Showing posts sorted by date for query Arief. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query Arief. Sort by relevance Show all posts

Thursday, December 8, 2016

Tangkap Aktivis dengan Tuduhan Makar, Nama Baik Polri Jadi Taruhan : Okezone News

JAKARTA â€" Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, mempersilakan kepolisian memproses hukum sejumlah aktivis yang diduga melakukan makar terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, Arief mengingatkan nama baik Polri menjadi taruhannya jika tak ada bukti adanya makar.

"Namun jika polisi nanti tidak bisa membuktikan adanya upaya makar dari kelompok aktivis maka taruhannya adalah nama Polri sendiri," ujar Arief saat dihubungi, Jumat (9/12/2016).

BERITA REKOMENDASI


Ia melanjutkan, apa yang dilakukan sejumlah aktivis seperti Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, serta Hatta Taliwang belum bisa disebut sebagai tindakan makar. Arif menerangkan, syarat terjadinya makar jika adanya keterlibatan militer, pengikut banyak, sampai keinginan untuk mengganti ideologi negara.

"Sebab biasanya di semua negara jika terjadi makar maka syarat utama harus ada keterlibatan militer, keinginan menggantikan ideologi negara, pengikutnya banyak, dan ada rapat-rapat tertutup. Nah, ini mereka mau makar masa buat rapat terbuka dan ngundang wartawan," keluh Arief.

Presiden Jokowi, menurutnya, tak boleh begitu saja percaya dengan informasi akan adanya gerakan makar yamg direncanakan pada 2 Desember 2016. Perbedaan pandangan, kata Arief, sah-sah saja di negara demokrasi seperti Indonesia, sepanjang tak mengubah konstitusi negara.

"Jadi Pak Jokowi dan Polri harus waspada jangan-jangan informasi para aktivis akan adanya makar dari intelijen hanya sebuah cara untuk semakin mendelegitimasi institusi Polri sebagai penjaga demokrasi yang akhirnya Polri akan bernasib sama seperti institusi TNI di era Soeharto," simpulnya.

Diketahui, 10 orang ditangkap dalam kasus dugaan makar pada 2 Desember 2016. Mereka adalah mantan staf ahli panglima TNI, Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha; mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen (Purn) Kivlan Zein; dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Huzein.

Kemudian seniman dan aktivis politik Ratna Sarumpaet; pentolan band Dewa 19 sekaligus calon wakil bupati Bekasi, Ahmad Dhani; putri presiden pertama RI Soekarno, Rachmawati Soerkarnoputri; Sri Bintang Pamungkas; dan Eko. Sementara ada dua orang yang ditangkap dan dijerat Pasal 28 Undang-Undang ITE yakni Jamran dan Rizal Kobar.

Terakhir, kepolisian menangkap mantan anggota DPR 1999â€"2004, Hatta Taliwang, yang diduga terlibat dengan pemufakatan makar bersama delapan aktivis yang sudah ditetapkan tersangka.

"

| Tangkap | Aktivis | dengan | Tuduhan | Makar, | Nama | Baik | Polri | Jadi | Taruhan | Okezone | News | JAKARTA< | strong> | Wakil | Ketua | Umum | Partai | Gerindra | Arief | Poyuono | mempersil | kepolisian | memproses | hukum | sejumlah | aktivis | yang | diduga | melakukan | makar | terhadap | pemerintahan | Presiden | Joko | Widodo | (Jokowi) | Namun | mengingatkan | nama | baik | menjadi | taruhannya | jika | bukti | adanya | p> Namun | polisi | nanti | membuktikan | upaya | kelompok | maka | adalah | sendiri | ujar | saat | dihubungi | Jumat | 2016) | p> BERITA | REKOMENDASI< | p> < | div> Ia | melanjutkan | dilakukan | seperti | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | serta | Hatta | Taliwang | disebut | sebagai | tind | Arif | menerangkan | syarat | terjadinya | keterlibatan | militer | pengikut | banyak | sampai | keinginan | untuk | mengganti | ideologi | negara | p> Sebab | biasanya | semua | terjadi | utama | harus | menggantikan | pengikutnya | rapat | tertutup | Nah< | masa | buat | terbuka | ngundang< | wartawan | keluh | p> Presiden | Jokowi | menurutnya | boleh | begitu | percaya | informasi | yamg | direncan | pada | Desember | 2016 | Perbedaan | pandangan | kata | demokrasi | Indonesia | sepanjang | mengubah | konstitusi | p> Jadi | waspada | jangan | para | intelijen | hanya | sebuah | cara | semakin | mendelegitimasi | institusi | penjaga | akhirnya | bernasib | sama | Soeharto | simpulnya | p> Diketahui | orang | ditangkap | dalam | kasus | dugaan | Mereka | mantan | staf | ahli | panglima | Brigjen | (Purn) | Adityawarman | Thaha; | Kepala | Staf | Kostrad | Mayjen | Kivlan | Zein; | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Huzein | p> Kemudian | seniman | politik | Ratna | Sarumpaet; | pentolan | band | Dewa | sekaligus | calon | wakil | bupati | Bekasi | Ahmad | Dhani; | putri | presiden | pertama | Soekarno | Soerkarnoputri; | Pamungkas; | Sementara | dijerat | Pasal | Undang | yakni | Jamran | Rizal | Kobar | p> Terakhir | menangkap | anggota | 1999â€"2004 | terlibat | pemufakatan | bersama | delapan | ditetapkan | tersangka | p> |

Monday, December 5, 2016

Eksklusif: Ini Bukti Sri Bintang Pamungkas Cs Diduga Makar | politik

Aktivis Sri Bintang Pamungkas ditangkap di rumahnya di Cibubur, Depok, 2 Desember 2016. ISTIMEWA

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi membidik beberapa orang baru yang diduga terlibat dalam upaya menggulingkan Presiden Joko Widodo atau makar. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, enggan menyebutkan siapa saja yang dimaksudkan orang baru tersebut. “Masih dalam penyelidikan, tidak mungkin kami buka (nama-namanya),” kata dia, Senin, 5 Desember 2016.

Boy juga menolak menjelaskan apakah pihak-pihak yang dimaksudkan terlibat dalam sejumlah pertemuan yang membahas upaya makar. Salah satunya adalah pertemuan di Rumah Kedaulatan Rakyat di Jalan Guntur Nomor 49, Manggarai, Jakarta Selatan, pada Rabu lalu, 30 November 2016, sekitar pukul 13.00. Belasan orang diduga hadir dalam pertemuan itu.

Baca: Terungkap, Alasan Polisi Cokok Terduga Makar di Jumat Subuh

Tempo memperoleh bukti undangan pertemuan itu. Rapat itu bertajuk “Konsolidasi Pergerakan dan Konferensi Pers ‘Front Revolusi 2016’”. Dalam undangan, Front menyatakan, selain bergabung dengan aksi bela Islam III 212, menuntut Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama dipenjarakan. Mereka juga menuntut pemerintahan Jokowi-Kalla diturunkan lewat Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 asli.

Koordinator Jaringan Aksi Lawan Ahok (JALA), Sri Bintang Pamungkas, tersangka kasus dugaan makar, juga hadir dalam acara itu. Berdasarkan video yang diperoleh Tempo, Sri Bintang menyatakan saat ini bukan saatnya lagi untuk penggalangan massa, melainkan melakukan revolusi.

Baca: >Wiranto Sebut Hal Ini Bisa Hentikan Demo Tolak Ahok

Saat ini polisi masih menahan Sri Bintang dan Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta Utara, Jamran, serta Ketua Komando Barisan Rakyat (Kobar) Rizal Izal. Sedangkan tujuh tersangka lain kasus dugaan makar dibebaskan pada Sabtu dini hari. Mereka adalah Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo; bekas anggota staf ahli Panglima TNI, Brigadir Jenderal Purnawirawan Adityawarman Thaha; bekas Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Kivlan Zen; aktivis organisasi kemasyarakatan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein; Wakil Ketua Umum Bidang Ideologi Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri; tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz, serta aktivis Ratna Sarumpaet. Musikus Ahmad Dhani Prasetyo, yang dijerat dengan pasal penghinaan presiden, juga dibebaskan.

Baca: Asal-usul Makar, Ini Penjelasan Wiranto

Razman Arief Nasution, kuasa hukum Sri Bintang, mengatakan video itu tak diambil di Guntur, melainkan ketika Sri Bintang sedang berpidato di kolong jembatan jalan tol Pluit, Kalijodo, Jakarta Utara. Menurut dia, hal tersebut tak bisa dianggap sebagai upaya makar. "Karena sifatnya imbauan kepada warga," kata dia.

Seorang penghuni Rumah Kedaulatan, Hadi Joban, mengatakan pertemuan pada Rabu lalu hanya membahas perkara penistaan agama. Hanya, kata dia, mengemuka pendapat, jika pemerintah tak bisa mengatasi kasus Ahok, lebih baik Jokowi turun. “Mungkin kalimat itu yang diduga makar,” ujar Hadi.

Baca: Sri Bintang Ajukan Penangguhan Penahanan Hari Ini

Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan, mengatakan penyidik akan memeriksa kembali para tersangka yang ditangkap pada Jumat lalu dalam waktu dekat.

DEWI SUCI RAHAYU | NINIS CHAIRUNNISA | INGE KLARA | DANANG FIRMANTO | LARISSA HUDA | EKO ARI

Baca Pula
Presiden Jokowi Pakai Payung & Sendal Jepit Biru, Menyindir?
>
Sidang Pengadilan Ahok Kamis, 13 Jaksa Siapkan Dakwaan

[embedded content]

"

| Eksklusif: | Bukti | Bintang | Pamungkas | Diduga | Makar | politik | Aktivis | ditangkap | rumahnya | Cibubur | Depok | Desember | 2016 | ISTIMEWA< | p> TEMPO | strong>< | span> | Jakarta< | Polisi | membidik | beberapa | orang | baru | yang | diduga | terlibat | dalam | upaya | menggulingkan | Presiden | Joko | Widodo | atau | makar | Kepala | Divisi | Hubungan | Masyarakat | Polri | Inspektur | Jenderal | Rafli | Amar | enggan | menyebutkan | siapa | dimaksudkan | tersebut | “Masih | penyelidikan | mungkin | kami | buka | (nama | namanya) | kata | Senin | p>Boy | juga | menolak | menjelaskan | apakah | pihak | sejumlah | pertemuan | membahas | Salah | satunya | adalah | Rumah | Kedaulatan | Rakyat | Jalan | Guntur | Nomor | Manggarai | Jakarta | Selatan | pada | Rabu | November | pukul | Belasan | hadir | p>Baca: | Terungkap | Alasan | Cokok | Terduga | Jumat | Subuh< | p>Tempo< | memperoleh | bukti | undangan | Rapat | bertajuk | “Konsolidasi | Perger | Konferensi | Pers | ‘Front | Revolusi | 2016’” | Dalam | Front | menyat | selain | bergabung | dengan | aksi | bela | Islam | menuntut | Gubernur | nonaktif | Basuki | Tjahaja | Purnama | dipenjar | Mereka | pemerintahan | Jokowi | Kalla | diturunkan | lewat | Sidang | Istimewa | Majelis | Permusyawaratan | kembali | Undang | Dasar | 1945 | asli | p> Koordinator | Jaringan | Aksi | Lawan | Ahok | (JALA) | tersangka | kasus | dugaan | acara | Berdasarkan | video | diperoleh | Tempo | saat | bukan | saatnya | lagi | untuk | penggalangan | massa | melainkan | melakukan | revolusi | p>Baca:< | strong> | Wiranto | Sebut | Bisa | Hentikan | Demo | Tolak | Ahok< | p>Saat | polisi | masih | menahan | Ketua | Aliansi | Utara | Jamran | serta | Komando | Barisan | (Kobar) | Rizal | Izal | Sedangkan | tujuh | lain | dibebaskan | Sabtu | dini | hari | Bidang | Pengkajian | Ideologi | Partai | Gerindra | Suryo | Santjojo; | bekas | anggota | staf | ahli | Panglima | Brigadir | Purnawirawan | Adityawarman | Thaha; | Staf | Cadangan | Strategis | Angkatan | Darat | Kivlan | Zen; | aktivis | organisasi | kemasyarakatan | Solitas | Sahabat | Cendana | Firza | Husein; | Wakil | Umum | Rachmawati | Soekarnoputri; | tokoh | buruh | Alvin | Indra | Fariz | Ratna | Sarumpaet | Musikus | Ahmad | Dhani | Prasetyo | dijerat | pasal | penghinaan | presiden | Asal | usul | Penjelasan | Wiranto< | p>Razman | Arief | Nasution | kuasa | hukum | mengat | diambil | ketika | berpidato | kolong | jembatan | jalan | Pluit | Kalijodo | Menurut | dianggap | sebagai | Karena | sifatnya | imbauan | kepada | warga | p>Seorang | penghuni | Hadi | Joban | hanya | perkara | penistaan | agama | Hanya | mengemuka | pendapat | jika | pemerintah | mengatasi | lebih | baik | turun | “Mungkin | kalimat | ujar | Ajukan | Penangguhan | Penahanan | Hari | Ini< | p>Kepala | Polda | Metro | Jaya | Mochamad | Iriawan | penyidik | memeriksa | para | waktu | dekat | p>DEWI | SUCI | RAHAYU | NINIS | CHAIRUNNISA | INGE | KLARA | DANANG | FIRMANTO | LARISSA | HUDA | ARI< | p>Baca | PulaPresiden | Pakai | Payung | & | Sendal | Jepit | Biru | Menyindir | a>Sidang | Pengadilan | Kamis | Jaksa | Siapkan | Dakwaan< | p> [embedded | content]< | p> < | div> |