Showing posts sorted by relevance for query inisial. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query inisial. Sort by date Show all posts

Friday, December 2, 2016

Ini 10 Nama yang Ditangkap Polda Metro terkait Dugaan Makar

Jakarta - Polisi menangkap 10 orang karena dianggap melakukan upaya makar atau penggulingan pemerintahan yang sah. Siapa saja 10 nama itu?

"Ada 10 orang yang ditangkap," ujar Kabagpenum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Mereka ditangkap antara pukul 03.00 sampai pukul 06.00 WIB. Delapan orang di antaranya dikenai Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP. Sementara dua orang lain dikenai pasal dalam UU ITE.

"Saat ini mereka sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan terhadapnya di Mako Brimob Kelapa Dua. Penyidik Polda Metro Jaya mengamankan di sana untuk dilakukan pemeriksaan," Martinus.

Sejak siang tadi tersebar infomasi di kalangan wartawan mengenai indentitas 10 nama tersebut, yaitu:

1. Ahmad Dhani
2. Eko
3. Adityawarman
4. Kivlan Zein
5. Firza Huzein
6. Rachmawati Soekarnoputri
7. Ratna Sarumpaet
8. Sri Bintang Pamungkas
9. Jamran
10. Rizal Kobar

Ketika dikonfirmasi Martinus tak membantah. "Yang beredar itu benar," ujar Martinus.

Sedangkan Karopenmas Mabes Polri Kombes Rikwanto juga menolak merinci identitas lengkap mereka yang ditangkap. Dia hanya menyebutkan inisial yang cocok dengan data di atas.

"Inisial saja AD, E, AD, KZ, FH, RA, RS, SB, JA, dan RK," kata Rikwanto.
(fjp/imk)

"

| Nama | yang | Ditangkap | Polda | Metro | terkait | Dugaan | Makar | Jakarta< | strong> | Polisi | menangkap | orang | karena | dianggap | melakukan | upaya | makar | atau | penggulingan | pemerintahan | Siapa | saja | nama | ditangkap | ujar | Kabagpenum | Mabes | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | dalam | konferensi | pers | Jakarta | Jumat | 2016) | p>Mereka | antara | pukul | sampai | Delapan | antaranya | dikenai | Pasal | juncto | KUHP | Sementara | lain | pasal | p>Saat | mereka | sudah | diamankan | dilakukan | pemeriksaan | terhadapnya | Mako | Brimob | Kelapa | Penyidik | Jaya | mengamankan | sana | untuk | p>Sejak | siang | tadi | tersebar | infomasi | kalangan | wartawan | mengenai | indentitas | tersebut | yaitu:< | Ahmad | Dhani2 | Eko3 | Adityawarman4 | Kivlan | Zein5 | Firza | Huzein6 | Rachmawati | Soekarnoputri7 | Ratna | Sarumpaet8 | Bintang | Pamungkas9 | Jamran10 | Rizal | Kobar< | p>Ketika | dikonfirmasi | membantah | Yang | beredar | benar | p>Sedangkan | Karopenmas | Rikwanto | juga | menolak | merinci | identitas | lengkap | hanya | menyebutkan | inisial | cocok | dengan | data | atas | p>Inisial | kata | (fjp | imk)< |

Fadli Zon Pertanyakan Alasan Polri Tetapkan Tersangka Makar

Liputan6.com, Jakarta - Aktivis Sri Bintang Pamungkas ditangkap penyidik Polda Metro Jaya atas dugaan makar. Dia dan delapan orang lainnya di antaranya Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rahmawati Soekarnoputri, dan Kivlan Zein telah ditetapkan sebagai tersangka.

Terkait penangkapan itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku heran dan menganggap tidak ada niat untuk bertindak makar terhadap pemerintah yang sah saat ini.

"Saya tak yakin mereka berniat apalagi berbuat makar. Setahu saya, sebagian besar yang kenal, mereka orang-orang yang peduli Merah Putih, kepentingan bangsa. Sebaiknya segera dilepaskan, jika tak ada bukti kuat," ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Jumat (2/12/2016).

Menurut Fadli, delapan orang yang telah berstatus tersangka tindakan makar itu selama ini dikenal sebagai figur oleh publik. Karena itu menurut dia, penangkapan tersebut menjadi ajang pertaruhan kredibilitas Polri sebagai lembaga penegak hukum. 

"Selain mempertaruhkan kredibilitas, penangkapan ini juga telah menarik mundur iklim demokrasi kita. Penangkapan itu telah membungkam kritik dan menindas kebebasan berpendapat di muka umum," ucap politisi Partai Gerindra itu.

Fadli pun mempertanyakan bukti bahwa adanya upaya makar yang disampaikan Polri. Terlebih beberapa yang telah ditetapkan tersangka bukan tergolong tokoh yang mempunyai basis massa besar.  

"Dimana reasoning-nya tuduhan makar terhadap delapan orang itu, yang tidak mengerahkan massa, tidak melakukan gerakan bersenjata ataupun kekuatan yang dapat dikategorikan makar, kata Fadli.

"Ibu Rachmawati itu puteri seorang Proklamator. Dan ia kini bahkan memiliki keterbatasan fisik, bagaimana bisa ia dituduh menggerakkan makar. Ini benar-benar kelihatan mengada-ada," Fadli menandaskan.

Sebelumnya, Polri menangkap 10 orang. Sebanyak delapan di antaranya diduga terkait rencana aksi makar jelang demo 2 Desember. Karopenmas Mabes Polri Kombes Rikwanto mengatakan, mereka yang diamankan terkait dugaan makar adalah AD, kemudian E, AD lagi, KZ, RS, RA,SB, dan RK.

"Delapan di antaranya dikenakan tuduhan Pasal 107 junto Pasal 110 KUHP junto Pasal 87 KUHP. Sedangkan 2 orang dengan inisial JA dengan RK, dikenakan Pasal UU ITE, Pasal 28," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jumat (2/12/2016).

Rikwanto mengatakan, mereka saat ini sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua. "Penyidik Polda Metro Jaya mengamankan di sana untuk dilakukan pemeriksaan," kata dia.

"

| Fadli | Pertanyakan | Alasan | Polri | Tetapkan | Tersangka | Makar | Liputan6 | Jakarta | strong> | Aktivis | Bintang | Pamungkas | ditangkap | penyidik | Polda | Metro | Jaya | atas | dugaan | makar< | delapan | orang | lainnya | antaranya | Ahmad | Dhani | Ratna | Sarumpaet | Rahmawati | Soekarnoputri | Kivlan | Zein | telah | ditetapkan | sebagai | tersangka | p> Terkait | penangkapan | Wakil | Ketua | mengaku | heran | menganggap | tidak | niat | untuk | bertindak | makar | terhadap | pemerintah | yang | saat | p>Saya | yakin | mereka | berniat | apalagi | berbuat | Setahu | saya | sebagian | besar | kenal | peduli | Merah | Putih | kepentingan | bangsa | Sebaiknya | segera | dilepaskan | jika | bukti | kuat | ujar | dalam | keterangan | tertulis | diterima | Jumat | 2016) | p> Menurut | berstatus | tindakan | selama | dikenal | figur | oleh | publik | Karena | menurut | tersebut | menjadi | ajang | pertaruhan | kredibilitas | lembaga | penegak | hukum | p> Selain | mempertaruhkan | juga | menarik | mundur | iklim | demokrasi | kita | Penangkapan | membungkam | kritik | menindas | kebebasan | berpendapat | muka | umum | ucap | politisi | Partai | Gerindra | p> Fadli | mempertanyakan | bahwa | adanya | upaya | disampaikan | Terlebih | beberapa | bukan | tergolong | tokoh | mempunyai | basis | massa | p>Dimana | reasoning | tuduhan | mengerahkan | melakukan | gerakan | bersenjata | ataupun | kekuatan | dapat | dikategorikan | kata | p> Ibu | Rachmawati | puteri | seorang | Proklamator | kini | bahkan | memiliki | keterbatasan | fisik | bagaimana | bisa | dituduh | menggerakkan | benar | kelihatan | mengada | menandaskan | p> Sebelumnya | menangkap | Sebanyak | diduga | terkait | rencana | aksi | jelang | demo | Desember | Karopenmas | Mabes | Kombes | Rikwanto | mengatakan | diamankan | adalah | kemudian | lagi | p>Delapan | dikenakan | Pasal | junto | KUHP | Sedangkan | dengan | inisial | p>Rikwanto | sudah | dilakukan | pemeriksaan | Mako | Brimob | Kelapa | Penyidik | mengamankan | sana | p> |

Dunia Sorot Penahanan 10 Orang Diduga Makar Jelang Aksi Damai 212

Liputan6.com, Jakarta - Tak hanya demo 2 Desember yang menjadi sorotan dunia. Sejumlah media massa asing juga memuat laporan penangkapan 10 orang terduga makar.

Melalui artikel berjudul "Jakarta protests: Treason arrests as mass rally against city's Governor, Ahok, get underway", ABC News memuat pernyataan Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto yang mengatakan 10 orang ditangkap pagi tadi. Delapan di antaranya terduga makar dan konspirasi jahat, sementara dua lainnya melanggar Undang-Undang ITE.

"Polisi mengatakan mereka yang ditangkap atas dugaan makar tengah diinterogasi dan dimintai keterangan lebih lanjut," demikian laporan dari ABC News, Jumat, (2/12/2016).

Dalam laporannya, ABC News juga memuat bahwa salah satu dari 10 orang yang ditangkap tersebut adalah adik presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati. Disebutkan pula bahwa pengacara terkenal Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, setuju untuk menjadi kuasa hukum mereka yang ditangkap atas dugaan makar.

"Saya akan membela mereka karena saya percaya mereka berjuang untuk sesuatu yang mereka yakini benar, sah, dan konstitusional," ujar Yusril.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo enggan banyak berkomentar terkait penangkapan tersebut. Ia justru mengungkap kecil kemungkinan bahwa demo 2 Desember akan diwarnai kerusuhan.

"Itu berdasarkan komitmen yang telah disepakati. Saya rasa ini akan menjadi aksi yang super damai. Super oke," ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

"Mereka kini ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan," ujar Kombes Rikwanto.

Media Singapura, Straits Times, dengan laporannya berjudul "Indonesia arrests 10 for dissident activities, charges 8 of them for treason" juga menginformasikan peristiwa serupa. Pihak kepolisian RI dilaporkan menangkap 10 tersangka dengan delapan di antaranya terduga makar, sementara dua lainnya melanggar pasal UU ITE.

"Kombes Rikwanto tidak menyebutkan nama, tapi mengidentifikasi mereka dengan sembilan inisial, yakni AD, E, AD, KZ, FH, RA, JA, RK dan SB," tulis Straits Times dalam laporannya.

Disebutkan pula bahwa beberapa yang ditangkap termasuk tokoh politik dan aktivis yang vokal terhadap mengkritik Presiden Jokowi dan gubernur non-aktif Basuki Tjahaja Purnama.

Ada pula News Ghana yang menulis laporan bertajuk "Indonesian police arrest 10 over treason allegation".

"Kesepuluh orang tersebut ditangkap sekitar pukul 03.00 hingga pukul 06.00 pagi tadi. Mereka saat ini tengah diinvestigasi di Markas Brimob. Di antara yang ditahan adalah Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, pensiunan jenderal Kivlan Zen, mantan menteri Rizal Ramli, bintang rock Dhani Ahmad dan Rachmawati Soekarnoputri yang merupakan adik dari mantan Presiden Indonesia, Megawati Soekarnoputri," tulis News Ghana yang mengutip laporan Xinhua.

Media tersebut mengutip pernyataan pihak kepolisian RI yang mengatakan, penangkapan kesepuluh orang ini tidak ada kaitannya dengan aksi damai 2 Desember yang tengah berlangsung di ibu kota.

Dalam beberapa waktu ke depan Kepala Kepolisian RI, Jenderal Tito Karnavian, dilaporkan akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan peristiwa penangkapan 10 orang ini.

"

| Dunia | Sorot | Penahanan | Orang | Diduga | Makar | Jelang | Aksi | Damai | Liputan6 | Jakarta | strong> | hanya | demo | Desember< | a> yang | menjadi | sorotan | dunia | Sejumlah | media | massa | asing | juga | memuat | laporan | penangkapan | orang | terduga | makar | p> Melalui | artikel | berjudul | protests: | Treason | arrests | mass | rally | against | citys | Governor | Ahok | underway | News< | em> memuat | pernyataan | Karo | Penmas | Mabes | Polri | Kombes | Rikwanto | yang | mengatakan | ditangkap | pagi | tadi | Delapan | antaranya | konspirasi | jahat | sementara | lainnya | melanggar | Undang | p> Polisi | mereka | atas | dugaan | tengah | diinterogasi | dimintai | keterangan | lebih | lanjut | demikian | dari | News | Jumat | 2016) | p> Dalam | laporannya | bahwa | salah | satu | tersebut | adalah | adik | presiden | Megawati | Soekarnoputri | Rachmawati | Disebutkan | pula | pengacara | terkenal | Indonesia | Yusril | Ihza | Mahendra | setuju | untuk | kuasa | hukum | p> Saya | akan | membela | karena | saya | percaya | berjuang | sesuatu | yakini | benar | konstitusional | ujar | p> Sementara | Presiden | Joko | Widodo | enggan | banyak | berkomentar | terkait | justru | mengungkap | kecil | kemungkinan | a> akan | diwarnai | kerusuhan | p> Itu | berdasarkan | komitmen | telah | disepakati | Saya | rasa | aksi | super | damai | Super | pria | akrab | disapa | Jokowi | Reuters | dalam | bertajuk | protesters | amid | fury | over | Christian | governor | menuliskan | menjelang | mana | delapan | didakwa | p> Mereka | kini | ditahan | menjalani | pemeriksaan | p> Media | Singapura | Straits | Times | dengan | dissident | activities | charges | them | treason | menginformasikan | peristiwa | serupa | Pihak | kepolisian | dilaporkan | menangkap | tersangka | pasal | p> Kombes | tidak | menyebutkan | nama | tapi | mengidentifikasi | sembilan | inisial | yakni | tulis | Times< | p> Disebutkan | beberapa | termasuk | tokoh | politik | aktivis | vokal | terhadap | mengkritik | gubernur | aktif | Basuki | Tjahaja | Purnama | p> Ada | Ghana< | menulis | bertajuk Indonesian | police | arrest | allegation | em>< | p> Kesepuluh | sekitar | pukul | hingga | Mereka | saat | diinvestigasi | Markas | Brimob | antara | Ratna | Sarumpaet | Bintang | Pamungkas | pensiunan | jenderal | Kivlan | mantan | menteri | Rizal | Ramli | bintang | rock< | Dhani | Ahmad | merupakan | mengutip | Xinhua | pihak | kesepuluh | kaitannya | berlangsung | kota | waktu | depan | Kepala | Kepolisian |  Jenderal | Tito | Karnavian | menggelar | konferensi | pers | menjelaskan | p> |

Tersangka Makar Ditangkap, Ini Kritik Prabowo untuk Elite Negara

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyarankan aparat penegak hukum-- sebagai kepanjangan tangan pemerintah--untuk berhati-hati dalam penangkapan kasus dugaan makar.

Prabowo menekankan agar hukum dapat diterapkan secara adil kepada semua kalangan, baik kepada kalangan elite maupun rakyat bawah.

"Selalu saya anjurkan bahwa kita bertindak selalu dengan hati-hati dan dengan seadil-adilnya," kata Prabowo di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2016).

"Jadi saya lihat, bangsa Indonesia ini sering elite-elite tidak punya empati kepada rakyat bawah," tegas dia.

Menurut Prabowo, jika rasa empati sudah pudar, bangsa Indonesia mudah menjalankan sesuai rekayasa.

"Dengan tidak punya empati, kita juga punya sifat sering rekayasa, sering nipu, sering bohong," ujar dia.

Jika sudah demikian, kata Prabowo, kepercayaan dan dukungan dari rakyat akan hilang kepada pemerintah dan elite politik.

"Kalau sudah ada ketidakpercayaan pada sistem, lembaga negara, ini repot. Kita tidak bisa bernegara berbangsa dengan baik," kata dia.

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, untuk melaksanakan kehidupan bernegara dibutuhkan kepercayaan antara pemimpin dan rakyatnya.

"Kita harus timbulkan masyarakat yang adil. Adil artinya harus dibangun atas dasar kebersihan, kejujuran. Kalau sistem kita rusak, jangan salahkan rakyat kalau rakyat tidak percaya dengan sistem itu," kata dia.

"Itu yang saya anjurkan di semua pihak untuk adil, hukum harus adil. Jangan hanya orang-orang tertentu yang cepat disalahkan, tapi ada pihak yang mungkin yang punya uang dan becking yang banyak, tidak diperlakukan dengan sama," tandas Prabowo.

Sebanyak 10 orang ditangkap atas dugaan makar dan mendompleng aksi damai 2 Desember. Polisi menyatakan sudah mengendus upaya makar tersebut sejak tiga minggu lalu. Mereka diduga akan menduduki Gedung DPR.

"Mereka ingin menguasai gedung DPR-MPR," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Silang Monas, Jakarta, Jumat 2 Desember 2016.

Sementara, Karopenmas Polri Kombes Rikwanto mengatakan, mereka yang ditangkap terkait dugaan makar ada delapan orang. Mereka berinisial AD, E, AD, KZ, RS, RA, SB, dan RK. Sedangkan dua orang berinisial JA dengan RK terkait pelanggaran UU ITE.

"Delapan di antaranya dikenakan tuduhan Pasal 107 junto Pasal 110 KUHP junto Pasal 87 KUHP. Sedangkan dua orang dengan inisial JA dengan RK dikenakan Pasal UU ITE, Pasal 28," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jumat 2 Desember.

Saat ini mereka sudah diamankan dan diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"

| Tersangka | Makar | Ditangkap, | Kritik | Prabowo | untuk | Elite | Negara | Liputan6 | Jakarta | strong> | Ketua | Umum | Partai | Gerindra | Subianto | menyarankan | aparat | penegak | hukum | sebagai | kepanjangan | tangan | pemerintah | berhati | hati | dalam | penangkapan | kasus | dugaan | makar< | p> Prabowo | menekankan | agar | dapat | diterapkan | secara | adil | kepada | semua | kalangan | baik | elite | maupun | rakyat | bawah | p> Selalu | saya | anjurkan | bahwa | kita | bertindak | selalu | dengan | seadil | adilnya | kata | Kantor | Ragunan | Selatan | Jumat | 2016) | p> Jadi | lihat | bangsa | Indonesia | sering | tidak | punya | empati | tegas | p> Menurut | jika | rasa | sudah | pudar | mudah | menjalankan | sesuai | rekayasa | p> Dengan | juga | sifat | nipu | bohong | ujar | p> Jika | demikian | kepercayaan | dukungan | dari | akan | hilang | politik | p> Kalau | ketidakpercayaan | pada | sistem | lembaga | negara | repot | Kita | bisa | bernegara | berbangsa | mantan | Danjen | Kopassus | melaksanakan | kehidupan | dibutuhkan | antara | pemimpin | rakyatnya | p> Kita | harus | timbulkan | masyarakat | yang | Adil | artinya | dibangun | atas | dasar | kebersihan | kejujuran | Kalau | rusak | jangan | salahkan | kalau | percaya | p> Itu | pihak | Jangan | hanya | orang | tertentu | cepat | disalahkan | tapi | mungkin | uang | becking< | banyak | diperlakukan | sama | tandas | p> Sebanyak | ditangkap | dugaan makar< | mendompleng | aksi | damai | Desember | Polisi | menyatakan | mengendus | upaya | makar | tersebut | sejak | tiga | minggu | lalu | Mereka | diduga | menduduki | Gedung | p> Mereka | ingin | menguasai | gedung | Kadiv | Humas | Polri | Irjen | Rafli | Amar | Silang | Monas | 2016 | p> Sementara | Karopenmas | Kombes | Rikwanto | mengatakan | mereka | terkait | delapan | berinisial | Sedangkan | pelanggaran | p> Delapan | antaranya | dikenakan | tuduhan | Pasal | junto | KUHP | inisial | Mabes | p> Saat | diamankan | diperiksa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | Jawa | Barat | p> |

Tersangka Makar Ditangkap, Ini Kritik Prabowo untuk Elite Negara

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyarankan aparat penegak hukum-- sebagai kepanjangan tangan pemerintah--untuk berhati-hati dalam penangkapan kasus dugaan makar.

Prabowo menekankan agar hukum dapat diterapkan secara adil kepada semua kalangan, baik kepada kalangan elite maupun rakyat bawah.

"Selalu saya anjurkan bahwa kita bertindak selalu dengan hati-hati dan dengan seadil-adilnya," kata Prabowo di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2016).

"Jadi saya lihat, bangsa Indonesia ini sering elite-elite tidak punya empati kepada rakyat bawah," tegas dia.

Menurut Prabowo, jika rasa empati sudah pudar, bangsa Indonesia mudah menjalankan sesuai rekayasa.

"Dengan tidak punya empati, kita juga punya sifat sering rekayasa, sering nipu, sering bohong," ujar dia.

Jika sudah demikian, kata Prabowo, kepercayaan dan dukungan dari rakyat akan hilang kepada pemerintah dan elite politik.

"Kalau sudah ada ketidakpercayaan pada sistem, lembaga negara, ini repot. Kita tidak bisa bernegara berbangsa dengan baik," kata dia.

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, untuk melaksanakan kehidupan bernegara dibutuhkan kepercayaan antara pemimpin dan rakyatnya.

"Kita harus timbulkan masyarakat yang adil. Adil artinya harus dibangun atas dasar kebersihan, kejujuran. Kalau sistem kita rusak, jangan salahkan rakyat kalau rakyat tidak percaya dengan sistem itu," kata dia.

"Itu yang saya anjurkan di semua pihak untuk adil, hukum harus adil. Jangan hanya orang-orang tertentu yang cepat disalahkan, tapi ada pihak yang mungkin yang punya uang dan becking yang banyak, tidak diperlakukan dengan sama," tandas Prabowo.

Sebanyak 10 orang ditangkap atas dugaan makar dan mendompleng aksi damai 2 Desember. Polisi menyatakan sudah mengendus upaya makar tersebut sejak tiga minggu lalu. Mereka diduga akan menduduki Gedung DPR.

"Mereka ingin menguasai gedung DPR-MPR," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Silang Monas, Jakarta, Jumat 2 Desember 2016.

Sementara, Karopenmas Polri Kombes Rikwanto mengatakan, mereka yang ditangkap terkait dugaan makar ada delapan orang. Mereka berinisial AD, E, AD, KZ, RS, RA, SB, dan RK. Sedangkan dua orang berinisial JA dengan RK terkait pelanggaran UU ITE.

"Delapan di antaranya dikenakan tuduhan Pasal 107 junto Pasal 110 KUHP junto Pasal 87 KUHP. Sedangkan dua orang dengan inisial JA dengan RK dikenakan Pasal UU ITE, Pasal 28," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jumat 2 Desember.

Saat ini mereka sudah diamankan dan diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"

| Tersangka | Makar | Ditangkap, | Kritik | Prabowo | untuk | Elite | Negara | Liputan6 | Jakarta | strong> | Ketua | Umum | Partai | Gerindra | Subianto | menyarankan | aparat | penegak | hukum | sebagai | kepanjangan | tangan | pemerintah | berhati | hati | dalam | penangkapan | kasus | dugaan | makar< | p> Prabowo | menekankan | agar | dapat | diterapkan | secara | adil | kepada | semua | kalangan | baik | elite | maupun | rakyat | bawah | p> Selalu | saya | anjurkan | bahwa | kita | bertindak | selalu | dengan | seadil | adilnya | kata | Kantor | Ragunan | Selatan | Jumat | 2016) | p> Jadi | lihat | bangsa | Indonesia | sering | tidak | punya | empati | tegas | p> Menurut | jika | rasa | sudah | pudar | mudah | menjalankan | sesuai | rekayasa | p> Dengan | juga | sifat | nipu | bohong | ujar | p> Jika | demikian | kepercayaan | dukungan | dari | akan | hilang | politik | p> Kalau | ketidakpercayaan | pada | sistem | lembaga | negara | repot | Kita | bisa | bernegara | berbangsa | mantan | Danjen | Kopassus | melaksanakan | kehidupan | dibutuhkan | antara | pemimpin | rakyatnya | p> Kita | harus | timbulkan | masyarakat | yang | Adil | artinya | dibangun | atas | dasar | kebersihan | kejujuran | Kalau | rusak | jangan | salahkan | kalau | percaya | p> Itu | pihak | Jangan | hanya | orang | tertentu | cepat | disalahkan | tapi | mungkin | uang | becking< | banyak | diperlakukan | sama | tandas | p> Sebanyak | ditangkap | dugaan makar< | mendompleng | aksi | damai | Desember | Polisi | menyatakan | mengendus | upaya | makar | tersebut | sejak | tiga | minggu | lalu | Mereka | diduga | menduduki | Gedung | p> Mereka | ingin | menguasai | gedung | Kadiv | Humas | Polri | Irjen | Rafli | Amar | Silang | Monas | 2016 | p> Sementara | Karopenmas | Kombes | Rikwanto | mengatakan | mereka | terkait | delapan | berinisial | Sedangkan | pelanggaran | p> Delapan | antaranya | dikenakan | tuduhan | Pasal | junto | KUHP | inisial | Mabes | p> Saat | diamankan | diperiksa | Mako | Brimob | Kelapa | Depok | Jawa | Barat | p> |

Cerita di Balik Penangkapan Ratna Sarumpaet Terkait Dugaan Makar

Liputan6.com, Depok - Ratna Sarumpaet diduga melakukan tindak pidana makar. Ia ditangkap polisi saat berada di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Jumat dini hari.

Salah satu pengacara Ratna Sarumpaet, Kris Ibnu, mengungkapkan kronologi penangkapan Ratna. Ia menjelaskan, penyidik Polda Metro Jaya sudah tiba di lokasi pukul 05.00 WIB dini hari.

"Ditangkap jam 06.30. Penyidik sudah datang dari jam 05.00, tapi baru bisa dibawa pukul 06.30 karena menang harus didampingi sama advokat," ungkap Kris yang juga Ketua Advokasi Cinta Tanah Air (ACTA), di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/12/2016).

Sebelum dibawa ke Mako Brimob, ia mengaku pihaknya berdebat dengan penyidik seputar pendampingan Ratna oleh pengacara.

"Berdebat dulu dengan penyidik baru sepakat ke Polda awalnya. Tapi ternyata enggak ke Polda, langsung ke sini (Mako Brimob)," ujar Kris.

Polri menangkap 10 orang. Sebanyak delapan di antaranya diduga terkait rencana aksi makar jelang demo 2 Desember. Karopenmas Mabes Polri Kombes Rikwanto mengatakan, mereka yang diamankan terkait dugaan makar adalah AD, E, AD lagi, KZ, RS, RA,SB, dan RK.

"Delapan di antaranya dikenakan tuduhan Pasal 107 juncto Pasal 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP. Sedangkan dua orang dengan inisial JA dengan RK dikenakan Pasal UU ITE, Pasal 28," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jumat (2/12/2016).

Rikwanto mengatakan, mereka saat ini sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua terkait pendalaman dugaan makar. "Penyidik Polda Metro Jaya mengamankan di sana untuk dilakukan pemeriksaan," kata dia.

Rikwanto mengatakan, sesuai Pasal 107, bagi pemimpin dan pengatur sesuai ayat 1 itu, maka mereka dapat dipidana seumur hidup atau pidana 20 tahun.

"

| Cerita | Balik | Penangkapan | Ratna | Sarumpaet | Terkait | Dugaan | Makar | Liputan6 | Depok | strong> | diduga | melakukan | tindak | pidana | makar< | ditangkap | polisi | saat | berada | Hotel | Sari | Pacific | Jakarta | Pusat | Jumat | dini | hari | p> Salah | satu | pengacara | Kris | Ibnu | mengungkapkan | kronologi | penangkapan | menjelaskan | penyidik | Polda | Metro | Jaya | sudah | tiba | lokasi | pukul | p> Ditangkap | Penyidik | datang | dari | tapi | baru | bisa | dibawa | karena | menang | harus | didampingi | sama | advokat | ungkap | yang | juga | Ketua | Advokasi | Cinta | Tanah | (ACTA) | Mako | Brimob | Kelapa | Jawa | Barat | 2016) | p> Sebelum | mengaku | pihaknya | berdebat | dengan | seputar | pendampingan | oleh | p> Berdebat | dulu | sepakat | awalnya | Tapi | ternyata | enggak | langsung | sini | (Mako | Brimob) | ujar | p> Polri | menangkap | orang | Sebanyak | delapan | antaranya | terkait | rencana | aksi | jelang | demo | Desember | Karopenmas | Mabes | Polri | Kombes | Rikwanto | mengatakan | mereka | diamankan | dugaan | makar | adalah | lagi | p> Delapan | dikenakan | tuduhan | Pasal | juncto< | KUHP | Sedangkan | inisial | kata | p> Rikwanto | dilakukan | pemeriksaan | pendalaman | mengamankan | sana | untuk | sesuai | bagi | pemimpin | pengatur | ayat | maka | dapat | dipidana | seumur | hidup | atau | tahun | p> |

Dunia Sorot Penahanan 10 Orang Diduga Makar Jelang Aksi Damai 212

Liputan6.com, Jakarta - Tak hanya demo 2 Desember yang menjadi sorotan dunia. Sejumlah media massa asing juga memuat laporan penangkapan 10 orang terduga makar.

Melalui artikel berjudul "Jakarta protests: Treason arrests as mass rally against city's Governor, Ahok, get underway", ABC News memuat pernyataan Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto yang mengatakan 10 orang ditangkap pagi tadi. Delapan di antaranya terduga makar dan konspirasi jahat, sementara dua lainnya melanggar Undang-Undang ITE.

"Polisi mengatakan mereka yang ditangkap atas dugaan makar tengah diinterogasi dan dimintai keterangan lebih lanjut," demikian laporan dari ABC News, Jumat, (2/12/2016).

Dalam laporannya, ABC News juga memuat bahwa salah satu dari 10 orang yang ditangkap tersebut adalah adik presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati. Disebutkan pula bahwa pengacara terkenal Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, setuju untuk menjadi kuasa hukum mereka yang ditangkap atas dugaan makar.

"Saya akan membela mereka karena saya percaya mereka berjuang untuk sesuatu yang mereka yakini benar, sah, dan konstitusional," ujar Yusril.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo enggan banyak berkomentar terkait penangkapan tersebut. Ia justru mengungkap kecil kemungkinan bahwa demo 2 Desember akan diwarnai kerusuhan.

"Itu berdasarkan komitmen yang telah disepakati. Saya rasa ini akan menjadi aksi yang super damai. Super oke," ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi, di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

"Mereka kini ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan," ujar Kombes Rikwanto.

Media Singapura, Straits Times, dengan laporannya berjudul "Indonesia arrests 10 for dissident activities, charges 8 of them for treason" juga menginformasikan peristiwa serupa. Pihak kepolisian RI dilaporkan menangkap 10 tersangka dengan delapan di antaranya terduga makar, sementara dua lainnya melanggar pasal UU ITE.

"Kombes Rikwanto tidak menyebutkan nama, tapi mengidentifikasi mereka dengan sembilan inisial, yakni AD, E, AD, KZ, FH, RA, JA, RK dan SB," tulis Straits Times dalam laporannya.

Disebutkan pula bahwa beberapa yang ditangkap termasuk tokoh politik dan aktivis yang vokal terhadap mengkritik Presiden Jokowi dan gubernur non-aktif Basuki Tjahaja Purnama.

Ada pula News Ghana yang menulis laporan bertajuk "Indonesian police arrest 10 over treason allegation".

"Kesepuluh orang tersebut ditangkap sekitar pukul 03.00 hingga pukul 06.00 pagi tadi. Mereka saat ini tengah diinvestigasi di Markas Brimob. Di antara yang ditahan adalah Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, pensiunan jenderal Kivlan Zen, mantan menteri Rizal Ramli, bintang rock Dhani Ahmad dan Rachmawati Soekarnoputri yang merupakan adik dari mantan Presiden Indonesia, Megawati Soekarnoputri," tulis News Ghana yang mengutip laporan Xinhua.

Media tersebut mengutip pernyataan pihak kepolisian RI yang mengatakan, penangkapan kesepuluh orang ini tidak ada kaitannya dengan aksi damai 2 Desember yang tengah berlangsung di ibu kota.

Dalam beberapa waktu ke depan Kepala Kepolisian RI, Jenderal Tito Karnavian, dilaporkan akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan peristiwa penangkapan 10 orang ini.

"

| Dunia | Sorot | Penahanan | Orang | Diduga | Makar | Jelang | Aksi | Damai | Liputan6 | Jakarta | strong> | hanya | demo | Desember< | a> yang | menjadi | sorotan | dunia | Sejumlah | media | massa | asing | juga | memuat | laporan | penangkapan | orang | terduga | makar | p> Melalui | artikel | berjudul | protests: | Treason | arrests | mass | rally | against | citys | Governor | Ahok | underway | News< | em> memuat | pernyataan | Karo | Penmas | Mabes | Polri | Kombes | Rikwanto | yang | mengatakan | ditangkap | pagi | tadi | Delapan | antaranya | konspirasi | jahat | sementara | lainnya | melanggar | Undang | p> Polisi | mereka | atas | dugaan | tengah | diinterogasi | dimintai | keterangan | lebih | lanjut | demikian | dari | News | Jumat | 2016) | p> Dalam | laporannya | bahwa | salah | satu | tersebut | adalah | adik | presiden | Megawati | Soekarnoputri | Rachmawati | Disebutkan | pula | pengacara | terkenal | Indonesia | Yusril | Ihza | Mahendra | setuju | untuk | kuasa | hukum | p> Saya | akan | membela | karena | saya | percaya | berjuang | sesuatu | yakini | benar | konstitusional | ujar | p> Sementara | Presiden | Joko | Widodo | enggan | banyak | berkomentar | terkait | justru | mengungkap | kecil | kemungkinan | a> akan | diwarnai | kerusuhan | p> Itu | berdasarkan | komitmen | telah | disepakati | Saya | rasa | aksi | super | damai | Super | pria | akrab | disapa | Jokowi | Reuters | dalam | bertajuk | protesters | amid | fury | over | Christian | governor | menuliskan | menjelang | mana | delapan | didakwa | p> Mereka | kini | ditahan | menjalani | pemeriksaan | p> Media | Singapura | Straits | Times | dengan | dissident | activities | charges | them | treason | menginformasikan | peristiwa | serupa | Pihak | kepolisian | dilaporkan | menangkap | tersangka | pasal | p> Kombes | tidak | menyebutkan | nama | tapi | mengidentifikasi | sembilan | inisial | yakni | tulis | Times< | p> Disebutkan | beberapa | termasuk | tokoh | politik | aktivis | vokal | terhadap | mengkritik | gubernur | aktif | Basuki | Tjahaja | Purnama | p> Ada | Ghana< | menulis | bertajuk Indonesian | police | arrest | allegation | em>< | p> Kesepuluh | sekitar | pukul | hingga | Mereka | saat | diinvestigasi | Markas | Brimob | antara | Ratna | Sarumpaet | Bintang | Pamungkas | pensiunan | jenderal | Kivlan | mantan | menteri | Rizal | Ramli | bintang | rock< | Dhani | Ahmad | merupakan | mengutip | Xinhua | pihak | kesepuluh | kaitannya | berlangsung | kota | waktu | depan | Kepala | Kepolisian |  Jenderal | Tito | Karnavian | menggelar | konferensi | pers | menjelaskan | p> |

Selain Dugaan Makar, Ini Kasus Ahmad Dhani yang Disorot Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang aksi damai 212 yang baru selesai digelar di Monas, polisi menangkap sejumlah tokoh yang diduga melakukan makar.

Salah satu di antara mereka adalah Ahmad Dhani, musikus sekaligus calon Wali Kota Bekasi.

Penangkapan itu dilakukan saat pentolan Dewa 19 itu tengah berada di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat. Hal itu diungkapkan oleh Ahmad Dhani dalam akun Twitternya.

"Malam ini di depan kamar di Hotel Sari Pan Pasifik, orang mengaku dari Polda mencari saya. #ADP," tulis Ahmad Dhani di akun Twitter-nya.

"Mau mendobrak kamar saya... #ADP," lanjutnya.

Selain Ahmad Dhani, polisi menangkap 10 orang, dengan delapan di antaranya diduga melakukan makar.

Penangkapan itu segera menjadi sorotan media asing. Melalui artikel berjudul "Jakarta protests: Treason arrests as mass rally against city's Governor, Ahok, get underway", ABC News memuat pernyataan Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto yang mengatakan 10 orang ditangkap pagi tadi.

Sementara itu media asing lainnya, Reuters, dalam laporannya yang bertajuk "Sea of protesters in Jakarta amid fury over Christian governor" menuliskan 10 orang ditangkap menjelang pagi di mana delapan di antaranya terduga makar. Dan dua lainnya didakwa melanggar UU ITE.

"Mereka kini ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan," ujar Kombes Rikwanto.

Media Singapura, Straits Times, dengan laporannya berjudul "Indonesia arrests 10 for dissident activities, charges 8 of them for treason" juga menginformasikan peristiwa serupa. Pihak kepolisian RI dilaporkan menangkap 10 tersangka di mana delapan di antaranya terduga makar, sementara dua lainnya melanggar pasal UU ITE.

"Kombes Rikwanto tidak menyebutkan nama, tetapi mengidentifikasi mereka dengan sembilan inisial, yakni AD, E, AD, KZ, FH, RA, JA, RK dan SB," tulis Straits Times dalam laporannya.

Ini bukan kali pertama Dhani menjadi sorotan dunia.

Berikut adalah kasus Ahmad Dhani yang sempat menghebohkan dunia kala pilpres pada 2014 lalu.

1 dari 6 halaman


Gunakan Lagu Queen dan Video Nazi

Penampilan Ahmad Dhani dalam video klip kampanye pasangan Prabowo-Hatta jadi sorotan media Jerman, Der Spiegel. Si penyanyi mengenakan seragam mirip yang dipakai Heinrich Luitpold Himmler, komandan Schutzstaffel (SS), satuan elite Nazi sekaligus orang kepercayaan Adolf Hitler.

Time of Israel menulis, video musik sebagai wujud dukungan dan penghargaan kepada Prabowo Subianto itu bikin gempar khalayak ramai.

"Dhani memakai lencana pada kerah dan lencana merah pada bagian saku kanan yang sama," tulis Der Spiegel, Selasa 24 Juni 2014.

Tak hanya Jerman, video klip yang diiringi lagu 'We Will Rock You' milik Queen, yang diubah lirik dan judulnya menjadi 'Indonesia Bangkit' itu juga jadi sorotan sejumlah media massa kelas dunia.

Situs Europe online magazine memuat artikel berjudul 'Indonesian rocker criticized for Nazi outfit in election video'.

Di bagian akhir artikelnya, Europe online magazine menulis, "Perlengkapan Nazi tidak ilegal di Indonesia dan banyak orang Indonesia yang tidak menyadari konotasi historisnya."

2 dari 6 halaman


Majalah TIME Menohok...

TIME memuat artikel dengan judul menohok, "This Indonesian Nazi Video Is One of the Worst Pieces of Political Campaigning Ever". TIME menyebut video tersebut sebagai materi kampanye politik terburuk sepanjang masa.

"Pembuat film yang tinggal di Bali, Daniel Ziv, menyebut video itu 'membawa citra skinhead Nazi dalam politik Indonesia'," demikian seperti dimuat TIME.

TIME menilai deskripsi tersebut tepat. "Majalah Jerman Der Spiegel menunjuk bahwa, yang bikin merinding, kostum militer Dhani mirip dengan seragam komandan SS Heinrich Himmler."

Makin dekat dengan hari pemilihan, demikian menurut TIME, kampanye makin panas dengan dukungan masing-masing pendukung calon. Video musik Ahmad Dhani untuk Prabowo-Hatta, dirilis tak lama setelah sejumlah musikus seperti Oppie Andaresta dan Slank membuat lagu dan video berjudul "Salam Dua Jari".

3 dari 6 halaman


Media Israel Berang

Setelah harian terkemuka Jerman, Der Spiegel, dan portal majalah Amerika Serikat TIME, kini giliran surat kabar Time of Israel yang ikut bersuara. Media negeri Yahudi itu menuliskan laporannya berjudul "Indonesian quasi-Nazi video causes stir".

Dalam ulasannya pada Rabu, 25 Juni 2014, Time of Israel menulis, video musik sebagai wujud dukungan dan penghargaan kepada Prabowo Subianto itu bikin gempar khalayak ramai.

"Queen, Nazisme, dan lirik berbahasa Indonesia merupakan kombinasi yang tampaknya aneh. Tapi pada saat suhu politik di negara di Asia Tenggara itu sedang memanas. Hal itu bisa terjadi," tulis Times of Israel.

Media Israel tersebut juga menyamakan burung garuda yang terlihat di dalam video klip Ahmad Dhani dan penyanyi Indonesia Idol itu dengan elang besi Kekaisaran Jerman dan elang Nazi.

"Salah satu musikus, Ahmad Dhani, terlihat memegang garuda emas, burung lambang negara Indonesia, yang menyerupai elang Kekaisaran Jerman yang kemudian menjadi dasar ikonik elang Nazi," tulis Times of Israel.

Portal berita negara yang berbatasan dengan Palestina itu juga mengutip tanggapan Ahmad Dhani atas kritik yang diberikan kepada dirinya terkait video klip kampanye tersebut.

"Apa hubungannya antara tentara Jerman dan Indonesia?" ujar Dhani yang dimuat Times of Israel. "Kami rakyat Indonesia tidak membunuh jutaan orang Yahudi, kan?"

4 dari 6 halaman


Queen Kesal

Pihak Queen pun mempersoalkan video klip tersebut. Bukan karena kostum yang dikenakan Dhani, tapi lagu "We Will Rock You" dibawakannya secara ilegal alias belum mendapatkan izin.

"Ahmad Dhani skinhead imagery http://youtu.be/tpbqIuY8nVo ” of course this is completely unauthorised by us. Bri," kicau gitaris Queen Brian May dalam akun resminya @DrBrianMay. Penampilan skinhead Ahmad Dhani--menyertakan link video di situs berbagi video--tentu saja kami sama sekali tidak memberikan izin.

5 dari 6 halaman


"

| Selain | Dugaan | Makar, | Kasus | Ahmad | Dhani | yang | Disorot | Dunia | Liputan6 | Jakarta | strong> | Menjelang | aksi | damai | 212< | a> yang | baru | selesai | digelar | Monas | polisi | menangkap | sejumlah | tokoh | diduga | melakukan | makar | p> Salah | satu | antara | mereka | adalah | Dhani< | musikus | sekaligus | calon | Wali | Kota | Bekasi | p> Penangkapan | dilakukan | saat | pentolan | Dewa | tengah | berada | Hotel | Sari | Pasifik | Pusat | diungkapkan | oleh | dalam | akun | Twitternya | p> Malam | depan | kamar | orang | mengaku | dari | Polda | mencari | saya | tulis | Twitter | em>< | p> Mau | mendobrak | lanjutnya | p> Selain | dengan | delapan | antaranya | p> Penangkapan | segera | menjadi | sorotan | media | asing | Melalui | artikel | berjudul | protests: | Treason | arrests | mass | rally | against | citys | Governor | Ahok | underway | News< | em> memuat | pernyataan | Karo | Penmas | Mabes | Polri | Kombes | Rikwanto | mengatakan | ditangkap | pagi | tadi | p> Sementara | lainnya | Reuters | laporannya | bertajuk | protesters | amid | fury | over | Christian | governor | menuliskan | menjelang | mana | terduga | didakwa | melanggar | p> Mereka | kini | ditahan | menjalani | pemeriksaan | ujar | p> Media | Singapura | Straits | Times | Indonesia | dissident | activities | charges | them | treason | juga | menginformasikan | peristiwa | serupa | Pihak | kepolisian | dilaporkan | tersangka | sementara | pasal | p> Kombes | tidak | menyebutkan | nama | tetapi | mengidentifikasi | sembilan | inisial | yakni | Times< | p> Ini | bukan | kali | pertama | dunia | p> Berikut | kasus | sempat | menghebohkan | kala | pilpres | pada | 2014 | lalu | p> 1 | halaman< | p> < | div> < | div> Gunakan | Lagu | Queen | Video | Nazi< | h2> Penampilan | video | klip | kampanye | pasangan | Prabowo | Hatta | jadi | Jerman | Spiegel | penyanyi | mengenakan | seragam | mirip | dipakai | Heinrich | Luitpold | Himmler | komandan | Schutzstaffel | (SS) | satuan | elite | Nazi | kepercayaan | Adolf | Hitler | p> Dhani | memakai | lencana | kerah | merah | bagian | saku | kanan | sama | Spiegel< | Selasa | Juni | p> Tak | hanya | diiringi | lagu | Will | Rock | You< | milik | diubah | lirik | judulnya | Bangkit | massa | kelas | p> Situs | Europe | online | magazine< | Indonesian | rocker | criticized | outfit | election | p> Di | akhir | artikelnya | magazine | menulis | Perlengkapan | ilegal | banyak | menyadari | konotasi | historisnya | p> 2 | div> Majalah | TIME | Menohok | h2> TIME< | memuat | judul | menohok | This | Worst | Pieces | Political | Campaigning | Ever | TIME< | menyebut | tersebut | sebagai | materi | politik | terburuk | sepanjang | masa | p> Pembuat | film | tinggal | Bali | Daniel | membawa | citra | skinhead< | demikian | seperti | dimuat | p> TIME< | menilai | deskripsi | tepat | Majalah | menunjuk | bahwa | bikin | merinding | kostum | militer | p> Makin | dekat | hari | pemilihan | menurut | makin | panas | dukungan | masing | pendukung | musik | untuk | dirilis | lama | setelah | Oppie | Andaresta | Slank | membuat | Salam | Jari | p> 3 | div> Media | Israel | Berang< | h2> Setelah | harian | terkemuka |  Der | portal | majalah | Amerika | Serikat | giliran | surat | kabar | Time | Israel< | ikut | bersuara | Media | negeri | Yahudi | quasi | causes | stir | p> Dalam | ulasannya | Rabu | wujud | penghargaan | kepada | Subianto | gempar | khalayak | ramai | p> Queen | Nazisme | berbahasa | merupakan | kombinasi | tampaknya | aneh | Tapi | suhu | negara | Asia | Tenggara | sedang | memanas | bisa | terjadi | menyamakan | burung | garuda | terlihat | Idol< | elang | besi | Kekaisaran | memegang | emas | lambang | menyerupai | kemudian | dasar | ikonik | p> Portal | berita | berbatasan | Palestina | mengutip | tanggapan | atas | kritik | diberikan | dirinya | terkait | p> Apa | hubungannya | tentara | Kami | rakyat | membunuh | jutaan | p> 4 | div> Queen | Kesal< | h2> Pihak | mempersoalkan | Bukan | karena | dikenakan | tapi | dibawakannya | secara | alias | belum | mendapatkan | izin | p> Ahmad | skinhead | imagery | http: | youtu | tpbqIuY8nVo | course | this | completely | unauthorised | kicau | gitaris | Brian | resminya | @DrBrianMay | Penampilan | menyertakan | link< | situs | berbagi | tentu | saja | kami | sekali | memberikan | p> 5 | div> |