Showing posts sorted by relevance for query Didapat. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Didapat. Sort by date Show all posts

Saturday, December 3, 2016

Polisi Dalami Penyandang Dana Dugaan Makar Rachmawati Soekarnoputri dkk

Jakarta - Polisi akan mendalami penyandang dana dugaan makar oleh Rachmawati Soekarnoputri dan kawan-kawan. Sejauh ini penyidik masih terus mengolah data dan bukti yang ditemukan.

"Nanti kan masih dalam pemeriksaan semua, apakah ada uang-uang dari pihak lain. Apakah ada penyandang dana, pasti didalami semua," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli usai konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).

Adanya kemungkinan tersangka lain, lanjut Boy, bisa saja terjadi. Semua tergantung dari penyidikan anggota di lapangan.

"Jadi tadi, kemungkinan tersangka lain dibilang mungkin, ya mungkin. Kita tunggu saja nanti perkembangan pemeriksaan yang lebih jauh. Barang bukti yang didapat atau alat bukti yang diperoleh penyidik itu nanti dijadikan bahan," paparnya.

Lalu apakah penyidik sudah menemukan bukti itu?

"Belum, sedang dicari," pungkas Boy.

Sebelumnya, polisi menetapkan ada 11 tersangka terkait dugaan makar pada aksi damai 212 kemarin. Delapan di antaranya dibebaskan atas dasar pertimbangan subyektif polisi. Sedangkan tiga tersangka lainnya ditahan di Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyelidikan.
(edo/bag)

"

| Polisi | Dalami | Penyandang | Dana | Dugaan | Makar | Rachmawati | Soekarnoputri | Jakarta< | strong> | mendalami | penyandang | dana | dugaan | makar | oleh | kawan | Sejauh | penyidik | masih | terus | mengolah | data | bukti | yang | ditemukan | Nanti | dalam | pemeriksaan | semua | apakah | uang | pihak | lain | Apakah | pasti | didalami | ujar | Kadiv | Humas | Polri | Irjen | Rafli | usai | konferensi | pers | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Jakarta | Selatan | Sabtu | 2016) | p>Adanya | kemungkinan | tersangka | lanjut | terjadi | Semua | tergantung | penyidikan | anggota | lapangan | p>Jadi | tadi | dibilang | mungkin | Kita | tunggu | nanti | perkembangan | lebih | jauh | Barang | didapat | atau | alat | diperoleh | dijadikan | bahan | paparnya | p>Lalu | menemukan | p>Belum | dicari | pungkas | p>Senya | polisi | menetapkan | terkait | pada | aksi | damai | kemarin | Delapan | antaranya | dibebaskan | atas | dasar | pertimbangan | subyektif | Sedangkan | tiga | lainnya | ditahan | Polda | Metro | Jaya | untuk | kepentingan | penyelidikan | (edo | bag)< |

Polisi Dalami Penyandang Dana Dugaan Makar Rachmawati Soekarnoputri dkk

Jakarta - Polisi akan mendalami penyandang dana dugaan makar oleh Rachmawati Soekarnoputri dan kawan-kawan. Sejauh ini penyidik masih terus mengolah data dan bukti yang ditemukan.

"Nanti kan masih dalam pemeriksaan semua, apakah ada uang-uang dari pihak lain. Apakah ada penyandang dana, pasti didalami semua," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli usai konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).

Adanya kemungkinan tersangka lain, lanjut Boy, bisa saja terjadi. Semua tergantung dari penyidikan anggota di lapangan.

"Jadi tadi, kemungkinan tersangka lain dibilang mungkin, ya mungkin. Kita tunggu saja nanti perkembangan pemeriksaan yang lebih jauh. Barang bukti yang didapat atau alat bukti yang diperoleh penyidik itu nanti dijadikan bahan," paparnya.

Lalu apakah penyidik sudah menemukan bukti itu?

"Belum, sedang dicari," pungkas Boy.

Sebelumnya, polisi menetapkan ada 11 tersangka terkait dugaan makar pada aksi damai 212 kemarin. Delapan di antaranya dibebaskan atas dasar pertimbangan subyektif polisi. Sedangkan tiga tersangka lainnya ditahan di Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyelidikan.
(edo/bag)

"

| Polisi | Dalami | Penyandang | Dana | Dugaan | Makar | Rachmawati | Soekarnoputri | Jakarta< | strong> | mendalami | penyandang | dana | dugaan | makar | oleh | kawan | Sejauh | penyidik | masih | terus | mengolah | data | bukti | yang | ditemukan | Nanti | dalam | pemeriksaan | semua | apakah | uang | pihak | lain | Apakah | pasti | didalami | ujar | Kadiv | Humas | Polri | Irjen | Rafli | usai | konferensi | pers | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Jakarta | Selatan | Sabtu | 2016) | p>Adanya | kemungkinan | tersangka | lanjut | terjadi | Semua | tergantung | penyidikan | anggota | lapangan | p>Jadi | tadi | dibilang | mungkin | Kita | tunggu | nanti | perkembangan | lebih | jauh | Barang | didapat | atau | alat | diperoleh | dijadikan | bahan | paparnya | p>Lalu | menemukan | p>Belum | dicari | pungkas | p>Senya | polisi | menetapkan | terkait | pada | aksi | damai | kemarin | Delapan | antaranya | dibebaskan | atas | dasar | pertimbangan | subyektif | Sedangkan | tiga | lainnya | ditahan | Polda | Metro | Jaya | untuk | kepentingan | penyelidikan | (edo | bag)< |

Wednesday, December 7, 2016

Polri Kantongi Penyandang Dana Makar untuk Rachmawati Cs : Okezone News

JAKARTA - Polri mengaku sudah mengantongi nama penyandang dana untuk gerakan makar oleh putri Presiden pertama Indonesia Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri cs. Sebelumnya, bukti transfer uang kepada Rachmawati cs yang ditangkap jelang aksi damai 2 Desember 2016 telah didapat.

"Ya sudah (mengantongi nama)," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Sebelumnya Polri merilis barang bukti terkait penangkapan delapan tersangka makar. Barang bukti tersebut antara lain berupa dokumen, video dari Youtube, dan bukti transfer.

Dari bukti transfer inilah Polri mengetahui "otak" makar dengan menguasai Gedung DPR/MPR pada saat aksi damai 212. Mereka diduga ingin membuat kericuhan di DPR.

Namun, Rikwanto masih enggan membeberkan siapa nama yang tertera dalam bukti transfer tersebut. "Mereka baik yang ditahan atau tidak kapan saja bisa diperiksa penyidik. Untuk kuatkan keterangan yang sudah diperoleh bisa saja mereka hari ini atau minggu depan diperiksa lagi," ungkapnya.

Sebelumnya delapan orang ditangkap dalam kasus dugaan makar yakni eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein, dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Kemudian, seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet, pentolan Dewa 19 sekaligus calon wakil bupati Bekasi Ahmad Dhani, putri Presiden pertama Indonesia Soekarno; Rachmawati Soerkarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan Eko.

Sementara ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar. Total sepuluh orang diamankan dalam operasi senyap menjelang aksi dami 212.

"

| Polri | Kantongi | Penyandang | Dana | Makar | untuk | Rachmawati | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | mengaku | mengantongi | nama | penyandang | dana | makar | oleh | putri | Presiden | pertama | Indonesia | Soekarno | Soekarnoputri | Senya | bukti | transfer | uang | kepada | yang | ditangkap | jelang | aksi | damai | Desember | 2016 | telah | didapat | p> Ya | (mengantongi | nama) | kata | Karopenmas | Divisi | Humas | Kombes | Rikwanto | kantornya | Jalan | Trunojoyo | Jakarta | Selatan | Rabu | 2016) | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Senya | merilis | barang | terkait | penangkapan | delapan | tersangka | Barang | tersebut | antara | lain | berupa | dokumen | video | Youtube | p> Dari | inilah | mengetahui | otak | dengan | menguasai | Gedung | pada | saat | Mereka | diduga | ingin | membuat | kericuhan | p> Namun | masih | enggan | membeberkan | siapa | tertera | dalam | baik | ditahan | atau | kapan | diperiksa | penyidik | Untuk | kuatkan | keterangan | diperoleh | hari | minggu | depan | lagi | ungkapnya | p> Senya | orang | kasus | dugaan | yakni | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | Ketua | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Kemudian | seniman | aktivis | politik | Ratna | Sarumpaet | pentolan | Dewa | sekaligus | calon | wakil | bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani | Soekarno; | Soerkarnoputri | Bintang | Pamungkas | p> Sementara | dijerat | Pasal | Undang | Jamran | Rizal | Kobar | Total | sepuluh | diamankan | operasi | senyap | menjelang | dami | p> |

Polri Kantongi Penyandang Dana Makar untuk Rachmawati Cs : Okezone News

JAKARTA - Polri mengaku sudah mengantongi nama penyandang dana untuk gerakan makar oleh putri Presiden pertama Indonesia Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri cs. Sebelumnya, bukti transfer uang kepada Rachmawati cs yang ditangkap jelang aksi damai 2 Desember 2016 telah didapat.

"Ya sudah (mengantongi nama)," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Sebelumnya Polri merilis barang bukti terkait penangkapan delapan tersangka makar. Barang bukti tersebut antara lain berupa dokumen, video dari Youtube, dan bukti transfer.

Dari bukti transfer inilah Polri mengetahui "otak" makar dengan menguasai Gedung DPR/MPR pada saat aksi damai 212. Mereka diduga ingin membuat kericuhan di DPR.

Namun, Rikwanto masih enggan membeberkan siapa nama yang tertera dalam bukti transfer tersebut. "Mereka baik yang ditahan atau tidak kapan saja bisa diperiksa penyidik. Untuk kuatkan keterangan yang sudah diperoleh bisa saja mereka hari ini atau minggu depan diperiksa lagi," ungkapnya.

Sebelumnya delapan orang ditangkap dalam kasus dugaan makar yakni eks Staf Ahli Panglima TNI Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein, dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Kemudian, seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet, pentolan Dewa 19 sekaligus calon wakil bupati Bekasi Ahmad Dhani, putri Presiden pertama Indonesia Soekarno; Rachmawati Soerkarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan Eko.

Sementara ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar. Total sepuluh orang diamankan dalam operasi senyap menjelang aksi dami 212.

"

| Polri | Kantongi | Penyandang | Dana | Makar | untuk | Rachmawati | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | mengaku | mengantongi | nama | penyandang | dana | makar | oleh | putri | Presiden | pertama | Indonesia | Soekarno | Soekarnoputri | Senya | bukti | transfer | uang | kepada | yang | ditangkap | jelang | aksi | damai | Desember | 2016 | telah | didapat | p> Ya | (mengantongi | nama) | kata | Karopenmas | Divisi | Humas | Kombes | Rikwanto | kantornya | Jalan | Trunojoyo | Jakarta | Selatan | Rabu | 2016) | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Senya | merilis | barang | terkait | penangkapan | delapan | tersangka | Barang | tersebut | antara | lain | berupa | dokumen | video | Youtube | p> Dari | inilah | mengetahui | otak | dengan | menguasai | Gedung | pada | saat | Mereka | diduga | ingin | membuat | kericuhan | p> Namun | masih | enggan | membeberkan | siapa | tertera | dalam | baik | ditahan | atau | kapan | diperiksa | penyidik | Untuk | kuatkan | keterangan | diperoleh | hari | minggu | depan | lagi | ungkapnya | p> Senya | orang | kasus | dugaan | yakni | Staf | Ahli | Panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha | mantan | Kepala | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein | Ketua | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Kemudian | seniman | aktivis | politik | Ratna | Sarumpaet | pentolan | Dewa | sekaligus | calon | wakil | bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani | Soekarno; | Soerkarnoputri | Bintang | Pamungkas | p> Sementara | dijerat | Pasal | Undang | Jamran | Rizal | Kobar | Total | sepuluh | diamankan | operasi | senyap | menjelang | dami | p> |

Friday, December 2, 2016

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 12:43 WIB

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar  

Suasana penangkapan aktivis Sri Bintang. Kredit: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta â€" Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Komisaris Besar Rikwanto membenarkan soal penangkapan 10 aktivis yang diduga berupaya melakukan makar. Penangkapan, kata dia, terjadi di sejumlah tempat pada Jumat, 2 Desember 2016, pukul 03.00 hingga 06.00.

“Sekarang diperiksa secara intensif di Markas Korps Brimob Kelapa Dua,” kata Rikwanto, Kamis, 2 Desember 2016.

Rikwanto menjelaskan, delapan orang berinisial AD, E, AD, KZ, FH, RA, RS, dan SB diduga bermufakat jahat untuk makar. Mereka dikenai Pasal 107 juncto 110 juncto 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Dua lainnya yang berinisial JA dan RK dijerat Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) lantaran menyebarkan konten berisi makar ke media sosial.

Soal barang bukti, Rikwanto enggan menjelaskan apa saja yang didapat polisi. Menurut dia, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar akan merilis penjelasan soal kasus ini secara detail seusai Aksi Bela Islam Jilid III. Aksi tersebut digelar di Monumen Nasional hingga pukul 13.00 siang ini.

Saat ditanya apakah 10 orang tersebut ditangkap berdasarkan adanya pertemuan pembahasan upaya makar, Rikwanto enggan menjelaskan. “Itu nanti dijelaskan Pak Kapolri atau Kadiv Humas ya,” ujarnya.

DEWI SUCI RAHAYU

Baca juga:
Aktivis Ditangkap, Jokowi: Tanya Kapolri
>
Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun
>
Diduga Provokator, Pria Bertato Ditangkap di Tengah Demo 212

"

| Polri | Benarkan | Penangkapan | Aktivis | yang | Diduga | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 12:43 | WIB< | p> < | div> Suasana | penangkapan | aktivis | Bintang | Kredit: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Kepala | Biro | Penerangan | Masyarakat | Markas | Besar | Komisaris | Rikwanto | membenarkan | soal | diduga | berupaya | melakukan | makar | kata | terjadi | sejumlah | tempat | pada | pukul | hingga | p>“Sekarang | diperiksa | secara | intensif | Korps | Brimob | Kelapa | Kamis | p>Rikwanto | menjelaskan | delapan | orang | berinisial | bermufakat | jahat | untuk | Mereka | dikenai | Pasal | juncto< | Kitab | Undang | Hukum | Pidana | (KUHP) | dengan | ancaman | hukuman | seumur | hidup | atau | paling | lama | tahun | penjara | p>Dua | lainnya | dijerat | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | lantaran | menyebarkan | konten | berisi | media | sosial | p>Soal | barang | bukti | enggan | saja | didapat | polisi | Menurut | Jenderal | Tito | Karnavian | Divisi | Hubungan | Inspektur | Rafli | Amar | akan | merilis | penjelasan | kasus | detail | seusai | Aksi | Bela | Islam | Jilid | tersebut | digelar | Monumen | Nasional | siang | p>Saat | ditanya | apakah | ditangkap | berdasarkan | adanya | pertemuan | pembahasan | upaya | “Itu | nanti | dijelaskan | Kapolri | Kadiv | Humas | ujarnya | p>DEWI | SUCI | RAHAYU< | strong>< | p>Baca | juga:< | strong>Aktivis | Ditangkap | Jokowi: | Tanya | Kapolri> | Buya | Syafii | Maarif: | Penjarakan | Ahok | Selama | Tahun> | Provokator | Pria | Bertato | Tengah | Demo | 212< | p> |

Saturday, December 3, 2016

Polisi Dalami Penyandang Dana Dugaan Makar Rachmawati Soekarnoputri dkk

Jakarta - Polisi akan mendalami penyandang dana dugaan makar oleh Rachmawati Soekarnoputri dan kawan-kawan. Sejauh ini penyidik masih terus mengolah data dan bukti yang ditemukan.

"Nanti kan masih dalam pemeriksaan semua, apakah ada uang-uang dari pihak lain. Apakah ada penyandang dana, pasti didalami semua," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli usai konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).

Adanya kemungkinan tersangka lain, lanjut Boy, bisa saja terjadi. Semua tergantung dari penyidikan anggota di lapangan.

"Jadi tadi, kemungkinan tersangka lain dibilang mungkin, ya mungkin. Kita tunggu saja nanti perkembangan pemeriksaan yang lebih jauh. Barang bukti yang didapat atau alat bukti yang diperoleh penyidik itu nanti dijadikan bahan," paparnya.

Lalu apakah penyidik sudah menemukan bukti itu?

"Belum, sedang dicari," pungkas Boy.

Sebelumnya, polisi menetapkan ada 11 tersangka terkait dugaan makar pada aksi damai 212 kemarin. Delapan di antaranya dibebaskan atas dasar pertimbangan subyektif polisi. Sedangkan tiga tersangka lainnya ditahan di Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyelidikan.
(edo/bag)

"

| Polisi | Dalami | Penyandang | Dana | Dugaan | Makar | Rachmawati | Soekarnoputri | Jakarta< | strong> | mendalami | penyandang | dana | dugaan | makar | oleh | kawan | Sejauh | penyidik | masih | terus | mengolah | data | bukti | yang | ditemukan | Nanti | dalam | pemeriksaan | semua | apakah | uang | pihak | lain | Apakah | pasti | didalami | ujar | Kadiv | Humas | Polri | Irjen | Rafli | usai | konferensi | pers | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Jakarta | Selatan | Sabtu | 2016) | p>Adanya | kemungkinan | tersangka | lanjut | terjadi | Semua | tergantung | penyidikan | anggota | lapangan | p>Jadi | tadi | dibilang | mungkin | Kita | tunggu | nanti | perkembangan | lebih | jauh | Barang | didapat | atau | alat | diperoleh | dijadikan | bahan | paparnya | p>Lalu | menemukan | p>Belum | dicari | pungkas | p>Senya | polisi | menetapkan | terkait | pada | aksi | damai | kemarin | Delapan | antaranya | dibebaskan | atas | dasar | pertimbangan | subyektif | Sedangkan | tiga | lainnya | ditahan | Polda | Metro | Jaya | untuk | kepentingan | penyelidikan | (edo | bag)< |

Friday, December 2, 2016

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 12:43 WIB

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar  

Suasana penangkapan aktivis Sri Bintang. Kredit: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta â€" Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Komisaris Besar Rikwanto membenarkan soal penangkapan 10 aktivis yang diduga berupaya melakukan makar. Penangkapan, kata dia, terjadi di sejumlah tempat pada Jumat, 2 Desember 2016, pukul 03.00 hingga 06.00.

“Sekarang diperiksa secara intensif di Markas Korps Brimob Kelapa Dua,” kata Rikwanto, Kamis, 2 Desember 2016.

Rikwanto menjelaskan, delapan orang berinisial AD, E, AD, KZ, FH, RA, RS, dan SB diduga bermufakat jahat untuk makar. Mereka dikenai Pasal 107 juncto 110 juncto 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Dua lainnya yang berinisial JA dan RK dijerat Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) lantaran menyebarkan konten berisi makar ke media sosial.

Soal barang bukti, Rikwanto enggan menjelaskan apa saja yang didapat polisi. Menurut dia, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar akan merilis penjelasan soal kasus ini secara detail seusai Aksi Bela Islam Jilid III. Aksi tersebut digelar di Monumen Nasional hingga pukul 13.00 siang ini.

Saat ditanya apakah 10 orang tersebut ditangkap berdasarkan adanya pertemuan pembahasan upaya makar, Rikwanto enggan menjelaskan. “Itu nanti dijelaskan Pak Kapolri atau Kadiv Humas ya,” ujarnya.

DEWI SUCI RAHAYU

Baca juga:
Aktivis Ditangkap, Jokowi: Tanya Kapolri
>
Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun
>
Diduga Provokator, Pria Bertato Ditangkap di Tengah Demo 212

"

| Polri | Benarkan | Penangkapan | Aktivis | yang | Diduga | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 12:43 | WIB< | p> < | div> Suasana | penangkapan | aktivis | Bintang | Kredit: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Kepala | Biro | Penerangan | Masyarakat | Markas | Besar | Komisaris | Rikwanto | membenarkan | soal | diduga | berupaya | melakukan | makar | kata | terjadi | sejumlah | tempat | pada | pukul | hingga | p>“Sekarang | diperiksa | secara | intensif | Korps | Brimob | Kelapa | Kamis | p>Rikwanto | menjelaskan | delapan | orang | berinisial | bermufakat | jahat | untuk | Mereka | dikenai | Pasal | juncto< | Kitab | Undang | Hukum | Pidana | (KUHP) | dengan | ancaman | hukuman | seumur | hidup | atau | paling | lama | tahun | penjara | p>Dua | lainnya | dijerat | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | lantaran | menyebarkan | konten | berisi | media | sosial | p>Soal | barang | bukti | enggan | saja | didapat | polisi | Menurut | Jenderal | Tito | Karnavian | Divisi | Hubungan | Inspektur | Rafli | Amar | akan | merilis | penjelasan | kasus | detail | seusai | Aksi | Bela | Islam | Jilid | tersebut | digelar | Monumen | Nasional | siang | p>Saat | ditanya | apakah | ditangkap | berdasarkan | adanya | pertemuan | pembahasan | upaya | “Itu | nanti | dijelaskan | Kapolri | Kadiv | Humas | ujarnya | p>DEWI | SUCI | RAHAYU< | strong>< | p>Baca | juga:< | strong>Aktivis | Ditangkap | Jokowi: | Tanya | Kapolri> | Buya | Syafii | Maarif: | Penjarakan | Ahok | Selama | Tahun> | Provokator | Pria | Bertato | Tengah | Demo | 212< | p> |

Monday, December 5, 2016

Polisi Bantah Sangkaan Makar terhadap Kivlan Zein Dkk Berlebihan, Ini Penjelasannya

JAKARTA, KOMPAS.com â€" Polri membantah bahwa sangkaan makar terhadap tujuh orang yang ditangkap pada Jumat (2/12/2016) lalu merupakan tindakan yang berlebihan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Martinus Sitompul mengatakan, penangkapan itu berdasarkan penyelidikan yang  sebelumnya telah dilakukan Polri.

"Proses penyelidikan sudah dari empat minggu sebelumnya. Didapat informasi, mereka ini ingin memanfaatkan jumlah umat yang besar untuk dialihkan ke hal di luar kesepakatan yang ada," ujar Martinus, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/12/2016).

Ia menjelaskan, para tersangka berencana mengupayakan massa yang mengikuti doa bersama pada 2 Desember 2016 untuk menduduki Gedung Parlemen dan mendesak sidang istimewa untuk menggulingkan pemerintahan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian bersama pimpinan ormas penyelenggara doa bersama sepakat bahwa agenda kegiatan adalah ibadah dan tak ada aksi turun ke jalan.

Martinus menegaskan, polisi memiliki bukti-bukti kuat untuk memperkuat sangkaan.

"Pasal untuk mereka kan 107, 110, dan 87 KUHP. Dalam Pasal 110 ada unsur permufakatan jahat untuk melalukan makar seperti yang ada di dalam Pasal 107. Artinya itu juga disebut makar," ujar Martinus.

"Jadi berlebihan apanya? KUHP menyebut bahwa itu adalah makar," lanjut dia.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan, tujuh orang yang ditangkap sebelum aksi doa bersama Jumat (2/11/2016) lalu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan upaya makar.

Ketujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Adityawarman, Eko, Alvin, dan Firza Huzein.

Mereka disangka melanggar Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP.

Kompas TV Kapolri Jelaskan Alasan Penangkapan Tersangka Makar

"

| Polisi | Bantah | Sangkaan | Makar | terhadap | Kivlan | Zein | Berlebihan, | Penjelasannya | JAKARTA | KOMPAS | com< | strong> â€" | Polri< | membantah | bahwa | sangkaan | makar | tujuh | orang | yang | ditangkap | pada | Jumat | 2016) | merup | tind | berlebihan | p>Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Divisi | Humas | Kombes | (Pol) | Martinus | Sitompul< | mengat | penangkapan | berdasarkan | penyelidikan | yang  | senya | telah | dilakukan | p> Proses | empat | minggu | Didapat | informasi | ingin | memanfaatkan | jumlah | umat | besar | untuk | dialihkan | luar | kesepakatan | ujar | Mabes | Jakarta | Senin | p>Ia | menjelaskan | para | tersangka | berencana | mengupay | massa | mengikuti | bersama< | Desember< | 2016 | menduduki | Gedung | Parlemen | mendesak | sidang | istimewa | menggulingkan | pemerintahan | p> Sementara | Kapolri | Jenderal | Tito | Karnavian< | bersama | pimpinan | ormas | penyelenggara | sepakat | agenda | kegiatan | adalah | ibadah | aksi | turun | jalan | p> Martinus | menegaskan | polisi | memiliki | bukti | kuat | memperkuat | p> Pasal | KUHP | Dalam | Pasal | unsur | permufakatan | jahat | mekan | seperti | dalam | Artinya | juga | disebut | p>Jadi | apanya | menyebut | lanjut | Inspektur | Rafli | Amar< | ditetapkan | sebagai | dugaan | upaya | p>Ketujuh | Rachmawati< | Soekarnoputri | Zein< | Ratna | Sarumpaet< | Adityawarman | Alvin | Firza | Huzein | p>Mereka | disangka | melanggar | juncto< | 110 juncto< | p> Kompas | span> | Jelaskan | Alasan | Penangkapan | Tersangka | Makar< | p> |

Friday, December 2, 2016

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 12:43 WIB

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar  

Suasana penangkapan aktivis Sri Bintang. Kredit: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta â€" Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Komisaris Besar Rikwanto membenarkan soal penangkapan 10 aktivis yang diduga berupaya melakukan makar. Penangkapan, kata dia, terjadi di sejumlah tempat pada Jumat, 2 Desember 2016, pukul 03.00 hingga 06.00.

“Sekarang diperiksa secara intensif di Markas Korps Brimob Kelapa Dua,” kata Rikwanto, Kamis, 2 Desember 2016.

Rikwanto menjelaskan, delapan orang berinisial AD, E, AD, KZ, FH, RA, RS, dan SB diduga bermufakat jahat untuk makar. Mereka dikenai Pasal 107 juncto 110 juncto 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Dua lainnya yang berinisial JA dan RK dijerat Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) lantaran menyebarkan konten berisi makar ke media sosial.

Soal barang bukti, Rikwanto enggan menjelaskan apa saja yang didapat polisi. Menurut dia, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar akan merilis penjelasan soal kasus ini secara detail seusai Aksi Bela Islam Jilid III. Aksi tersebut digelar di Monumen Nasional hingga pukul 13.00 siang ini.

Saat ditanya apakah 10 orang tersebut ditangkap berdasarkan adanya pertemuan pembahasan upaya makar, Rikwanto enggan menjelaskan. “Itu nanti dijelaskan Pak Kapolri atau Kadiv Humas ya,” ujarnya.

DEWI SUCI RAHAYU

Baca juga:
Aktivis Ditangkap, Jokowi: Tanya Kapolri
>
Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun
>
Diduga Provokator, Pria Bertato Ditangkap di Tengah Demo 212

"

| Polri | Benarkan | Penangkapan | Aktivis | yang | Diduga | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 12:43 | WIB< | p> < | div> Suasana | penangkapan | aktivis | Bintang | Kredit: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Kepala | Biro | Penerangan | Masyarakat | Markas | Besar | Komisaris | Rikwanto | membenarkan | soal | diduga | berupaya | melakukan | makar | kata | terjadi | sejumlah | tempat | pada | pukul | hingga | p>“Sekarang | diperiksa | secara | intensif | Korps | Brimob | Kelapa | Kamis | p>Rikwanto | menjelaskan | delapan | orang | berinisial | bermufakat | jahat | untuk | Mereka | dikenai | Pasal | juncto< | Kitab | Undang | Hukum | Pidana | (KUHP) | dengan | ancaman | hukuman | seumur | hidup | atau | paling | lama | tahun | penjara | p>Dua | lainnya | dijerat | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | lantaran | menyebarkan | konten | berisi | media | sosial | p>Soal | barang | bukti | enggan | saja | didapat | polisi | Menurut | Jenderal | Tito | Karnavian | Divisi | Hubungan | Inspektur | Rafli | Amar | akan | merilis | penjelasan | kasus | detail | seusai | Aksi | Bela | Islam | Jilid | tersebut | digelar | Monumen | Nasional | siang | p>Saat | ditanya | apakah | ditangkap | berdasarkan | adanya | pertemuan | pembahasan | upaya | “Itu | nanti | dijelaskan | Kapolri | Kadiv | Humas | ujarnya | p>DEWI | SUCI | RAHAYU< | strong>< | p>Baca | juga:< | strong>Aktivis | Ditangkap | Jokowi: | Tanya | Kapolri> | Buya | Syafii | Maarif: | Penjarakan | Ahok | Selama | Tahun> | Provokator | Pria | Bertato | Tengah | Demo | 212< | p> |

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar

Jum'at, 02 Desember 2016 | 12:43 WIB

Polri Benarkan Penangkapan 10 Aktivis yang Diduga Makar  

Suasana penangkapan aktivis Sri Bintang. Kredit: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta â€" Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Komisaris Besar Rikwanto membenarkan soal penangkapan 10 aktivis yang diduga berupaya melakukan makar. Penangkapan, kata dia, terjadi di sejumlah tempat pada Jumat, 2 Desember 2016, pukul 03.00 hingga 06.00.

“Sekarang diperiksa secara intensif di Markas Korps Brimob Kelapa Dua,” kata Rikwanto, Kamis, 2 Desember 2016.

Rikwanto menjelaskan, delapan orang berinisial AD, E, AD, KZ, FH, RA, RS, dan SB diduga bermufakat jahat untuk makar. Mereka dikenai Pasal 107 juncto 110 juncto 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Dua lainnya yang berinisial JA dan RK dijerat Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) lantaran menyebarkan konten berisi makar ke media sosial.

Soal barang bukti, Rikwanto enggan menjelaskan apa saja yang didapat polisi. Menurut dia, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar akan merilis penjelasan soal kasus ini secara detail seusai Aksi Bela Islam Jilid III. Aksi tersebut digelar di Monumen Nasional hingga pukul 13.00 siang ini.

Saat ditanya apakah 10 orang tersebut ditangkap berdasarkan adanya pertemuan pembahasan upaya makar, Rikwanto enggan menjelaskan. “Itu nanti dijelaskan Pak Kapolri atau Kadiv Humas ya,” ujarnya.

DEWI SUCI RAHAYU

Baca juga:
Aktivis Ditangkap, Jokowi: Tanya Kapolri
>
Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun
>
Diduga Provokator, Pria Bertato Ditangkap di Tengah Demo 212

"

| Polri | Benarkan | Penangkapan | Aktivis | yang | Diduga | Makar | Jumat | Desember | 2016 | 12:43 | WIB< | p> < | div> Suasana | penangkapan | aktivis | Bintang | Kredit: | Istimewa< | p> < | div> TEMPO | strong> | Jakarta< | Kepala | Biro | Penerangan | Masyarakat | Markas | Besar | Komisaris | Rikwanto | membenarkan | soal | diduga | berupaya | melakukan | makar | kata | terjadi | sejumlah | tempat | pada | pukul | hingga | p>“Sekarang | diperiksa | secara | intensif | Korps | Brimob | Kelapa | Kamis | p>Rikwanto | menjelaskan | delapan | orang | berinisial | bermufakat | jahat | untuk | Mereka | dikenai | Pasal | juncto< | Kitab | Undang | Hukum | Pidana | (KUHP) | dengan | ancaman | hukuman | seumur | hidup | atau | paling | lama | tahun | penjara | p>Dua | lainnya | dijerat | Informasi | Transaksi | Elektronik | ITE) | lantaran | menyebarkan | konten | berisi | media | sosial | p>Soal | barang | bukti | enggan | saja | didapat | polisi | Menurut | Jenderal | Tito | Karnavian | Divisi | Hubungan | Inspektur | Rafli | Amar | akan | merilis | penjelasan | kasus | detail | seusai | Aksi | Bela | Islam | Jilid | tersebut | digelar | Monumen | Nasional | siang | p>Saat | ditanya | apakah | ditangkap | berdasarkan | adanya | pertemuan | pembahasan | upaya | “Itu | nanti | dijelaskan | Kapolri | Kadiv | Humas | ujarnya | p>DEWI | SUCI | RAHAYU< | strong>< | p>Baca | juga:< | strong>Aktivis | Ditangkap | Jokowi: | Tanya | Kapolri> | Buya | Syafii | Maarif: | Penjarakan | Ahok | Selama | Tahun> | Provokator | Pria | Bertato | Tengah | Demo | 212< | p> |