Showing posts sorted by relevance for query pentolan. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pentolan. Sort by date Show all posts

Thursday, December 8, 2016

Tangkap Aktivis dengan Tuduhan Makar, Nama Baik Polri Jadi Taruhan : Okezone News

JAKARTA â€" Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, mempersilakan kepolisian memproses hukum sejumlah aktivis yang diduga melakukan makar terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Arief mengingatkan nama baik Polri menjadi taruhannya jika tak ada bukti adanya makar.

"Namun jika polisi nanti tidak bisa membuktikan adanya upaya makar dari kelompok aktivis maka taruhannya adalah nama Polri sendiri," ujar Arief saat dihubungi, Jumat (9/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Ia melanjutkan, apa yang dilakukan sejumlah aktivis seperti Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, serta Hatta Taliwang belum bisa disebut sebagai tindakan makar. Arif menerangkan, syarat terjadinya makar jika adanya keterlibatan militer, pengikut banyak, sampai keinginan untuk mengganti ideologi negara.

"Sebab biasanya di semua negara jika terjadi makar maka syarat utama harus ada keterlibatan militer, keinginan menggantikan ideologi negara, pengikutnya banyak, dan ada rapat-rapat tertutup. Nah, ini mereka mau makar masa buat rapat terbuka dan ngundang wartawan," keluh Arief.

Presiden Jokowi, menurutnya, tak boleh begitu saja percaya dengan informasi akan adanya gerakan makar yamg direncanakan pada 2 Desember 2016. Perbedaan pandangan, kata Arief, sah-sah saja di negara demokrasi seperti Indonesia, sepanjang tak mengubah konstitusi negara.

"Jadi Pak Jokowi dan Polri harus waspada jangan-jangan informasi para aktivis akan adanya makar dari intelijen hanya sebuah cara untuk semakin mendelegitimasi institusi Polri sebagai penjaga demokrasi yang akhirnya Polri akan bernasib sama seperti institusi TNI di era Soeharto," simpulnya.

Diketahui, 10 orang ditangkap dalam kasus dugaan makar pada 2 Desember 2016. Mereka adalah mantan staf ahli panglima TNI, Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha; mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen (Purn) Kivlan Zein; dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Kemudian seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet; pentolan band Dewa 19 sekaligus calon wakil bupati Bekasi, Ahmad Dhani; putri presiden pertama RI Soekarno, Rachmawati Soerkarnoputri; Sri Bintang Pamungkas; dan Eko. Sementara ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar.

Terakhir, kepolisian menangkap mantan anggota DPR 1999â€"2004, Hatta Taliwang, yang diduga terlibat dengan pemufakatan makar bersama delapan aktivis yang sudah ditetapkan tersangka.

"

| Tangkap | Aktivis | dengan | Tuduhan | Makar, | Nama | Baik | Polri | Jadi | Taruhan | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | Wakil | Ketua | Umum | Partai | Gerindra | Arief | Poyuono | mempersil | kepolisian | memproses | hukum | sejumlah | aktivis | yang | diduga | melakukan | makar | terhadap | pemerintahan | Presiden | Joko | Widodo | (Jokowi) | Namun | mengingatkan | nama | baik | menjadi | taruhannya | jika | bukti | adanya | p> Namun | polisi | nanti | membuktikan | upaya | kelompok | maka | adalah | sendiri | ujar | saat | dihubungi | Jumat | 2016) | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Ia | melanjutkan | dilakukan | seperti | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | serta | Hatta | Taliwang | disebut | sebagai | tind | Arif | menerangkan | syarat | terjadinya | keterlibatan | militer | pengikut | banyak | sampai | keinginan | untuk | mengganti | ideologi | negara | p> Sebab | biasanya | semua | terjadi | utama | harus | menggantikan | pengikutnya | rapat | tertutup | Nah< | masa | buat | terbuka | ngundang< | wartawan | keluh | p> Presiden | Jokowi | menurutnya | boleh | begitu | percaya | informasi | yamg | direncan | pada | Desember | 2016 | Perbedaan | pandangan | kata | demokrasi | Indonesia | sepanjang | mengubah | konstitusi | p> Jadi | waspada | jangan | para | intelijen | hanya | sebuah | cara | semakin | mendelegitimasi | institusi | penjaga | akhirnya | bernasib | sama | Soeharto | simpulnya | p> Diketahui | orang | ditangkap | dalam | kasus | dugaan | Mereka | mantan | staf | ahli | panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha; | Kepala | Staf | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein; | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Kemudian | seniman | politik | Ratna | Sarumpaet; | pentolan | band | Dewa | sekaligus | calon | wakil | bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani; | putri | presiden | pertama | Soekarno | Soerkarnoputri; | Pamungkas; | Sementara | dijerat | Pasal | Undang | yakni | Jamran | Rizal | Kobar | p> Terakhir | menangkap | anggota | 1999â€"2004 | terlibat | pemufakatan | bersama | delapan | ditetapkan | tersangka | p> |

Friday, December 2, 2016

Giliran Kubu Ahmad Dhani Cs Bicara Soal Penangkapan dan Dugaan Makar

Jakarta - Setelah Mabes Polri, giliran kubu Ahmad Dhani dan kawan-kawan yang angkat bicara tentang penangkapan. Mereka juga menjelaskan seputar dugaan terlibat makar.

Penjelasan ini disampaikan Ahmad Dhani cs melalui kuasa hukum dan orang terdekat mereka pada Jumat 2 Desember 2016.

Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman yang mendampingi pentolan grup band Dewa 19 mengatakan Dhani dalam kondisi sehat selama menjalani pemeriksaan. Dia menyebut Ahmad Dhani dikenai pasal 207 KUHP terkait orasinya pada demonstrasi 4 November lalu. Dhani juga dalam kondisi sehat. Sedangkan polisi menyatakan Dhani Cs dijemput karena diduga akan melakukan upaya makar pada hari Jumat ini.

Sedangkan Yusril Ihza Mahendra hadir mendampingi Rachmawati Soekarnoputri. Yusril mengaku masih akan mendalami pasal-pasal dugaan makar yang ditujukan kepada Rachmawati tersebut.

Sementara itu, istri Sri Bintang Pamungkas, Erlina. menjelaskan suaminya tidak melakukan makar seperti yang dituduhkan polisi. Pada tanggal 1 Desember suaminya itu bukan terlibat kegiatan, tapi mengantar surat ke DPR-MPR dan Markas TNI di Cilangkap.

Berikut penjelasan kubu Ahmad Dhani Cs:

> Sebelumnya
Penjelasan Lengkap Polri Soal Penangkapan Ahmad Dhani Cs dan Dugaan Makar

Penjelasan Lengkap Polri Soal Penangkapan Ahmad Dhani Cs dan Dugaan Makar

1 / 5

> Selanjutnya
Giliran Kubu Ahmad Dhani Cs Bicara Soal Penangkapan dan Dugaan Makar

Pengacara: Ahmad Dhani Santai Diperiksa

"

| Giliran | Kubu | Ahmad | Dhani | Bicara | Soal | Penangkapan | Dugaan | Makar | Jakarta< | strong> | Setelah | Mabes | Polri | giliran | kubu | kawan | yang | angkat | bicara | tentang | penangkapan | Mereka | juga | menjelaskan | seputar | dugaan | terlibat | makar | Penjelasan | disampaikan | melalui | kuasa | hukum | orang | terdekat | mereka | pada | Jumat | Desember | 2016 | p>Dewan | Pembina | Advokat | Cinta | Tanah | (ACTA) | Habiburokhman | mendampingi | pentolan | grup | band | Dewa | mengatakan | dalam | kondisi | sehat | selama | menjalani | pemeriksaan | menyebut | dikenai | pasal | KUHP | terkait | orasinya | demonstrasi | November | lalu | Sedangkan | polisi | menyatakan | dijemput | karena | diduga | akan | melakukan | upaya | hari | p>Sedangkan | Yusril | Ihza | Mahendra | hadir | Rachmawati | Soekarnoputri | mengaku | masih | mendalami | ditujukan | kepada | tersebut | p>Sementara | istri | Bintang | Pamungkas | Erlina | suaminya | tidak | seperti | dituduhkan | Pada | tanggal | bukan | kegiatan | tapi | mengantar | surat | Markas | Cilangkap | p>Berikut | penjelasan | Cs: < | p>>< | span> | Selanjutnya< | span> < | div> Pengacara: | Santai | Diperiksa< | h3> < | div> < | div> |

Sunday, December 4, 2016

Peninggalan Belanda, UU Terkait Makar Sebaiknya Diuji Materi di MK : Okezone News

JAKARTA - Peraturan perundang-undangan terkait kemanan negara yang mengatur soal makar sebaiknya ditinjau kembali melalui uji materi (judicial review) di Mahkamah Konstitusi (MK). Demikian disarankan ahli pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof Hibnu Nugroho.

"Pandangan saya karena ini delik keamanan negara rumusannya harus terkonsep dan terstruktur, sehingga kalau tidak jelas lebih baik uji materi ke MK, apakah ini masuk kualifikasi delik melanggar HAM atau bertentangan dengan UUD 1945 apa tidak," katanya saat dihubungi Okezone, Minggu (4/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Kendati pasal makar masuk ke dalam delik formil, namun konsep, rancangan dan batasan penjelasan aturan ini mesti jelas dan terukur sehingga tidak menimbulkan multitafsir.

"Biar ada batasan yang cukup, memang UU ini delik formil. Delik formil itu delik yang tidak perlu melibatkan akibat, jadi (baru) usaha (makar) pun bisa (ditindak). Tapi usaha yang bagaimana? Inilah yang harus terukur," terang dia.

Saat ditanya mengenai kemungkinan peraturan terkait makar ini diuji materi ke MK, Hibnu menjawab bahwa aturan hukum tersebut merupakan peninggalan zaman belanda. "Ya, paling tidak karena ini konstruksi hukum. Itu kan UU peninggalan Belanda Keamanan Negara itu," pungkasnya.

Sebelumnya, pada 2 Desember 2016, delapan orang ditangkap atas dugaan pemufakatan makar yakni eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein, dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein. 

Selanjutnya, adalah seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet, pentolan Dewa 19 sekaligus calon Wakil Bupati Bekasi Ahmad Dhani, putri Presiden pertama Presiden Soekarno, Rachmawati Soerkarnoputri, Sri Bintang Pamungkas dan Eko. 

Sementara juga ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar.

Hingga kini polisi masih menahan tiga orang, mereka adalah Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar. Delapan tersangka lainnya sudah dilepas usai menjalani pemeriksaan 1x24 jam.

"

| Peninggalan | Belanda, | Terkait | Makar | Sebaiknya | Diuji | Materi | Okezone | News | JAKARTA | strong> | Peraturan | perundang | undangan | terkait | kemanan | negara | yang | mengatur | soal | makar | sebaiknya | ditinjau | kembali | materi | (judicial | review< | em>) | Mahkamah | Konstitusi | (MK) | Demikian | disarankan | ahli | pidana | Universitas | Jenderal | Soedirman | (Unsoed) | Prof | Hibnu | Nugroho | p> Pandangan | saya | karena | delik | keamanan | rumusannya | harus | terkonsep | terstruktur | kalau | jelas | lebih | baik | apakah | masuk | kualifikasi | melanggar | atau | bertentangan | dengan | 1945 | katanya | saat | dihubungi | Okezone< | Minggu | 2016) | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Kendati | pasal | dalam | formil | konsep | rancangan | batasan | penjelasan | aturan | mesti | terukur | menimbulkan | multitafsir | p> Biar | cukup | memang | Delik | perlu | melibatkan | jadi | (baru) | usaha | (makar) | (ditindak) | Tapi | bagaimana | Inilah | terang | p> Saat | ditanya | mengenai | kemungkinan | peraturan | diuji | menjawab | bahwa | hukum | tersebut | merup | peninggalan | zaman | belanda | paling | konstruksi | Belanda | Keamanan | Negara | pungkasnya | p> Senya | pada | Desember | 2016 | delapan | orang | ditangkap | atas | dugaan | pemufakatan | yakni | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | Ketua | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Selanjutnya | adalah | seniman | aktivis | politik | Ratna | Sarumpaet | pentolan | Dewa | sekaligus | calon | Wakil | Bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani | putri | Presiden | pertama | Soekarno | Rachmawati | Soerkarnoputri | Bintang | Pamungkas | p> Sementara | juga | dijerat | Pasal | Undang | Jamran | Rizal | Kobar | p> Hingga | kini | polisi | masih | menahan | tiga | Delapan | tersangka | lainnya | dilepas | usai | menjalani | pemeriksaan | 1x24 | p> |

Friday, December 2, 2016

Kronologi Penangkapan Ahmad Dhani atas Dugaan Makar

Bintang.com, Jakarta Ahmad Dhani ditangkap pihak kepolisian pada Jumat (2/12/2016) dini hari di hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Penangkapan tersebut terkait dugaan makar yang dilakukannya bersama beberapa tokoh terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sehari sebelum penangkapan, Ahmad Dhani dan sejumlah tokoh tersebut yang tergabung dalam Gerakan Selamatkan NKRI menggelar jumpa pers di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Saat itu, Dhani memastikan dirinya tidak akan ikut bergabung dalam aksi damai 212 yang dilakukan di Monas pagi tadi (2/12/2016).

"Saya kemungkinan besar tidak ikut aksi di Monas. Karena saya mau salat Jumat di Masjid," kata Ahmad Dhani di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Kicauan Ahmad Dhani. (Twitter/@AHMADDHANIPRAST)

Meski tidak mengikuti aksi unjuk rasa di Monas, Dhani berencana ikut dalam aksi demo yang dimotori Rachmawati Soekarno Putri dan Lily Wahid di Gedung MPR, Senayan, 2 Desember 2016 usai salat Jumat. Aksi tersebut menuntut penjarakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan menuntut MPR melakukan sidang istimewa dengan agenda tunggal penetapan dan pemberlakukan kembali UUD 45 yang asli.

Hanya selang beberapa jam setelah jumpa pers, Ahmad Dhani menghebohkan publik dengan kabar penangkapannya oleh pihak kepolisian. Padahal sebelumnya, Dhani sempat berkicau di Twitter bahwa ada orang yang mendatanginya di kamar hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Menurutnya, orang tersebut mengaku sebagai polisi dan nyaris mendobrak kamarnya.

Setelah kicauan Ahmad Dhani tersebut, rilis di kalangan wartawan menyebutkan Ahmad Dhani dan sejumlah nama telah dijemput pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Mereka dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok atas tudingan makar. Di antara nama-nama yang dimaksud yaitu Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Sri Bintang dan lainnya.

Ahmad Dhani dijemput pihak kepolisian terkait isu makar. (istimewa)

Sampai saat ini informasi tentang pentolan Republik Cinta Manajemen itu masih belum banyak dan detail. Ramdan Alamsyah, kuasa hukum yang selama ini mendampingi Ahmad Dhani belum bisa dihubungi atau ditemui.

Sementara itu, Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Sri Bintang mengatakan bahwa penangkapan kliennya atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. "Sri Bintang ditangkap atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. Saya belum kenal siapa dia. Lalu yang lain dengan alasan yang berbeda. Tapi benang merahnya dituding makar," katanya.

Ahmad Dhani (Instagram/ahmaddhaniprast)

Ditambahkan oleh Razman, pasal yang disangkakan kepada klien dan teman-temannya pun sama yaitu terkait makar. Menurut Razman, tudingan makar tersebut tak bisa sembarangan disematkan tanpa bukti yang jelas. "Pasal yang disangkakan sama yaitu pasal 107 jo 110 KUHP tentang tindakan makar. Ini terminologi nggak gampang, apalagi Sri Bintang yang sangat senior mengetahui soal negara," ujar Razman.

Hingga saat ini, Ahmad Dhani kabarnya masih melakukan pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Razman mengatakan, sejumlah tokoh termasuk Ahmad Dhani diperiksa di ruangan berbeda-beda didampingi kuasa hukumnya masing-masing. 

"

| Kronologi | Penangkapan | Ahmad | Dhani | atas | Dugaan | Makar | Bintang | Jakarta< | strong> | Dhani< | ditangkap | pihak | kepolisian | pada | Jumat | 2016) | dini | hari | hotel | Sari | Pacific | Jakarta | Pusat | tersebut | terkait | dugaan | makar | yang | dilakukannya | bersama | beberapa | tokoh | terhadap | pemerintahan | Presiden | Joko | Widodo< | strong>< | p> Sehari | sebelum | penangkapan | sejumlah | tergabung | dalam | Gerakan | Selamatkan | NKRI | menggelar | jumpa | pers | Hotel | Jalan | Thamrin | Saat | memastikan | dirinya | tidak | akan | ikut | bergabung | aksi | damai | dilakukan | Monas | pagi | tadi | p> Saya | kemungkinan | besar | Karena | saya | salat | Masjid | kata | Kamis | p> < | blockquote> < | p> Meski | mengikuti | unjuk | rasa | berencana | demo | dimotori | Rachmawati | Soekarno | Putri | Lily | Wahid | Gedung | Senayan | Desember | 2016 | usai | Aksi | menuntut | penjarakan | Basuki | Tjahaja | Purnama | (Ahok) | melakukan | sidang | istimewa | dengan | agenda | tunggal | penetapan | pemberlakukan | kembali | asli | p> Hanya | selang | setelah | menghebohkan | publik | kabar | penangkapannya | oleh | Padahal | sebelumnya | sempat | berkicau | Twitter | bahwa | orang | mendatanginya | kamar | Menurutnya | mengaku | sebagai | polisi | nyaris | mendobrak | kamarnya | p> Setelah | kicauan | rilis | kalangan | wartawan | menyebutkan | nama | telah | dijemput | untuk | dimintai | keterangan | Mereka | dibawa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | tudingan | antara | dimaksud | yaitu | Ratna | Sarumpaet | Soekarnoputri | Kivlan | Zein | lainnya | p> Sampai | saat | informasi | tentang | pentolan | Republik | Cinta | Manajemen | masih | belum | banyak | detail | Ramdan | Alamsyah | kuasa | hukum | selama | mendampingi | bisa | dihubungi | atau | ditemui | p> Sementara | Razman | Arif | Nasution | selaku | mengatakan | kliennya | laporan | seseorang | bernama | Ridwan | Hanafi | Saya | kenal | siapa | Lalu | lain | alasan | berbeda | Tapi | benang | merahnya | dituding | katanya | p> Ditambahkan | pasal | disangkakan | kepada | klien | teman | temannya | sama | Menurut | sembarangan | disematkan | tanpa | bukti | jelas | Pasal | KUHP | tindakan | terminologi | nggak | gampang | apalagi | sangat | senior | mengetahui | soal | negara | ujar | p> Hingga | kabarnya | pemeriksaan | Jawa | Barat | termasuk | diperiksa | ruangan | beda | didampingi | hukumnya | masing | p> |

Saturday, December 3, 2016

Diduga Makar, Polisi: Tujuh Orang Pulang dan Tiga Ditahan : Okezone News

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya melepaskan tujuh orang yang diduga melakukan pemufakatan makar pasca-melakukan pemeriksaan di Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan dari 10 orang yang ditangkap, tujuh orang sudah dibebaskan.

BERITA REKOMENDASI


"Jadi hanya tiga orang yang ditahan dari 10. Kemudian 7 dikembalikan karena subjektifitas penyidik," kata Martinus dalam diskusi Sindotrijaya dengan tema 'Dikejar Makar' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016).

Adapun tiga yang ditahan itu adalah Jamran dan Rizal Kobar yang dijerat Undang-Undang ITE. Selanjutnya satu orang yang dijerat pasal makar yang masih ditahan adalah Sri Bintang Pamungkas.

"Tiga orang yang ditahan ini J, R dan SBP. Kita mulai penahanan kemarin pukul 22.00 WIB untuk 20 hari ke depan. Jadi dua orang terkait UU ITE dan satu terkait penghasutan," tukasnya.

Informasi yang dihimpun, delapan orang yang ditangkap dengan dugaan makar yakni eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein, dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Selanjutnya adalah seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet, pentolan Dewa 19 sekaligus calon Wakil Bupati Bekasi Ahmad Dhani, putri Presiden pertama Presiden Soekarno, Rachmawati Soerkarnoputri, Sri Bintang Pamungkas dan Eko. Sementara juga ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar.

"

| Diduga | Makar, | Polisi: | Tujuh | Orang | Pulang | Tiga | Ditahan | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | Penyidik | Polda | Metro | Jaya | akhirnya | melepaskan | tujuh | orang | yang | diduga | melakukan | pemufakatan | makar | pasca | pemeriksaan | Markas | Komando | Brimob | Kelapa | Depok | p> Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | mengat | ditangkap | dibebaskan | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Jadi | hanya | tiga | ditahan | Kemudian | dikembalikan | karena | subjektifitas | penyidik | kata | dalam | diskusi | Sindotrijaya | dengan | tema | Dikejar | Makar | Warung | Daun | Cikini | Jakarta | Pusat | Sabtu | 2016) | p> Adapun | adalah | Jamran | Rizal | Kobar | dijerat | Undang | Selanjutnya | satu | pasal | masih | Bintang | Pamungkas | p> Tiga | Kita | mulai | penahanan | kemarin | pukul | untuk | hari | depan | Jadi | terkait | penghasutan | tukasnya | p> Informasi | dihimpun | delapan | dugaan | yakni | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | Ketua | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Selanjutnya | seniman | aktivis | politik | Ratna | Sarumpaet | pentolan | Dewa | sekaligus | calon | Wakil | Bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani | putri | Presiden | pertama | Soekarno | Rachmawati | Soerkarnoputri | Sementara | juga | Pasal | p> |

Wednesday, December 7, 2016

Polri Kantongi Penyandang Dana Makar untuk Rachmawati Cs : Okezone News

JAKARTA - Polri mengaku sudah mengantongi nama penyandang dana untuk gerakan makar oleh putri Presiden pertama Indonesia Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri cs. Sebelumnya, bukti transfer uang kepada Rachmawati cs yang ditangkap jelang aksi damai 2 Desember 2016 telah didapat.

"Ya sudah (mengantongi nama)," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Sebelumnya Polri merilis barang bukti terkait penangkapan delapan tersangka makar. Barang bukti tersebut antara lain berupa dokumen, video dari Youtube, dan bukti transfer.

Dari bukti transfer inilah Polri mengetahui "otak" makar dengan menguasai Gedung DPR/MPR pada saat aksi damai 212. Mereka diduga ingin membuat kericuhan di DPR.

Namun, Rikwanto masih enggan membeberkan siapa nama yang tertera dalam bukti transfer tersebut. "Mereka baik yang ditahan atau tidak kapan saja bisa diperiksa penyidik. Untuk kuatkan keterangan yang sudah diperoleh bisa saja mereka hari ini atau minggu depan diperiksa lagi," ungkapnya.

Sebelumnya delapan orang ditangkap dalam kasus dugaan makar yakni eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein, dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Kemudian, seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet, pentolan Dewa 19 sekaligus calon wakil bupati Bekasi Ahmad Dhani, putri Presiden pertama Indonesia Soekarno; Rachmawati Soerkarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan Eko.

Sementara ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar. Total sepuluh orang diamankan dalam operasi senyap menjelang aksi dami 212.

"

| Polri | Kantongi | Penyandang | Dana | Makar | untuk | Rachmawati | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | mengaku | mengantongi | nama | penyandang | dana | makar | oleh | putri | Presiden | pertama | Indonesia | Soekarno | Soekarnoputri | Senya | bukti | transfer | uang | kepada | yang | ditangkap | jelang | aksi | damai | Desember | 2016 | telah | didapat | p> Ya | (mengantongi | nama) | kata | Karopenmas | Divisi | Humas | Kombes | Rikwanto | kantornya | Jalan | Trunojoyo | Jakarta | Selatan | Rabu | 2016) | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Senya | merilis | barang | terkait | penangkapan | delapan | tersangka | Barang | tersebut | antara | lain | berupa | dokumen | video | Youtube | p> Dari | inilah | mengetahui | otak | dengan | menguasai | Gedung | pada | saat | Mereka | diduga | ingin | membuat | kericuhan | p> Namun | masih | enggan | membeberkan | siapa | tertera | dalam | baik | ditahan | atau | kapan | diperiksa | penyidik | Untuk | kuatkan | keterangan | diperoleh | hari | minggu | depan | lagi | ungkapnya | p> Senya | orang | kasus | dugaan | yakni | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | Ketua | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Kemudian | seniman | aktivis | politik | Ratna | Sarumpaet | pentolan | Dewa | sekaligus | calon | wakil | bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani | Soekarno; | Soerkarnoputri | Bintang | Pamungkas | p> Sementara | dijerat | Pasal | Undang | Jamran | Rizal | Kobar | Total | sepuluh | diamankan | operasi | senyap | menjelang | dami | p> |

Friday, December 2, 2016

Kronologi Penangkapan Ahmad Dhani atas Dugaan Makar

Bintang.com, Jakarta Ahmad Dhani ditangkap pihak kepolisian pada Jumat (2/12/2016) dini hari di hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Penangkapan tersebut terkait dugaan makar yang dilakukannya bersama beberapa tokoh terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sehari sebelum penangkapan, Ahmad Dhani dan sejumlah tokoh tersebut yang tergabung dalam Gerakan Selamatkan NKRI menggelar jumpa pers di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Saat itu, Dhani memastikan dirinya tidak akan ikut bergabung dalam aksi damai 212 yang dilakukan di Monas pagi tadi (2/12/2016).

"Saya kemungkinan besar tidak ikut aksi di Monas. Karena saya mau salat Jumat di Masjid," kata Ahmad Dhani di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Kicauan Ahmad Dhani. (Twitter/@AHMADDHANIPRAST)

Meski tidak mengikuti aksi unjuk rasa di Monas, Dhani berencana ikut dalam aksi demo yang dimotori Rachmawati Soekarno Putri dan Lily Wahid di Gedung MPR, Senayan, 2 Desember 2016 usai salat Jumat. Aksi tersebut menuntut penjarakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan menuntut MPR melakukan sidang istimewa dengan agenda tunggal penetapan dan pemberlakukan kembali UUD 45 yang asli.

Hanya selang beberapa jam setelah jumpa pers, Ahmad Dhani menghebohkan publik dengan kabar penangkapannya oleh pihak kepolisian. Padahal sebelumnya, Dhani sempat berkicau di Twitter bahwa ada orang yang mendatanginya di kamar hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Menurutnya, orang tersebut mengaku sebagai polisi dan nyaris mendobrak kamarnya.

Setelah kicauan Ahmad Dhani tersebut, rilis di kalangan wartawan menyebutkan Ahmad Dhani dan sejumlah nama telah dijemput pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Mereka dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok atas tudingan makar. Di antara nama-nama yang dimaksud yaitu Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Sri Bintang dan lainnya.

Ahmad Dhani dijemput pihak kepolisian terkait isu makar. (istimewa)

Sampai saat ini informasi tentang pentolan Republik Cinta Manajemen itu masih belum banyak dan detail. Ramdan Alamsyah, kuasa hukum yang selama ini mendampingi Ahmad Dhani belum bisa dihubungi atau ditemui.

Sementara itu, Razman Arif Nasution selaku kuasa hukum Sri Bintang mengatakan bahwa penangkapan kliennya atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. "Sri Bintang ditangkap atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi. Saya belum kenal siapa dia. Lalu yang lain dengan alasan yang berbeda. Tapi benang merahnya dituding makar," katanya.

Ahmad Dhani (Instagram/ahmaddhaniprast)

Ditambahkan oleh Razman, pasal yang disangkakan kepada klien dan teman-temannya pun sama yaitu terkait makar. Menurut Razman, tudingan makar tersebut tak bisa sembarangan disematkan tanpa bukti yang jelas. "Pasal yang disangkakan sama yaitu pasal 107 jo 110 KUHP tentang tindakan makar. Ini terminologi nggak gampang, apalagi Sri Bintang yang sangat senior mengetahui soal negara," ujar Razman.

Hingga saat ini, Ahmad Dhani kabarnya masih melakukan pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Razman mengatakan, sejumlah tokoh termasuk Ahmad Dhani diperiksa di ruangan berbeda-beda didampingi kuasa hukumnya masing-masing. 

"

| Kronologi | Penangkapan | Ahmad | Dhani | atas | Dugaan | Makar | Bintang | Jakarta< | strong> | Dhani< | ditangkap | pihak | kepolisian | pada | Jumat | 2016) | dini | hari | hotel | Sari | Pacific | Jakarta | Pusat | tersebut | terkait | dugaan | makar | yang | dilakukannya | bersama | beberapa | tokoh | terhadap | pemerintahan | Presiden | Joko | Widodo< | strong>< | p> Sehari | sebelum | penangkapan | sejumlah | tergabung | dalam | Gerakan | Selamatkan | NKRI | menggelar | jumpa | pers | Hotel | Jalan | Thamrin | Saat | memastikan | dirinya | tidak | akan | ikut | bergabung | aksi | damai | dilakukan | Monas | pagi | tadi | p> Saya | kemungkinan | besar | Karena | saya | salat | Masjid | kata | Kamis | p> < | blockquote> < | p> Meski | mengikuti | unjuk | rasa | berencana | demo | dimotori | Rachmawati | Soekarno | Putri | Lily | Wahid | Gedung | Senayan | Desember | 2016 | usai | Aksi | menuntut | penjarakan | Basuki | Tjahaja | Purnama | (Ahok) | melakukan | sidang | istimewa | dengan | agenda | tunggal | penetapan | pemberlakukan | kembali | asli | p> Hanya | selang | setelah | menghebohkan | publik | kabar | penangkapannya | oleh | Padahal | sebelumnya | sempat | berkicau | Twitter | bahwa | orang | mendatanginya | kamar | Menurutnya | mengaku | sebagai | polisi | nyaris | mendobrak | kamarnya | p> Setelah | kicauan | rilis | kalangan | wartawan | menyebutkan | nama | telah | dijemput | untuk | dimintai | keterangan | Mereka | dibawa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | tudingan | antara | dimaksud | yaitu | Ratna | Sarumpaet | Soekarnoputri | Kivlan | Zein | lainnya | p> Sampai | saat | informasi | tentang | pentolan | Republik | Cinta | Manajemen | masih | belum | banyak | detail | Ramdan | Alamsyah | kuasa | hukum | selama | mendampingi | bisa | dihubungi | atau | ditemui | p> Sementara | Razman | Arif | Nasution | selaku | mengatakan | kliennya | laporan | seseorang | bernama | Ridwan | Hanafi | Saya | kenal | siapa | Lalu | lain | alasan | berbeda | Tapi | benang | merahnya | dituding | katanya | p> Ditambahkan | pasal | disangkakan | kepada | klien | teman | temannya | sama | Menurut | sembarangan | disematkan | tanpa | bukti | jelas | Pasal | KUHP | tindakan | terminologi | nggak | gampang | apalagi | sangat | senior | mengetahui | soal | negara | ujar | p> Hingga | kabarnya | pemeriksaan | Jawa | Barat | termasuk | diperiksa | ruangan | beda | didampingi | hukumnya | masing | p> |

Wednesday, December 7, 2016

Polri Kantongi Penyandang Dana Makar untuk Rachmawati Cs : Okezone News

JAKARTA - Polri mengaku sudah mengantongi nama penyandang dana untuk gerakan makar oleh putri Presiden pertama Indonesia Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri cs. Sebelumnya, bukti transfer uang kepada Rachmawati cs yang ditangkap jelang aksi damai 2 Desember 2016 telah didapat.

"Ya sudah (mengantongi nama)," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Sebelumnya Polri merilis barang bukti terkait penangkapan delapan tersangka makar. Barang bukti tersebut antara lain berupa dokumen, video dari Youtube, dan bukti transfer.

Dari bukti transfer inilah Polri mengetahui "otak" makar dengan menguasai Gedung DPR/MPR pada saat aksi damai 212. Mereka diduga ingin membuat kericuhan di DPR.

Namun, Rikwanto masih enggan membeberkan siapa nama yang tertera dalam bukti transfer tersebut. "Mereka baik yang ditahan atau tidak kapan saja bisa diperiksa penyidik. Untuk kuatkan keterangan yang sudah diperoleh bisa saja mereka hari ini atau minggu depan diperiksa lagi," ungkapnya.

Sebelumnya delapan orang ditangkap dalam kasus dugaan makar yakni eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein, dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Kemudian, seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet, pentolan Dewa 19 sekaligus calon wakil bupati Bekasi Ahmad Dhani, putri Presiden pertama Indonesia Soekarno; Rachmawati Soerkarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan Eko.

Sementara ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar. Total sepuluh orang diamankan dalam operasi senyap menjelang aksi dami 212.

"

| Polri | Kantongi | Penyandang | Dana | Makar | untuk | Rachmawati | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | mengaku | mengantongi | nama | penyandang | dana | makar | oleh | putri | Presiden | pertama | Indonesia | Soekarno | Soekarnoputri | Senya | bukti | transfer | uang | kepada | yang | ditangkap | jelang | aksi | damai | Desember | 2016 | telah | didapat | p> Ya | (mengantongi | nama) | kata | Karopenmas | Divisi | Humas | Kombes | Rikwanto | kantornya | Jalan | Trunojoyo | Jakarta | Selatan | Rabu | 2016) | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Senya | merilis | barang | terkait | penangkapan | delapan | tersangka | Barang | tersebut | antara | lain | berupa | dokumen | video | Youtube | p> Dari | inilah | mengetahui | otak | dengan | menguasai | Gedung | pada | saat | Mereka | diduga | ingin | membuat | kericuhan | p> Namun | masih | enggan | membeberkan | siapa | tertera | dalam | baik | ditahan | atau | kapan | diperiksa | penyidik | Untuk | kuatkan | keterangan | diperoleh | hari | minggu | depan | lagi | ungkapnya | p> Senya | orang | kasus | dugaan | yakni | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | Ketua | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Kemudian | seniman | aktivis | politik | Ratna | Sarumpaet | pentolan | Dewa | sekaligus | calon | wakil | bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani | Soekarno; | Soerkarnoputri | Bintang | Pamungkas | p> Sementara | dijerat | Pasal | Undang | Jamran | Rizal | Kobar | Total | sepuluh | diamankan | operasi | senyap | menjelang | dami | p> |

Thursday, December 8, 2016

Politikus PDIP Tak Percaya Rachmawati Cs Bisa Lakukan Makar : Okezone News

JAKARTA - Sebanyak 11 aktivis ditangkap kepolisian karena diduga berencana melakukan penggulingan terhadap pemerintahan atau makar pada 2 Desember 2016. Rachmawati Soekarnoputeri, putri Presiden pertama Indonesia, Soekarno, turut ditangkap dalam operasi senyap.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, tak percaya dengan kemampuan para aktivis tersebut untuk bisa berbuat makar terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

BERITA REKOMENDASI


"Tapi saya juga enggak begitu yakin orang-orang yang sekarang diduga melakukan makar. Saya juga enggak percaya (mereka) punya kemampuan untuk melakukan makar," kata Masinton di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016).

Terkait adanya penyandang dana untuk gerakan makar yang sudah terendus Polri, Masinton mengaku heran. Menurut politikus PDIP itu, penyandang dana tersebut salah menggelontorkan dana itu kepada Rachmawati cs. "Mungkin bandarnya aja salah kasih kali," ungkapnya.

Sebelumnya, delapan orang ditangkap dalam kasus dugaan makar, yakni eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein, dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Kemudian, seniman dan aktivis politik, Ratna Sarumpaet; pentolan ‘Dewa 19’ sekaligus calon wakil bupati Bekasi, Ahmad Dhani; putri Presiden pertama Indonesia Soekarno, Rachmawati Soerkarnoputri; Sri Bintang Pamungkas; dan Eko.

Sementara ada dua orang lainnya yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar. Total 10 orang diamankan dalam operasi senyap menjelang aksi damai 212.

"

| Politikus | PDIP | Percaya | Rachmawati | Bisa | Lakukan | Makar | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | Sebanyak | aktivis | ditangkap | kepolisian | karena | diduga | berencana | melakukan | penggulingan | terhadap | pemerintahan | atau | makar | pada | Desember | 2016 | Soekarnoputeri | putri | Presiden | pertama | Indonesia | Soekarno | turut | dalam | operasi | senyap | p> Anggota | Komisi | Fraksi | Perjuangan | Masinton | Pasaribu | percaya | dengan | kemampuan | para | tersebut | untuk | berbuat | Joko | Widodo | Wakil | Jusuf | Kalla | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Tapi | saya | juga | enggak< | begitu | yakin | orang | yang | sekarang | Saya | punya | kata | Gedung | Senayan | Jakarta | Pusat | Kamis | 2016) | p> Terkait | adanya | penyandang | dana | terendus | Polri | mengaku | heran | Menurut | politikus | salah | menggelontorkan | kepada | Mungkin | bandarnya | kasih | kali | ungkapnya | p> Senya | delapan | kasus | dugaan | yakni | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | Ketua | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Kemudian | seniman | politik | Ratna | Sarumpaet; | pentolan | ‘Dewa | 19’ | sekaligus | calon | wakil | bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani; | Soerkarnoputri; | Bintang | Pamungkas; | p> Sementara | lainnya | dijerat | Pasal | Undang | Jamran | Rizal | Kobar | Total | diamankan | menjelang | aksi | damai | p> |