presiden | pertama | Soekarno | adik | Megawati | p> Me | artikel | berjudul | Indonesian | police | arrest | sister | former | president | ahead | rally | Channel | News | Asia< | Singapura | menaikkan | lainnya | termasuk | Bintang | Pamungkas | menjelang | aksi | Desember | p> Adapun | surat | kabar | Inggris | Telegraph< | memberi | judul | Daughter | Indonesias | founding | arrested | over | alleged | anti | government | plot | amid | mass | protests | em>< | p> Rachmawati | pendiri | mantan | pada | dini | hari | kata | pengacara | demikian | seperti | com< | kutip | Telegraph | p> Telegraph< | melaporkan | bahwa | meliput | konferensi | pers | Kamis | meminta | para | pendemo | menduduki | gedung | Menurut | tersebut | tind | telah | melawan | pemerintah | p> Media | Malaysia | Straits | Times | Online | mengutip | Bernama< | Sukarnos | daughter | rockstar | among | nabbed | treason | p> Artikel | menyebut | penahanan | Basuki | Tjahaja | Purnama | atau | Ahok | melainkan | melakukan | p> Sementara | Reuters | dalam | laporannya | bertajuk | protesters | fury | Christian | governor | menuliskan | pagi | mana | delapan | didakwa | melanggar | diperiksa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | pengacaranya | kandung | menolak | menjawab | pertanyaan | penyidik | dugaan | ditujukan | kepadanya | Ditaambah | kondisi | kesehatan | terbilang | stabil | Juru | bicara | Teguh | Santosa | mengat | kliennya | dimintai | keterangan | Berita | Acara | Penyidikan | (BAP) | sebanyak | kali | bersama | meninggalkan | pukul | menggun | Mercedes | Benz | berwarna | hitam | p> Mbak | Rachma | diizinkan | berobat | keluar | proses | selesai | layak | ditahan | memungkasi | p> |

Dunia Sorot Penangkapan Anak Presiden Sukarno atas Tuduhan Makar

Liputan6.com, Jakarta - Aksi demo 2 Desember lalu ternyata tak hanya menarik perhatian nasional. Dunia internasional pun menyoroti salat Jumat massal yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas) itu.

Dunia lewat media asing juga menyorot tentang penangkapan 10 orang terduga makar. Apalagi salah satu di antaranya adalah musikus Ahmad Dhani, yang juga calon Wakil Bupati Bekasi. Bukan tanpa alasan, suami dari Mulan Jameela itu pernah dikecam media internasional terkait dengan menjiplak lagu Queen, "We Will Rock You", untuk kampanye Pilpres 2014 lalu. Ditambah dengan kostum ala Nazi yang dianggap tidak pantas.

Selain Ahmad Dhani, yang membuat dunia terkesima adalah salah satu dari 10 orang yang ditangkap karena diduga makar adalah Rachmawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, Rachmawati tak lain tak bukan adalah anak dari proklamator Republik Indonesia, presiden pertama Soekarno dan juga dari adik presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Melalu artikel yang berjudul "Indonesian police arrest sister of former president Megawati ahead of rally" dari Channel News Asia, media Singapura itu menaikkan artikel terkait penangkapan Rachmawati dan 10 orang lainnya, termasuk Ahmad Dhani dan Sri Bintang Pamungkas menjelang aksi demo 2 Desember.

Adapun artikel surat kabar Inggris, The Telegraph, memberi judul "Daughter of Indonesia's founding president arrested over alleged anti-government plot, amid mass protests".

"Rachmawati Soekarnoputri, anak dari pendiri Indonesia, Presiden Soekarno dan adik dari mantan presiden Megawati, ditangkap pada dini hari Jumat, kata pengacara," demikian seperti Liputan6.com kutip dari Telegraph.

Telegraph melaporkan bahwa media-media Indonesia meliput konferensi pers Rachmawati pada Kamis, meminta para pendemo untuk menduduki gedung DPR. Menurut artikel tersebut, aksi Rachmawati dianggap tindakan makar karena telah melawan pemerintah.

Media Malaysia, New Straits Times Online, mengutip Bernama memberi judul artikel "Sukarno's daughter, rockstar Ahmad Dhani among 10 nabbed over treason."

Artikel itu menyebut penangkapan tidak terkait aksi demo 2 Desember yang meminta penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melainkan karena melakukan tindakan makar melawan pemerintah.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

Rachmawati ditangkap dan diperiksa di Mako Brimob Kelapa II Depok. Menurut pengacaranya, adik kandung Presiden Megawati itu menolak menjawab pertanyaan penyidik tentang dugaan makar yang ditujukan kepadanya. Ditaambah, kondisi kesehatan yang terbilang tidak stabil. Juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa, mengatakan kliennya dimintai keterangan untuk Berita Acara Penyidikan (BAP) sebanyak dua kali.

Rachmawati bersama pengacaranya meninggalkan Mako Brimob Kelapa II Depok pada pukul 22.00 WIB Jumat, 2 Desember menggunakan Mercedes-Benz berwarna hitam.

"Mbak Rachma diizinkan berobat keluar karena proses BAP sudah selesai. Dia tidak layak untuk ditahan," Teguh memungkasi.

"

| Dunia | Sorot | Penangkapan | Anak | Presiden | Sukarno | atas | Tuduhan | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aksi | demo | Desember< | a>  | ternyata | hanya | menarik | perhatian | nasional | internasional | menyoroti | salat | Jumat | massal | yang | digelar | Lapangan | Monumen | Nasional | (Monas) | p> Dunia | lewat | media | asing | juga | menyorot | tentang | penangkapan | orang | terduga | makar | Apalagi | salah | satu | antaranya | adalah | musikus | Ahmad | Dhani< | calon | Wakil | Bupati | Bekasi | Bukan | tanpa | alasan | suami | Mulan | Jameela | pernah | dikecam | terkait | dengan | menjiplak | lagu | Queen | Will | Rock | untuk | kampanye | Pilpres | 2014 | Ditambah | kostum | Nazi | dianggap | pantas | p> Selain | Dhani | membuat | dunia | terkesima | ditangkap | karena | diduga | makar< | Rachmawati | Soekarnoputri | Seperti | diketahui | lain | bukan | anak | proklamator | Republik | Indonesia | presiden | pertama | Soekarno | adik | Megawati | p> Me | artikel | berjudul | Indonesian | police | arrest | sister | former | president | ahead | rally | Channel | News | Asia< | Singapura | menaikkan | lainnya | termasuk | Bintang | Pamungkas | menjelang | aksi | Desember | p> Adapun | surat | kabar | Inggris | Telegraph< | memberi | judul | Daughter | Indonesias | founding | arrested | over | alleged | anti | government | plot | amid | mass | protests | em>< | p> Rachmawati | pendiri | mantan | pada | dini | hari | kata | pengacara | demikian | seperti | com< | kutip | Telegraph | p> Telegraph< | melaporkan | bahwa | meliput | konferensi | pers | Kamis | meminta | para | pendemo | menduduki | gedung | Menurut | tersebut | tind | telah | melawan | pemerintah | p> Media | Malaysia | Straits | Times | Online | mengutip | Bernama< | Sukarnos | daughter | rockstar | among | nabbed | treason | p> Artikel | menyebut | penahanan | Basuki | Tjahaja | Purnama | atau | Ahok | melainkan | melakukan | p> Sementara | Reuters | dalam | laporannya | bertajuk | protesters | fury | Christian | governor | menuliskan | pagi | mana | delapan | didakwa | melanggar | diperiksa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | pengacaranya | kandung | menolak | menjawab | pertanyaan | penyidik | dugaan | ditujukan | kepadanya | Ditaambah | kondisi | kesehatan | terbilang | stabil | Juru | bicara | Teguh | Santosa | mengat | kliennya | dimintai | keterangan | Berita | Acara | Penyidikan | (BAP) | sebanyak | kali | bersama | meninggalkan | pukul | menggun | Mercedes | Benz | berwarna | hitam | p> Mbak | Rachma | diizinkan | berobat | keluar | proses | selesai | layak | ditahan | memungkasi | p> |

Alasan Polri Tangkap 11 Tersangka Makar Jelang Demo 212

Liputan6.com, Jakarta Polri telah mencium indikasi makar oleh kelompok tertentu jauh sebelum rencana demo 2 Desember. Polri pun menangkap 11 tokoh dan aktivis yang diduga terlibat rencana makar beberapa saat sebelum aksi damai 2 Desember di Monas dimulai.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengaku telah memiliki bukti permulaan atas penangkapan 11 tokoh dan aktivis terduga makar itu. Upaya hukum yang dilakukan aparat kepolisian juga diyakini dapat dipertanggungjawabkan.

"Pemeriksaan sudah mengacu pada landasan hukum yang ada, bukti permulaan cukup. Insya Allah polisi akan tanggung jawab secara hukum," ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).

Boy juga membeberkan alasan penangkapan dilakukan Jumat pagi, 2 Desember 2106 adalah untuk menjaga kemurnian niat ibadah jutaan umat yang berkumpul di Monas. Sebab, polisi melihat ada indikasi pemanfaatan aksi damai 2 Desember itu untuk hal negatif oleh pihak tertentu.

"Kami tak ingin niat tulus alim ulama yang datang kegiatan doa di Silang Monas disusupi niat lain. Jadi kita cegah. Intinya tindakan hukum itu kita cegah," kata dia.

Apalagi, massa yang datang berasal dari berbagai daerah yang tentu memiliki karakteristik dan pemahaman yang berbeda-beda. Polri khawatir jika tidak dilakukan pencegahan, akan ada massa yang terprovokasi dan justru menodai niat baik jutaan umat lainnya.

"Maka tindakan hukum terhadap sejumlah tokoh ini terpaksa harus diambil oleh Polri untuk eliminasi berbagai kerawanan dalam pemanfaatan massa yang banyak," pungkas Boy.

Sebelumnya, 11 tokoh dan aktivis ditangkap di beberapa tempat dalam waktu yang hampir bersamaan, Jumat dini hari, 2 Desember 2016. Mereka diduga terlibat upaya makar.

Tujuh orang tersangka makar, yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam. Begitu juga terhadap musikus Ahmad Dhani yang menjadi tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Sementara tiga lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Pemufakatan Jahat.

"

| Alasan | Polri | Tangkap | Tersangka | Makar | Jelang | Demo | Liputan6 | Jakarta< | strong> | telah | mencium | indikasi | makar< | oleh | kelompok | tertentu | jauh | rencana | demo | Desember | menangkap | tokoh | aktivis | yang | diduga | terlibat | makar | beberapa | saat | aksi | damai | Monas | dimulai | p> Kadiv | Humas | Mabes | Irjen | Rafli | Amar | mengaku | memiliki | bukti | permulaan | atas | penangkapan | terduga | Upaya | hukum | dilakukan | aparat | kepolisian | juga | diyakini | dapat | dipertanggungjawabkan | p> Pemeriksaan | mengacu | pada | landasan | cukup | Insya | Allah | polisi | tanggung | jawab | secara | ujar | Jakarta | Selatan | Sabtu | 2016) | p> Boy | membeberkan | alasan | Jumat | pagi | 2106 | adalah | untuk | menjaga | kemurnian | niat | ibadah | jutaan | umat | berkumpul | Sebab | melihat | pemanfaatan | negatif | pihak | p> Kami | ingin | tulus | alim | ulama | datang | kegiatan | Silang | disusupi | lain | Jadi | cegah | Intinya | tind | kata | p> Apalagi | massa | berasal | berbagai | daerah | tentu | karakteristik | pemahaman | berbeda | beda | khawatir | jika | pencegahan | terprovokasi | justru | menodai | baik | lainnya | p> Maka | terhadap | sejumlah | terpaksa | harus | diambil | eliminasi | kerawanan | dalam | banyak | pungkas | p> Senya | ditangkap | tempat | waktu | hampir | bersamaan | dini | hari | 2016 | Mereka | upaya | p> Tujuh | orang | tersangka | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | dipulangkan | setelah | menjalani | pemeriksaan | 1x24 | Begitu | musikus | Ahmad | Dhani | menjadi | penghinaan | Presiden | Joko | Widodo | p> Sementara | tiga | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Polda | Metro | Jaya | Ketiganya | dijerat | dengan | Pasal | KUHP | tentang | Pemufakatan | Jahat | p> |

Alasan Polri Tangkap 11 Tersangka Makar Jelang Demo 212

Liputan6.com, Jakarta Polri telah mencium indikasi makar oleh kelompok tertentu jauh sebelum rencana demo 2 Desember. Polri pun menangkap 11 tokoh dan aktivis yang diduga terlibat rencana makar beberapa saat sebelum aksi damai 2 Desember di Monas dimulai.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengaku telah memiliki bukti permulaan atas penangkapan 11 tokoh dan aktivis terduga makar itu. Upaya hukum yang dilakukan aparat kepolisian juga diyakini dapat dipertanggungjawabkan.

"Pemeriksaan sudah mengacu pada landasan hukum yang ada, bukti permulaan cukup. Insya Allah polisi akan tanggung jawab secara hukum," ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).

Boy juga membeberkan alasan penangkapan dilakukan Jumat pagi, 2 Desember 2106 adalah untuk menjaga kemurnian niat ibadah jutaan umat yang berkumpul di Monas. Sebab, polisi melihat ada indikasi pemanfaatan aksi damai 2 Desember itu untuk hal negatif oleh pihak tertentu.

"Kami tak ingin niat tulus alim ulama yang datang kegiatan doa di Silang Monas disusupi niat lain. Jadi kita cegah. Intinya tindakan hukum itu kita cegah," kata dia.

Apalagi, massa yang datang berasal dari berbagai daerah yang tentu memiliki karakteristik dan pemahaman yang berbeda-beda. Polri khawatir jika tidak dilakukan pencegahan, akan ada massa yang terprovokasi dan justru menodai niat baik jutaan umat lainnya.

"Maka tindakan hukum terhadap sejumlah tokoh ini terpaksa harus diambil oleh Polri untuk eliminasi berbagai kerawanan dalam pemanfaatan massa yang banyak," pungkas Boy.

Sebelumnya, 11 tokoh dan aktivis ditangkap di beberapa tempat dalam waktu yang hampir bersamaan, Jumat dini hari, 2 Desember 2016. Mereka diduga terlibat upaya makar.

Tujuh orang tersangka makar, yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam. Begitu juga terhadap musikus Ahmad Dhani yang menjadi tersangka penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Sementara tiga lainnya, yakni Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar ditahan di Polda Metro Jaya. Ketiganya dijerat dengan UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Pemufakatan Jahat.

"

| Alasan | Polri | Tangkap | Tersangka | Makar | Jelang | Demo | Liputan6 | Jakarta< | strong> | telah | mencium | indikasi | makar< | oleh | kelompok | tertentu | jauh | rencana | demo | Desember | menangkap | tokoh | aktivis | yang | diduga | terlibat | makar | beberapa | saat | aksi | damai | Monas | dimulai | p> Kadiv | Humas | Mabes | Irjen | Rafli | Amar | mengaku | memiliki | bukti | permulaan | atas | penangkapan | terduga | Upaya | hukum | dilakukan | aparat | kepolisian | juga | diyakini | dapat | dipertanggungjawabkan | p> Pemeriksaan | mengacu | pada | landasan | cukup | Insya | Allah | polisi | tanggung | jawab | secara | ujar | Jakarta | Selatan | Sabtu | 2016) | p> Boy | membeberkan | alasan | Jumat | pagi | 2106 | adalah | untuk | menjaga | kemurnian | niat | ibadah | jutaan | umat | berkumpul | Sebab | melihat | pemanfaatan | negatif | pihak | p> Kami | ingin | tulus | alim | ulama | datang | kegiatan | Silang | disusupi | lain | Jadi | cegah | Intinya | tind | kata | p> Apalagi | massa | berasal | berbagai | daerah | tentu | karakteristik | pemahaman | berbeda | beda | khawatir | jika | pencegahan | terprovokasi | justru | menodai | baik | lainnya | p> Maka | terhadap | sejumlah | terpaksa | harus | diambil | eliminasi | kerawanan | dalam | banyak | pungkas | p> Senya | ditangkap | tempat | waktu | hampir | bersamaan | dini | hari | 2016 | Mereka | upaya | p> Tujuh | orang | tersangka | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | dipulangkan | setelah | menjalani | pemeriksaan | 1x24 | Begitu | musikus | Ahmad | Dhani | menjadi | penghinaan | Presiden | Joko | Widodo | p> Sementara | tiga | Bintang | Pamungkas | Jamran | Rizal | Kobar | ditahan | Polda | Metro | Jaya | Ketiganya | dijerat | dengan | Pasal | KUHP | tentang | Pemufakatan | Jahat | p> |