Showing posts sorted by date for query tambahan. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query tambahan. Sort by relevance Show all posts

Wednesday, December 7, 2016

Polri: Makar Didanai | Republika Online

JAKARTA -- Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan telah mendapatkan bukti transfer dana yang melengkapi dugaan pidana makar terhadap sejumlah aktivis dan purnawirawan TNI. Kendati demikian, pihak kepolisian enggan mengungkap pihak-pihak terkait pendanaan itu.

Kabagpenum Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, salah satu bukti makar yang menjerat sejumlah tokoh pekan lalu adalah ditemukan juga bukti transfer antara para tersangka. Meski begitu, sejauh ini masih terus dialami lagi dari mana dan ke mana saja dana itu mengalir. "Bukti transfer itu bagian upaya Polri yang saat ini sudah ditemukan bukti transfer. Tentu ini menjadi bagian tambahan bukti," kata dia.

Selanjutnya, masih kata Martinus, masih akan digali bukti-bukti yang lainnya sehingga dapat memudahkan penyidik dalam mendapatkan satu konstruksi hukum yang mempersangkakan kedelapan orang tersebut sebagai tersangka permufakatan jahat yang akan menggulingkan pemerintahan yang sah.

Sedangkan, untuk bukti-bukti yang lain, tambah dia, adalah sejumlah berkas dokumen, video yang diunggah di media sosial, pemberitaan soal pernyataan ajakan makar, dan surat permintaan sidang istimewa ke DPR. "Kemudian adanya indikasi-indikasi yang mendukung terjadinya upaya perencanaan upaya permufakatan jahat dengan melakukan dan menempatkan mobil-mobil komando untuk mengajak orang atau mempersiapkan orang yang akan dibawa ke DPR," ujar dia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Kombes Rikwanto mengiyakan adanya aliran dana khusus terkait makar. "Ada memang, (saya) belum (bisa) memberikan perincian, ya, karena masuk materi penyidikan," ujar Rikwanto, di Silang Monas, Jakarta Pusat, kemarin.

Rikwanto juga enggan membeberkan perihal jumlah nominal tersebut. Kendati demikian, kata dia, jumlahnya cukup banyak. Dia pun enggan menerangkan dari mana asal uang tersebut, apakah datang dari pihak swasta atau lainnya. Alasannya, informasi-informasi tersebut masuk ke dalam materi penyidikan dan hanya akan dibuka di pengadilan.

Di tahanan Mapolda Metro Jaya, aktivis Sri Bintang Pamungkas dijenguk istrinya, Erna Lina, kemarin. Selepas kunjungan itu, Erna meminta suaminya dibebaskan. "Saya sebagai istri rasanya tidak adil kalau tujuh dilepaskan dengan tuduhan yang sama tapi Pak Bintang masih ditahan," ujar Erna, kemarin.

Terkait dengan kondisi suaminya, menurut Erna, masih dalam keadaan sehat dan tetap melakukan kegiatannya di dalam tahanan. Bahkan, kata dia, suaminya tersebut masih menyempatkan diri membuat soal ujian untuk mahasiswanya. "Alhamdulillah sehat. Bapak tetap lakukan kegiatan biasa di tahanan, salah satunya buat soal untuk mahasiswanya," kata Erna.

Kuasa hukum Sri Bintang, Dahlia Zein, mengatakan, pihaknya masih terus berjuang untuk meminta penangguhan penahanan terhadap kliennya tersebut. Namun, kata dia, pihaknya tidak akan mengajukan proses praperadilan. "Bapak bilang tidak usah dan menolak. Karena, untuk apa praperadilan? Karena tidak sesuai dan tidak ada di KUHAP praperadilan itu," kata Zein.

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Miko Ginting berharap aparat kepolisian cermat dan hati-hati dalam menerapkan tuduhan makar. Menurut dia, makar bukan tindak pidana yang berdiri sendiri, melainkan unsur dari tindak pidana. "Apabila tidak ada serangan yang berat (anslaag) maka tuduhan makar tidak terpenuhi. Kepolisian sebaiknya cermat dan hati-hati dalam menerapkan tuduhan ini agar penegakan hukum berjalan tepat pada relnya," ujar Miko.

Pihak Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) juga mengecam tuduhan makar terhadap sejumlah tokoh yang ditangkap. Menurut dia, tindakan Polri itu dapat disebut sebagai perampasan hak atas kebebasan berpolitik. Sebab, yang dilakukan para tokoh itu adalah menyampaikan kebebasan berpendapat dan menyebarluaskan pendapat mereka, baik melalui media cetak maupun elektronik.

"Apa dengan sepucuk surat bisa menggulingkan Presiden Jokowi dan membubarkan pemerintahannya? Bukankah surat itu dilayangkan ke MPR?" ujar Badan Pengurus Nasional PBHI Suryadi Radjab. rep: Mabruroh, Fauziah Mursid  ed: Fitriyan Zamzami

"

| Polri: | Makar | Didanai | Republika | Online | JAKARTA | Penyidik | Polda | Metro | Jaya | menyat | telah | mendapatkan | bukti | transfer | dana | yang | melengkapi | dugaan | pidana | makar | terhadap | sejumlah | aktivis | purnawirawan | Kendati | demikian | pihak | kepolisian | enggan | mengungkap | terkait | pendanaan | p>Kabagpenum | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | mengat | salah | satu | menjerat | tokoh | pekan | adalah | ditemukan | juga | antara | para | tersangka | Meski | begitu | sejauh | masih | terus | dialami | lagi | mana | mengalir | Bukti | bagian | upaya | saat | Tentu | menjadi | tambahan | kata | p>Selanjutnya | digali | lainnya | dapat | memudahkan | penyidik | dalam | konstruksi | hukum | mempersangk | kedelapan | orang | tersebut | sebagai | permufakatan | jahat | menggulingkan | pemerintahan | p>Sedangkan | untuk | lain | tambah | berkas | dokumen | video | diunggah | media | sosial | pemberitaan | soal | pernyataan | surat | permintaan | sidang | istimewa | Kemudian | adanya | indikasi | mendukung | terjadinya | perencanaan | dengan | melakukan | menempatkan | mobil | komando | mengajak | atau | mempersiapkan | dibawa | ujar | p>Kepala | Biro | Penerangan | Masyarakat | (Karopenmas) | Rikwanto | mengiy | aliran | khusus | memang | (saya) | memberikan | perincian | karena | masuk | materi | penyidikan | Silang | Monas | Jakarta | Pusat | kemarin | p>Rikwanto | membeberkan | perihal | jumlah | nominal | jumlahnya | cukup | banyak | menerangkan | asal | uang | apakah | datang | swasta | Alasannya | informasi | hanya | dibuka | pengadilan | p>Di | tahanan | Mapolda | Bintang | Pamungkas | dijenguk | istrinya | Erna | Lina | Selepas | kunjungan | meminta | suaminya | dibebaskan | Saya | istri | rasanya | adil | kalau | tujuh | dilepaskan | tuduhan | sama | ditahan | p>Terkait | kondisi | menurut | keadaan | sehat | tetap | kegiatannya | Bahkan | menyempatkan | diri | membuat | ujian | mahasiswanya | Alhamdulillah | Bapak | lakukan | kegiatan | biasa | satunya | buat | p>Kuasa | Dahlia | Zein | pihaknya | berjuang | penangguhan | penahanan | kliennya | Namun | mengajukan | proses | praperadilan | bilang | usah | menolak | Karena | sesuai | KUHAP | p>Peneliti | Studi | Hukum | Kebij | Indonesia | (PSHK) | Miko | Ginting | berharap | aparat | cermat | hati | menerapkan | Menurut | bukan | tindak | berdiri | sendiri | melainkan | unsur | Apabila | serangan | berat | (anslaag) | maka | terpenuhi | Kepolisian | sebaiknya | agar | peneg | berjalan | tepat | pada | relnya | p>Pihak | Perhimpunan | Bantuan | Asasi | Manusia | (PBHI) | mengecam | ditangkap | tind | disebut | perampasan | atas | kebebasan | berpolitik | Sebab | dilakukan | menyampaikan | berpendapat | menyebarluaskan | pendapat | baik | cetak | maupun | elektronik | p>Apa | sepucuk | Presiden | Jokowi | membubarkan | pemerintahannya | Bukankah | dilayangkan | Badan | Pengurus | Nasional | PBHI | Suryadi | Radjab | rep: | Mabruroh | Fauziah | Mursid |  ed:< | strong> Fitriyan | Zamzami< | p> |

Polisi Kantongi Nama Penyandang Dana Upaya Makar #Aksi212

Jakarta, CNN Indonesia -- Mabes Polri menyatakan telah mengantongi nama penyumbang dana yang diduga ditujukan untuk memuluskan rencana makar pada Jumlat pekan lalu (2/12). Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Komisaris Besar Rikwanto mengatakan polisi akan melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap nama tersebut.

"Sudah (kantongi nama pengirim dana). Dipertajam untuk kepentingan apa yang ditransfer tersebut," kata Rikwanto di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/12).

Namun, Rikwanto tak menyebutkan nama yang dimaksud, termasuk apakah penyumbang dana tersebut salah satu orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar atau bukan. Menurutnya, hal itu merupakan materi penyidikan yang tidak bisa dipublikasi.

"Itu konten materi penyidkan ya, tidak akan disampaikan," ujar Rikwanto.

Sebelumnya, polisi menyatakan telah menemukan bukti transfer perbankan antarpihak yang diduga bekerja sama untuk mendanai rencana makar dalam aksi 212, Jumat pekan lalu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan bukti transfer perbankan itu merupakan bukti tambahan terkait kasus dugaan makar yang menjerat 10 orang tersangka.

Pekan lalu, Polri menetapkan sepuluh orang sebagai tersangka kasus dugaan makar maupun penghinaan terhadap Presiden, beberapa jam sebelum #Aksi212 berlangsung di kawasan Monas.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 107 Juncto Pasal 110 Juncto Pasal 87 KUHP tentang perbuatan makar dan pemufakatan jahat untuk melakukan makar.

Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan kakak beradik Rizal dan Jamran. Dua nama terakhir juga dijerat Pasal 28 UU ITE.

Selain 10 tersangka makar, musisi Ahmad Dhani ikut ditangkap dengan jeratan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa. (pmg/gil)

"

| Polisi | Kantongi | Nama | Penyandang | Dana | Upaya | Makar | #Aksi212 | Jakarta< | span> | Indonesia< | span>< | strong> | Mabes | Polri | menyat | telah | mengantongi | nama | penyumbang | dana | yang | diduga | ditujukan | untuk | memuluskan | rencana | makar | pada | Jumlat | pekan | Kepala | Biro | Penerangan | Masyarakat | Komisaris | Besar | Rikwanto | mengat | polisi | melakukan | penyidikan | lebih | lanjut | terhadap | tersebut | Sudah | (kantongi | pengirim | dana) | Dipertajam | kepentingan | ditransfer | kata | Markas | Jakarta | Selatan | Rabu | p>Namun | menyebutkan | dimaksud | termasuk | apakah | salah | satu | orang | ditetapkan | sebagai | tersangka | kasus | dugaan | atau | bukan | Menurutnya | merup | materi | dipublikasi | p> Itu | konten | penyidkan | disampaikan | ujar | Senya | menemukan | bukti | transfer | perbankan | antarpihak | bekerja | sama | mendanai | dalam | aksi | Jumat | p>Kepala | Bagian | Umum | Martinus | Sitompul | tambahan | terkait | menjerat | p>Pekan | menetapkan | sepuluh | maupun | penghinaan | Presiden | beberapa | Aksi212 | berlangsung | kawasan | Monas | p>Polisi | dengan | Pasal | Juncto | KUHP | tentang | perbuatan | pemufakatan | jahat | p>Mereka | adalah | Kivlan | Zein | Adityawarman | Thahar | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Santjojo | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | kakak | beradik | Rizal | Jamran | terakhir | juga | dijerat | p>Selain | musisi | Ahmad | Dhani | ikut | ditangkap | jeratan | pasal | penguasa | (pmg | gil)< | strong> < |

Tuesday, December 6, 2016

Polisi Temukan Bukti Transfer Pendanaan Upaya Makar #Aksi212

Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menemukan bukti transfer perbankan antarpihak yang diduga bekerja sama untuk mendanai rencana makar dalam aksi 2 Desember, Jumat pekan lalu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan bukti transfer perbankan itu merupakan bukti tambahan terkait kasus dugaan makar yang menjerat 10 orang tersangka.

"Saat ini sudah ditemukan bukti transfer. Ini menjadi bagian tambahan barang bukti," kata Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Martinus menyatakan, penyidik akan menelusuri lebih lanjut terkait temuan bukti transfer perbankan itu. Penyidik akan mengungkap sumber dana dan pihak yang menerima dari aliran perbankan itu.

Selain itu, Martinus menambahkan, penyidik juga menemukan barang bukti tambahan lainnya berupa dokumen. Menurutnya, barang bukti baru itu akan digabungkan dengan yang sebelumnya telah ditemukan untuk mendapatkan sebuah konstruksi hukum.

"(Sebelumnya) ada video yang diupload, kemudian ada pemberitaan yang berisi tentang pernyataan ajakan, kemudian bukti transfer dari seseorang ke orang lain," kata Martinus.

Pekan lalu, Polri menetapkan sepuluh orang sebagai tersangka kasus dugaan melakukan makar maupun penghinaan terhadap Presiden, beberapa jam sebelum #Aksi212 berlangsung di kawasan Monas.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 107 Juncto Pasal 110 Juncto Pasal 87 KUHP tentang perbuatan makar dan pemufakatan jahat untuk melakukan makar.

Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan kakak beradik Rizal dan Jamran. Dua nama terakhir juga dijerat Pasal 28 UU ITE.

Selain 10 tersangka makar, musisi Ahmad Dhani ikut ditangkap dengan jeratan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa.

(gil)"

| Polisi | Temukan | Bukti | Transfer | Pendanaan | Upaya | Makar | #Aksi212 | Jakarta< | span> | Indonesia< | span>< | strong> | menemukan | bukti | transfer | perbankan | antarpihak | yang | diduga | bekerja | sama | untuk | mendanai | rencana | makar | dalam | aksi | Desember | Jumat | pekan | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | merup | tambahan | terkait | kasus | dugaan | menjerat | orang | tersangka | p>Saat | ditemukan | menjadi | bagian | barang | kata | Markas | Jakarta | Selatan | Selasa | p>Martinus | menyat | penyidik | menelusuri | lebih | lanjut | temuan | Penyidik | mengungkap | sumber | dana | pihak | menerima | aliran | p> Selain | menambahkan | juga | lainnya | berupa | dokumen | Menurutnya | baru | digabungkan | dengan | senya | telah | mendapatkan | sebuah | konstruksi | hukum | (Senya) | video | diupload | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | pernyataan | seseorang | lain | p>Pekan | menetapkan | sepuluh | sebagai | melakukan | maupun | penghinaan | terhadap | Presiden | beberapa | Aksi212 | berlangsung | kawasan | Monas | p>Polisi | Pasal | Juncto | KUHP | perbuatan | pemufakatan | jahat | p>Mereka | adalah | Kivlan | Zein | Adityawarman | Thahar | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Santjojo | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | kakak | beradik | Rizal | Jamran | nama | terakhir | dijerat | p>Selain | musisi | Ahmad | Dhani | ikut | ditangkap | jeratan | pasal | penguasa | p>(gil)< | strong> |

Polisi Temukan Bukti Transfer Pendanaan Upaya Makar #Aksi212

Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menemukan bukti transfer perbankan antarpihak yang diduga bekerja sama untuk mendanai rencana makar dalam aksi 2 Desember, Jumat pekan lalu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan bukti transfer perbankan itu merupakan bukti tambahan terkait kasus dugaan makar yang menjerat 10 orang tersangka.

"Saat ini sudah ditemukan bukti transfer. Ini menjadi bagian tambahan barang bukti," kata Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Martinus menyatakan, penyidik akan menelusuri lebih lanjut terkait temuan bukti transfer perbankan itu. Penyidik akan mengungkap sumber dana dan pihak yang menerima dari aliran perbankan itu.

Selain itu, Martinus menambahkan, penyidik juga menemukan barang bukti tambahan lainnya berupa dokumen. Menurutnya, barang bukti baru itu akan digabungkan dengan yang sebelumnya telah ditemukan untuk mendapatkan sebuah konstruksi hukum.

"(Sebelumnya) ada video yang diupload, kemudian ada pemberitaan yang berisi tentang pernyataan ajakan, kemudian bukti transfer dari seseorang ke orang lain," kata Martinus.

Pekan lalu, Polri menetapkan sepuluh orang sebagai tersangka kasus dugaan melakukan makar maupun penghinaan terhadap Presiden, beberapa jam sebelum #Aksi212 berlangsung di kawasan Monas.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 107 Juncto Pasal 110 Juncto Pasal 87 KUHP tentang perbuatan makar dan pemufakatan jahat untuk melakukan makar.

Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan kakak beradik Rizal dan Jamran. Dua nama terakhir juga dijerat Pasal 28 UU ITE.

Selain 10 tersangka makar, musisi Ahmad Dhani ikut ditangkap dengan jeratan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa.

(gil)"

| Polisi | Temukan | Bukti | Transfer | Pendanaan | Upaya | Makar | #Aksi212 | Jakarta< | span> | Indonesia< | span>< | strong> | menemukan | bukti | transfer | perbankan | antarpihak | yang | diduga | bekerja | sama | untuk | mendanai | rencana | makar | dalam | aksi | Desember | Jumat | pekan | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | merup | tambahan | terkait | kasus | dugaan | menjerat | orang | tersangka | p>Saat | ditemukan | menjadi | bagian | barang | kata | Markas | Jakarta | Selatan | Selasa | p>Martinus | menyat | penyidik | menelusuri | lebih | lanjut | temuan | Penyidik | mengungkap | sumber | dana | pihak | menerima | aliran | p> Selain | menambahkan | juga | lainnya | berupa | dokumen | Menurutnya | baru | digabungkan | dengan | senya | telah | mendapatkan | sebuah | konstruksi | hukum | (Senya) | video | diupload | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | pernyataan | seseorang | lain | p>Pekan | menetapkan | sepuluh | sebagai | melakukan | maupun | penghinaan | terhadap | Presiden | beberapa | Aksi212 | berlangsung | kawasan | Monas | p>Polisi | Pasal | Juncto | KUHP | perbuatan | pemufakatan | jahat | p>Mereka | adalah | Kivlan | Zein | Adityawarman | Thahar | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Santjojo | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | kakak | beradik | Rizal | Jamran | nama | terakhir | dijerat | p>Selain | musisi | Ahmad | Dhani | ikut | ditangkap | jeratan | pasal | penguasa | p>(gil)< | strong> |

Polisi akan Telusuri Penyandang Dana Makar dari Bukti Transfer yang Ditemukan

Jakarta - Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs. Bukti transfer itu akan ditelusuri untuk mengungkap sumber dan kemana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

"Nanti diurut siapa yang mengirim, mengirim kemana, misalnya saya dapat berapa, nanti saya mengirim si A berapa, ke B berapa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang pada Jumat (2/12) lalu. Dari jumlah itu, 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar. Saat ini, hanya Sri Bintang Pamungkas yang masih ditahan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Martinus mengatakan, pemeriksaan kasus ini berjalan. Rencananya, ada beberapa orang saksi dan tersangka yang akan dipanggil minggu ini. Namun, Martinus belum mendapat informasi dari penyidik siapa tersangka makar yang akan diperiksa ulang itu.

"Kemudian akan ada juga dari 8 orang itu akan diperiksa ulang dalam Minggu ini. Agenda Ibu Rachmawati sendiri (kapan diperiksa) saya belum dengar kapan. Nanti saya konfirmasi," ujarnya.

"Tapi yang jadi dasar untuk memeriksa kembali itu kan apabila ada kebutuhan tambahan keterangan dari penyidik yang menganggap kurang atau ada keterangan yang perlu dikonfirmasi hasil dari penjelasan saksi lain," sambungnya.

(idh/rvk)

"

| Polisi | Telusuri | Penyandang | Dana | Makar | Bukti | Transfer | yang | Ditemukan | Jakarta< | strong> | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | kasus | dugaan | makar | Bintang | Pamungkas | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | kemana | aliran | dana | tersebut | Nanti | diurut | siapa | mengirim | misalnya | saya | dapat | berapa | nanti | kata | Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | Selasa | 2016) | p>Polisi | senya | menangkap | orang | pada | Jumat | Dari | jumlah | antaranya | ditetapkan | sebagai | tersangka | Saat | hanya | masih | ditahan | p>Martinus | mengat | pemeriksaan | berjalan | Rencananya | beberapa | saksi | dipanggil | minggu | Namun | mendapat | informasi | penyidik | diperiksa | ulang | p>Kemudian | juga | Minggu | Agenda | Rachmawati | sendiri | (kapan | diperiksa) | dengar | kapan | konfirmasi | ujarnya | p>Tapi | jadi | dasar | memeriksa | kembali | apabila | kebutuhan | tambahan | keterangan | menganggap | kurang | atau | perlu | dikonfirmasi | hasil | penjelasan | lain | sambungnya | p>(idh | rvk)< |

Polisi Temukan Bukti Transfer Pendanaan Upaya Makar #Aksi212

Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menemukan bukti transfer perbankan antarpihak yang diduga bekerja sama untuk mendanai rencana makar dalam aksi 2 Desember, Jumat pekan lalu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan bukti transfer perbankan itu merupakan bukti tambahan terkait kasus dugaan makar yang menjerat 10 orang tersangka.

"Saat ini sudah ditemukan bukti transfer. Ini menjadi bagian tambahan barang bukti," kata Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Martinus menyatakan, penyidik akan menelusuri lebih lanjut terkait temuan bukti transfer perbankan itu. Penyidik akan mengungkap sumber dana dan pihak yang menerima dari aliran perbankan itu.

Selain itu, Martinus menambahkan, penyidik juga menemukan barang bukti tambahan lainnya berupa dokumen. Menurutnya, barang bukti baru itu akan digabungkan dengan yang sebelumnya telah ditemukan untuk mendapatkan sebuah konstruksi hukum.

"(Sebelumnya) ada video yang diupload, kemudian ada pemberitaan yang berisi tentang pernyataan ajakan, kemudian bukti transfer dari seseorang ke orang lain," kata Martinus.

Pekan lalu, Polri menetapkan sepuluh orang sebagai tersangka kasus dugaan melakukan makar maupun penghinaan terhadap Presiden, beberapa jam sebelum #Aksi212 berlangsung di kawasan Monas.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 107 Juncto Pasal 110 Juncto Pasal 87 KUHP tentang perbuatan makar dan pemufakatan jahat untuk melakukan makar.

Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan kakak beradik Rizal dan Jamran. Dua nama terakhir juga dijerat Pasal 28 UU ITE.

Selain 10 tersangka makar, musisi Ahmad Dhani ikut ditangkap dengan jeratan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa.

(gil)"

| Polisi | Temukan | Bukti | Transfer | Pendanaan | Upaya | Makar | #Aksi212 | Jakarta< | span> | Indonesia< | span>< | strong> | menemukan | bukti | transfer | perbankan | antarpihak | yang | diduga | bekerja | sama | untuk | mendanai | rencana | makar | dalam | aksi | Desember | Jumat | pekan | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | merup | tambahan | terkait | kasus | dugaan | menjerat | orang | tersangka | p>Saat | ditemukan | menjadi | bagian | barang | kata | Markas | Jakarta | Selatan | Selasa | p>Martinus | menyat | penyidik | menelusuri | lebih | lanjut | temuan | Penyidik | mengungkap | sumber | dana | pihak | menerima | aliran | p> Selain | menambahkan | juga | lainnya | berupa | dokumen | Menurutnya | baru | digabungkan | dengan | senya | telah | mendapatkan | sebuah | konstruksi | hukum | (Senya) | video | diupload | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | pernyataan | seseorang | lain | p>Pekan | menetapkan | sepuluh | sebagai | melakukan | maupun | penghinaan | terhadap | Presiden | beberapa | Aksi212 | berlangsung | kawasan | Monas | p>Polisi | Pasal | Juncto | KUHP | perbuatan | pemufakatan | jahat | p>Mereka | adalah | Kivlan | Zein | Adityawarman | Thahar | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Santjojo | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | kakak | beradik | Rizal | Jamran | nama | terakhir | dijerat | p>Selain | musisi | Ahmad | Dhani | ikut | ditangkap | jeratan | pasal | penguasa | p>(gil)< | strong> |

Polisi akan Telusuri Penyandang Dana Makar dari Bukti Transfer yang Ditemukan

Jakarta - Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs. Bukti transfer itu akan ditelusuri untuk mengungkap sumber dan kemana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

"Nanti diurut siapa yang mengirim, mengirim kemana, misalnya saya dapat berapa, nanti saya mengirim si A berapa, ke B berapa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang pada Jumat (2/12) lalu. Dari jumlah itu, 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar. Saat ini, hanya Sri Bintang Pamungkas yang masih ditahan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Martinus mengatakan, pemeriksaan kasus ini berjalan. Rencananya, ada beberapa orang saksi dan tersangka yang akan dipanggil minggu ini. Namun, Martinus belum mendapat informasi dari penyidik siapa tersangka makar yang akan diperiksa ulang itu.

"Kemudian akan ada juga dari 8 orang itu akan diperiksa ulang dalam Minggu ini. Agenda Ibu Rachmawati sendiri (kapan diperiksa) saya belum dengar kapan. Nanti saya konfirmasi," ujarnya.

"Tapi yang jadi dasar untuk memeriksa kembali itu kan apabila ada kebutuhan tambahan keterangan dari penyidik yang menganggap kurang atau ada keterangan yang perlu dikonfirmasi hasil dari penjelasan saksi lain," sambungnya.

(idh/rvk)

"

| Polisi | Telusuri | Penyandang | Dana | Makar | Bukti | Transfer | yang | Ditemukan | Jakarta< | strong> | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | kasus | dugaan | makar | Bintang | Pamungkas | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | kemana | aliran | dana | tersebut | Nanti | diurut | siapa | mengirim | misalnya | saya | dapat | berapa | nanti | kata | Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | Selasa | 2016) | p>Polisi | senya | menangkap | orang | pada | Jumat | Dari | jumlah | antaranya | ditetapkan | sebagai | tersangka | Saat | hanya | masih | ditahan | p>Martinus | mengat | pemeriksaan | berjalan | Rencananya | beberapa | saksi | dipanggil | minggu | Namun | mendapat | informasi | penyidik | diperiksa | ulang | p>Kemudian | juga | Minggu | Agenda | Rachmawati | sendiri | (kapan | diperiksa) | dengar | kapan | konfirmasi | ujarnya | p>Tapi | jadi | dasar | memeriksa | kembali | apabila | kebutuhan | tambahan | keterangan | menganggap | kurang | atau | perlu | dikonfirmasi | hasil | penjelasan | lain | sambungnya | p>(idh | rvk)< |

Polisi akan Telusuri Penyandang Dana Makar dari Bukti Transfer yang Ditemukan

Jakarta - Polisi menemukan adanya transfer sejumlah uang dalam kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas Cs. Bukti transfer itu akan ditelusuri untuk mengungkap sumber dan kemana saja aliran dana dugaan makar tersebut.

"Nanti diurut siapa yang mengirim, mengirim kemana, misalnya saya dapat berapa, nanti saya mengirim si A berapa, ke B berapa," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016).

Polisi sebelumnya menangkap 11 orang pada Jumat (2/12) lalu. Dari jumlah itu, 8 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka makar. Saat ini, hanya Sri Bintang Pamungkas yang masih ditahan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Martinus mengatakan, pemeriksaan kasus ini berjalan. Rencananya, ada beberapa orang saksi dan tersangka yang akan dipanggil minggu ini. Namun, Martinus belum mendapat informasi dari penyidik siapa tersangka makar yang akan diperiksa ulang itu.

"Kemudian akan ada juga dari 8 orang itu akan diperiksa ulang dalam Minggu ini. Agenda Ibu Rachmawati sendiri (kapan diperiksa) saya belum dengar kapan. Nanti saya konfirmasi," ujarnya.

"Tapi yang jadi dasar untuk memeriksa kembali itu kan apabila ada kebutuhan tambahan keterangan dari penyidik yang menganggap kurang atau ada keterangan yang perlu dikonfirmasi hasil dari penjelasan saksi lain," sambungnya.

(idh/rvk)

"

| Polisi | Telusuri | Penyandang | Dana | Makar | Bukti | Transfer | yang | Ditemukan | Jakarta< | strong> | menemukan | adanya | transfer | sejumlah | uang | dalam | kasus | dugaan | makar | Bintang | Pamungkas | ditelusuri | untuk | mengungkap | sumber | kemana | aliran | dana | tersebut | Nanti | diurut | siapa | mengirim | misalnya | saya | dapat | berapa | nanti | kata | Kabag | Penum | Divisi | Humas | Polri | Kombes | Martinus | Sitompul | Mabes | Jalan | Trunojoyo | Kebayoran | Baru | Jakarta | Selatan | Selasa | 2016) | p>Polisi | senya | menangkap | orang | pada | Jumat | Dari | jumlah | antaranya | ditetapkan | sebagai | tersangka | Saat | hanya | masih | ditahan | p>Martinus | mengat | pemeriksaan | berjalan | Rencananya | beberapa | saksi | dipanggil | minggu | Namun | mendapat | informasi | penyidik | diperiksa | ulang | p>Kemudian | juga | Minggu | Agenda | Rachmawati | sendiri | (kapan | diperiksa) | dengar | kapan | konfirmasi | ujarnya | p>Tapi | jadi | dasar | memeriksa | kembali | apabila | kebutuhan | tambahan | keterangan | menganggap | kurang | atau | perlu | dikonfirmasi | hasil | penjelasan | lain | sambungnya | p>(idh | rvk)< |

Polisi Temukan Bukti Transfer Pendanaan Upaya Makar #Aksi212

Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menemukan bukti transfer perbankan antarpihak yang diduga bekerja sama untuk mendanai rencana makar dalam aksi 2 Desember, Jumat pekan lalu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan bukti transfer perbankan itu merupakan bukti tambahan terkait kasus dugaan makar yang menjerat 10 orang tersangka.

"Saat ini sudah ditemukan bukti transfer. Ini menjadi bagian tambahan barang bukti," kata Martinus di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Martinus menyatakan, penyidik akan menelusuri lebih lanjut terkait temuan bukti transfer perbankan itu. Penyidik akan mengungkap sumber dana dan pihak yang menerima dari aliran perbankan itu.

Selain itu, Martinus menambahkan, penyidik juga menemukan barang bukti tambahan lainnya berupa dokumen. Menurutnya, barang bukti baru itu akan digabungkan dengan yang sebelumnya telah ditemukan untuk mendapatkan sebuah konstruksi hukum.

"(Sebelumnya) ada video yang diupload, kemudian ada pemberitaan yang berisi tentang pernyataan ajakan, kemudian bukti transfer dari seseorang ke orang lain," kata Martinus.

Pekan lalu, Polri menetapkan sepuluh orang sebagai tersangka kasus dugaan melakukan makar maupun penghinaan terhadap Presiden, beberapa jam sebelum #Aksi212 berlangsung di kawasan Monas.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 107 Juncto Pasal 110 Juncto Pasal 87 KUHP tentang perbuatan makar dan pemufakatan jahat untuk melakukan makar.

Mereka adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, dan kakak beradik Rizal dan Jamran. Dua nama terakhir juga dijerat Pasal 28 UU ITE.

Selain 10 tersangka makar, musisi Ahmad Dhani ikut ditangkap dengan jeratan pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa. (gil)

"

| Polisi | Temukan | Bukti | Transfer | Pendanaan | Upaya | Makar | #Aksi212 | Jakarta< | span> | Indonesia< | span>< | strong> | menemukan | bukti | transfer | perbankan | antarpihak | yang | diduga | bekerja | sama | untuk | mendanai | rencana | makar | dalam | aksi | Desember | Jumat | pekan | Kepala | Bagian | Penerangan | Umum | Polri | Komisaris | Besar | Martinus | Sitompul | mengat | merup | tambahan | terkait | kasus | dugaan | menjerat | orang | tersangka | p>Saat | ditemukan | menjadi | bagian | barang | kata | Markas | Jakarta | Selatan | Selasa | p>Martinus | menyat | penyidik | menelusuri | lebih | lanjut | temuan | Penyidik | mengungkap | sumber | dana | pihak | menerima | aliran | p> Selain | menambahkan | juga | lainnya | berupa | dokumen | Menurutnya | baru | digabungkan | dengan | senya | telah | mendapatkan | sebuah | konstruksi | hukum | (Senya) | video | diupload | kemudian | pemberitaan | berisi | tentang | pernyataan | seseorang | lain | p>Pekan | menetapkan | sepuluh | sebagai | melakukan | maupun | penghinaan | terhadap | Presiden | beberapa | Aksi212 | berlangsung | kawasan | Monas | p>Polisi | Pasal | Juncto | KUHP | perbuatan | pemufakatan | jahat | p>Mereka | adalah | Kivlan | Zein | Adityawarman | Thahar | Ratna | Sarumpaet | Firza | Huzein | Santjojo | Alvin | Indra | Rachmawati | Soekarnoputri | Bintang | Pamungkas | kakak | beradik | Rizal | Jamran | nama | terakhir | dijerat | p>Selain | musisi | Ahmad | Dhani | ikut | ditangkap | jeratan | pasal | penguasa | (gil)< | strong> < |

Saturday, December 3, 2016

11 Tersangka Makar dan Penghinaan, Tiga Ditahan, Delapan Dilepas

11 Tersangka Makar dan Penghinaan, Tiga Ditahan, Delapan Dilepas
Sabtu, 3 Desember 2016 | 12:41

[JAKARTA] Mabes Polri menyatakan sebanyak 11 orang yang ditangkap jelang aksi super damai zikir dan tausiah 212 kemarin. Dari 11 orang yang dikategorikan sebagai 'penumpang gelap' itu hanya tiga orang yang ditahan sementara 8 orang tidak dikenakan penahanan.

”Tujuh orang yang dikenakan Pasal 107 junto 110 KUHP dan 87 KUHP yaitu Bapak (Mayjen Pur) Kivlan Zen, Bapak (Brigjen Pur) Adityawarman, Ibu Ratna Sarumpaet, Ibu Firza Husein, Bapak Eko, Bapak Alvinindra Al Fariz yang ditangkap di Tanah Sereal, dan Ibu Rachmawati Soekarno Putri,” kata Kadiv Humas Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Sabtu (3/12).

Dikatakan, penyidik atas dasar subyektifitasnya tidak melakukan penahanan pada mereka. Ketujuh orang ini telah dikembalkan ke keluarga alias tidak dilakukan penahanan setelah menjalani periksaan 1 x 24 jam. Meski tidak dikenakan penahanan tapi proses penyidikan tetap dijalankan.

”Dimungkinkan dalam kasus ini bisa ada tersangka tambahan, tapi belum bisa saya pastikan. (Soal tidak ditahan) juga ada penilaian kemanusiaan karena menahan itu tidak harus. Yang penting penyidik tidak merasa dipersulit. Hubungan detail antar mereka akan dibuka di pengadilan karena itu soal konten, kualitas alat bukti, dan digital forensik. (Siapa pimpinanya) nanti akan terungkap,” lanjutnya.

Bukti yang dimiliki Polri adalah tulisan tangan dan hasil monitoring percakapan elektronik diantara mereka yang sudah dipantau 20 hari terakhir ini. Intinya mereka akan mengajak dan memanfaatkan massa yang hadir pada aksi 212 untuk menduduki DPR/MPR dan lalu merencanakan pemaksaan untuk melakukan Sidang Istimewa.

”Ujungnya mereka menuntut untuk melakukan pergantian pemerintahan dan seterusnya. Ini tataran inskontitusional yang harus dicegah. Ini makar, permufakatan jahat sebelum (itu benar) terjadi maka mereka ditangkap. Inilah yang dimainkan oleh penyidik. Saksi sudah diperiksa dan alat bukti juga sudah dipegang oleh penyidik,” sambungnya.

Untuk tersangka ke delapan, masih kata Boy, adalah Sri Bintang Pamungkas. Aktivis kawakan ini dikenakan penahanan. Dia dijerat karena berkaitan dengan konten dalam media sosial terutama di Youtube pada November 2016 yang berisi ajakan dan penghasutan kepada masyarakat luas.

”Bukti rekaman juga sudah ada dan diamankan penyidik. Kita juga memeriksa saksi ahli IT, ahli bahasa, dan ahli pidana. Kasusnya dijerat pasal yang sama namun dipisahkan dengan tersangka yang lain,” tambahnya.

Untuk tersangka ke sembilan adalah musisi Ahmad Dhani yang dijerat Pasal 207 KUHP. Ini adalah pasal terkait penghinaan kepada penguasa dan untuk itu penyidik telah memeriksa saksi-saksi dari masyarakat. Dhani juga tidak dilakukakan penahanan.

”Terakhir ada dua kakak beradik, Zamron dan Rizal, yang ditahan dan disangka berkaitan dengan hate speech, kebencian, dan menyebarkaluaskan informasi yang berkaitan dengan isu SARA sesuai Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 ayat 2 UU 11/98 tentang ITE,” sambungnya.

Mereka juga dijerat Pasal 107 dan atau Pasal 110 KUHP. Ada beberapa barang bukti disita dari mereka termasuk alat-alat komunikasi yang digunakan oleh yang bersangkutan yang diketahui aktif melakukan posting informasi yang bernuansa kebencian paska aksi 411 lalu.

Postingan mereka itu dianggap sangat berbahaya dan bisa menimbulkan semacam kemarahan dan ansitpati massa kepada pihak tertentu dan terhadap pemerintah Indonesia. Tindakan keduanya, yang ditahan di Polda Metro bersama Sri Bintang, dianggap tidak mendidik bagi masyarakat. [FAR/H-12]

"

| Tersangka | Makar | Penghinaan, | Tiga | Ditahan, | Delapan | Dilepas | Penghinaan | Ditahan | Dilepas< | span>Sabtu | Desember | 2016 | 12:41< | span>< | p> [JAKARTA] | Mabes | Polri | menyat | sebanyak | orang | yang | ditangkap | jelang | aksi | super | damai | zikir | tausiah | kemarin | Dari | dikategorikan | sebagai | penumpang | gelap | hanya | tiga | ditahan | sementara | diken | penahanan | p> ”Tujuh | Pasal | junto | KUHP | yaitu | Bapak | (Mayjen | Pur) | Kivlan | (Brigjen | Adityawarman | Ratna | Sarumpaet | Firza | Husein | Alvinindra | Fariz | Tanah | Sereal | Rachmawati | Soekarno | Putri | kata | Kadiv | Humas | Irjen | Rafli | Amar | Sabtu | p> Dikat | penyidik | atas | dasar | subyektifitasnya | melakukan | pada | Ketujuh | telah | dikembalkan | keluarga | alias | dilakukan | setelah | menjalani | periksaan | Meski | proses | penyidikan | tetap | dijalankan | p> ”Dimungkinkan | dalam | kasus | tersangka | tambahan | saya | pastikan | (Soal | ditahan) | juga | penilaian | kemanusiaan | karena | menahan | harus | Yang | penting | merasa | dipersulit | Hubungan | detail | antar | dibuka | pengadilan | soal | konten | kualitas | alat | bukti | digital | forensik | (Siapa | pimpinanya) | nanti | terungkap | lanjutnya | p> Bukti | dimiliki | adalah | tulisan | tangan | hasil | monitoring | percakapan | elektronik | diantara | dipantau | hari | terakhir | Intinya | mengajak | memanfaatkan | massa | hadir | untuk | menduduki | merencan | pemaksaan | Sidang | Istimewa | p> ”Ujungnya | menuntut | pergantian | pemerintahan | seterusnya | tataran | inskontitusional | dicegah | makar | permufakatan | jahat | (itu | benar) | terjadi | maka | Inilah | dimainkan | oleh | Saksi | diperiksa | dipegang | sambungnya | p> Untuk | delapan | masih | Bintang | Pamungkas | Aktivis | dijerat | berkaitan | dengan | media | sosial | terutama | Youtube< | November | berisi | penghasutan | kepada | masyarakat | luas | p> ”Bukti | rekaman | diamankan | Kita | memeriksa | saksi | ahli | bahasa | pidana | Kasusnya | pasal | sama | dipisahkan | lain | tambahnya | sembilan | musisi | Ahmad | Dhani | terkait | penghinaan | penguasa | dilakuk | p> ”Terakhir | kakak | beradik | Zamron | Rizal | disangka | hate | speech< | kebencian | menyebarkaluaskan | informasi | SARA | sesuai | ayat | tentang | p> Mereka | atau | beberapa | barang | disita | termasuk | komunikasi | digun | bersangkutan | diketahui | aktif | posting | bernuansa | paska | p> Postingan | dianggap | sangat | berbahaya | menimbulkan | semacam | kemarahan | ansitpati | pihak | tertentu | terhadap | pemerintah | Indonesia | Tind | keduanya | Polda | Metro | bersama | mendidik | bagi | [FAR | 12]< | p> < | div> |