Showing posts sorted by relevance for query bertajuk. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query bertajuk. Sort by date Show all posts

Saturday, December 3, 2016

Tiga Orang Ditahan karena Dugaan Makar, Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet Dipulangkan

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul menyatakan, tiga dari 10 orang yang diperiksa polisi telah ditahan penyidik lantaran diduga terlibat makar.

Sementara itu, tujuh orang lainnya dipulangkan dengan alasan subyektivitas penyidik.

"Ketiga orang di sini berinisial J, R, dan SBP, dilakukan penahanan sejak kemarin pukul 22.00 WIB," kata Martinus dalam diskusi bertajuk "Dikejar Makar" di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

(Baca: Pelaku Dugaan Makar Diharapkan Bisa Pulang atas Pertimbangan Usia)

Dari tiga orang yang ditahan, dua di antaranya diduga melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sementara itu, seorang lainnya ditahan karena diduga melakukan perbuatan yang diatur di dalam pasal makar.

"Mereka akan ditahan dalam 20 hari ke depan," kata Martinus.

[embedded content]

(Baca: Penyelidikan 10 Tersangka Makar sejak Tiga Pekan Lalu)

Sebelumnya, polisi mengamankan 10 orang yang diduga terlibat aksi makar. Sepuluh orang tersebut adalah Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein, Adityawarman, Jamran, Eko, dan Rizal Khobar.

(Baca: Polisi Tetapkan Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet Jadi Tersangka)

Kompas TV Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Makar Datangi Mako Brimob

"

| Tiga | Orang | Ditahan | karena | Dugaan | Makar, | Ahmad | Dhani | Ratna | Sarumpaet | Dipulangkan | JAKARTA | KOMPAS | com â€"< | strong> | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Mabes | Polri< | Kombes | Martinus | Sitompul< | menyat | tiga | orang | yang | diperiksa | polisi | telah | ditahan | penyidik | lantaran | diduga | terlibat | makar | p>Sementara | tujuh | lainnya | dipulangkan | dengan | alasan | subyektivitas | p>Ketiga | sini | berinisial | dilakukan | penahanan | sejak | kemarin | pukul | kata | dalam | diskusi | bertajuk | Dikejar | Makar | Jakarta | Sabtu | 2016) | p>(Baca: | Pelaku | Diharapkan | Bisa | Pulang | atas | Pertimbangan | Usia< | a>)< | p>Dari | antaranya | melanggar | Undang | Nomor | Tahun | 2008 | tentang | Informasi | Transaksi | Elektronik | Sementara | seorang | melakukan | perbuatan | diatur | pasal | p>Mereka | hari | depan | p> [embedded | content]< | Penyelidikan | Tersangka | Pekan | Lalu< | p>Senya | mengamankan | aksi | Sepuluh | tersebut | adalah | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | Kivlan | Zein | Adityawarman | Jamran | Rizal | Khobar | Polisi | Tetapkan | Jadi | Tersangka< | p> Kompas | span> | Kuasa | Hukum | Datangi | Mako | Brimob< | p> |

Habiburokhman: Masa Aki-aki dan Nini-nini Dituduh Makar?

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Habiburokhman, menilai penangkapan 10 aktivis atas dugaan makar sebagai suatu hal yang berlebihan.

Menurut dia, jika dilihat dari usia serta kekuatan yang dimiliki para aktivis tersebut, kecil kemungkinan mereka melakukan hal itu.

"Pak Bintang (Sri Bintang Pamungkas) usianya 70 tahun, Kivlan Zein 70 tahun, Ratna sekitar 60-an mendekati akhir, masa aki-aki dan nini-nini dituduh makar? Ini intelijennya bagaimana?" kata Habiburokhman dalam diskusi Polemik bertajuk "Dikejar Makar" di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

Ia mengatakan, beberapa waktu terakhir sempat muncul isu terkait aksi unjuk rasa yang menuntut digelarnya sidang istimewa ke MPR. Tuntutan juga dilakukan untuk mengembalikan Undang-Undang Dasar ke UUD 1945.

Menurut Habiburokhman, tuntutan itu bukanlah sebuah upaya makar.

(Baca juga: Permufakatan Makar Beda dengan Penyampaian Kritik, Ini Penjelasan Polri)

Sebaliknya, kata dia, cara penyampaian tuntutan melalui parlemen merupakan suatu hal yang telah diatur dalam konstitusi Indonesia.

"Mau demo ke DPR atau menuntut sidang istimewa, siapa pun boleh melakukannya, tetapi faktanya kan tidak begitu amat," kata dia.

Lebih jauh, ia mengatakan, dari sejumlah aktivis yang ditangkap, tidak semuanya berencana mengikuti kegiatan aksi doa bersama kemarin.

Sebagian ada yang ditangkap saat berada di rumah. Adapun musisi Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet ditangkap saat berada di hotel yang dekat lokasi doa bersama.

"Ahmad Dhani dan Ratna itu menginap di Sari Pan Pacific itu karena untuk mempermudah ke Monas," kata Habiburokhman.

(Baca juga: Pelaku Dugaan Makar Diharapkan Bisa Pulang atas Pertimbangan Usia)

Kompas TV 3 Tersangka Dugaan Makar Ditahan

"

| Habiburokhman: | Masa | Aki-aki | Nini-nini | Dituduh | Makar? | JAKARTA | KOMPAS | com< | strong> â€" | Kuasa | hukum | Ratna | Sarumpaet< | Habiburokhman | menilai | penangkapan | aktivis | atas | dugaan | makar | sebagai | suatu | yang | berlebihan | p> Menurut | jika | dilihat | usia | serta | kekuatan | dimiliki | para | tersebut | kecil | kemungkinan | melakukan | p> Pak | Bintang | (Sri | Pamungkas< | usianya | tahun | Kivlan | Zein< | mendekati | akhir | masa | nini | dituduh | intelijennya | bagaimana | kata | dalam | diskusi | Polemik | bertajuk | Dikejar | Makar | Jakarta | Sabtu | 2016) | p> Ia | mengat | beberapa | waktu | terakhir | sempat | muncul | terkait | aksi | unjuk | rasa | menuntut | digelarnya | sidang | istimewa | Tuntutan | juga | dilakukan | untuk | mengembalikan | Undang | Dasar | 1945 | tuntutan | bukanlah | sebuah | upaya | p> (Baca | juga: | Permufakatan | Beda | dengan | Penyampaian | Kritik | Penjelasan | Polri< | a>)< | p> Sebaliknya | cara | penyampaian | parlemen | merup | telah | diatur | konstitusi | Indonesia | p> Mau | demo | atau | siapa | boleh | melakukannya | faktanya | begitu | amat | p> Lebih | jauh | sejumlah | ditangkap | semuanya | berencana | mengikuti | kegiatan | bersama< | kemarin | p> Sebagian | saat | berada | rumah | Adapun | musisi | Ahmad | Dhani< | hotel | dekat | lokasi | p> Ahmad | menginap | Sari | Pacific | karena | mempermudah | Monas | Pelaku | Dugaan | Diharapkan | Bisa | Pulang | Pertimbangan | Usia< | p> Kompas | span> | Tersangka | Ditahan< | p> |

Pengacara: Terduga Makar Kok Aki-Aki dan Nini, Tak Punya Pasukan

Liputan6.com, Jakarta - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) mengaku heran dengan tuduhan makar yang ditujukan kepada sejumlah aktivis yang ditahan Polri. Mereka ditangkap sebelum aksi damai 2 Desember kemarin.

Ketua Dewan Pembina ACTA Habiburokhman mengatakan, sejumlah tokoh yang ditangkap telah berusia lanjut. Mereka tidak memiliki pasukan atau senjata untuk menggulingkan pemerintahan saat ini.

"Pak Sri Bintang 70 tahun, Pak Kivlan dan Adityawarman 70 tahun. Kemudian Mbak Ratna (Sarumpaet) 59 ujung, mau 60 tahun. Kok ini aki-aki dan nini (kakek dan nenek) dituduh makar," ujar Habiburokhman dalam diskusi bertajuk "Dikejar Makar" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016).

Habiburokhman mengaku mendampingi sejumlah aktivis yang ditangkap Polri atas tuduhan makar. Beberapa dijemput di tempat yang sama di Hotel Sari Pan Pacific, antara lain Ratna Sarumpaet dan Ahmad Dhani.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, aktivis yang ditangkap semula akan dibawa ke Mapolda Metro Jaya. Kemudian dipindahkan tiba-tiba ke Mako Brimob, Depok.

"Kami kayak diculik, mau dibawa ke Lubang Buaya," ujar Habiburokhman.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menambahkan, seharusnya Polri tidak terlalu panik dengan adanya dugaan makar tersebut. Sebab, yang ditangkap adalah orang-orang sudah lanjut usia.

"Terduga makar ini kan para manula, ya dihadapi dengan santai-santai saja," kata Adhie dalam kesempatan yang sama.

"

| Pengacara: | Terduga | Makar | Aki-Aki | Nini, | Punya | Pasukan | Liputan6 | Jakarta | strong> | Advokat | Cinta | Tanah | (ACTA) | mengaku | heran | dengan | tuduhan makar< | yang | ditujukan | kepada | sejumlah | aktivis | ditahan | Polri | Mereka | ditangkap | aksi | damai | Desember | kemarin | p> Ketua | Dewan | Pembina | ACTA | Habiburokhman | mengat | tokoh | telah | berusia | lanjut | memiliki | pasukan | atau | senjata | untuk | menggulingkan | pemerintahan | saat | p> Pak | Bintang | tahun | Kivlan | Adityawarman | Kemudian | Mbak | Ratna | (Sarumpaet) | ujung | nini | (kakek | nenek) | dituduh | makar | ujar | dalam | diskusi | bertajuk | Dikejar | kawasan | Cikini | Pusat | Sabtu | 2016) | p> Habiburokhman | mendampingi | atas | tuduhan | Beberapa | dijemput | tempat | sama | Hotel | Sari | Pacific | antara | lain | Sarumpaet | Ahmad | Dhani | p> Politikus | Partai | Gerindra | semula | dibawa | Mapolda | Metro | Jaya | dipindahkan | tiba | Mako | Brimob | Depok | p> Kami | kayak | diculik | Lubang | Buaya | p> Koordinator | Indonesia | Bersih | (GIB) | Adhie | Massardi | menambahkan | seharusnya | panik | adanya | dugaan | makar< | tersebut | Sebab | adalah | orang | usia | p> Terduga | para | manula | dihadapi | santai | kata | kesempatan | p> |

Monday, December 5, 2016

Eksklusif: Ini Bukti Sri Bintang Pamungkas Cs Diduga Makar | politik

Aktivis Sri Bintang Pamungkas ditangkap di rumahnya di Cibubur, Depok, 2 Desember 2016. ISTIMEWA

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi membidik beberapa orang baru yang diduga terlibat dalam upaya menggulingkan Presiden Joko Widodo atau makar. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, enggan menyebutkan siapa saja yang dimaksudkan orang baru tersebut. “Masih dalam penyelidikan, tidak mungkin kami buka (nama-namanya),” kata dia, Senin, 5 Desember 2016.

Boy juga menolak menjelaskan apakah pihak-pihak yang dimaksudkan terlibat dalam sejumlah pertemuan yang membahas upaya makar. Salah satunya adalah pertemuan di Rumah Kedaulatan Rakyat di Jalan Guntur Nomor 49, Manggarai, Jakarta Selatan, pada Rabu lalu, 30 November 2016, sekitar pukul 13.00. Belasan orang diduga hadir dalam pertemuan itu.

Baca: Terungkap, Alasan Polisi Cokok Terduga Makar di Jumat Subuh

Tempo memperoleh bukti undangan pertemuan itu. Rapat itu bertajuk “Konsolidasi Pergerakan dan Konferensi Pers ‘Front Revolusi 2016’”. Dalam undangan, Front menyatakan, selain bergabung dengan aksi bela Islam III 212, menuntut Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama dipenjarakan. Mereka juga menuntut pemerintahan Jokowi-Kalla diturunkan lewat Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 asli.

Koordinator Jaringan Aksi Lawan Ahok (JALA), Sri Bintang Pamungkas, tersangka kasus dugaan makar, juga hadir dalam acara itu. Berdasarkan video yang diperoleh Tempo, Sri Bintang menyatakan saat ini bukan saatnya lagi untuk penggalangan massa, melainkan melakukan revolusi.

Baca: >Wiranto Sebut Hal Ini Bisa Hentikan Demo Tolak Ahok

Saat ini polisi masih menahan Sri Bintang dan Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta Utara, Jamran, serta Ketua Komando Barisan Rakyat (Kobar) Rizal Izal. Sedangkan tujuh tersangka lain kasus dugaan makar dibebaskan pada Sabtu dini hari. Mereka adalah Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo; bekas anggota staf ahli Panglima TNI, Brigadir Jenderal Purnawirawan Adityawarman Thaha; bekas Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Kivlan Zen; aktivis organisasi kemasyarakatan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein; Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri; tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz, serta aktivis Ratna Sarumpaet. Musikus Ahmad Dhani Prasetyo, yang dijerat dengan pasal penghinaan presiden, juga dibebaskan.

Baca: Asal-usul Makar, Ini Penjelasan Wiranto

Razman Arief Nasution, kuasa hukum Sri Bintang, mengatakan video itu tak diambil di Guntur, melainkan ketika Sri Bintang sedang berpidato di kolong jembatan jalan tol Pluit, Kalijodo, Jakarta Utara. Menurut dia, hal tersebut tak bisa dianggap sebagai upaya makar. "Karena sifatnya imbauan kepada warga," kata dia.

Seorang penghuni Rumah Kedaulatan, Hadi Joban, mengatakan pertemuan pada Rabu lalu hanya membahas perkara penistaan agama. Hanya, kata dia, mengemuka pendapat, jika pemerintah tak bisa mengatasi kasus Ahok, lebih baik Jokowi turun. “Mungkin kalimat itu yang diduga makar,” ujar Hadi.

Baca: Sri Bintang Ajukan Penangguhan Penahanan Hari Ini

Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan, mengatakan penyidik akan memeriksa kembali para tersangka yang ditangkap pada Jumat lalu dalam waktu dekat.

DEWI SUCI RAHAYU | NINIS CHAIRUNNISA | INGE KLARA | DANANG FIRMANTO | LARISSA HUDA | EKO ARI

Baca Pula
Presiden Jokowi Pakai Payung & Sendal Jepit Biru, Menyindir?
>
Sidang Pengadilan Ahok Kamis, 13 Jaksa Siapkan Dakwaan

[embedded content]

"

| Eksklusif: | Bukti | Bintang | Pamungkas | Diduga | Makar | politik | Aktivis | ditangkap | rumahnya | Cibubur | Depok | Desember | 2016 | ISTIMEWA< | p> TEMPO | strong>< | span> | Jakarta< | Polisi | membidik | beberapa | orang | baru | yang | diduga | terlibat | dalam | upaya | menggulingkan | Presiden | Joko | Widodo | atau | makar | Kepala | Divisi | Hubungan | Masyarakat | Polri | Inspektur | Jenderal | Rafli | Amar | enggan | menyebutkan | siapa | dimaksudkan | tersebut | “Masih | penyelidikan | mungkin | kami | buka | (nama | namanya) | kata | Senin | p>Boy | juga | menolak | menjelaskan | apakah | pihak | sejumlah | pertemuan | membahas | Salah | satunya | adalah | Rumah | Kedaulatan | Rakyat | Jalan | Guntur | Nomor | Manggarai | Jakarta | Selatan | pada | Rabu | November | pukul | Belasan | hadir | p>Baca: | Terungkap | Alasan | Cokok | Terduga | Jumat | Subuh< | p>Tempo< | memperoleh | bukti | undangan | Rapat | bertajuk | “Konsolidasi | Perger | Konferensi | Pers | ‘Front | Revolusi | 2016’” | Dalam | Front | menyat | selain | bergabung | dengan | aksi | bela | Islam | menuntut | Gubernur | nonaktif | Basuki | Tjahaja | Purnama | dipenjar | Mereka | pemerintahan | Jokowi | Kalla | diturunkan | lewat | Sidang | Istimewa | Majelis | Permusyawaratan | kembali | Undang | Dasar | 1945 | asli | p> Koordinator | Jaringan | Aksi | Lawan | Ahok | (JALA) | tersangka | kasus | dugaan | acara | Berdasarkan | video | diperoleh | Tempo | saat | bukan | saatnya | lagi | untuk | penggalangan | massa | melainkan | melakukan | revolusi | p>Baca:< | strong> | Wiranto | Sebut | Bisa | Hentikan | Demo | Tolak | Ahok< | p>Saat | polisi | masih | menahan | Ketua | Aliansi | Utara | Jamran | serta | Komando | Barisan | (Kobar) | Rizal | Izal | Sedangkan | tujuh | lain | dibebaskan | Sabtu | dini | hari | Bidang | Pengkajian | Ideologi | Partai | Gerindra | Suryo | Santjojo; | bekas | anggota | staf | ahli | Panglima | Brigadir | Purnawirawan | Adityawarman | Thaha; | Staf | Cadangan | Strategis | Angkatan | Darat | Kivlan | Zen; | aktivis | organisasi | kemasyarakatan | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Husein; | Wakil | Umum | Rachmawati | Soekarnoputri; | tokoh | buruh | Alvin | Indra | Fariz | Ratna | Sarumpaet | Musikus | Ahmad | Dhani | Prasetyo | dijerat | pasal | penghinaan | presiden | Asal | usul | Penjelasan | Wiranto< | p>Razman | Arief | Nasution | kuasa | hukum | mengat | diambil | ketika | berpidato | kolong | jembatan | jalan | Pluit | Kalijodo | Menurut | dianggap | sebagai | Karena | sifatnya | imbauan | kepada | warga | p>Seorang | penghuni | Hadi | Joban | hanya | perkara | penistaan | agama | Hanya | mengemuka | pendapat | jika | pemerintah | mengatasi | lebih | baik | turun | “Mungkin | kalimat | ujar | Ajukan | Penangguhan | Penahanan | Hari | Ini< | p>Kepala | Polda | Metro | Jaya | Mochamad | Iriawan | penyidik | memeriksa | para | waktu | dekat | p>DEWI | SUCI | RAHAYU | NINIS | CHAIRUNNISA | INGE | KLARA | DANANG | FIRMANTO | LARISSA | HUDA | ARI< | p>Baca | PulaPresiden | Pakai | Payung | & | Sendal | Jepit | Biru | Menyindir | a>Sidang | Pengadilan | Kamis | Jaksa | Siapkan | Dakwaan< | p> [embedded | content]< | p> < | div> |

Saturday, December 3, 2016

Dunia Sorot Penangkapan Anak Presiden Sukarno atas Tuduhan Makar

Liputan6.com, Jakarta - Aksi demo 2 Desember lalu ternyata tak hanya menarik perhatian nasional. Dunia internasional pun menyoroti salat Jumat massal yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas) itu.

Dunia lewat media asing juga menyorot tentang penangkapan 10 orang terduga makar. Apalagi salah satu di antaranya adalah musikus Ahmad Dhani, yang juga calon Wakil Bupati Bekasi. Bukan tanpa alasan, suami dari Mulan Jameela itu pernah dikecam media internasional terkait dengan menjiplak lagu Queen, "We Will Rock You", untuk kampanye Pilpres 2014 lalu. Ditambah dengan kostum ala Nazi yang dianggap tidak pantas.

Selain Ahmad Dhani, yang membuat dunia terkesima adalah salah satu dari 10 orang yang ditangkap karena diduga makar adalah Rachmawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, Rachmawati tak lain tak bukan adalah anak dari proklamator Republik Indonesia, presiden pertama Soekarno dan juga dari adik presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Melalu artikel yang berjudul "Indonesian police arrest sister of former president Megawati ahead of rally" dari Channel News Asia, media Singapura itu menaikkan artikel terkait penangkapan Rachmawati dan 10 orang lainnya, termasuk Ahmad Dhani dan Sri Bintang Pamungkas menjelang aksi demo 2 Desember.

Adapun artikel surat kabar Inggris, The Telegraph, memberi judul "Daughter of Indonesia's founding president arrested over alleged anti-government plot, amid mass protests".

"Rachmawati Soekarnoputri, anak dari pendiri Indonesia, Presiden Soekarno dan adik dari mantan presiden Megawati, ditangkap pada dini hari Jumat, kata pengacara," demikian seperti Liputan6.com kutip dari Telegraph.

Telegraph melaporkan bahwa media-media Indonesia meliput konferensi pers Rachmawati pada Kamis, meminta para pendemo untuk menduduki gedung DPR. Menurut artikel tersebut, aksi Rachmawati dianggap tindakan makar karena telah melawan pemerintah.

Media Malaysia, New Straits Times Online, mengutip Bernama memberi judul artikel "Sukarno's daughter, rockstar Ahmad Dhani among 10 nabbed over treason."

Artikel itu menyebut penangkapan tidak terkait aksi demo 2 Desember yang meminta penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melainkan karena melakukan tindakan makar melawan pemerintah.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

Rachmawati ditangkap dan diperiksa di Mako Brimob Kelapa II Depok. Menurut pengacaranya, adik kandung Presiden Megawati itu menolak menjawab pertanyaan penyidik tentang dugaan makar yang ditujukan kepadanya. Ditaambah, kondisi kesehatan yang terbilang tidak stabil. Juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa, mengatakan kliennya dimintai keterangan untuk Berita Acara Penyidikan (BAP) sebanyak dua kali.

Rachmawati bersama pengacaranya meninggalkan Mako Brimob Kelapa II Depok pada pukul 22.00 WIB Jumat, 2 Desember menggunakan Mercedes-Benz berwarna hitam.

"Mbak Rachma diizinkan berobat keluar karena proses BAP sudah selesai. Dia tidak layak untuk ditahan," Teguh memungkasi.

"

| Dunia | Sorot | Penangkapan | Anak | Presiden | Sukarno | atas | Tuduhan | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aksi | demo | Desember< | a>  | ternyata | hanya | menarik | perhatian | nasional | internasional | menyoroti | salat | Jumat | massal | yang | digelar | Lapangan | Monumen | Nasional | (Monas) | p> Dunia | lewat | media | asing | juga | menyorot | tentang | penangkapan | orang | terduga | makar | Apalagi | salah | satu | antaranya | adalah | musikus | Ahmad | Dhani< | calon | Wakil | Bupati | Bekasi | Bukan | tanpa | alasan | suami | Mulan | Jameela | pernah | dikecam | terkait | dengan | menjiplak | lagu | Queen | Will | Rock | untuk | kampanye | Pilpres | 2014 | Ditambah | kostum | Nazi | dianggap | pantas | p> Selain | Dhani | membuat | dunia | terkesima | ditangkap | karena | diduga | makar< | Rachmawati | Soekarnoputri | Seperti | diketahui | lain | bukan | anak | proklamator | Republik | Indonesia | presiden | pertama | Soekarno | adik | Megawati | p> Me | artikel | berjudul | Indonesian | police | arrest | sister | former | president | ahead | rally | Channel | News | Asia< | Singapura | menaikkan | lainnya | termasuk | Bintang | Pamungkas | menjelang | aksi | Desember | p> Adapun | surat | kabar | Inggris | Telegraph< | memberi | judul | Daughter | Indonesias | founding | arrested | over | alleged | anti | government | plot | amid | mass | protests | em>< | p> Rachmawati | pendiri | mantan | pada | dini | hari | kata | pengacara | demikian | seperti | com< | kutip | Telegraph | p> Telegraph< | melaporkan | bahwa | meliput | konferensi | pers | Kamis | meminta | para | pendemo | menduduki | gedung | Menurut | tersebut | tind | telah | melawan | pemerintah | p> Media | Malaysia | Straits | Times | Online | mengutip | Bernama< | Sukarnos | daughter | rockstar | among | nabbed | treason | p> Artikel | menyebut | penahanan | Basuki | Tjahaja | Purnama | atau | Ahok | melainkan | melakukan | p> Sementara | Reuters | dalam | laporannya | bertajuk | protesters | fury | Christian | governor | menuliskan | pagi | mana | delapan | didakwa | melanggar | diperiksa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | pengacaranya | kandung | menolak | menjawab | pertanyaan | penyidik | dugaan | ditujukan | kepadanya | Ditaambah | kondisi | kesehatan | terbilang | stabil | Juru | bicara | Teguh | Santosa | mengat | kliennya | dimintai | keterangan | Berita | Acara | Penyidikan | (BAP) | sebanyak | kali | bersama | meninggalkan | pukul | menggun | Mercedes | Benz | berwarna | hitam | p> Mbak | Rachma | diizinkan | berobat | keluar | proses | selesai | layak | ditahan | memungkasi | p> |

Friday, December 2, 2016

Dunia Sorot Penahanan 10 Orang Diduga Makar Jelang Aksi Damai 212

Liputan6.com, Jakarta - Tak hanya demo 2 Desember yang menjadi sorotan dunia. Sejumlah media massa asing juga memuat laporan penangkapan 10 orang terduga makar.

Melalui artikel berjudul "Jakarta protests: Treason arrests as mass rally against city's Governor, Ahok, get underway", ABC News memuat pernyataan Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto yang mengatakan 10 orang ditangkap pagi tadi. Delapan di antaranya terduga makar dan konspirasi jahat, sementara dua lainnya melanggar Undang-Undang ITE.

"Polisi mengatakan mereka yang ditangkap atas dugaan makar tengah diinterogasi dan dimintai keterangan lebih lanjut," demikian laporan dari ABC News, Jumat, (2/12/2016).

Dalam laporannya, ABC News juga memuat bahwa salah satu dari 10 orang yang ditangkap tersebut adalah adik presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati. Disebutkan pula bahwa pengacara terkenal Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, setuju untuk menjadi kuasa hukum mereka yang ditangkap atas dugaan makar.

"Saya akan membela mereka karena saya percaya mereka berjuang untuk sesuatu yang mereka yakini benar, sah, dan konstitusional," ujar Yusril.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo enggan banyak berkomentar terkait penangkapan tersebut. Ia justru mengungkap kecil kemungkinan bahwa demo 2 Desember akan diwarnai kerusuhan.

"Itu berdasarkan komitmen yang telah disepakati. Saya rasa ini akan menjadi aksi yang super damai. Super oke," ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

"Mereka kini ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan," ujar Kombes Rikwanto.

Media Singapura, Straits Times, dengan laporannya berjudul "Indonesia arrests 10 for dissident activities, charges 8 of them for treason" juga menginformasikan peristiwa serupa. Pihak kepolisian RI dilaporkan menangkap 10 tersangka dengan delapan di antaranya terduga makar, sementara dua lainnya melanggar pasal UU ITE.

"Kombes Rikwanto tidak menyebutkan nama, tapi mengidentifikasi mereka dengan sembilan inisial, yakni AD, E, AD, KZ, FH, RA, JA, RK dan SB," tulis Straits Times dalam laporannya.

Disebutkan pula bahwa beberapa yang ditangkap termasuk tokoh politik dan aktivis yang vokal terhadap mengkritik Presiden Jokowi dan gubernur non-aktif Basuki Tjahaja Purnama.

Ada pula News Ghana yang menulis laporan bertajuk "Indonesian police arrest 10 over treason allegation".

"Kesepuluh orang tersebut ditangkap sekitar pukul 03.00 hingga pukul 06.00 pagi tadi. Mereka saat ini tengah diinvestigasi di Markas Brimob. Di antara yang ditahan adalah Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, pensiunan jenderal Kivlan Zen, mantan menteri Rizal Ramli, bintang rock Dhani Ahmad dan Rachmawati Soekarnoputri yang merupakan adik dari mantan Presiden Indonesia, Megawati Soekarnoputri," tulis News Ghana yang mengutip laporan Xinhua.

Media tersebut mengutip pernyataan pihak kepolisian RI yang mengatakan, penangkapan kesepuluh orang ini tidak ada kaitannya dengan aksi damai 2 Desember yang tengah berlangsung di ibu kota.

Dalam beberapa waktu ke depan Kepala Kepolisian RI, Jenderal Tito Karnavian, dilaporkan akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan peristiwa penangkapan 10 orang ini.

"

| Dunia | Sorot | Penahanan | Orang | Diduga | Makar | Jelang | Aksi | Damai | Liputan6 | Jakarta | strong> | hanya | demo | Desember< | a> yang | menjadi | sorotan | dunia | Sejumlah | media | massa | asing | juga | memuat | laporan | penangkapan | orang | terduga | makar | p> Melalui | artikel | berjudul | protests: | Treason | arrests | mass | rally | against | citys | Governor | Ahok | underway | News< | em> memuat | pernyataan | Karo | Penmas | Mabes | Polri | Kombes | Rikwanto | yang | mengatakan | ditangkap | pagi | tadi | Delapan | antaranya | konspirasi | jahat | sementara | lainnya | melanggar | Undang | p> Polisi | mereka | atas | dugaan | tengah | diinterogasi | dimintai | keterangan | lebih | lanjut | demikian | dari | News | Jumat | 2016) | p> Dalam | laporannya | bahwa | salah | satu | tersebut | adalah | adik | presiden | Megawati | Soekarnoputri | Rachmawati | Disebutkan | pula | pengacara | terkenal | Indonesia | Yusril | Ihza | Mahendra | setuju | untuk | kuasa | hukum | p> Saya | akan | membela | karena | saya | percaya | berjuang | sesuatu | yakini | benar | konstitusional | ujar | p> Sementara | Presiden | Joko | Widodo | enggan | banyak | berkomentar | terkait | justru | mengungkap | kecil | kemungkinan | a> akan | diwarnai | kerusuhan | p> Itu | berdasarkan | komitmen | telah | disepakati | Saya | rasa | aksi | super | damai | Super | pria | akrab | disapa | Jokowi | Reuters | dalam | bertajuk | protesters | amid | fury | over | Christian | governor | menuliskan | menjelang | mana | delapan | didakwa | p> Mereka | kini | ditahan | menjalani | pemeriksaan | p> Media | Singapura | Straits | Times | dengan | dissident | activities | charges | them | treason | menginformasikan | peristiwa | serupa | Pihak | kepolisian | dilaporkan | menangkap | tersangka | pasal | p> Kombes | tidak | menyebutkan | nama | tapi | mengidentifikasi | sembilan | inisial | yakni | tulis | Times< | p> Disebutkan | beberapa | termasuk | tokoh | politik | aktivis | vokal | terhadap | mengkritik | gubernur | aktif | Basuki | Tjahaja | Purnama | p> Ada | Ghana< | menulis | bertajuk Indonesian | police | arrest | allegation | em>< | p> Kesepuluh | sekitar | pukul | hingga | Mereka | saat | diinvestigasi | Markas | Brimob | antara | Ratna | Sarumpaet | Bintang | Pamungkas | pensiunan | jenderal | Kivlan | mantan | menteri | Rizal | Ramli | bintang | rock< | Dhani | Ahmad | merupakan | mengutip | Xinhua | pihak | kesepuluh | kaitannya | berlangsung | kota | waktu | depan | Kepala | Kepolisian |  Jenderal | Tito | Karnavian | menggelar | konferensi | pers | menjelaskan | p> |

Saturday, December 3, 2016

Dunia Sorot Penangkapan Anak Presiden Sukarno atas Tuduhan Makar

Liputan6.com, Jakarta - Aksi demo 2 Desember lalu ternyata tak hanya menarik perhatian nasional. Dunia internasional pun menyoroti salat Jumat massal yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas) itu.

Dunia lewat media asing juga menyorot tentang penangkapan 10 orang terduga makar. Apalagi salah satu di antaranya adalah musikus Ahmad Dhani, yang juga calon Wakil Bupati Bekasi. Bukan tanpa alasan, suami dari Mulan Jameela itu pernah dikecam media internasional terkait dengan menjiplak lagu Queen, "We Will Rock You", untuk kampanye Pilpres 2014 lalu. Ditambah dengan kostum ala Nazi yang dianggap tidak pantas.

Selain Ahmad Dhani, yang membuat dunia terkesima adalah salah satu dari 10 orang yang ditangkap karena diduga makar adalah Rachmawati Soekarnoputri. Seperti diketahui, Rachmawati tak lain tak bukan adalah anak dari proklamator Republik Indonesia, presiden pertama Soekarno dan juga dari adik presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Melalu artikel yang berjudul "Indonesian police arrest sister of former president Megawati ahead of rally" dari Channel News Asia, media Singapura itu menaikkan artikel terkait penangkapan Rachmawati dan 10 orang lainnya, termasuk Ahmad Dhani dan Sri Bintang Pamungkas menjelang aksi demo 2 Desember.

Adapun artikel surat kabar Inggris, The Telegraph, memberi judul "Daughter of Indonesia's founding president arrested over alleged anti-government plot, amid mass protests".

"Rachmawati Soekarnoputri, anak dari pendiri Indonesia, Presiden Soekarno dan adik dari mantan presiden Megawati, ditangkap pada dini hari Jumat, kata pengacara," demikian seperti Liputan6.com kutip dari Telegraph.

Telegraph melaporkan bahwa media-media Indonesia meliput konferensi pers Rachmawati pada Kamis, meminta para pendemo untuk menduduki gedung DPR. Menurut artikel tersebut, aksi Rachmawati dianggap tindakan makar karena telah melawan pemerintah.

Media Malaysia, New Straits Times Online, mengutip Bernama memberi judul artikel "Sukarno's daughter, rockstar Ahmad Dhani among 10 nabbed over treason."

Artikel itu menyebut penangkapan tidak terkait aksi demo 2 Desember yang meminta penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melainkan karena melakukan tindakan makar melawan pemerintah.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

Rachmawati ditangkap dan diperiksa di Mako Brimob Kelapa II Depok. Menurut pengacaranya, adik kandung Presiden Megawati itu menolak menjawab pertanyaan penyidik tentang dugaan makar yang ditujukan kepadanya. Ditaambah, kondisi kesehatan yang terbilang tidak stabil. Juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa, mengatakan kliennya dimintai keterangan untuk Berita Acara Penyidikan (BAP) sebanyak dua kali.

Rachmawati bersama pengacaranya meninggalkan Mako Brimob Kelapa II Depok pada pukul 22.00 WIB Jumat, 2 Desember menggunakan Mercedes-Benz berwarna hitam.

"Mbak Rachma diizinkan berobat keluar karena proses BAP sudah selesai. Dia tidak layak untuk ditahan," Teguh memungkasi.

"

| Dunia | Sorot | Penangkapan | Anak | Presiden | Sukarno | atas | Tuduhan | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aksi | demo | Desember< | a>  | ternyata | hanya | menarik | perhatian | nasional | internasional | menyoroti | salat | Jumat | massal | yang | digelar | Lapangan | Monumen | Nasional | (Monas) | p> Dunia | lewat | media | asing | juga | menyorot | tentang | penangkapan | orang | terduga | makar | Apalagi | salah | satu | antaranya | adalah | musikus | Ahmad | Dhani< | calon | Wakil | Bupati | Bekasi | Bukan | tanpa | alasan | suami | Mulan | Jameela | pernah | dikecam | terkait | dengan | menjiplak | lagu | Queen | Will | Rock | untuk | kampanye | Pilpres | 2014 | Ditambah | kostum | Nazi | dianggap | pantas | p> Selain | Dhani | membuat | dunia | terkesima | ditangkap | karena | diduga | makar< | Rachmawati | Soekarnoputri | Seperti | diketahui | lain | bukan | anak | proklamator | Republik | Indonesia | presiden | pertama | Soekarno | adik | Megawati | p> Me | artikel | berjudul | Indonesian | police | arrest | sister | former | president | ahead | rally | Channel | News | Asia< | Singapura | menaikkan | lainnya | termasuk | Bintang | Pamungkas | menjelang | aksi | Desember | p> Adapun | surat | kabar | Inggris | Telegraph< | memberi | judul | Daughter | Indonesias | founding | arrested | over | alleged | anti | government | plot | amid | mass | protests | em>< | p> Rachmawati | pendiri | mantan | pada | dini | hari | kata | pengacara | demikian | seperti | com< | kutip | Telegraph | p> Telegraph< | melaporkan | bahwa | meliput | konferensi | pers | Kamis | meminta | para | pendemo | menduduki | gedung | Menurut | tersebut | tind | telah | melawan | pemerintah | p> Media | Malaysia | Straits | Times | Online | mengutip | Bernama< | Sukarnos | daughter | rockstar | among | nabbed | treason | p> Artikel | menyebut | penahanan | Basuki | Tjahaja | Purnama | atau | Ahok | melainkan | melakukan | p> Sementara | Reuters | dalam | laporannya | bertajuk | protesters | fury | Christian | governor | menuliskan | pagi | mana | delapan | didakwa | melanggar | diperiksa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | pengacaranya | kandung | menolak | menjawab | pertanyaan | penyidik | dugaan | ditujukan | kepadanya | Ditaambah | kondisi | kesehatan | terbilang | stabil | Juru | bicara | Teguh | Santosa | mengat | kliennya | dimintai | keterangan | Berita | Acara | Penyidikan | (BAP) | sebanyak | kali | bersama | meninggalkan | pukul | menggun | Mercedes | Benz | berwarna | hitam | p> Mbak | Rachma | diizinkan | berobat | keluar | proses | selesai | layak | ditahan | memungkasi | p> |

Habiburokhman: Masa Aki-aki dan Nini-nini Dituduh Makar?

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Habiburokhman, menilai penangkapan 10 aktivis atas dugaan makar sebagai suatu hal yang berlebihan.

Menurut dia, jika dilihat dari usia serta kekuatan yang dimiliki para aktivis tersebut, kecil kemungkinan mereka melakukan hal itu.

"Pak Bintang (Sri Bintang Pamungkas) usianya 70 tahun, Kivlan Zein 70 tahun, Ratna sekitar 60-an mendekati akhir, masa aki-aki dan nini-nini dituduh makar? Ini intelijennya bagaimana?" kata Habiburokhman dalam diskusi Polemik bertajuk "Dikejar Makar" di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

Ia mengatakan, beberapa waktu terakhir sempat muncul isu terkait aksi unjuk rasa yang menuntut digelarnya sidang istimewa ke MPR. Tuntutan juga dilakukan untuk mengembalikan Undang-Undang Dasar ke UUD 1945.

Menurut Habiburokhman, tuntutan itu bukanlah sebuah upaya makar.

(Baca juga: Permufakatan Makar Beda dengan Penyampaian Kritik, Ini Penjelasan Polri)

Sebaliknya, kata dia, cara penyampaian tuntutan melalui parlemen merupakan suatu hal yang telah diatur dalam konstitusi Indonesia.

"Mau demo ke DPR atau menuntut sidang istimewa, siapa pun boleh melakukannya, tetapi faktanya kan tidak begitu amat," kata dia.

Lebih jauh, ia mengatakan, dari sejumlah aktivis yang ditangkap, tidak semuanya berencana mengikuti kegiatan aksi doa bersama kemarin.

Sebagian ada yang ditangkap saat berada di rumah. Adapun musisi Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet ditangkap saat berada di hotel yang dekat lokasi doa bersama.

"Ahmad Dhani dan Ratna itu menginap di Sari Pan Pacific itu karena untuk mempermudah ke Monas," kata Habiburokhman.

(Baca juga: Pelaku Dugaan Makar Diharapkan Bisa Pulang atas Pertimbangan Usia)

Kompas TV 3 Tersangka Dugaan Makar Ditahan

"

| Habiburokhman: | Masa | Aki-aki | Nini-nini | Dituduh | Makar? | JAKARTA | KOMPAS | com< | strong> â€" | Kuasa | hukum | Ratna | Sarumpaet< | Habiburokhman | menilai | penangkapan | aktivis | atas | dugaan | makar | sebagai | suatu | yang | berlebihan | p> Menurut | jika | dilihat | usia | serta | kekuatan | dimiliki | para | tersebut | kecil | kemungkinan | melakukan | p> Pak | Bintang | (Sri | Pamungkas< | usianya | tahun | Kivlan | Zein< | mendekati | akhir | masa | nini | dituduh | intelijennya | bagaimana | kata | dalam | diskusi | Polemik | bertajuk | Dikejar | Makar | Jakarta | Sabtu | 2016) | p> Ia | mengat | beberapa | waktu | terakhir | sempat | muncul | terkait | aksi | unjuk | rasa | menuntut | digelarnya | sidang | istimewa | Tuntutan | juga | dilakukan | untuk | mengembalikan | Undang | Dasar | 1945 | tuntutan | bukanlah | sebuah | upaya | p> (Baca | juga: | Permufakatan | Beda | dengan | Penyampaian | Kritik | Penjelasan | Polri< | a>)< | p> Sebaliknya | cara | penyampaian | parlemen | merup | telah | diatur | konstitusi | Indonesia | p> Mau | demo | atau | siapa | boleh | melakukannya | faktanya | begitu | amat | p> Lebih | jauh | sejumlah | ditangkap | semuanya | berencana | mengikuti | kegiatan | bersama< | kemarin | p> Sebagian | saat | berada | rumah | Adapun | musisi | Ahmad | Dhani< | hotel | dekat | lokasi | p> Ahmad | menginap | Sari | Pacific | karena | mempermudah | Monas | Pelaku | Dugaan | Diharapkan | Bisa | Pulang | Pertimbangan | Usia< | p> Kompas | span> | Tersangka | Ditahan< | p> |