Showing posts sorted by relevance for query keinginan. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query keinginan. Sort by date Show all posts

Thursday, December 8, 2016

Tangkap Aktivis dengan Tuduhan Makar, Nama Baik Polri Jadi Taruhan : Okezone News

JAKARTA â€" Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, mempersilakan kepolisian memproses hukum sejumlah aktivis yang diduga melakukan makar terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Arief mengingatkan nama baik Polri menjadi taruhannya jika tak ada bukti adanya makar.

"Namun jika polisi nanti tidak bisa membuktikan adanya upaya makar dari kelompok aktivis maka taruhannya adalah nama Polri sendiri," ujar Arief saat dihubungi, Jumat (9/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Ia melanjutkan, apa yang dilakukan sejumlah aktivis seperti Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, serta Hatta Taliwang belum bisa disebut sebagai tindakan makar. Arif menerangkan, syarat terjadinya makar jika adanya keterlibatan militer, pengikut banyak, sampai keinginan untuk mengganti ideologi negara.

"Sebab biasanya di semua negara jika terjadi makar maka syarat utama harus ada keterlibatan militer, keinginan menggantikan ideologi negara, pengikutnya banyak, dan ada rapat-rapat tertutup. Nah, ini mereka mau makar masa buat rapat terbuka dan ngundang wartawan," keluh Arief.

Presiden Jokowi, menurutnya, tak boleh begitu saja percaya dengan informasi akan adanya gerakan makar yamg direncanakan pada 2 Desember 2016. Perbedaan pandangan, kata Arief, sah-sah saja di negara demokrasi seperti Indonesia, sepanjang tak mengubah konstitusi negara.

"Jadi Pak Jokowi dan Polri harus waspada jangan-jangan informasi para aktivis akan adanya makar dari intelijen hanya sebuah cara untuk semakin mendelegitimasi institusi Polri sebagai penjaga demokrasi yang akhirnya Polri akan bernasib sama seperti institusi TNI di era Soeharto," simpulnya.

Diketahui, 10 orang ditangkap dalam kasus dugaan makar pada 2 Desember 2016. Mereka adalah mantan staf ahli panglima TNI, Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha; mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen (Purn) Kivlan Zein; dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Kemudian seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet; pentolan band Dewa 19 sekaligus calon wakil bupati Bekasi, Ahmad Dhani; putri presiden pertama RI Soekarno, Rachmawati Soerkarnoputri; Sri Bintang Pamungkas; dan Eko. Sementara ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar.

Terakhir, kepolisian menangkap mantan anggota DPR 1999â€"2004, Hatta Taliwang, yang diduga terlibat dengan pemufakatan makar bersama delapan aktivis yang sudah ditetapkan tersangka.

"

| Tangkap | Aktivis | dengan | Tuduhan | Makar, | Nama | Baik | Polri | Jadi | Taruhan | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | Wakil | Ketua | Umum | Partai | Gerindra | Arief | Poyuono | mempersil | kepolisian | memproses | hukum | sejumlah | aktivis | yang | diduga | melakukan | makar | terhadap | pemerintahan | Presiden | Joko | Widodo | (Jokowi) | Namun | mengingatkan | nama | baik | menjadi | taruhannya | jika | bukti | adanya | p> Namun | polisi | nanti | membuktikan | upaya | kelompok | maka | adalah | sendiri | ujar | saat | dihubungi | Jumat | 2016) | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Ia | melanjutkan | dilakukan | seperti | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | serta | Hatta | Taliwang | disebut | sebagai | tind | Arif | menerangkan | syarat | terjadinya | keterlibatan | militer | pengikut | banyak | sampai | keinginan | untuk | mengganti | ideologi | negara | p> Sebab | biasanya | semua | terjadi | utama | harus | menggantikan | pengikutnya | rapat | tertutup | Nah< | masa | buat | terbuka | ngundang< | wartawan | keluh | p> Presiden | Jokowi | menurutnya | boleh | begitu | percaya | informasi | yamg | direncan | pada | Desember | 2016 | Perbedaan | pandangan | kata | demokrasi | Indonesia | sepanjang | mengubah | konstitusi | p> Jadi | waspada | jangan | para | intelijen | hanya | sebuah | cara | semakin | mendelegitimasi | institusi | penjaga | akhirnya | bernasib | sama | Soeharto | simpulnya | p> Diketahui | orang | ditangkap | dalam | kasus | dugaan | Mereka | mantan | staf | ahli | panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha; | Kepala | Staf | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein; | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Kemudian | seniman | politik | Ratna | Sarumpaet; | pentolan | band | Dewa | sekaligus | calon | wakil | bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani; | putri | presiden | pertama | Soekarno | Soerkarnoputri; | Pamungkas; | Sementara | dijerat | Pasal | Undang | yakni | Jamran | Rizal | Kobar | p> Terakhir | menangkap | anggota | 1999â€"2004 | terlibat | pemufakatan | bersama | delapan | ditetapkan | tersangka | p> |

Sunday, December 4, 2016

TERUNGKAP! Ternyata Para Tersangka Makar Bakal G..

BERITA TERKAIT

JawaPos.com - Polri mulai blak-blakan terkait dengan penangkapan sejumlah orang yang diduga akan melakukan makar. Sesuai dengan informasi kepolisian, para tersangka itu ingin menggiring massa aksi 2 Desember untuk menduduki gedung DPR. Rencana tersebut dipantau kepolisian sejak tiga minggu lalu. 

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menerangkan, awalnya ada sebuah pertemuan sejumlah orang. Tujuh di antaranya yang telah menjadi tersangka dan sempat ditangkap, yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko, dan Alvin. "Pertemuan itu digelar setelah 4 November," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, diketahui ada rencana melakukan makar. Caranya, menggiring massa yang mengikuti aksi damai 2 Desember ke gedung DPR. Dengan menduduki gedung parlemen itu, mereka ingin memaksa dilakukan sidang istimewa MPR. "Kami berupaya memilah, mana yang murni untuk aksi dan tidak," ucapnya.

Ada informasi, pertemuan tersebut digelar di rumah seorang mantan pejabat TNI, apakah itu benar? Boy men­jelaskan bahwa semua itu belum bisa diungkapkan. Yang pasti, ada upaya yang harus diantisipasi karena bisa menimbulkan kondisi yang tidak menguntungkan saat aksi 2 Desember. "Kami menangkap berdasar bukti, itu saja," tegasnya.

Seperti diwartakan, saat ini masih ada perdebatan apakah keinginan untuk menggelar sidang istimewa tersebut inkon­stitusional atau tidak. Menurut Boy, sebenarnya visinya mengganti presiden dengan menduduki gedung DPR. "Dengan memprovokasi massa yang jumlahnya sangat besar," ujarnya.

Untuk Ahmad Dhani, yang dijeratkan dipastikan bukan pasal makar. Melainkan penghinaan terhadap presiden. Lalu, Sri Bintang Pamungkas terkait dengan provokasi di YouTube. Khusus untuk Bintang, dugaan awal tidak terkait makar. Namun, ada kesamaan ide. "Bisa jadi, belakangan diketahui fakta yang sama," ungkapnya.

"

| TERUNGKAP! | Ternyata | Para | Tersangka | Makar | Bakal | BERITA | TERKAIT | span>< | p> < | div> < | div> | | JawaPos | com< | strong> | Polri | mulai | blak | terkait | dengan | penangkapan | sejumlah | orang | yang | diduga | melakukan | makar | Sesuai | informasi | kepolisian | para | tersangka | ingin | menggiring | massa | aksi | Desember | untuk | menduduki | gedung | Rencana | tersebut | dipantau | sejak | tiga | minggu | span> < | p>Kadivhumas | Mabes | Irjen | Rafli | Amar | menerangkan | awalnya | sebuah | pertemuan | Tujuh | antaranya | telah | menjadi | sempat | ditangkap | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Rachmawati | Soekarnoputri | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Alvin | Pertemuan | digelar | setelah | November | ujarnya | p>Dalam | diketahui | rencana | Caranya | mengikuti | damai | Dengan | parlemen | memaksa | dilakukan | sidang | istimewa | Kami | berupaya | memilah | mana | murni | ucapnya | p>Ada | rumah | seorang | mantan | pejabat | apakah | benar | men­jelaskan | bahwa | semua | diungkapkan | Yang | pasti | upaya | harus | diantisipasi | karena | menimbulkan | kondisi | menguntungkan | saat | menangkap | berdasar | bukti | tegasnya | p>Seperti | diwart | masih | perdebatan | keinginan | menggelar | inkon­stitusional | atau | Menurut | sebenarnya | visinya | mengganti | presiden | memprovokasi | jumlahnya | sangat | besar | p>Untuk | Ahmad | Dhani | dijeratkan | dipastikan | bukan | pasal | Melainkan | penghinaan | terhadap | Lalu | Bintang | Pamungkas | provokasi | YouTube< | Khusus | dugaan | awal | Namun | kesamaan | Bisa | jadi | belgan | fakta | sama | ungkapnya | | < |

Saturday, December 3, 2016

TERUNGKAP! Ternyata Para Tersangka Makar Bakal G..

BERITA TERKAIT

JawaPos.com - Polri mulai blak-blakan terkait dengan penangkapan sejumlah orang yang diduga akan melakukan makar. Sesuai dengan informasi kepolisian, para tersangka itu ingin menggiring massa aksi 2 Desember untuk menduduki gedung DPR. Rencana tersebut dipantau kepolisian sejak tiga minggu lalu. 

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menerangkan, awalnya ada sebuah pertemuan sejumlah orang. Tujuh di antaranya yang telah menjadi tersangka dan sempat ditangkap, yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko, dan Alvin. "Pertemuan itu digelar setelah 4 November," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, diketahui ada rencana melakukan makar. Caranya, menggiring massa yang mengikuti aksi damai 2 Desember ke gedung DPR. Dengan menduduki gedung parlemen itu, mereka ingin memaksa dilakukan sidang istimewa MPR. "Kami berupaya memilah, mana yang murni untuk aksi dan tidak," ucapnya.

Ada informasi, pertemuan tersebut digelar di rumah seorang mantan pejabat TNI, apakah itu benar? Boy men­jelaskan bahwa semua itu belum bisa diungkapkan. Yang pasti, ada upaya yang harus diantisipasi karena bisa menimbulkan kondisi yang tidak menguntungkan saat aksi 2 Desember. "Kami menangkap berdasar bukti, itu saja," tegasnya.

Seperti diwartakan, saat ini masih ada perdebatan apakah keinginan untuk menggelar sidang istimewa tersebut inkon­stitusional atau tidak. Menurut Boy, sebenarnya visinya mengganti presiden dengan menduduki gedung DPR. "Dengan memprovokasi massa yang jumlahnya sangat besar," ujarnya.

Untuk Ahmad Dhani, yang dijeratkan dipastikan bukan pasal makar. Melainkan penghinaan terhadap presiden. Lalu, Sri Bintang Pamungkas terkait dengan provokasi di YouTube. Khusus untuk Bintang, dugaan awal tidak terkait makar. Namun, ada kesamaan ide. "Bisa jadi, belakangan diketahui fakta yang sama," ungkapnya.

"

| TERUNGKAP! | Ternyata | Para | Tersangka | Makar | Bakal | BERITA | TERKAIT | span>< | p> < | div> < | div> | | JawaPos | com< | strong> | Polri | mulai | blak | terkait | dengan | penangkapan | sejumlah | orang | yang | diduga | melakukan | makar | Sesuai | informasi | kepolisian | para | tersangka | ingin | menggiring | massa | aksi | Desember | untuk | menduduki | gedung | Rencana | tersebut | dipantau | sejak | tiga | minggu | span> < | p>Kadivhumas | Mabes | Irjen | Rafli | Amar | menerangkan | awalnya | sebuah | pertemuan | Tujuh | antaranya | telah | menjadi | sempat | ditangkap | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Rachmawati | Soekarnoputri | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Alvin | Pertemuan | digelar | setelah | November | ujarnya | p>Dalam | diketahui | rencana | Caranya | mengikuti | damai | Dengan | parlemen | memaksa | dilakukan | sidang | istimewa | Kami | berupaya | memilah | mana | murni | ucapnya | p>Ada | rumah | seorang | mantan | pejabat | apakah | benar | men­jelaskan | bahwa | semua | diungkapkan | Yang | pasti | upaya | harus | diantisipasi | karena | menimbulkan | kondisi | menguntungkan | saat | menangkap | berdasar | bukti | tegasnya | p>Seperti | diwart | masih | perdebatan | keinginan | menggelar | inkon­stitusional | atau | Menurut | sebenarnya | visinya | mengganti | presiden | memprovokasi | jumlahnya | sangat | besar | p>Untuk | Ahmad | Dhani | dijeratkan | dipastikan | bukan | pasal | Melainkan | penghinaan | terhadap | Lalu | Bintang | Pamungkas | provokasi | YouTube< | Khusus | dugaan | awal | Namun | kesamaan | Bisa | jadi | belgan | fakta | sama | ungkapnya | | < |

Sunday, December 4, 2016

TERUNGKAP! Ternyata Para Tersangka Makar Bakal G..

BERITA TERKAIT

JawaPos.com - Polri mulai blak-blakan terkait dengan penangkapan sejumlah orang yang diduga akan melakukan makar. Sesuai dengan informasi kepolisian, para tersangka itu ingin menggiring massa aksi 2 Desember untuk menduduki gedung DPR. Rencana tersebut dipantau kepolisian sejak tiga minggu lalu. 

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menerangkan, awalnya ada sebuah pertemuan sejumlah orang. Tujuh di antaranya yang telah menjadi tersangka dan sempat ditangkap, yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko, dan Alvin. "Pertemuan itu digelar setelah 4 November," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, diketahui ada rencana melakukan makar. Caranya, menggiring massa yang mengikuti aksi damai 2 Desember ke gedung DPR. Dengan menduduki gedung parlemen itu, mereka ingin memaksa dilakukan sidang istimewa MPR. "Kami berupaya memilah, mana yang murni untuk aksi dan tidak," ucapnya.

Ada informasi, pertemuan tersebut digelar di rumah seorang mantan pejabat TNI, apakah itu benar? Boy men­jelaskan bahwa semua itu belum bisa diungkapkan. Yang pasti, ada upaya yang harus diantisipasi karena bisa menimbulkan kondisi yang tidak menguntungkan saat aksi 2 Desember. "Kami menangkap berdasar bukti, itu saja," tegasnya.

Seperti diwartakan, saat ini masih ada perdebatan apakah keinginan untuk menggelar sidang istimewa tersebut inkon­stitusional atau tidak. Menurut Boy, sebenarnya visinya mengganti presiden dengan menduduki gedung DPR. "Dengan memprovokasi massa yang jumlahnya sangat besar," ujarnya.

Untuk Ahmad Dhani, yang dijeratkan dipastikan bukan pasal makar. Melainkan penghinaan terhadap presiden. Lalu, Sri Bintang Pamungkas terkait dengan provokasi di YouTube. Khusus untuk Bintang, dugaan awal tidak terkait makar. Namun, ada kesamaan ide. "Bisa jadi, belakangan diketahui fakta yang sama," ungkapnya.

"

| TERUNGKAP! | Ternyata | Para | Tersangka | Makar | Bakal | BERITA | TERKAIT | span>< | p> < | div> < | div> | | JawaPos | com< | strong> | Polri | mulai | blak | terkait | dengan | penangkapan | sejumlah | orang | yang | diduga | melakukan | makar | Sesuai | informasi | kepolisian | para | tersangka | ingin | menggiring | massa | aksi | Desember | untuk | menduduki | gedung | Rencana | tersebut | dipantau | sejak | tiga | minggu | span> < | p>Kadivhumas | Mabes | Irjen | Rafli | Amar | menerangkan | awalnya | sebuah | pertemuan | Tujuh | antaranya | telah | menjadi | sempat | ditangkap | yakni | Kivlan | Zein | Adityawarman | Rachmawati | Soekarnoputri | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Alvin | Pertemuan | digelar | setelah | November | ujarnya | p>Dalam | diketahui | rencana | Caranya | mengikuti | damai | Dengan | parlemen | memaksa | dilakukan | sidang | istimewa | Kami | berupaya | memilah | mana | murni | ucapnya | p>Ada | rumah | seorang | mantan | pejabat | apakah | benar | men­jelaskan | bahwa | semua | diungkapkan | Yang | pasti | upaya | harus | diantisipasi | karena | menimbulkan | kondisi | menguntungkan | saat | menangkap | berdasar | bukti | tegasnya | p>Seperti | diwart | masih | perdebatan | keinginan | menggelar | inkon­stitusional | atau | Menurut | sebenarnya | visinya | mengganti | presiden | memprovokasi | jumlahnya | sangat | besar | p>Untuk | Ahmad | Dhani | dijeratkan | dipastikan | bukan | pasal | Melainkan | penghinaan | terhadap | Lalu | Bintang | Pamungkas | provokasi | YouTube< | Khusus | dugaan | awal | Namun | kesamaan | Bisa | jadi | belgan | fakta | sama | ungkapnya | | < |

Friday, December 2, 2016

Inikah Surat yang Membuat Sri Bintang Dituding Makar?

Liputan6.com, Jakarta - Aktivis Sri Bintang Pamungkas ditangkap penyidik Polda Metro Jaya atas dugaan makar. Dia dan delapan orang lainnya di antaranya Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rahmawati Soekarnoputri, dan Kivlan Zein telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ernalias, Istri aktivis Sri Bintang Pamungkas mengaku kaget. Saat sore ketika kediamannya didatangi oleh beberapa orang berbadan tegap dan memperkenalkan diri sebagai polisi dari Polda Metro Jaya.

Tanpa basa-basi, pagi itu, Jumat, 2 Desember 2016  polisi berpakaian preman langsung mengutarakan maksud kedatangannya. Mereka hendak menangkap suaminya atas tuduhan tindakan makar.

"Ada yang ngetok-ngetok, saya yang keluar, saya kira ada apa. Terus satpam bilang ini ada dari kepolisian dari Kapolda. Untuk apa? Mau bicara sama bapak," ujar Ernalias Sri Bintang, Jumat (2/11/2016).

Saat penangkapan, suaminya sedang duduk santai sembari menikmati segelas kopi hangat. "Di situ nego dulu, katanya bapak mau lihat apakah ada surat penangkapan. Dikasih suratnya, cuma langsung diambil," ujar Ernalias.

Dia mengaku tidak mendengar pembicaraan antara polisi dan suaminya. Namun secara tiba-tiba suaminya memberitahukan akan ditangkap dengan dugaan makar.

"Bapak bilang kalau dia mau ditangkap. Saya tanya apa alasan mereka? Polisi bilang karena ingin makar," ujar Ernalias.

Sekitar pukul 06.30 WIB, suaminya langsung dibawa oleh polisi ke Polda Metro Jaya. Tapi, belakangan sang suami mengabarkan, dibawa ke Brimob Kelapa Dua Depok.

"Rencananya dibawa ke Polda. Tapi sekitar 5 menit kemudian bapak bilang akan dibawa ke arah Brimob," ujar Ernalias.

Erlina pun meyakini tudingan makar terhadap suaminya tidak benar. Terkait adanya surat yang disebut sebagai upaya makar, Erlina menjelaskan, bahwa pada tanggal 1 Desember suaminya itu bukan terlibat kegiatan, tapi mengantar surat ke DPR-MPR dan Markas TNI di Cilangkap.

"Habis ngetik, paginya salat, bangun (untuk) ngeprint (tapi) tinta habis. Pergi keluar ngeprint di luar. Suratnya dibawa sendiri ke DPR, MPR dan TNI di Cilangkap. Waktu nganter surat (ditemani) sama Dahlia Zein, masih saudara saya," kata dia.

Erlina sempat menyampaikan isi surat yang disampaikan Sri Bintang tersebut ke wartawan. Berikut isi surat tersebut:

Kepada Yth.:
Pimpinan
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
d/a Gedung DPR/MPR-RI
Jl. Jenderal Hatot Soebroto
Jakarta Selatan

Dengan hormat,
Bersama ini, kami dari kelompok Gerakan Nasional People Power Indonesia, yang merupakan gabungan dari beberapa exponen aktivis, sehubungan dengan situasi tanah air sekarang ini, sudah menyampaikan keinginan kami meminta kesediaan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk memanggil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia guna menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (SI-MPR RI) sesegera mungkin. Yaitu, dengan maksud menyelesaikan persoalan-persoalan Negara yang dari hari ke hari semakin berbahaya bagi kelangsungan jalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Adapun tujuan akhir dari SI-MPR RI itu adalah untuk menghasilkan Ketetapan-ketetapan MPR-RI yang meliputi:

1. Menyatakan berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945 Asli di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
2. Mencabut Mandat Presiden dan Wakil Presiden RI yang sekarang, masing-masing dijabat oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla
3. Mengangkat Penjabat Presiden Republik Indonesia yang baru, yang sekaligus menjadi Ketua Presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyusun Pemerintah Transisi Republik Indonesia

Demikian permintaan kami, dengan harapan MPR-RI dapat memenuhinya dengan segera. Terimakasih atas segala perhatian dan kesediaannya.

Hormat saya,

Sri-Bintang Pamungkas

"

| Inikah | Surat | yang | Membuat | Bintang | Dituding | Makar? | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aktivis | Pamungkas | ditangkap | penyidik | Polda | Metro | Jaya | atas | dugaan | makar< | delapan | orang | lainnya | antaranya | Ahmad | Dhani | Ratna | Sarumpaet | Rahmawati | Soekarnoputri | Kivlan | Zein | telah | ditetapkan | sebagai | tersangka | p> Ernalias | Istri | aktivis | mengaku | kaget | Saat | sore | ketika | kediamannya | didatangi | oleh | beberapa | berbadan | tegap | memperkenalkan | diri | polisi | dari | p> Tanpa | basa | basi | pagi | Jumat | Desember | 2016  | berpakaian | preman | langsung | mengutarakan | maksud | kedatangannya | Mereka | hendak | menangkap | suaminya | tuduhan | tindakan | makar | p> Ada | ngetok | saya | keluar | kira | Terus | satpam | bilang | kepolisian | Kapolda | Untuk | bicara | sama | bapak | ujar | Ernalias | 2016) | p> Saat | penangkapan | sedang | duduk | santai | sembari | menikmati | segelas | kopi | hangat | situ | nego | dulu | katanya | lihat | apakah | surat | Dikasih | suratnya | cuma | diambil | p> Dia | tidak | mendengar | pembicaraan | antara | Namun | secara | tiba | memberitahukan | akan | dengan | p> Bapak | kalau | Saya | tanya | alasan | mereka | Polisi | karena | ingin | p> Sekitar | pukul | dibawa | Tapi | belakangan | sang | suami | mengabarkan | Brimob | Kelapa | Depok | p> Rencananya | sekitar | menit | kemudian | arah | p> Erlina | meyakini | tudingan | terhadap | benar | Terkait | adanya | disebut | upaya | Erlina | menjelaskan | bahwa | pada | tanggal | bukan | terlibat | kegiatan | tapi | mengantar | Markas | Cilangkap | p>Habis | ngetik | paginya | salat | bangun | (untuk) | ngeprint | (tapi) | tinta | habis | Pergi | luar | Suratnya | sendiri | Waktu | nganter | (ditemani) | Dahlia | masih | saudara | kata | sempat | menyampaikan | disampaikan | tersebut | wartawan | Berikut | tersebut:< | p>Kepada | em>Pimpinan< | em>Majelis | Permusyawaratan | Rakyat | Republik | Indonesia< | em>d | Gedung | em>Jl | Jenderal | Hatot | Soebroto< | em>Jakarta | Selatan< | em>< | p>Dengan | hormat | em>Bersama | kami | kelompok | Gerakan | Nasional | People | Power | Indonesia | merupakan | gabungan | exponen | sehubungan | situasi | tanah | sekarang | sudah | keinginan | meminta | kesediaan | Pimpinan | Dewan | Perwakilan | untuk | memanggil | Majelis | guna | menggelar | Sidang | Istimewa | sesegera | mungkin | Yaitu | menyelesaikan | persoalan | Negara | hari | semakin | berbahaya | bagi | kelangsungan | jalannya | Kesatuan | p>Adapun | tujuan | akhir | adalah | menghasilkan | Ketetapan | ketetapan | meliputi:< | Menyatakan | berlakunya | kembali | Undang | Dasar | 1945 | Asli | seluruh | wilayah | em>2 | Mencabut | Mandat | Presiden | Wakil | masing | dijabat | Joko | Widodo | Jusuf | Kalla< | em>3 | Mengangkat | Penjabat | baru | sekaligus | menjadi | Ketua | Presidium | wewenang | menyusun | Pemerintah | Transisi | p>Demikian | permintaan | harapan | dapat | memenuhinya | segera | Terimakasih | segala | perhatian | kesediaannya | p>Hormat | p>Sri | Pamungkas< | p> |